Pages - Menu

Showing posts with label elektronika. Show all posts
Showing posts with label elektronika. Show all posts

Sunday, April 20, 2025

LG Batal Investasi 130 Triliun Mobil Listrik Di Indonesia

 LG disebut-sebut batal merealisasikan investasi dalam proyek rantai pasok baterai kendaraan listrik (EV) senilai 11 triliun won atau setara Rp130 triliun (asumsi kurs Rp11.826 per won).

Kabar ini mencuat di Korea Selatan pada Jumat (18/4). Yonhap menyebut konsorsium yang meliputi LG Energy Solution, LG Chem, LX International Corp, dan sejumlah mitra lain resmi menarik diri dari Indonesia.

"Mempertimbangkan kondisi pasar dan lingkungan investasi, kami telah memutuskan untuk keluar dari proyek," kata seorang pejabat LG Energy Solution, dikutip Minggu

Meski begitu, LG mengklaim bakal tetap melanjutkan bisnis lainnya di Indonesia. Ini termasuk pabrik baterai Hyundai LG Indonesia Green Power (HLI Green Power) selaku usaha patungan dengan Hyundai Motor Group.

Pihak konsorsium mengaku sudah berdiskusi dengan Pemerintah Indonesia sebelum mengambil keputusan. Namun, LG Dkk tidak merinci siapa pihak yang dimaksud dalam pembicaraan dan pengambilan keputusan penting batalnya investasi ini.

Mereka hanya menjelaskan ada pergeseran dalam lanskap industri, khususnya terkait electric vehicle. LG melihat ada perlambatan sementara dalam hal permintaan EV di tingkat global.

Padahal, tadinya Pemerintah Indonesia dan konsorsium pimpinan LG itu berniat membuat ekosistem dan rantai pasok secara menyeluruh dalam penyediaan baterai EV. Ini mencakup seluruh proses, mulai dari pengadaan bahan baku, produksi prekursor dan katoda, sampai pembuatan sel baterai.

Kami telah berupaya menghubungi Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslaniuntuk mengonfirmasi kabar ini. Namun, Rosan belum memberikan respons hingga berita ini tayang.

Monday, August 19, 2024

Intel PHK 15 Ribu Karyawan Untuk Meraih Target Laba Tengah Tahun Senilai Rp 162,7 Triliun

 Intel mengumumkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) 15.000 karyawan atau 15% dari total. Aksi ini demi menghemat pengeluaran USD 10 miliar atau kisaran Rp 162,7 triliun di 2025 menyusul laporan dan prospek pendapatan kuartal kedua yang suram.

"Pendapatan kami belum tumbuh seperti yang diharapkan - dan kami belum sepenuhnya mendapat manfaat dari tren yang kuat, seperti AI," kata CEO Pat Gelsinger dalam sebuah memo kepada karyawan, dikutip dari TechCrunch.

"Biaya kami terlalu tinggi, margin kami terlalu rendah. Kami membutuhkan tindakan yang lebih berani untuk mengatasi keduanya - terutama mengingat hasil keuangan dan prospek kami untuk paruh kedua tahun 2024, yang lebih sulit dari yang diperkirakan sebelumnya."

Lanjut Gelsinger mengatakan Intel telah berjuang untuk memanfaatkan ledakan AI. Sayangnya belum berhasil seperti kompetitornya, salah satunya Nvidia.

Padahal Intel memimpin revolusi industri teknologi seputar chip sekitar 25 tahun yang lalu, tetapi lambat untuk merangkul gelombang komputasi yang lebih baru seperti ponsel pintar dan AI.

Gelsinger mengatakan pendapatan tahunan di Intel turun USD 24 miliar antara tahun 2020 dan 2023, meskipun tenaga kerjanya tumbuh 10% dalam periode waktu yang sama.

Perusahaan berbasis di Santa Clara, Calfornia ini bakal merampingkan operasionalnya dengan memotong pengeluaran, mengurangi R&D dan pemasaran non-GAAP, umum dan administratif (MG&A) menjadi sekitar USD 20 miliar pada tahun 2024 dan sekitar USD 17,5 miliar pada tahun 2025.

Tak sampai di situ, Intel juga menangguhkan deviden sahamnya sebagai bagian rencana efisiensi. Imbasnya saham Intel anlok 20% dalam perdagangan, membuat mereka kehilangan lebih dari USD 24 miliar dalam nilai pasar.

Saturday, July 23, 2022

Tiktok PHK Massal Karyawannya Untuk Tingkatkan Laba Bersih

  Kesuksesan Tiktok ternyata tak membuat status karyawan perusahaannya aman. Dalam sebuah laporan disebutkan perusahaan asal China itu melakukan restrukturisasi bisnis globalnya, termasuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Wired, mengutip sumber dalam Tiktok, menuliskan pada Senin pagi sejumlah karyawan di Eropa diberitahu posisi mereka terancam. Mereka diberitahu akan diundang bertemu dengan bagian SDM dalam beberapa minggu ke depan, dikutip Jumat (22/7/2022).

Beberapa karyawan Inggris juga disebut telah diperingatkan akan ada kehilangan pekerjaan pada sejumlah departemen di Tiktok. Hal sama juga terjadi pada karyawan yang berbasis di Amerika Serikat (AS). Seorang anggota staf mengatakan restrukturisasi yang terjadi di Tiktok termasuk PHK dan penghapusan beberapa posisi kosong dan berdampak pada bisnis di wilayah AS, Uni Eropa dan Inggris. Perluasan beberapa tim dalam perusahaan juga dilaporkan telah ditunda.

Salah satu karyawan yang menyatakan meninggalkan perusahaan adalah David Ortiz yang merupakan salah satu karyawan eksekutif Tiktok awal di luar China. Dalam laman Linkedin-nya, dia mengumumkan tidak bekerja di Tiktok karena posisinya dihapus dan mengatakan karena bagian dari "upaya re-organisasi yang jauh lebih besar".

Juru bicara Tiktok, Anna Sopel mengatakan perusahaan sering melakukan penyesuaian pada stafnya. Ini dilakukan perusahaan dalam rangka mendukung tujuannya. "Ada sejumlah kecil peran pada tim operasi dan pemasaran yang berubah fokus, yang tidak bisa disebut 'restrukturisasi seluruh perusahaan'," kata dia. Namun Sopel menolak menjelaskan soal Ortiz yang merujuk pada upaya re-organisasi lebih besar.

Dengan kabar PHK ini, Tiktok masuk dalam kelompok perusahaan teknologi yang juga melakukan hal serupa atau membekukan perekrutan pegawai baru dalam beberapa bulan terakhir. Dengan alasan kekhawatiran penurunan ekonomi yang telah terjadi.

PHK disebut berfokus pada individu dan tim yang diyakini tidak cukup berkontribusi pada perusahaan. Jumlah yang terdampak kebijakan ini kurang dari 100 orang. Menurut pernyataan sebelumnya dari TikTok dan sumber dalam perusahaan, ada sekitar 10 ribu karyawan di seluruh AS dan Eropa.

TikTok juga sebelumnya membatalkan rencana memperluas platform live shopping Tiktok Shop di AS dan Eropa. Padahal platform itu dirasa bisa jadi pendapatan baru utama perusahaan. Seorang mantan karyawan yang telah meninggalkan perusahaan awal tahun ini mengatakan restrukturisasi terjadi terkait dengan iklim ekonomi yang lebih luas.

"Saya tidak berpikir apa yang terjadi di sini dengan PHK TikTok berbeda dengan apa yang terjadi di teknologi besar," ujarnya. Bekerja di Tiktok ternyata penuh siksaan mental. Sejumlah mantan pegawai raksasa mendia sosial itu menggambarkan pekerjaannya selalu di dalam tekanan.

Bahkan ada yang mengungkapkan bekerja di sana tak sama seperti yang terjadi di platform Tiktok. "Cara karyawan Tiktok diperlakukan adalah kebalikan dari platform Tiktok," tulis Dylan Juhnke yang pernah bekerja sebagai brand partnership dalam sebuah memo tahun 2021 lalu, dikutip dari Business Insider, Kamis (12/5/2022).

Junhke mengunggah memo itu setelah mendapatkan sanksi dari perusahaannya. Masalahnya berawal saat dia mengajukan pertanyaan soal atasannya yang mengabaikan pertanyaan mengenai kompensasi karyawan dan mengundurkan diri pada pertemuan town hall.

The Wall Street Journal juga membuat laporan rangkuman curhatan para mantan pegawai Tiktok. Mereka disebut harus menghadapi budaya kerja dengan tekanan tinggi, dari rapat 85 jam, kurang tidur, hingga siksaan mental.

Salah satu curhatannya adalah pegawai yang pernah bekerja di sana mengalami perubahan emosional dan berat badan bahkan harus mengikuti terapi psikologi. Cerita lainnya mengatakan mereka harus membawa bukti dokumen soal kondisi medis yang mengancam jiwa agar manajer bisa mengizinkan agar tidak lembur selama dua hari.

Bahkan sebuah cerita memilukan bekerja di Tiktok juga diunggah Melody Chu dalam tiga postingan di laman Medium dengan judul Seperti Apa Rasanya Bekerja di Tiktok. Salah satunya mengungkapkan dia harus merelakan tidak pernah makan malam di rumah saat hari kerja dan harus mengikuti rapat di hari Minggu atau lewat jam 10 malam.

"Saya tadinya berpikir bahwa saya sudah melalui beberapa hal sulit dalam karier saya sejauh ini [sebelum bekerja di Tiktok]," ucapnya yang sebelumnya bekerja di Facebook selama 5 tahun dan menjadi engineer di NextDoor. Dalam laporan WSJ, banyak karyawan berasal dari perusahaan teknologi besar lain. Namun mereka menyebut Tiktok menekankan produktivitas dan kerahasiaan tanpa henti dengan tingkat luar biasa.



Wednesday, February 15, 2017

Saham Toshiba Anjlok 10 Persen

Saham Toshiba anjlok lebih dari 10%, tak lama setelah pembukaan perdagangan Rabu waktu setempat. Penyebabnya adalah kasus divisi tenaga nuklir di Amerika Serikat (AS) yang berpotensi menyebabkan kerugian hingga US$ 6,2 miliar (Rp 80 triliun).

Seperti dikutip dari CNN, Rabu (15/2/2017), sahamnya sempat jatuh hingga 12,23% ke level 201,7 yen hanya dalam beberapa menit pembukaan perdagangan. Toshiba memang sudah memprediksi akan mencatat keuangan negatif tahun ini setelah salah satu komisaris mundur akibat dugaan skandal akunting.

Hingga akhir Maret 2016, diprediksi raksasa teknologi Jepang itu akan rugi 390 miliar yen (Rp 45 triliun). Divisi tenaga nuklir Toshiba di AS, Westinghouse mengakuisisi CB&I Store & Webster di 2015 lalu ketika Toshiba masih berusaha untuk memulihkan diri setelah skandal akuntasi penggelembungan laba.

Pasca akuisisi, Westinghouse menemukan bahwa biaya yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek-proyeknya jauh melebihi prediksi. Banyak pihak menduga, mulai dari pengacara hingga auditor independen, Toshiba kembali mengutak-atik akuntansi dalam akuisisi tersebut

Wednesday, May 18, 2016

Sharp Bangun Pabrik TV LED Rp 55 Miliar Di Karawang

PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) hari ini membuka pabrik baru TV LED di kawasan Karawang International Industrial City (KIIC), Karawang, Jawa Barat. Pabrik yang dibangun dengan nilai investasi Rp 55 miliar ini, mampu memproduksi TV LED sebanyak 700 ribu unit/tahun.

"Produksi tahun ini ditargetkan 700 ribu unit untuk TV berukuran 32 inch dan 24 inch," ujar General Manager TV Factory SEID, Johnny Sudirman, usai peresmian pabrik TV LED SEID di Karawang, Jawa Barat, Rabu (18/5/2016). SEID saat ini menyasar pasar domestik karena lebih mudah untuk menyesuaikan keinginan pasar.

"Di lokal supply ke market lebih cepat, maksudnya model apa yang laku, kita bisa lebih cepat mengalihkan," lanjut Johnny. Ia menambahkan kebutuhan TV LED di pasar domestik akan meningkat pasalnya banyak orang yang beralih dari TV tabung ke TV LED sehingga ditargetkan pada tahun depan kapasitas produksi meningkat menjadi 1 juta unit.

"Kita prediksinya tahun ini 700 ribu. Tahun depan 1 juta kemungkinan 24 inch berkurang beralih ke 32 inch," tuturnya. Perusahaan elektronik asal Jepang PT Sharp Electronic Indonesia (SEID) hari ini meresmikan pabrik TV LED barunya di kawasan Karawang, Jawa Barat. Pabrik seluas 11.000 meter persegi ini berada dalam kawasan Karawang International Industrial City.

Pabrik yang dibangun dengan nilai investasi Rp 55 miliar ini, mampu memproduksi TV LED sebanyak 700 ribu unit/tahun.  "Produksi tahun ini ditargetkan 700 ribu unit untuk TV berukuran 32 inch dan 24 inch," ujar General Manager TV Factory SEID, Johnny Sudirman, usai peresmian pabrik TV LED SEID di Karawang, Jawa Barat, Rabu (18/5/2016).

SEID saat ini menyasar pasar domestik karena lebih mudah untuk menyesuaikan keinginan pasar. "Di lokal supply ke market lebih cepat, maksudnya model apa yang laku, kita bisa lebih cepat mengalihkan," lanjut Johnny. Ia menambahkan kebutuhan TV LED di pasar domestik akan meningkat pasalnya banyak orang yang beralih dari TV tabung ke TV LED sehingga ditargetkan pada tahun depan kapasitas produksi meningkat menjadi 1 juta unit.

"Kita prediksinya tahun ini 700 ribu. Tahun depan 1 juta kemungkinan 24 inch berkurang beralih ke 32 inch," tuturnya. Pabrik ini diresmikan Menteri Perindustrian Saleh Husin yang didampingi Direktur Industri Elektronika dan Telematika, Zakiyudin. Peresmian dimulai dengan pengguntingan pita yang dilakukan oleh Menteri Perindustrian, Saleh Husin dan jajaran direksi PT SEID.

Setelah itu Saleh melakukan peninjauan ke dalam pabrik, sebelumnya setiap pengunjung yang akan masuk ke dalam pabrik diharuskan memakai masker di sepatunya. Setelah itu Saleh berkeliling meninjau pabrik. Terlihat beberapa pekerja sedang melakukan perakitan TV LED. "Saya ucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya pada PT Sharp Electronics Indonesia yang sejak tahun 1970 telah berperan dalam membangun dan mengembangkan industri berbasis teknologi tinggi," ujar Menteri Perindustrian, Saleh Husin saat meresmikan pabrik TV LED milik PT Sharp Electronic Indonesia di Karawang, Jawa Barat

Friday, May 13, 2016

Polytron Kuasai Pasar Kulkas Indonesia Ditengah Kelesuan Ekonomi

PT Hartono Istana Teknologi (Polytron) mengklaim menguasai pasar produk kulkas nasional menyusul meningkatnya pangsa kulkas Polytron pada kuartal I 2016. Product Manager Home Appliance Polytron, Albert Fleming mengatakan pangsa pasar kulkas Polytron dalam tiga bulan pertama tahun ini meningkat 4,2 persen, dari sekitar 20 persen pada kuartal I 2015 menjadi 24 persen. Khusus untuk kulkas satu pintu, pangsa pasar Polyton naik dari 26 persen menjadi 32 persen pada periode yang sama.

Ia mengatakan capaian positif tersebut terjadi di tengah kondisi pasar kulkas nasional yang sedang lesu. Berdasarkan catatan Polytron, penjualan kulkas dan mesin cuci di Indonesia secara keseluruhan turun 10 persen pada kuartal I 2016 jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Kami bisa mempertahankan capaian ini karena kami membuat produk yang menyesuaikan dengan kebutuhan Indonesia," ujar Albert. Menurutnya, perkembangan teknologi produk elektronik rumah tangga cenderung statis dan tidak sepesat televisi atau ponsel pintar. Namun, kecanggihan bukanlah faktor utama masyarakat dalam membeli barang elektronik rumah tangga. Hal itu dimanfaatkan dengan baik oleh Polytron, sehingga mampu mempertahankan penguasaan pasar kulkas nasional sejak lama.

Namun, Albert menyadari bahwa perkembangan teknologi yang statis ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi, bisa memberikan keuntungan karena loyalitas konsumen bisa terjaga. Namun di sisi lain, itu bisa menjadi peluang bagi perusahaan kompetitor untuk meniru dan mengadaptasi produk yang dimiliki Polytron.

"Maka dari itu, kami tetap aware dengan persaingan usaha meskipun kini kami sudah menjadi pemain utama di home appliances. Ini agak sedikit mengkhawatirkan, terlebih investasi di kulkas maupun home appliances lainnya itu sangat besar," imbuh Albert. Lebih lanjut, ia mengatakan perusahaan berharap menargetkan pangsa pasar di angka 25 persen hingga akhir tahun nanti, atau satu persen lebih tinggi dibanding posisi saat ini. Menurutnya, target itu cukup realistis dan masih bisa digapai perusahaan sepanjang tahun ini.

"Selain kulkas, kami juga mau maintain pangsa pasar mesin cuci di angka 16 hingga 17 persen. Dua produk itu memang unggulan kami, karena di masing-masing pasarnya, saat ini kulkas jadi peringkat pertama dan mesin cuci jadi peringkat kedua," tambahnya. Dengan bertengger sebagai pemain utama, ia juga ingin menepis anggapan bahwa produk elektronik dalam negeri memiliki kualitas lebih rendah dibanding pabrikan luar negeri. Apalagi, produk-produk home appliances Polytron juga sering diekspor ke luar negeri, meskipun ia tak bisa memberitahu lebih detil terkait hal itu.

"Di Indonesia ini masih saja ada persepsi kalau asal barang sebuah negara itu mencerminkan kualitasnya. Padahal tidak juga. Ini yang agak kami khawatirkan, tapi ini tantangan bagi kami," pungkasnya.

Sunday, December 20, 2015

Lenovo Berhasil Kuasai Pasar Ponsel 4G Di Indonesia

Lenovo mengklaim sebagai salah satu produsen ponsel pintar besar di Indonesia, tapi untuk urusan ponsel berteknologi 4G LTE, mereka mengklaim sebagai juara untuk saat ini. Sejak kuartal pertama sampai ketiga 2015, mereka mengaku selalu yang paling besar dalam urusan penjualan ponsel 4G LTE di Indonesia.

Hal ini bisa diraih Lenovo berkat dua produk mereka yang dijual dengan harga terjangkau, yaitu Lenovo A6000 dan A7000. Masing-masing dijual dengan harga Rp 1,5 juta dan Rp 2 juta.Perusahaan asal China itu mengambil kesempatan menawarkan ponsel 4G LTE murah, di tengah tren produsen lain yang masih menjual ponsel 4G LTE dengan harga yang terbilang tinggi.

"Berdasarkan data IDC selama tiga kuartal ini kami berturut-turut menguasai pasar ponsel 4G di Indonesia," kata Adrie M. Suhadi, Country Lead Smartphone Division Lenovo Indonesia melalui sebuah video. Sayangnya, Adrie tak menyebutkan secara rinci berapa besar pasar Lenovo di industri tersebut. Ia hanya memberi sedikit bocoran bahwa penjualan Lenovo di Indonesia tumbuh dari 19,2 persen menjadi 19,6 persen.

"Jadi secara keseluruhan posisi Lenovo sudah naik di pasar Indonesia," katanya lagi.

Wednesday, September 30, 2015

Mitra Komunikasi Nusantara Produsen Tabelt Cyrus Tawarkan Saham Perdana IPO

PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKN) menawarkan saham perdana pada initial public offering (IPO) Rp 200-300 selembar. Produsen tablet komputer CyrusPad itu menawarkan 200 juta lembar saham. Jumlah saham yang ditawarkan kepada publik setara 20% dari total model disetor. Dengan demikian, dana yang bisa diraup dari aksi korporasi ini sekitar Rp 40-60 miliar.

Seperti dikutip dari prospektus ringkas perseroan, Rabu (30/9/2015), sebanyak 70% dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja. Sedangkan 30% sisanya untuk membayar sebagian utang bank. Sebanyak Rp 15 miliar akan dipakai untuk membayar utang ke PT Bank JTrust Indonesia Tbk (dulu bank Mutiara) Saldo utang perseroan di Bank JTrust adalah Rp 22,5 miliar. Utang ini akan jatuh tempo pada Desember 2015. Sisa utangnya akan dilunasi pakai kas internal perusahaan.

Perusahaan yang berdiri tahun 2008 ini akan mulai menggelar penawaran awal pada 28 September sampai 6 Oktober 2015.  Setelah ada pernyataan efektif dari OJK pada 16 Oktober, perseroan akan melanjutkan ke penawaran umum pada 20-21 Oktober 2015. Saham MKN akan dicatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 26 Oktober 2015. Bisnis perseroan saat ini adalah perdagangan telepon seluler (ponsel), gadget (smatphone, phablet, dan lain-lain) dan voucher. Perseroan merupakan agen tunggal pemegang merek gadget Cyrus dan berperan sebagai importir serta wholesaler untuk produk tersebut.

Perseroan bekerjasama dengan operator-operator telekomunikasi di Indonesia seperti PT Indosat Tbk (ISAT), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Telkom Tbk (TLKM) dan PT Hutchison 3 Indonesia dalam mendistribusikan voucher dengan produk ponsel perseroan, maupun dijual secara wholesale atau ritel langsung kepada pengguna.

Saat ini perseroan punya pusat layanan purna jual yang disebut Cyrus Care Center di 10 kota besar Indonesia. Sementara itu, untuk retail outlet Perseroan punya 10 Cyrus Store yang menjual semua produk Cyrus di 9 kota besar Indonesia.

Mayoritas saham MKN dikuasai oleh PT Media Komunikasi Nusantara Korporindo Tbk yang dulu sahamnya terdaftar di BEI dengan kode DMAD waktu masih bernama PT Dharmindo Adhiduta Tbk. BEI mencopot atau delisting saham DMAD dari papan perdagangan bursa pada 12 Maret 1999.

Tuesday, August 25, 2015

JK Heran Barang Elektronik Dari China dan Jepang Naik Padahal Mata Uangnya Terdevaluasi

Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai bahwa menguatnya dollar AS tidak sepenuhnya mempengaruhi harga barang elektronik. Harga barang elektronik asal Tiongkok atau pun Jepang semestinya cenderung tidak mengalami perubahan meskipun dollar AS menguat. "Kalau elektronik dari mana, elektroniknya dari China atau Jepang, tidak mustinya tidak ada kenaikan harga. Karena dia devaluasi katakanlah 6 persen, kita 20 persen, memang agak terjadi. Terjadi memang, tetapi ekspor kita tidak jauh lebih baik," kata Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Selasa (25/8/2015).

Atas dasar itu, Kalla menilai pemerintah belum perlu mengantisipasi kenaikan harga barang elektronik akibat penguatan dollar AS. Mata uang Garuda, menurut dia, hanya melemah terhadap dollar AS. Kalla juga menyatakan bahwa pelemahan nilai tukar mata uang terhadap dollar AS tidak hanya terjadi di Indonesia.

"Ini masalah dunia semuanya, jadi kalau yang lain lemah, sebenarnya tak jadi soal, hanya kepada dollar. Tetapi kita dengan yen, dengan yuan, dengan ringgit, tetap saja seimbang karena masing-masing melemah," kata Kalla. Terkait upaya meningkatkan nilai tukar rupiah, Kalla berharap para eksportir memasukkan uangnya ke dalam neggeri. "Kita harap saja bahwa pengusaha-pengusaha, eskportir yang ada uangnya di luar negeri supaya masukan uangnya ke negeri kita. Tak usah tetap saja membentuk dollar, tidak perlu tukar-tukaran," ucap Kalla.

Wapres juga menyampaikan bahwa kondisi perekonomian saat ini tidak bisa disamakan dengan 10 tahun lalu. Sebab, perekonomian dunia mengalami perkembangan sehingga faktor eksternal yang memengaruhi nilai tukar rupiah pun berbeda.

"Ada ukuran tentang daya beli. Ada ukuran tentang nominalnya. Ada ukuran perbedaan antara inflasi Indonesia dengan inflasi Amerika. Semuanya kalau itu berbeda-beda. Katakanlah daya beli, dulu 10 tahun lalu dengan satu dollar Anda bisa makan di warung padang, Rp 8.000, Rp 9.000, kan bisa kenyang 10 tahun lalu. Tetapi, sekarang, Anda tak bisa makan satu dollar di warung padang," ujar Kalla.

Wapres menyatakan bahwa kondisi perekonomian Indonesia masih lebih baik dibandingkan dengan Malaysia. Daya beli masyarakat Indonesia masih sama dengan Tiongkok. Kendati demikian, ia memahami bahwa pemerintah tidak bisa menganggap enteng pelemahan ekonomi saat ini.

Friday, August 7, 2015

Persaingan Ponsel Smartphone Kian Sengit Karena Perlambatan Ekonomi dan Pelemahan Rupiah

Pelambatan pertumbuhan ekonomi memberi peluang masuknya impor telepon seluler pintar dengan harga lebih murah. Produsen telepon seluler pintar juga menawarkan spesifikasi teknologi ataupun desain yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Untuk itu, produsen tersebut memerlukan strategi pemasaran yang jitu.

Importir telepon seluler (ponsel) mengakui pelambatan ekonomi Indonesia berdampak pada volume impor. Chief Executive Officer PT Bintang Cemerlang Lulu Fransiska, Kamis (6/8), di Jakarta, menyampaikan, penurunan volume terjadi pada produk ponsel pintar nonprodusen Tiongkok. Presentase penurunan sekitar 20 persen.

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS menyebabkan konsumsi masyarakat terhadap produk ponsel pintar medium hingga premium berkurang. Namun, pengguna sekarang cerdik menyiasati kebutuhan seluler. "Kami menjadi importir lima merek ponsel asal Tiongkok, antara lain OnePlus, BenQ, dan Infinite. Dengan penawaran harga yang terjangkau, produk-produk merek itu disukai konsumen," ujar Lulu.

Pada saat yang sama, Meizu Technology, produsen ponsel pintar asal Tiongkok, resmi mengumumkan kerja sama eksklusif dengan Lazada Indonesia. Kerja sama ini berisi metode penjualan ponsel, seperti M2 Note. Konsep penjualan hanya dilakukan melalui Lazada Indonesia dan pemesanan dimulai sejak Jumat. Lulu mengatakan, PT Bintang Cemerlang turut menjadi pengimpor M2 Note. Target distribusi adalah 50.000 unit per bulan. Ponsel ini dijual dengan kisaran harga Rp 2 juta.

"Kami rasa ini tidak ambisius. Sebagai importir, kami menilai penyebaran pasar Meizu cukup baik di internasional, seperti Ukraina, Hongkong, Spanyol, Turki, dan Malaysia. Mereka bahkan mempunyai jaringan penjualan secara elektronik dengan Alibaba dan Jingdong Mall atau JD.com di Tiongkok," kata Lulu.

Director of Business Cooperation Meizu Technology Ross Wang mengklaim, penerimaan ponsel Meizu di Tiongkok menduduki peringkat ketiga setelah Samsung dan Oppo. "Perusahaan kami berdiri pada 2003 dan mulai fokus memproduksi ponsel pintar tahun 2008. Kami mengutamakan desain mudah, ringan, inovatif, dan sesuai pasar anak muda," katanya.

Chief Marketing Officer Lazada Indonesia Sebastian Sieber mengungkapkan, bentuk kerja sama seperti dengan Meizu bukan pertama kali dilakukan Lazada Indonesia. Lazada juga bekerja sama dengan produsen merek ponsel lain, seperti Xiaomi.

Produsen dalam negeri, Advan, merilis sabak elektronik melalui kerja sama dengan produsen prosesor global, Intel. Kolaborasi itu dimaksudkan untuk menghadirkan produk terjangkau, yakni Rp 1,1 juta. Advan berupaya menghadirkan performa yang bersaing dengan merek lain.

Menurut Direktur Pemasaran Advan Tjandra Lianto, produk dengan harga yang terjangkau itu ditujukan bagi anak-anak dan remaja agar terbiasa mengoperasikan komputer. "Kami berharap Advan mampu menyasar konsumen di berbagai tempat," katanya. Country Manager Intel Indonesia Harry K Nugraha menyebutkan kerja sama dengan Advan adalah langkah strategis. Merek itu menguasai 70 persen pangsa pasar sabak elektronik di dalam negeri.

Langkah serupa juga dilakukan PT Internux, penyelenggara layanan internet kecepatan tinggi Bolt. Juli lalu, perusahaan tersebut merilis ponsel pintar dengan harga Rp 1 juta.

Sunday, July 19, 2015

Penjualan PC Desktop Kembali Turun 9,5 Persen

Pamor PC alias personal computer kian merosot. Di sepanjang kuartal kedua 2015, pengapalannya bahkan hanya tercatat 68,4 juta unit atau turun 9,5% dibandingkan periode sama 2014 lalu.  Menurut hitungan lembaga riset Gartner, penurunan ini bisa dibilang lumayan tajam sejak kuartal ketiga 2013 lalu. Sepanjang 2015 ini diprediksi penjualan PC akan turun lagi hingga 4,4%.

"Penjualan PC mengalami tekanan salah satunya karena menguatnya nilai tukar dollar AS terhadap mata uang lokal di sejumlah negara,” ungkap Mikako Kitagawa, prinsipal analis dari Gartner, seperti kutip Cellular News, Senin (20/7/2015).

Faktor lainnya terjadi penurunan karena selesainya fase pergantian dari sistem Windows XP yang membuat ada kenaikan pada tahun lalu, tetapi menjadi menurun pada tahun ini. Terakhir, rencana peluncuran Windows 10 pada kuartal ketiga 2015 membuat pengetatan di sistem inventory.

Lenovo tetap menguasai pasar PC global walau mendapat tekanan di kawasan Amerika Latin dan Jepang. HP juga mengalmi tekanan, terutama karena fluktuasi kurs dan kebijakan pengetatan inventory di pasar konsumer mengantisipasi Windows 10.

Di kawasan Asia Pasifik pengapalan PC mencapai 24,2 juta unit selama kuartal kedua turun 2,9% dibandingkan periode sama tahun lalu. Di China, pengapalan PC turun sebanyak 4% karena permintaan dari konsumen terus melemah.

Saturday, July 18, 2015

Apple Raup 92 Persen Laba Dari Penjualan Smartphone

Apple mendominasi keuntungan penjualan smartphone pada kuartal pertama 2015. Tak tanggung-tanggung, 92 persen dari keseluruhan profit penjualan smartphone global masuk ke kas perusahaan basis Cupertino tersebut. Ini adalah peningkatan yang signifikan dibandingkan pencapaian Apple pada kuartal yang sama tahun lalu. Pasalnya, Apple "hanya" meraup 65 persen dari seluruh keuntungan penjualan smartphone kala itu.

Dilansir dari GSMArena, berdasarkan laporan Wall Street Journal, Apple sebenarnya tak berada pada peringkat pertama untuk jumlah penjualan unit. Namun, perusahaan ini setidaknya masuk dalam 5 besar jejeran vendor dengan penjualan perangkat terbanyak. WSJ tak menjabarkan jumlah penjualan vendor dominan lainnya seperti Xiaomi. Yang jelas, dari data yang terproyeksi, diketahui bahwa para vendor dengan penjualan unit besar-besaran belum tentu mendapat profit yang berbanding lurus.

Diketahui, ada sekitar 1.000 vendor smartphone di seluruh dunia yang terus bersaing untuk mendominasi pasar. Namun, hanya Apple dan Samsung yang dilaporkan meraup untung besar.

Samsung berada pada posisi kedua, dengan perolehan profit 15 persen dari keseluruhan penjualan smartphone secara global. Gabungan keuntungan Apple dan Samsung melebihi 100 persen karena kebanyakan industri smartphone lainnya disebut rugi atau setidaknya tak meraup untung besar.

Kunci utama keuntungan Apple yang seabrek adalah standar harga perangkat yang tinggi. Rata-rata perangkat Apple dijual dengan harga 659 dollar AS atau setara Rp 8 jutaan. Ini jauh beda dengan rata-rata harga smartphone Android yang berkisar 185 dollar AS atau setara Rp 2 jutaan.

Tampaknya perusahaan yang didirikan Steve Jobs ini bakal terus melanggengkan dominasinya. Disinyalir, Apple sedang mempersiapkan rekor baru untuk penjualan iPhone 6s. Saat ini, setidaknya 85 hingga 90 juta unit varian iPhone tersebut telah dipesan berbagai pemasok.

Friday, June 19, 2015

Intel Belum Akan PHK Karyawan Indonesia Meski Rugi Rp. 53 Triliun

Pemutusan hubungan kerja (PHK) yang sedang diberlakukan oleh produsen chip terbesar, Intel, diakui oleh sang CEO Brian Krzanich sebagai penyesuaian terhadap kecepatan perubahan dan inovasi. Apakah PHK ini akan berdampak bagi karyawan di Indonesia? "Saya belum baca soal PHK itu," kata Head of Public Relations Intel Indonesia, Dhyoti Basuki saat dihubungi

Dhyoti mengatakan bahwa pihak Intel Indonesia belum bisa memberi tanggapan lantaran pernyataan tersebut berasal dari pihak Intel Amerika Serikat. Intel Indonesia diakuinya harus melakukan pengecekan langsung ke pusat. Krzanich sendiri tidak mengungkapkan jumlah dan lokasi karyawan secara pasti yang terkena dampak PHK ini, namun menurutnya tidak akan lebih dari beberapa ratus orang yang terseret oleh rencana restrukturisasi tersebut.

Yang jelas, ia menekankan rencana Intel sampai akhir tahun ini yakni tetap menjaga jumlah karyawan agar tetap sama dengan awal tahun 2015. Diketahui Intel memiliki karyawan sebanyak 106.700 orang pada akhir 2014 lalu di mana setengahnya berlokasi di Amerika Serikat. Intel menurut Krzanich, membutuhkan fleksibilitas secara konsisten untuk berinvestasi dalam keterampilan dan pengalaman di area pertumbuhan baru karena perubahan dan inovasi di masa sekarang sangatlah cepat.

Ini bukan pertama kalinya Intel merumahkan karyawan secara besar-besaran. Dalam laporan tahunan 2014 kemarin, Intel mengatakan ada sekitar 3.700 karyawan yang terkena dampak PHK. Intel tengah diguncang oleh bisnis PC yang sedang menurun akibat pasar PC yang semakin menyusut secara keseluruhan. Sementara itu divisi prosesor ponsel Intel juga dilaporkan mengalami kerugian lebih dari US$ 4 miliar tahun lalu atau setara Rp 53 triliun.

Sejak Januari lalu, Krzanich memang sudah diberitakan tengah mencoba untuk fokus dalam pengembangan dan pembuatan chip ponsel dan kerugian ini dianggap sebagai sebuah investasi yang akan menguntungkan Intel pada masa mendatang.

Awan mendung tengah bergelayut di atas perusahaan Intel. CEO Intel Brian Krzanich mengkonfirmasi bahwa perusahaan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawannya dalam sebuah pernyataan surel. "Ya, kami sedang berlakukan pengurangan karyawan," tulis Krzanich dalam memo internal, sebagaimana dilaporkan media The Oregonian yang dikutip situs Business Insider.

Krzanich menyatakan, "Kecepatan perubahan dan inovasi di masa sekarang membuat perusahaan butuh fleksibilitas secara konsisten untuk berinvestasi dalam keterampilan dan pengalaman di area pertumbuhan baru." Walau Krzanich tidak mengungkapkan jumlah pasti karyawan yang akan dirumahkan, ia berkata bahwa tidak akan lebih dari beberapa ratus karyawan di setiap lokasi tertentu akan terpengaruh oleh rencana restrukturisasi ini.

Yang jelas, ia menekankan rencana Intel sampai akhir tahun ini yakni tetap menjaga jumlah karyawan agar tetap sama dengan awal tahun 2015.  Diketahui Intel memiliki karyawan sebanyak 106.700 orang pada akhir 2014 lalu di mana setengahnya berlokasi di Amerika Serikat.

Intel tengah diguncang oleh bisnis PC yang sedang menurun akibat pasar komputer yang semakin menyusut secara keseluruhan. Sementara itu divisi prosesor ponsel Intel juga dilaporkan mengalami kerugian lebih dari US$ 4 miliar tahun lalu atau setara Rp 53 triliun.  Ini bukan pertama kalinya Intel merumahkan karyawan secara besar-besaran. Dalam laporan tahunan 2014 kemarin, Intel mengatakan ada sekitar 3.700 karyawan yang terkena dampak PHK.

Thursday, June 18, 2015

Daftar Barang Elektornik Yang Mengalami Penurunan dan Kenaikan Harga Karena Menguatnya Dolar Amerika

Lesunya pertumbuhan ekonomi, ditambah makin loyonya rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) membuat harga produk elektronik naik tinggi. Tapi ada juga beberapa produk elektronik yang justru turun. Dari hasil penelusuran di pusat grosir elektronik Pasar Glodok, Jakarta Barat, berikut ini harga-harga barang elektronik terkini. Barang elektronik rumah tangga yang mengalami kenaikan dari antara lain:
  • Kulkas (naik sekitar Rp 75.000)
  • Air conditioner (naik sekitar Rp 100.000)
  • Mesin cuci (naik sekitar Rp 75.000)
  • Televisi (naik sekitar Rp 75.000)
Sementara laptop dan komputer yang juga mengalami kenaikan harga:
  • Papan sirkuit (naik sekitar Rp 500.000)
  • Hardisk (naik sekitar Rp 100.000)
  • Memori (naik sekitar Rp 100.000)
  • Mouse (naik sekitar Rp 5000)
  • Flasdisk (naik sekitar Rp 10.000)
  • Grafik VGA (naik sekitar Rp 100.000)
Sementara barang-barang elektronik lainnya yang stabil atau turun antara lain:
  • Kamera saku
  • Kamera DSLR
  • Pengeras suara
  • Handy talky (HT)
  • DVD player
  • Play Station
  • Kamera CCTV
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) boleh saja naik terhadap rupiah. Namun harga telepon seluler (ponsel) di dalam negeri tetap stabil, bahkan beberapa merek malah mendiskon harga untuk menaikkan penjualannya. Ponsel merek-merek China jadi salah satu produk elektronik yang kebal terhadap fluktuasi nilai kurs mata uang Paman Sam.

"Dari beberapa merek itu sering berubah naik, apalagi produk masih baru pas ada dolar naik pasti ikut naik, kalau sekarang yang lama kebanyakan tetap atau beberapa turun. Kalau merek Cina itu yang nggak ada ceritanya naik, kalau nggak tetap, ya turun, nggak peduli dolarnya sekarang berapa," ungkap Dewi, kasir toko ponsel Pusat Elektronik PGC Cililitan, Jakarta Timur ditemui
Penyebabnya, kata Dewi, dengan pertimbangan marjin yang tipis, harga ponsel merek China sudah terlanjur murah untuk didiskon.

"Kalau turun yang (merek) China paling goceng (Rp 5.000), yang merek lain kan perubahannya ratusan ribu," tukasnya. Dewi melanjutkan, harga yang stabil ini juga karena stok ponsel China yang sudah banyak membanjiri pasar di dalam negeri.

"Kita kan distributor juga. Stok barang China paling banyak karena ternyata peminatnya juga banyak. Orang HP kayak Nokia tapi harganya murah, yah orang larinya pasti beli yang China, paling banyak di kita yang cari yah HP China," jelas Dewi.

Dari sisi harga, lanjutnya, ponsel merek China masih banyak yang dibanderol rata-rata antara Rp 100.000 sampai Rp 500.000. "Kayak Cherry C95 harganya Rp 130.000, Evercross V2 harganya Rp 155.000. Mito 780 yang sudah bagus dan lengkap aja harganya Rp 300.000," kata Dewi. "Yang buat harga HP China tetap murah itu stok banyak, model banyak, tipenya mirip HP yang mahal, dan harga sudah murah" tambahnya.

Meroketnya nilai tukar dolar AS terhadap rupiah membuat sejumlah produk elektronik di dalam negeri naik harga. Kenaikan harga paling tajam terjadi di produk komputer dan perangkatnya. "Rata-rata kalau barang baru pasti naik. Tapi yang (stok) lama belum terpengah harganya," kata Otoy, pedagang komputer rakitan yang ditemui di Pusat Komputer Harco Mangga Dua, Jakarta Barat, Rabu (17/6/2015).

Otoy menyebut, harga perangkat personal computer (PC) yang mengalami kenaikan paling tajam adalah papan sirkuit (motherboard) yang naik sebesar Rp 500.000. Perangkat komputer lain yang melonjak adalah processor yang kenaikannya Rp 67.000.

"Paling tinggi itu motherboard tergantung merk, sisanya kalau memori, hardisk kita belinya pakai rupiah dari pemasok, jadi masih belum naik. Tapi kita belum tahu, kemungkinan pasti naik kalau ambil sekarang yang produk baru, karena kita masih banyak juga stok lama, kenaikanya US$ 3 sampai US$ 5 per item itu," tutur Otoy. Sementara dari pengamatan di pusat komputer terbesar di Jakarta tersebut, selain perangkat komputer, harga laptop juga mengalami kenaikan rata-rata cukup signifikan.

"Rata-rata barang baru naik dari Rp 100.000 sampai Rp 300.000 paling tinggi," kata Melinda, penjaga toko laptop di Harco Mangga Dua. Menguatnya nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah berimbas pada naiknya harga produk elektronik. Kondisi ini disiasati sejumlah pedagang dengan menahan pembelian dari distributor.

"Kalau dolar naik, kita nggak beli dulu barang baru. Nahan sampai dolar turun dulu, kalau beli sekarang tekor kita. Sudah belinya mahal, orang lagi malas beli," kata Ari, pedagang Pusat Elektronik Glodok, Jakarta Barat,. "Tapi kalau barang stok lama, di gudang distributor juga masih banyak. Karena yang (harga) naik pasti barang yang baru datang," tambahnya.

Ari mengungkapkan, rata-rata tokonya mengambil barang sekali dalam sebulan. Namun setelah dolar AS tinggi, ia belum memesan barang baru lagi."Jadi sementara nahan dulu tunggu (dolar AS) turun, kalau barang lama masih banyak stok dengan harga lama, tapi kan belum habis," ujarnya. Pedagang barang elektronik lain, Apin mengalu belum berniat menambah stok barang, khususnya produk baru untuk tokonya. Alasannya sama, dolar AS lagi tinggi.

"Kebetulan stoknya beli pas masih Rp 13.000-an, sekarang dengar-dengar sudah Rp 13.400," kata Apin. Pedagang closed circuit television (CCTV) ini mengatakan, para distributor CCTV sudah mengimpor banyak di awal tahun. Sayangnya, ketika stok banyak justru jumah pembeli yang turun drastis."Ini beberapa item malah turun harga, masih saja sepi. Jadi nggak ada rencana nambah stok dulu dari distributor sambil habisin stok yang lama. Untungnya saya masih punya langganan tetap," tuturnya.

Semakin perkasanya nilai tukar dolar AS terhadap rupiah ternyata belum banyak berpengaruh pada harga ponsel di Indonesia yang sebagian besar merupakan produk impor. "Kalau dolar lagi naik, bukannya (harga ponsel) ikut naik, tapi malah sekarang turun. Kalau kebanyakan stabil, tapi banyak juga yang turun, yang naik malah belum ada," kata Sandi, pedagang ponsel di Pusat Elektronik PGC Cililitan, Jakarta Timur.

Berbeda dengan barang elektronik lainya, kata Sandi, banyak sekali produsen telepon seluler selalu mengeluarkan model terbarunya dalam kurun waktu yang relatif sempit.  "Ini yang di pasar meresponsnya jadi murah produk-produk yang lama, meski itu baru keluar 6 bulan lalu. Makanya dolar naik, ini (harga ponsel) malah turun," ujarnya. Selain itu, lanjutnya, stok barang yang masih menumpuk baik di pedagang maupun distributor, membuat labilnya mata uang rupiah tidak berpengaruh pada harga ponsel.

Sandi mengungkapkan, penurunan penjualan ponsel bulan ini rata-rata berkisar Rp 50.000 hingga Rp 100.000. Sementara ponsel yang dibanderol di atas Rp 5 juta bahkan turun hingga di atas Rp 1 juta.  "Kan tergantung merk juga, produk keluaran baru stabil harganya sejak keluar pertama," sambungnya. Dia mencontohkan, untuk harga ponsel Samsung Galaxy Ace 4 dari sebelumnya seharga Rp 1.300.000 kini dijualnya Rp 1.250.000. Sementara ponsel besutan Sony, Experia dari sebelumnya Rp 2.100.000 kini dibanderol seharga Rp 1.950.000. Sementara Galaxy Note 4 dari sebelumnya Rp 8.500.000 kini dijual Rp 7.000.000 saja.

"Yang mengalami penurunan itu kebanyakan Samsung, Vivo, Sony. Sisanya kaya Oppo, Advance, Asus, Acer masih belum turun atau naik," bebernya.

Omzet Penjualan Smartphone Di Jakarta Turun 30 Persen Karena Ekonomi Indonesia Melambat

Melambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia sejalan dengan daya beli masyarakat turun. Pedagang telepon seluler (ponsel) di Jakarta kena imbasnya. Kondisi ini terlihat dari sepinya penjualan ponsel di pusat penjualan ponsel PGC Cililitan, Jakarta Timur. Dewi, salah satu pedagang ponsel dan aksesoris di pusat grosir handphone tersebut mengatakan, penjualan ponsel dalam beberapa minggu terakhir semakin terpangkas.

"Turunnya kalau perkiraan sampai 30% lebih dari sisi pembeli. Memang orang-orang juga lagi susah jadi belum mau beli (ponsel) yang baru," ujar Dewi ditemui, Kamis (18/6/2015).Menurutnya, sepinya penjualan tak hanya dirasakan di tokonya, tapi juga penjualan ponsel di pedagang-pedagang pengecer yang merangkap sebagai penjual pulsa.

"Kita juga dealer handphone, jadi banyak juga pedagang dan pengecer yang ambil barang ke kita. Tapi akhir-akhir ini semakin jarang yang ambil barang, katanya masih pada belum laku," jelasnya."Memang ponsel lagi sepi. Kalau dulu bisa setor ratusan juta. Sekarang omzet kurang jauh, paling masih bisa puluhan juta," kata Dewi.

Menurutnya, kondisi tersebut diperparah dengan nilai tukar rupiah yang terus melemah sehingga tokonya belum berani mengambil handphone baru untuk menambah stok. "Habiskan yang lama dulu, soalnya yang ambil barang ke kita juga pada telat karena belum terjual," tambahnya.
Senada dengan Dewi, pedagang lainnya bernama Fariz mengatakan, penurunan daya beli masyarakat membuat penjualan ponsel semakin menurun. Padahal, Fariz sudah memangkas harga jual ponselnya.

"Padahal sudah ada penurunan harga, khususnya handphone yang keluar di 6 bulan yang lalu. Kaya model Samsung baru turun sampai Rp 1.500.000, tapi masih sepi juga," keluhnya.Ia berharap, mendekati lebaran penjualan akan segera membaik di tengah situasi ekonomi yang lesu. "Harapannya nanti pas mau lebaran," imbuhnya.

Wednesday, June 10, 2015

Pesta Diskon dan Cicilan 0 Persen Di Indonesia Cellular Show 2015 Di JHCC

Bagi para pemburu diskonan, ini kesempatan emas yang tak boleh dilewatkan. Banyak gadget dengan penawaran harga miring mulai dari iPhone, Samsung, Xiaomi, Lenovo, Huawei, Microsoft, Sony, Oppo, bahkan iMac dan Macbook Air. Harga miring ini digembar-gemborkan oleh Trikomsel Oke lewat OkeShop yang menawarkan aneka promosi dan cash back selama Indonesia Cellular Show (ICS) 2015 berlangsung hingga akhir pekan ini di Jakarta Convention Center, Senayan.

Seperti kutip dalam keterangannya, Kamis (11/6/2015), salah satu distributor terbesar di Indonesia ini juga menjajakan produk Apple, termasuk aneka asesories dari merek terkemuka seperti JBL dan Harman/Kardon. "Kami selalu berusaha konsisten untuk ikut serta dalam pameran besar seperti ini, karena kami ingin memanjakan konsumen dan pelanggan setia kami dengan menawarkan promo terbaik yang kami miliki," kata Direktur Trikomsel Oke, Evy Soenarjo.

Menggandeng empat belas partner bank, Trikomsel memberikan penawaran khusus bagi pengguna kartu kredit dari ANZ, BCA, BII, BNI, BRI, CIMB Niaga, Citibank, HSBC, Mandiri, Mega, OCBC NISP, Permata, Standard Chartered dan UOB yang berbelanja di booth OkeShop.  Selain bisa mendapatkan kemudahan pembayaran cicilan 0 persen hingga 24 bulan, para pembeli juga bisa mendapatkan diskon tambahan hingga Rp 1.000.000.

Bekerjasama juga dengan operator besar seperti Telkomsel, Indosat dan XL, booth OkeShop juga menarkan aneka cash back. Besaran cash back bervariasi, nilanya ada yang mencapai Rp 4 juta untuk pembelian iPhone. Ada pula bonus speaker senilai Rp 2 juta untuk pembelian iPhone produk tertentu

Selain itu, booth Oke Shop juga menawarkan ponsel-ponsel dalam kategori clearance sale dengan harga miring. Program ini banyak diminati pengunjung ICS 2015 yang tengah berburu ponsel bagus dengan harga murah. Berikut adalah program cashback yang ditawarkan:

  • Cashback sampai dengan Rp 4.000.000 atau gratis speaker senilai Rp 2.000.000 untuk pembelian iPhone model tertentu.
  • Cashback sampai dengan Rp 1.500.000 untuk pembelian ponsel Samsung dan Sony model tertentu.
  • Lucky dip berhadiah Air Purifier atau ponsel Samsung S4 untuk pembelian ponsel Samsung
  • Gratis ponsel Sony E-dual untuk pembelian tablet Sony Z3
  • Cashback sampai dengan Rp 1.300.000 dan gratis merchandise ekslusif untuk pembelian ponsel dan tablet Lenovo
Bagian yang paling menarik dari ajang Indonesia Cellular Show (ICS) 2015 tentu adalah bermacam gadget dengan harga miring. Salah satunya yang ditawarkan di booth milik Erafone. Di booth ini, anak usaha Erajaya itu melakukan clearance sale, yaitu memberikan diskon gede-gedeansampai dengan 80% untuk beberapa perangkat tertentu. Sebut saja Samsung Galaxy S4 yang dijual dengan harga Rp 3 juta, atau HTC One M7 Mini yang dibanderol Rp 1,25 juta saja. Ada juga Xiaomi Redmi 1S yang dihargai Rp 1,1 juta.

Harga super miring itu terbukti menarik animo para pengunjung ajang tahunan ini. Terlihat dari ramainya booth Erafone, dan antrean yang mengular di kasir khusus clearance sale."Iya banyak barang yang sudah habis. Murah banget sih. Makanya antrean mau bayarnya juga panjangbanget," ujar Aji, seorang pengunjung ICS 2015 yang ditemui di lokasi acara, Rabu (10/6/2015).

Namun perlu diingat, barang yang dijual dengan harga miring ini jumlahnya terbatas, pun dengan kondisi tertentu. Dalam brosur tertulis barang tipe lama beberapa dalam kondisi ex-service, baik dengan atau tanpa boks. Erafone juga tidak menjamin kelengkapan aksesoris ponsel yang seharusnya ada di dalam boks. Namun ponsel dijamin dalam kondisi yang baik, meski tanpa garansi.

Untuk itulah, para pembeli diwajibkan untuk melakukan cek fisik terhadap produk yang dibeli, karena jika nantinya ada masalah, produk tersebut tidak dapat ditukar atau dikembalikan. Setelah hanya bisa dibeli secara online, Xiaomi Mi 4i akhirnya tersedia di toko offline. Yaitu di booth Erafone di Indonesia Cellular Show (ICS) 2015, berapa harganya?

Di booth Erafone tersebut, Mi 4i dihargai Rp 2,9 juta, atau sedikit lebih tinggi dibanding jika dipesan secara online, yaitu Rp 2,7 juta.

Meski lebih mahal, Erafone memberikan sejumlah penawaran menarik untuk pembelian perangkat di boothnya itu, termasuk Mi 4i. Tersedia cashback mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 400 ribu, tentu dengan syarat-syarat tertentu. Unit Mi 4i di booth Erafone ini kabarnya cukup terbatas. Seorang karyawan yang menjaga booth ini menyebut mereka hanya menyediakan 200 unit Mi 4i setiap harinya.

Xiaomi Mi 4i dirilis di Indonesia akhir Mei lalu, dengan masa pre order yang dibuka mulai 19 Mei 2015. Harga yang ditawarkan untuk pembelian online melalui situs resmi Xiaomi adalah Rp 2.799.000. Ponsel ini memiliki layar 5 inch dengan resolusi 1080p dan kedalaman 441 PPI. Layarnya dilapisi kaca Full Laminated OGS Corning Concore yang memiliki kualitasnya setara dengan Gorilla Class 3. Di sisi jeroan, Xiaomi menyematkan dapur pacu Octa Core 64 bit Snapdragon 615 SoC generasi kedua.

Prosesor yang dibuat oleh Qualcomm India ini terbagi empat inti berkecepatan 1,1Ghz dan empat inti berkecepatan 1,7 GHz. Menariknya, Mi 4i menjalankan sistem operasi MIUI 6 berbasis Android Lolipop.

Orang Indonesia doyan selfie, dan mayoritas masih mencari ponsel dengan harga relatif murah. Kedua fakta ini menjadi acuan Mito Mobile saat memasarkan smartphone Android terbarunya di ajang Indonesia Cellular Show 2014.  "Konsumen harus tahu bahwa harga gadget yang seharusnya dia bayar seimbang dan rasional dengan fungsinya. Ini yang menjadi acuan kami dalam merilis produk," kata Hansen Lie, Direktur Utama Mito Mobile saat ditemui di Main Hall, JCC Booth M4.

Itu pula yang menjadi alasan bagi Mito saat merilis A77 Fantasy Selfie. Smartphone ini jelas dihadirkan untuk memanjakan para selfiers dengan teknologi rotation camera yang bisa berputar 180 hingga 200 derajat.  Ponsel dengan dua pilihan warna hitam dan putih ini memiliki desain stylish dengan ornamen simpel. Keempat sudutnya membulat dan di bagian tengah bodi terdapat list berwarna chrome.

Adapun bentang layar yang disematkan pada A77 Fantasy Selfie ini adalah 4.5 inchi dengan teknologi IPS. Sementara dapur pacu didukung prosesor dual core, 1.3 GHz dengan RAM 1 GB serta memory internal 4 GB. Pengguna juga bisa menambahkan slot memory miniSD sampai 32 GB.

Inilah sejatinya kelebihan Mito A77 Fantasy Selfie. Memiliki kamera yang bisa diputar hingga 180-200 derajat. Fungsi dari kamera ini, apalagi kalau bukan untuk selfie yang bisa membuat pengguna lebih eksis dan sedikit narsis. Cara menggunakan kamera putar ini sangatlah mudah. Tinggal putar ke atas, lensa kamera langsung akan menyorot wajah Anda. Ketika Anda memutar kamera tersebut secara otomatis fungsi kamera langsung aktif.

"Anda tidak perlu lagi masuk ke menu kamera. Tinggal tekan ikon kamera, wajah narsis langsung terekam dengan sempurna. Kini, Anda tak perlu lagi tongsis ketika berfoto selfie," jelas Hansen. Karena memiliki teknologi rotating, resolusi kedua kameranya, depan-belakang, sama-sama 8 MP. Dengan resolusi sebesar itu, kualitas yang dihasilkan cukup lumayan.

Apalagi ditambah dengan beragam fasilitas scene mode, seperti auto, normal, night, sunset, portrait, landscape, dan sports. Begitupun dengan colour effect bisa di-setting dengan efek mono, sephia, negative, sephia blue. Sehingga obyek yang dihasilkan bisa lebih berwarna.

Menurut Hansen, hadirnya Fantasy Selfie ini karena permintaan pasar yang begitu besar. Sementara smartphone dengan kemampuan rotating camera sangatlah sedikit. Jikapun ada, harganya masih lumayan mahal.  “Mito A77 Fantasy Selfie memang hadir untuk menjembatan kebutuhan konsumen dengan harga yang rasional dan terjangkau, cuma Rp 1,1 juta," ungkap Hansen seraya menyebut pasokan produknya hanya 50 ribu unit sampai Lebaran nanti.

Ajang Indonesia Celullar Show 2014 coba dimanfaatkan oleh vendor merek lokal Mito Mobile untuk menggempur pasar dengan menghadirkan tablet Android KitKat termurah di pasaran saat ini.  Tablet KitKat yang dimaksud hadir dalam seri Mito T77 Fantasy Tablet. Harga yang ditawarkan cuma Rp 1,1 juta. Tablet ini menjanjikan beragam aplikasi terbaru yang tidak ada pada OS Android sebelumnya.

Menurut Direktur Utama Mito Mobile, Hansen Lie, pasokan yang akan disediakan untuk tablet ini sebanyak 100 ribu unit. "Itu stok persediaan sampai Lebaran nanti," katanya saat ditemui di Main Hall, JCC Senayan Booth M4. Mito sendiri optimistis tablet ini bakal laku keras mengingat harganya yang cukup murah dan dari sisi spesifikasi sudah cukup lumayan dengan OS Android terbaru.

Mito T77 Fantasy Tablet yang memiliki bentang layar 7 inch (600x1024) ini hadir dalam dua tekstur pilihan warna, silver dan hitam. Untuk mengoperasikan OS Android 4.4 KitKat, tablet ini mengandalkan prosesor Cortex A7 Dual-Core 1.3 GHz, RAM 512 GB, dan memory internal 4 GB.

Tablet yang menawarkan konektivitas 3G/HSDPA/EDGE/Wifi 80211b/g/n/bluetooth/GPS ini juga hadir dengan kamera flash 3MP di bagian belakang dan 1.3 MP di bagian depan. Baterainya juga cukup lumayan tahan lama dengan kekuatan 2600 mAh."Kami selalu mengerti akan kebutuhan konsumen di Tanah Air. Intinya mereka menginginkan produk berkualitas tapi harga terjangkau. Itu yang kami suguhkan kepada konsumen Indonesia," jelas Hansen.

Ajang tahunan Indonesia Cellular Show (ICS) kembali digelar di Jakarta Convention Center, dari 10-14 Juni 2015. Gelaran ini diramaikan oleh 20 peserta, yang terdiri dari 4 operator telekomunikasi, 10 vendor seluler, serta 6 perusahaan pendukung dan aksesoris. Tema yang diusung dalam gelaran ini adalah 'digitalize your life'. Yaitu dimana diharapkan di masa yang akan datang, akan lebih banyak masyarakat yang memanfaatkan sistem digital dalam kehidupan sehari-harinya.‎

Seperti yang sudah-sudah, para penjual gadget tumplek blek di acara ICS dengan berbagai jurus penawarannya. Namun Menkominfo, yang membuka acara tersebut, berharap ICS tak cuma jualan, jualan dan jualan. Tetapi juga sejalan dengan sasaran Kominfo, yaitu percepatan implementasi jaringan broadband 4G.‎ "Kami berharap pameran ini dapat membuka cakrawala tentang pentingnya jaringan 4G LTE, serta menjadi tulang punggung ketersediaan infrastruktur untuk kepentingan pembangunan secara menyeluruh," ujar Rudiantara.

Selain itu, RA - sapaan akrab Rudiantara - juga mengharapkan bahwa ICS bisa menjadi barometer utama perkembangan industri telekomunikasi di Indonesia, baik infrakstruktur jaringan, kualitas layanan, serta aspek pendukung lainnya.‎ Ini juga sejalan dengan ucapan Alexander Rusli, Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) yang menyatakan bahwa seluruh anggota ATSI berkomitmen penuh untuk mendukung kebijakan pemerintah, khususnya Rencana Pita lebar Indonesia (RPI). Caranya adalah dengan menyediakan infrastruktur jaeringan pita lebar serta ekosistemnya. ‎

ICS 2015 diselenggarakan di Jakarta Convention Center dari tanggal 10 sampai 14 Juni 2015. Para pengunjung cukup membayar harga tiket masuk sebesar Rp 15 ribu untuk agar bisa masuk ke dalam pameran yang dibuka dari pukul 10 pagi hingga 9 malam ini.

Tuesday, June 9, 2015

Casio Berambisi Masuk 5 Besar Penguasa Pangsa Pasar Proyektor Indonesia

Produsen elektronik asal Jepang, Casio, menyatakan lesunya kondisi perekonomian di Indonesia berdampak pada menurunnya permintaan pasar atas proyektor digital.  “Kondisi pasar saat ini sedang tidak baik. Dalam satu, dua bulan terakhir penjualan (proyektor ) terpengaruh, turun sekitar dua digit,” tutur Kazunori Yamagishi, Perwakilan Casio Singapore dalam peluncuran produk XJ-V1 di Jakarta, Selasa (9/6). Meskipun tidak menyebutkan persentase penurunan secara pasti, Yamagishi menilai lesunya perekonomian, tidak hanya berdampak pada pasar proyektor tetapi juga pasar elektronik secara umum.

Khusus untuk pasar proyektor di Indonesia, diakui Yamagishi, tidak mudah untuk ditaklukan. Selama ini pasar proyektor digital di Indonesia didominasi oleh merek Epson dan konsumen pun sangat berorientasi pada harga. Sementara itu, harga produk proyektor digital yang diproduksi Casio tergolong premium. Tak ayal, pangsa pasar proyektor Casio masih tergolong kecil di Tanah Air.

Namun demikian, Casio terus berusaha memberikan inovasi dan berkontribusi dalam menciptakan produk yang unggul di kelasnya. “Kami terus berkomunikasi dengan pelanggan bagaimana kami memperbaiki teknologi kami dan bagaimana mereka dapat memanfaatkan produk kami untuk meningkatkan gaya hidup maupun membantu aktivitas pendidikan mereka,” tutur Yamagishi.

Salah satu buktinya adalah dengan meluncurkan produk proyektor baru XJ-V1. Produk yang menyasar segmen korporasi dan dunia pendidikan ini diklaim Casio sebagai produk yang ramah lingkungan karena memanfaatkan teknologi bebas-lampu tersebut (lamp-free technology).

Casio telah berhasil mengembangkan proyektor XJ-V1 yang diklaim ramah lingkungan. Manajemen perusahaan elektronik asal Jepang tersebut menjelaskan proyektor terbarunya itu sudah tidak lagi menggunakan lampu bohlam (lamp free) namun mengaplikasikan teknologi LED laser hybrid yang tidak mengeluarkan merkuri dan mengganggu kesehatan manusia.

"LED laser hybrid membuat umur proyektor lebih panjang hingga 20 ribu jam. Kalau produk lain paling hanya tahan 3 ribu jam. XJ-V1 juga memiliki konsumsi listrik yang lebih rendah dibandingkan produk lain," kata Bara, Business Relation DPJ, Casio Singapore Pte. Ltd di Jakarta, Selasa (9/6).

Bara juga memastikan, Casio masih memproduksi XJ-V1 dari pabrik di negara asalnya Jepang demi mempertahankan kualitas dari proyektor yang dibanderol dengan harga Rp 9,2 juta tersebut. Meskipun belum berencana memproduksi proyektornya di Indonesia, Casio berani memberi garansi selama tiga tahun untuk perbaikan dan suku cadang produk tersebut. Sementara, garansi LED hybrid sampai penggunaan 6 ribu jam.

Menurut Bara, Casio menargetkan bisa masuk ke dalam lima besar pangsa pasar proyektor dengan harga Rp 9 jutaan. Saat ini, Epson masih menguasai pasar proyektor di Indonesia. Thian Fong, Sales Manager DPJ, Casio Singapore mengatakan selain memiliki keuntungan secara ekonomi karena tak harus mengganti bohlam yang mengandung mercury. Produk XJ-V1 ini juga mudah digunakan karena memiliki teknologi "Quick ON" dan "Quick OFF". Artinya, produk tersebut bisa cepat dinyalakan dan dimatikan tidak lebih dari lima detik.

"Jadi kalau Anda sibuk dan harus menghadiri meeting lain, tidak akan kesulitan untuk mematikan proyektor tersebut, katanya Thian Fong, Manajer Penjualan Divisi Proyektor Digital Casio Singapore Pte, Ltd mengungkapkan berbeda dengan lampu proyektor konvensional, XJ-V1 menggunakan teknologi LED-Laser Hybrid yang meniadakan penggunaan lampu proyektor. Seperti diketahui lampu proyektor mengandung zat merkuri yang beracun.

“Selain itu, Casio membantu pengguna menghemat uangnya karena waktu pakai dari sumber cahaya proyektor XJ-V1 sangat panjang, mencapai 20 ribu jam sedangkan waktu pakai proyektor yang menggunakan lampu merkuri mungkin hanya mencapai 3 – 4 ribu jam, ” tutur Fong dalam kesempatan yang sama.

Diakui Fong, XJ-V1 tergolong produk premium dengan harga jual per unit sedikit di atas produk sejenis di kelasnya. XJ-V1 dibanderol seharga US$ 699 per unit atau sekitar Rp 9 juta-an, lebih tinggi dari harga rata-rata proyektor di pasaran yang ada di kisaran US$400 – US$ 500. Meskipun demikian, Fong menilai konsumen akan tetap diuntungkan karena tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mengganti lampu.

Selanjutnya, proyektor yang diproduksi langsung oleh pabrik Casio di Yamagata, Jepang ini juga relatif mudah digunakan. Produk ini hanya membutuhkan sekitar 5 detik untuk dinyalakan maupun dimatikan, jauh lebih cepat dari proyektor lain yang dapat menghabiskan waktu semenit untuk melakukan operasional serupa. “Produk ini juga memiliki perlindungan optik yang tahan debu,” ujarnya.

Dengan diluncurkannya produk ini, Casio berharap mampu menembus lima besar pasar proyektor global. Sebagai informasi, berdasarkan data Future Source, tahun ini penjualan proyektor global diprediksi mengalami penurunan dari 7,4 juta unit pada tahun 2014 menjadi 7,1 juta unit. Tahun lalu, Casio hanya menguasai sekitar 1,3 persen dari pangsa pasar proyektor secara umum. Kendati demikian, Casio menguasai sekitar 87, 4 persen dari pangsa pasar proyektor sejenis XJ-V1 yang menggunakan teknologi LED-Laser sebagai sumber cahayanya yang tahun lalu terjual sekitar 102.350 unit di pasaran global.

Thursday, May 28, 2015

Tas dan Produk Elektronik Dicoret dari Daftar Pajak Barang Mewah PPnBM

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan akan segera merevisi daftar barang yang masuk kategori barang mewah dengan menghapus tiga jenis barang konsumsi dalam daftar tersebut. Ketiganya adalah furnitur mebel, elektronik, dan tas. Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro menilai pembebasan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) bagi ketiga jenis barang tersebut dianggap tidak akan berpengaruh besar terhadap penerimaan negara tahun ini. Bambang justru berharap pembebasan pajak tiga barang itu bisa meningkatkan konsumsi masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang lesu.

"Kami ingin menghapus PPnBM untuk barang-barang konsumsi seperti furnitur atau mebel, barang elektronik dan aksesori, diantaranya tas dan lainnya," kata Bambang usai Rapat Kerja Risiko Fiskal dengan Badan Anggaran di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (28/5) malam.

Bambang beralasan, selama ini penerimaan pajak dari PPnBM atas tiga barang tersebut sangat kecil atau tidak sebanding dengan upaya pengumpulan pajak yang membutuhkan ongkos lebih mahal.

"Contohnya televisi masih dianggap barang mewah sampai saat ini. Padahal sekarang sudah dari televisi gemuk sampai macam-macam. Jadi produk non otomotif, non kapal dibebaskan pajak barang mewahnya untuk merangsang stimulus konsumsi di masyarakat," jelasnya.

Sedangkan untuk produk otomotif yang dikategorikan barang mewah, diakui Bambang tetap akan dikenakan PPnBM karena potensi penerimaannya yang cukup besar.  "Kebijakan ini sudah kami diskusikan langsung dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia serta Kamar Dagang dan Industri Indonesia untuk menghapus PPnBM barang-barang tersebut," katanya.

Dengan menerapkan kebijakan tersebut Bambang mengakui negara akan kehilangan pendapatan sekitar Rp 1 triliun. "Potensi penerimaan yang hilang sampai Rp 1 triliun. Barangnya sedikit, tapi biaya mengumpulkannya lebih mahal dari penerimaannya," katanya.

Mantan Wakil Menteri Keuangan itu mengungkapkan, pemerintah sedang menuntaskan revisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) atas pembebasan pajak barang mewah tersebut. "Kalau PMK-nya minggu depan keluar, kami akan sampaikan," kata Bambang.

Tuesday, May 26, 2015

Karena Merugi Blackberry Kembali PHK Karyawan ... Microsoft dan Xiaomi Ajukan Tawaran Akuisisi

BlackBerry menyebut bahwa mereka sedang melakukan pengurangan jumlah pekerjanya yang tersebar di seluruh dunia. Hal ini dilakukan dalam rangka konsolidasi antara bisnis software serta hardware. Meski begitu, perusahaan asal Kanada itu tak menyebut berapa banyak karyawannya yang akan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Saat ini BlackBerry mempunyai 6.225 karyawan, seperti yang ditulis di situs resminya.

BlackBerry bulan Maret 2015 lalu melaporkan bahwa pendapatan mereka menurun sebanyak 16,8% pada kuartal sebelumnya, dikutip dari Reuters, Selasa (26/5/2015). Dan saat ini mereka akan mengalokasi ulang sumber daya yang ada untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis, dan mencapai keuntungan di seluruh segmen bisnisnya.  Meski jumlah pendapatannya menurun, per hari Jumat minggu lalu, nilai saham BlackBerry yang terdaftar di Toronto tercatat meningkat sekitar 62%. Dan nilai saham mereka yang terdaftar di Amerika Serikat meningkat sebanyak 44%.

Pengurangan jumlah pegawai ini sebenarnya sudah terjadi sejak bulan April lalu, saat perusahaan yang berbasis di Ontario, Kanada itu menyebut mereka akan menutup kantornya di Swedia. Penutupan kantor tersebut diklaim BlackBerry akan berdampak pada 100 orang karyawan.

Meski ada sumber lain yang menyebut bahwa setidaknya ada 150 orang karyawan yang akan terkena dampak dari penutupan itu. Terbagi dua, yaitu 93 orang di Malmo, dan 60 orang di Gothenburg. Menyoal rencana akuisisi BlackBerry, saat ini Microsoft mungkin menjadi satu-satunya perusahaan yang paling serius ingin meminang perusahaan Kanada tersebut. Beredar kabar, Microsoft siap menggelontorkan angka fantastis untuk BlackBerry.

Spekulasi yang beredar menyebut Microsoft telah menyiapkan dana sebesar USD 7 miliar atau sekitar Rp 92 triliun untuk mencaplok BlackBerry. Namun dari angka fantastis tersebut, 26% di antaranya berbentuk pembelian saham yang per lembarnya dihargai USD 13,23. Padahal pada penutupan bursa saham Jumat (22/5/2015) lalu, nilai saham BlackBerry cuma USD 10,48.

Tapi tawaran fantastis terhadap BlackBery ini bukanlah yang pertama kali. Januari silam Samsung juga sempat dispekulasikan siap menggelontorkan dana sebesar USD 7,5 miliar atau sekitar Rp 98 triliun untuk BlackBerry, meski akhirnya kabar tersebut menguap begitu saja.

Sedangkan pada tahun 2013 lalu, BlackBerry juga hampir mencapai persetujuan dengan salah satu investor terbesarnya sendiri, Fairfax Financial. Niatnya Fairfax Financial ingin membuat BlackBerry menjadi perusahaan private kembali dengan suntikan dana sebesar USD 4,7 miliar atau setara Rp 61 triliun.

Namun rencana tersebut akhirnya batal, yang juga melengserkan Thorsten Heins yang tadinya menjabat CEO BlackBerry, untuk kemudian digantikan oleh John Chen. Demikian seperti kutip dari Phone Arena, Senin (25/5/2015). Rumor soal ingin dibelinya BlackBerry kembali menghangat. Namun kali ini isunya dipastikan lebih menarik lagi, karena Xiaomi menjadi salah satu produsen yang kabarnya juga tertarik meminang perusahaan asal Kanada tersebut. Padahal menurut analis, meski berhasil menyita perhatian penyuka gadget di taraf global, BlackBerry Passport yang jadi andalan BlackBerry dibilang tak terlalu membantu pemasukan BlackBerry.

Pun begitu yang disampaikan sumber internal BlackBerry agak berkebalikan dengan pernyataan analis. Karena dikatakan BlackBerry berhasil meningkatkan profit melebihi ekspektasi investor. Alasan itulah yang lantas bikin Xiaomi ikut berminat mengakuisisi BlackBerry, bersaing dengan perusahaan lain yang telah sejak lama disebut serius meminatinya seperti Microsoft, Huawei, dan Lenovo.

Bahkan seperti kutip dari Phone Arena, Jumat (22/5/2015), Microsoft sampai-sampai sudah meminta sebuah perusahaan investasi untuk mengkalkulasi kesepakatan akuisisi yang paling potensial, bila berhasil mengakuisisi BlackBerry nantinya. Sejauh ini belum ada tanggapan resmi dari BlackBerry soal kabar berminatnya Xiaomi dan keseriusan Microsoft yang ingin melakukan akusisi tersebut. Namun bila berkaca pada pernyataan bos BlackBerry beberapa waktu lalu yang mengatakan ponselnya masih banyak digunakan oleh militer Amerika, sepertinya BlackBerry masih enggan menanggapi soal akuisisi.

“Jika kamu melihat angkatan bersenjata Amerika Serikat, mereka semua masih menggunakan BlackBerry. Jika aku bilang ke mereka bahwa kami berhenti membuat ponsel, maka kami akan kehilangan itu," ujar John Chen, CEO BlackBerry.

Thursday, May 14, 2015

Penjualan Panasonic Gobel Indonesia Tumbuh 10 Persen

PT Panasonic Gobel Indonesia menargetkan pertumbuhan sekitar 10 sampai 15 persen untuk 2015. Tahun lalu, perusahaan manufaktur peralatan elektronik rumah tangga ini mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 10 persen. "Kami percaya diri membidik pertumbuhan dua digit," kata Presiden Direktur PT Panasonic Gobel Indonesia, Hiroyoshi Suga, di Fairmont Hotel, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat 24 April 2015.

Kendati ekonomi makro Indonesia mengalami penurunan pada tahun lalu, penjualan Panasonic justru meningkat. "Saya yakin kami mempunyai peluang bagus untuk produk-produk konsumen," kata Hiroyoshi. Hiroyoshi menambahkan, strategi Panasonic mencapai target dua digit yakni dengan menjual produk-produk yang inovatif, mulai dari, televisi, pendingin udara, kulkas, dan mesin cuci. "Misi kami menjual produk bagus."

Tak hanya sampai di situ. Panasonic, menurut Hiroyoshi, juga akan memperkuat portofolio bisnis di segmen business to business dan business to goverment. "Dengan menargetkan penjualan sebesar 140 persen," ucap Hiroyoshi.

Direktur PT Panasonic Indonesia, Heru Santoso mengatakan alasan perusahaan menggarap business to business karena pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pesat. "Apalagi sekarang investasi sudah satu pintu melalui BKPM," ujar Heru.