Pages - Menu

Showing posts with label pariwisata. Show all posts
Showing posts with label pariwisata. Show all posts

Tuesday, January 21, 2025

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Laporkan Kekayaan Senilai Rp 5,4 Triliun

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri akhirnya melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Total kekayaan mencapai Rp 5,4 triliun.

"Total harta kekayaan Rp 5.435.833.014.169," demikian laporan harta kekayaan yang dilansir dari laman elhkpn.kpk.go.id.

Widiyanti melaporkan kepemilikan aset tanah dan bangunan senilai Rp152.028.275.000. Dengan perincian:

  1. Tanah dan bangunan seluas 3.630 meter persegi (m2)/3.068 m2 di Jakarta Selatan, hasil sendiri, Rp68.153.450.000.
  2. Tanah dan bangunan seluas 1.150 m2/48 m2 di Jakarta Selatan, hasil sendiri, Rp18.752.250.000.
  3. Tanah dan bangunan seluas 474 m2/10 m2 di Jakarta Selatan, hasil sendiri, Rp7.688.470.000.
  4. Bangunan seluas 328 m2 di Jakarta Selatan, hasil sendiri, Rp4.406.720.000.
  5. Tanah dan bangunan seluas 847 m2/326 m2 di Jakarta Selatan, hasil sendiri, Rp14.539.035.000.
  6. Tanah dan bangunan seluas 1.340 m2/300 m2 di Jakarta Selatan, hasil sendiri, Rp22.577.700.000.
  7. Tanah dan bangunan seluas 980 m2/30 m2 di Jakarta Selatan, hasil sendiri, Rp15.910.650.000.

Widiyanti juga melaporkan aset kendaraan senilai Rp19.463.000.000.

Dengan perincian:

  1. Mercedes Benz S63 Tahun 2014, hasil sendiri, Rp2.964.000.000
  2. Toyota Vellfire 3.5 AT Tahun 2011, hasil sendiri, Rp506.000.000
  3. Bentley Continental GT Tahun 2011, hasil sendiri, Rp2.879.000.000.
  4. Land Rover Range 5.0 Autobiography A/T Tahun 2013, hasil sendiri, Rp2.387.000.000
  5. Mobil Bentley Flying Spur W12 Tahun 2022, hasil sendiri, Rp4.577.000.000
  6. Lexus LM350H Tahun 2024, hasil sendiri, Rp2.500.000.000
  7. Lexus LS500H Tahun 2024, hasil sendiri, Rp3.650.000.000.

Widiyanti juga mencatatkan melaporkan harta bergerak lainnya sejumlah Rp43.814.169.039; surat berharga Rp5.075.638.855.071, kas dan setara kas Rp67.168.797.235, dan harta lainnya Rp77.719.917.824.

Dengan harta yang mencapai Rp 5,4 triliun, dari catatan detikTravel, Widiyanti Putri menjadi menteri Prabowo Subianto dengan harta kekayaan terbanyak, disusul Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Rosan Perkasa Roeslani.

Friday, December 27, 2024

Tarif Hotel Bali Dipastikan Naik 10 Persen Karena Kenaikan PPN 12 Persen

 Wakil Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya memperkirakan pemberlakuan pajak pertambahan nilai (PPN) 12 persen akan memicu kenaikan tarif hotel di Pulau Dewata sebesar 10 persen.

Suryawijaya mengungkapkan besaran kenaikan tarif hotel di Bali akan bervariasi. Namun, ia berkaca dari kenaikan sebelumnya di mana saat PPN 11 persen berlaku tarif hotel di Bali menanjak dua digit.

"Kalau itu bisa sampai 10 persen. Karena kalau satu persen dibagi itu satu persen hitungan yang ada saat ini. Biasanya barang-barang juga bisa akan naik, prediksi saya bisa 10 persenan (kenaikan tarif hotel)," ujarnya saat dihubungi.

Ia mengingatkan kenaikan PPN bisa menjadi bumerang bagi pemerintah. Pasalnya, daya beli masyarakat tengah melemah.

"Ketika pajak dinaikkan, belum tentu bisa menambah pendapatan. Ternyata nanti banyak pengusaha yang mengurangi tenaga kerja. Bahkan, pengangguran akan bertambah jadi melakukan efisiensi pengusaha-pengusaha," ujarnya.

Menurutnya, PPN 12 persen memiliki efek berganda bagi pengusaha. Padahal, bisnis masih dalam tahap pemulihan usai pandemi covid-19.

"Pesan saya kepada pemerintah agar lebih bijak dan lebih baik menekan korupsi. Jadi kalau korupsi bisa ditekan diberantas, saya rasa tanpa menaikkan pajak pun program pemerintah akan bisa terealisasi," terangnya.

Alih-alih menaikkan PPN, ia mengimbau pemerintah sebaiknya serius memberantas korupsi. Selain itu, pemerintah juga bisa mendorong peningkatan penerimaan dari sumber-sumber lain.

"Saran saya selaku tokoh pariwisata di Bali, jadi pemerintah harus melakukan efisiensi dalam penggunaan anggaran APBN. Kedua menekan korupsi karena dari ribu triliun itu dan ratusan triliun sampai ada yang korupsi, kan kebocoran artinya. Yang ketiga menambah sumber-sumber pendapatan yang lain selain di luar pajak. Sehingga terciptanya kondusivitas daripada iklim usaha yang ada," jelasnya.

Di sisi lain, ia optimistis meski tarif hotel naik, tren kunjungan wisatawan ke Bali tetap terjaga.

"Kalau penurunan wisatawan mungkin tidak signifikan. Cuma yang saya khawatirkan adalah jadi pengusahanya yang tidak kuat. Nanti melakukan efesiensi banyak kemudian prodaknya menurun servisnya, karena mengurangi karyawannya, bisa berkurang, itu yang akan ditakutkan," katanya.

Selain itu, bisa juga terjadi PHK pada karyawan hotel di Bali untuk efisiensi.

"Makanya, hati-hati tidak mungkin satu sektor saja mempengaruhi, multiplier efeknya yang banyak," jelasnya.

Ia juga mengimbau pemerintah untuk lebih banyak mendukung lahirnya pengusaha baru. Apabila wirausaha semakin banyak maka akan menambah potensi pemasukan pajak ke depan.

"Dari 280 juta penduduk ini kan baru berapa persennya jadi pengusaha. Jadi untuk dia berusaha itu kalau dibebani aturan banyak, pajak dan segala macam kan orang takut juga, mendingan mereka diam (tidak membuat usaha)," katanya.

Friday, November 15, 2024

Tiket Pesawat Akan Turun Harga Dalam 1-2 Minggu

 Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan menggeber upaya penurunan harga tiket pesawat. 

Ia menargetkan masalah penurunan harga tiket pesawat bisa diproses cepat dalam 1 sampai 2 minggu ke depan.

"Saya berharap ya bisa segera kita, kita punya target-target kemarin, dalam 1-2 minggu ke depan ini kita akan percepat proses. Karena begini ya, tidak juga hanya pemerintah, tapi kita harus berbicara secara ketat dengan para pelaku maskapai penerbangan. Airlines industry ini juga tentunya punya kepentingan mereka tentu menjaga performa keuangannya, tetapi juga kita harapkan ada kerjasama yang baik lah di antara semua pihak, agar bisa menurunkan harga tiket pesawat," ujar AHY di Gedung BRIN

AHY menyampaikan untuk mempercepat proses penurunan harga tersebut, internal pemerintah saat ini tengah mengkoordinasikan langkah-langkah strategis.

Koordinasi ini mencakup penyesuaian struktur pembiayaan bisnis maskapai, seperti; pajak, biaya bahan bakar pesawat atau avtur.

Dengan koordinasi, ia berharap penurunan bisa dilakukan sebelum Desember.

AHY mengatakan harga tiket lebih terjangkau bagi masyarakat bisa memberikan dampak besar ke ekonomi. Ini salah satunya bisa digunakan untuk mendukung sektor pariwisata domestik.

Terutama katanya, menjelang libur natal dan tahun baru.

"Kita harus hitung dengan baik karena semangatnya adalah bagaimana penerbangan, utamanya di high season, Natal dan tahun baru ini kan selalu akan mendatangkan banyak sekali wisatawan, bukan hanya dalam negeri, tapi juga mancanegara. Kita ingin menurunkan harga tiket yang diharapkan bisa semakin baik buat masyarakat, dan tentunya akan memutar perekonomian, terutama di sektor pariwisata," jelasnya.



Monday, November 4, 2024

Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Banten Hanya 3,2 Persen

 Ekonomi Indonesia diperkirakan terus tumbuh positif pada 2024 meskipun dihadapkan pada ketidakpastian pasar global. Di tengah perlambatan ekonomi dunia yang diproyeksikan tumbuh hanya 3,2%, Indonesia tetap menunjukkan ketahanan dengan pertumbuhan yang stabil.

Deputi Direktur Departemen Ekonomi Keuangan Inklusif dan Hijau Bank Indonesia, Donni Fajar Anugrah, melaporkan bahwa pada triwulan II 2024, ekonomi Indonesia tumbuh 5,05% (yoy).

Sementara itu, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tetap solid dengan nilai Rupiah yang menguat, menandakan stabilitas yang semakin kokoh.

"Secara regional, pertumbuhan di sebagian besar wilayah Indonesia mengalami peningkatan, mencerminkan keberhasilan upaya pembangunan berkelanjutan," ujar Donni di Banten Investment Forum 2024 di Tangerang.

Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, juga memproyeksikan ketahanan ekonomi Indonesia akan terus berlanjut hingga 2025.

Pertumbuhan PDB triwulan II 2024 yang mencapai 5,05% yoy didukung oleh meningkatnya konsumsi rumah tangga, perbaikan PMTB berkat percepatan proyek infrastruktur publik, serta investasi swasta yang tumbuh pasca pemilu 2024.

"Perekonomian Jawa masih tetap menjadi kontributor terbesar bagi perekonomian Indonesia dengan sumbangsih 57,04 persen," ujar Josua.

Provinsi Banten juga diperkirakan tumbuh positif pada 2025, setelah mencatat pertumbuhan 4,70% di triwulan II 2024, meningkat dari 4,51% pada kuartal sebelumnya.

Menurutnya, sektor manufaktur masih menjadi motor utama perekonomian Banten, diikuti sektor konstruksi dan perdagangan.

"Sektor manufaktur masih menjadi pendorong investasi di Banten dalam lima tahun terakhir, terutama Industri Kimia dan Industri Makanan. Namun, persebarannya masih terpusat di Cilegon dan Tangerang," ujarnya.

Produk industri kimia di Indonesia saat ini dikonsumsi oleh pasar domestik. Namun demikian, Indonesia juga masih bergantung dengan pasar impor. Saat ini, Banten menjadi salah satu pusat industri kimia di Indonesia, di bawah Jawa Timur dan Jawa Barat.

"Pengembangan industri kimia di Banten dapat terus berlanjut dengan memanfaatkan aglomerasi, yakni karena lokasi Banten yang dekat dengan Jakarta. Ini dapat menjadi salah satu strategi investasi Banten ke depannya," tutur dia.

Selain industri pengolahan, sektor perumahan atau properti masih mendominasi lanskap investasi di Banten, khususnya penanaman modal dalam negeri (PMDN). Lokasi yang dekat dengan Jakarta menjadikan Banten sebagai wilayah penyangga kegiatan penduduk Jakarta.

Kedekatan akses dengan Jakarta juga membawa peluang investasi untuk sektor pariwisata di Banten. Saat ini, Banten menjadi salah satu tujuan utama wisatawan domestik, khususnya di Pulau Jawa. Potensi pariwisata itu di antaranya yakni Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung.

Namun demikian, pembangunan pariwisata di Tanjung Lesung juga harus melihat risiko bencana yang dapat terjadi, mengingat lokasinya yang dekat dengan Gunung Krakatau di Selat Sunda.

"Sektor pariwisata di Banten masih sangat potensial untuk dikembangkan. Peluang dan pasarnya cukup besar, ditambah dengan infrastruktur penunjang kawasan," imbuh dia.

Josua menambahkan, laju pertumbuhan yang positif dan prospek ekonomi di Banten ini akan berdampak terhadap terbukanya lapangan kerja dan kebutuhan terhadap tenaga kerja. Namun, sektor manufaktur masih tetap menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di Banten dengan tren produktivitas yang cenderung naik.

Peluang investasi

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten, Virgojanti, menyebut ada empat klaster sektoral berdasarkan tata ruang wilayah dan potensi sektor unggulan di Banten.

  1. Pertama, Klaster industri, logistik, dan pusat distribusi yang berada di Kawasan Serang Utara Terpadu, Kawasan Industri Prioritas Wilmar, dan kawasan di sepanjang jalan Tol Merak-Jakarta.
  2. Kedua, Klaster pariwisata dan perikanan yaitu wisata alam dan religi di Kawasan Serang Terpadu, wisata alam dan budaya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung dan Kawasan Strategis Nasional (KSN) Ujung Kulon, dan Kawasan Strategis Provinsi (KSP) Pantai Selatan Terpadu.
  3. Ketiga, Klaster real estate, perdagangan, dan jasa yang lokasinya tersebar di Kota Tangerang, Tangerang Selatan, dan Kota Baru Maja. Keempat, Klaster SDA (sumber daya alam) yang mencakup pertanian, perkebunan, dan pertambangan. Lokasinya berada di Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Pandeglang.

"Potensinya masih sangat terbuka luas. Dengan klaster ini, para investor bisa tahu mana potensi daerah yang akan dituju untuk investasi usahanya nanti," terang Virgojanti dalam diskusi.

Direktur Utama Tanjung Lesung Purnomo Siswoprasetijo mengatakan, Banten memiliki potensi alam yang sangat menjanjikan, terutama di sektor pariwisata dan hiburan. Salah satunya, KEK Tanjung Lesung.

Saat ini, kata Purnomo, sudah dibangun beberapa hotel dan vila untuk mendukung kegiatan wisatawan di KEK Tanjung Lesung. Dikelola oleh Jababeka Group, pengembangan properti tersebut dikerjakan di lahan seluas 1.500 hektare.

Akses menuju ke Tanjung Lesung juga akan semakin mudah dengan hadirnya infrastruktur jalan Tol Serang-Panimbang.

Potensi lainnya yaitu Kawasan PIK 2 seluas 6.600 hektare atau 10 persen dari luas Jakarta. Kawasan ini tengah dikembangkan menjadi destinasi hiburan dan wisata, kegiatan MICE, dan perumahan.

Managing Director PT Industri Pameran Nusantara (Agung Sedayu Group) Ryan Adrian mengatakan, PIK 2 merupakan kawasan perumahan yang kemudian berkembang menjadi daerah wisata. Berbeda dengan PIK 1 yang fokus pada konsep food market dan restoran.

Saat ini, pengembangan yang dilakukan meliputi pembangunan sekitar 100 ribu rumah, 25 ribu unit high rise residential, 11 ribu unit toko, hotel dan resort, area golf, venue NICE, SPIKE, Miami circuit untuk balapan, dan cruise international port.

"Pengembangan ini diharapkan menjadikan PIK 2 sebagai new mice and entertainment destination dan menjadi salah satu destinasi wisata internasional di masa depan," ungkapnya.

Potensi investasi lainnya adalah KEK edukasi, teknologi, dan kesehatan internasional di Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang. Pengembangannya mendapat dukungan langsung dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 Tahun 2024.

Luas mencapai 59,68 hektar, terdapat empat zona inti yang dibangun di KEK BSD, yaitu pendidikan, kesehatan, industri kreatif, riset digital dan pengembangan teknologi.

Head of Public Affairs Sinarmas Land Group, Boy Arno Muhamad, mengatakan pengembangan KEK BSD diharapkan menjadi kota pintar terpadu yang dilengkapi dengan teknologi canggih. Menurut dia, BSD telah terbukti berhasil membangun ekosistem, terutama pada bidang Pendidikan dan Teknologi Digital.

"Ke depan, BSD akan menjadi kawasan kesehatan dan biomedical bertaraf internasional sehingga kita tidak perlu lagi jauh dan belanja kesehatan dengan periksa atau berobat ke negara tetangga," ujar Boy.

Seiring dengan pengembangan KEK BSD, perlahan pertumbuhan penduduk di wilayah ini sudah semakin bertambah, mencapai sekitar 500 ribu jiwa. Boy menilai, BSD menjadi potensi investasi yang menjanjikan untuk masa depan, terutama dari segi pendidikan dan kesehatan.

Wednesday, September 11, 2024

harga TIket Pesawat Mahal Karena Harga Avtur Indonesia Paling Tinggi Sedunia

CEO AirAsia Tony Fernandes buka-bukaan soal biang kerok yang membuat harga tiket pesawat di Indonesia mahal. Ia mengatakan setidaknya ada tiga biang kerok utama. Pertama, harga avtur yang mahal.

Berdasarkan website PT Pertamina (Persero), harga avtur periode 1-30 September 2024 di Bandara Soekarno Hatta (CGK) tercatat sebesar Rp13.211,31 per liter.

"Bahan bakar di Indonesia lebih tinggi dibanding negara manapun atau tertinggi di dunia," ujarnya dalam bincang media di Hotel Fairmont

Belum lagi maskapai juga harus menghadapi fluktuasi nilai tukar rupiah. Apabila rupiah melemah, maka daya saing Indonesia juga ikut turun.

"Jadi banyak orang menyalahkan maskapai untuk tarif tiket. Kenyataannya kita harus membayar bahan bakar, kita harus menghadapi nilai tukar," pungkasnya.

Penyebab kedua adalah Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang berlipat baik untuk maskapai, turis, hingga pembelian suku cadang. Padahal maskapai, sambung Tony, telah berbicara dengan Kementerian Keuangan selama beberapa tahun untuk menghapus pajak impor suku cadang.

Ketiga, adanya kebijakan tarif batas atas dan bawah harga tiket pesawat. Menurutnya, kebijakan tersebut bukannya membuat harga tiket pesawat murah, tapi malah jadi mahal karena maskapai cenderung menggunakan tarif paling tinggi.

"Pembatasan justru membuat harga tiket menjadi lebih mahal. Jadi sebaiknya menghapus batas atas tarif," pungkasnya.

Mahalnya harga tiket pesawat Indonesia pernah disinggung Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. Menurutnya, harga tiket pesawat Indonesia menjadi termahal kedua di dunia, hanya kalah dari Brasil. Bahkan, di negara Asean harga tiket pesawat dalam negeri paling mahal.

"Dibandingkan dengan negara-negara ASEAN dan negara berpenduduk tinggi, harga tiket penerbangan Indonesia jadi yang termahal kedua setelah Brasil," ujar dia dalam unggahan di Instagram resmi.

Karenanya, Luhut menilai pemerintah harus mencari cara untuk menurunkan harga tiket pesawat dengan cara mengevaluasi komponen pembentuk harga.

Komponen pembentuk harga yang akan dievaluasi paling awal adalah Cost Per Block Hour (CBH) karena porsinya paling besar dalam membentuk tarif. Ia menilai perlu diidentifikasi kembali rincian pembentuknya.

"Kita juga merumuskan strategi untuk mengurangi nilai CBH tersebut, berdasarkan jenis pesawat dan layanan penerbangan," kata Luhut.

Selain itu, pemerintah juga berencana untuk mengakselerasi kebijakan pembebasan bea masuk dan pembukaan Lartas barang impor tertentu. Sebab, untuk kebutuhan penerbangan porsi perawatannya mencapai 16 persen.

Luhut juga akan mengevaluasi mekanisme pengenaan tarif berdasarkan sektor rute yang berimplikasi pada pengenaan dua kali tarif PPN, Iuran Wajib Jasa Raharja (IWJR), dan Passenger Service Charge (PSC), bagi penumpang yang melakukan transfer/ganti pesawat.

"Mekanisme perhitungan tarif perlu disesuaikan berdasarkan biaya operasional maskapai per jam terbang, yang akan berdampak signifikan mengurangi beban biaya pada tiket penerbangan," imbuhnya.

Evaluasi juga dilakukan pada kontribusi pendapatan kargo terhadap pemasukan perusahaan. Hal ini diharapkan bisa menjadi pertimbangan dalam menentukan harga Tarif Batas Atas.

Di samping itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengungkap pemerintah telah membentuk satuan tugas (satgas) penurunan harga tiket pesawat sebagai upaya menciptakan harga tiket yang lebih efisien di Indonesia.

Satgas tersebut terdiri dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, dan kementerian/lembaga (K/L) terkait lainnya. 

Wednesday, May 8, 2024

Sanur Bali Ditetapkan Sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Industri Kesehatan

 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur, Bali, ditargetkan beroperasi pada awal tahun 2024. Artinya, Indonesia akan memiliki fasilitas kesehatan kelas dunia.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama InJourney Dony Oskaria, usai mendampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo yang melakukan tinjauan ke KEK Kesehatan Sanur.

Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney bersama Menkomarves dan Wamen BUMN II meninjau progress pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur, Bali. InJourney menargetkan fasilitas kesehatan kelas dunia tersebut beroperasi pada tahun depan.

"Pengembangan KEK Kesehatan Sanur merupakan langkah transformasi strategis yang menciptakan berbagai nilai tambah dan ditargetkan beroperasi pada kuartal pertama tahun 2024. Dengan KEK Kesehatan Sanur ini, Indonesia akan memiliki pusat layanan kesehatan kelas dunia dan akan menjadi magnet pariwisata baru melalui konsep medical & wellness tourism," kata Dony Oskaria.

"Kami juga turut mendukung kegiatan AIPF yang akan digelar pada 5-6 September 2023 nanti dengan menampilkan showcase KEK Sanur. Kami berharap dalam ajang ini dapat menarik para investor untuk dapat bekerjasama dengan kami," sambung Dony.

Perlu diketahui, AIPF merupakan ajang penting untuk memperkuat hubungan bilateral antar negara. Hal ini menjadi momentum bagi Kementerian BUMN dan BUMN untuk menunjukkan komitmen dan peran strategis tidak hanya di dan untuk Indonesia namun juga isu strageis di negara ASEAN Indo Pacific.

Salah satu hal yang dibahas dalam ajang tersebut adalah creative economy, kemudian inisiatif strategis dan proyek-proyek untuk menjawab tantangan pemulihan industri pariwisata dan konsep kreatif experience economy khususnya di negara-negara ASEAN Indo Pacific.

Potensi Pariwisata Kesehatan

Dony menjelaskan sektor pariwisata kesehatan (medical & wellness tourism) adalah potensi baru yang dapat memberikan pelayanan kesehatan kelas dunia, sekaligus dapat menawarkan keindahan destinasi wisata.

'KEK Kesehatan Sanur ini merupakan salah satu bentuk diversifikasi ekonomi sesuai dengan arahan Presiden RI, Bapak Ir. Joko Widodo yang menyatakan bahwa ekonomi tidak bisa hanya tergantung pada satu sektor saja,” jelas Dony.

Melalui anak perusahaan InJourney yakni PT Hotel Indonesia Natour (HIN), sebagai Badan Usaha Pembangun dan Pengelola KEK Kesehatan Sanur yang ditetapkan oleh pemerintah, saat ini telah menyelesaikan pembangunan infrastruktur dasar kawasan.

Wilayah Bali kini telah resmi memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Seiring Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah menetapkan KEK Sanur.

Penetapan itu termaktub di dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 41 tahun 2022 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Sanur, yang diteken pada 1 November 2022.

Dengan demikian, Indonesia sekarang memiliki 19 KEK yang tersebar di berbagai wilayah.

Merujuk salinan beleid tersebut, tertulis pada Pasal 2 bahwa KEK Sanur memiliki luas lahan 41,26 hektar yang terletak di Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Provinsi Bali.

Lalu Pasal 5 menyebutkan, Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus menetapkan badan usaha pembangun dan pengelola KEK Sanur dalam jangka waktu paling lama 30 hari sejak Peraturan Pemerintah ini diundangkan.

Di dalam Pasal 6 juga menjelaskan bahwa badan usaha tersebut nantinya melakukan pembangunan sampai KEK Sanur siap beroperasi paling lama 36 bulan sejak Peraturan Pemerintah ini diundangkan.

Kesiapan beroperasi tersebut dituangkan dalam rencana aksi pembangunan KEK Sanur. Meliputi kesiapan prasarana dan sarana, sumber daya manusia, dan perangkat pengendalian administrasi.

Pengusulan pembentukan KEK Sanur dilakukan oleh PT Hotel Indonesia Natour sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan pada bidang kawasan ekonomi khusus.

Untuk diketahui, KEK Sanur dirancang untuk menjadi KEK Kesehatan dan Pariwisata dengan rencana bisnis fasilitas kesehatan berupa rumah sakit dan klinik, akomodasi hotel dan MICE, etnomedicinal botanic garden, serta commercial center.

Potensi Devisi Senilai 86 Triliun Di Sanur Bali

Persetujuan atas usulan KEK Sanur diharapkan akan terjadi penghematan devisa dan peningkatan ekonomi negara sekaligus peningkatan fasilitas kesehatan yang ada di Indonesia melalui transfer knowledge.

Selain itu, adanya pembangunan KEK Sanur diperkirakan mampu menyerap tenaga kerja dan menghadirkan investasi baru.

Pengembangan KEK Sanur diperkirakan memiliki nilai investasi sebesar Rp 10,2 triliun dengan target serapan tenaga kerja sebanyak 43.647 orang.

Pada tahun 2030, diharapkan sekitar 4 persen hingga 8 persen penduduk Indonesia yang sebelumnya berobat ke luar negeri menjadi berobat ke KEK Sanur, dengan total pasien sekitar 123.000 sampai 240.000 orang.

Hingga tahun 2045, harapannya total penghematan devisa yang dihasilkan mencapai Rp 86 triliun, dan total penambahan devisa pada periode yang sama mencapai Rp 19,6 triliun.

Monday, July 5, 2021

PHK Kembali Bayangi Nasib Pekerja Hotel dan Restoran

  Pengusaha hotel dan restoran berpotensi merumahkan pekerja mereka di era PPKM Darurat Jawa-Bali. Bahkan, tidak tertutup kemungkinan pemutusan hubungan kerja (PHK) akan terjadi bila kondisi 'besar pasak dari tiang' terus berlangsung. Besar pasak dari tiang yang dimaksud adalah tingginya biaya operasional yang harus dibayar pengusaha. Sementara di sisi lain, pendapatan menurun dampak pembatasan kegiatan bisnis hotel dan restoran.

"Semua ini (PPKM darurat) mengakibatkan operasional hotel dan restoran menurun yang dampaknya merumahkan karyawan dan bisa berakhir PHK," imbuh Ketua Perhimpunan Restoran dan Hotel Indonesia (PHRI) DKI Jakarta Sutrisno Iwanto dalam diskusi virtual, Senin (5/7).

Diketahui, sektor usaha restoran tidak diizinkan menerima pengunjung untuk makan dan minum di tempat (dine in). Operasional restoran terbatas pada layanan pesan antar (delivery) dan take away. Larangan yang tertuang dalam PPKM Darurat Jawa-Bali 3-20 Juli 2021 ini berlaku di seluruh restoran, kafe, lapak jajanan, baik yang berada di pusat perbelanjaan atau mal maupun yang berdiri sendiri (di luar mal).

Wakil Ketua Bidang Restoran PHRI DKI Jakarta Rully Rifai mengaku sangat berharap pada bantuan pemerintah. "Melihat aturan PPKM Darurat, restoran ya di-lockdown," ujarnya lirih. Masalahnya, pengusaha tetap terbebani dengan biaya sewa tempat, biaya gaji karyawan, biaya listrik, dan lain sebagainya. "Yang pasti, kami merumahkan karyawan. Seumpamanya berlanjut pun, (mungkin) akan ada PHK ya," jelasnya memperingatkan.

Sebab, menurut Rully, bisnis restoran tidak bisa bergantung hanya dari layanan pesan antar dan take away. Terlebih, pengusaha restoran harus bersaing dengan banyaknya usaha rumahan yang menjual makanan dan minuman secara online.

Untuk menghindari gelombang PHK besar-besaran di sektor hotel dan restoran, Iwan merekomendasikan sejumlah usul, mulai dari keringanan listrik hingga bantuan untuk pekerja yang terpaksa dirumahkan. Untuk keringanan biaya listrik, lanjut Iwan, pengusaha membutuhkan subsidi 30-50 persen. Kemudian, pengurangan biaya air dan tanah (sewa tempat).

Di bidang ketenagakerjaan, ia menyarankan pemerintah menerapkan aturan yang memberlakukan unpaid leave atau cuti tanpa bayaran, pekerja multi-tasking, dan pengalihan perjanjian tenaga kerja waktu tertentu menjadi tenaga kerja harian (casual).

"Lalu, subsidi gaji karyawan hotel dan restoran yang terdampak PPKM Darurat, termasuk bansos tunai (BLT) bagi karyawan yang dirumahkan," ungkap Iwan.

Thursday, April 8, 2021

3.000 Karyawan Di PHK Di Bali Akibat Pandemi COVID

 Dinas Pariwisata Provinsi Bali mencatat 3.000 pekerja di Pulau Dewata menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat krisis ekonomi yang ditimbulkan oleh pandemi virus corona atau covid-19.

"Ada 3.000 yang di-PHK, angka pengangguran Bali menjadi meningkat, yang biasanya pengangguran Bali paling rendah secara nasional, sekarang posisi ke-18," ujar Kepala Dinas Pariwisata Bali I Putu Astawa di acara Bali Economic and Investment Forum 2021, Kamis (8/4).

Tingginya jumlah PHK membuat jumlah pengangguran meningkat di Pulau Dewata. Aswata mencatat tingkat pengangguran di Bali biasanya hanya berada di kisaran 1,2 persen sampai 1,3 persen.

Tingkat itu merupakan kondisi normal sebelum pandemi covid-19. Dengan tingkat pengangguran serendah itu, biasanya Bali menjadi provinsi yang terbilang sukses menekan pengangguran di tingkat nasional.

Tapi, pandemi covid-19 yang membuat mobilitas dan aktivitas terhenti memunculkan PHK dan mengerek tingkat pengangguran. Saat ini, tingkat pengangguran Bali mencapai kisaran 5,63 persen.

"Ini fakta sejarah yang sebelumnya belum pernah terjadi. Ini karena 54 persen kontribusi PDRB Bali ditopang oleh sektor pariwisata," ucapnya.

Tak cuma PHK dan pengangguran, tingkat pertumbuhan ekonomi juga terkontaksi mencapai minus 9,31 persen secara tahunan pada 2020. Begitu juga dengan tingkat kemiskinan yang naik menjadi 4,5 persen.

Saturday, August 29, 2020

Bandara Internasional Yogyakarta Mampu Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Hingga Dua Digit

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta mengungkapkan bahwa keberadaan Bandara Internasional Yogyakarta mampu membangkitkan industri hotel dan restoran di wilayah itu.

"Bandara Internasional Yogyakarta menjadi salah satu pemicu tumbuhnya bisnis perhotelan dan restoran di wilayah Kulon Progo, seiring dengan makin beragamnya fasilitas dan layanan yang dapat menjadi pilihan masyarakat," kata Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo Joko Mursito di Kulon Progo, Sabtu.

Ia mengatakan, salah satu persoalan sektor pariwisata di Kulon Progo adalah lama tinggal wisatawan yang masih minim atau idak lebih dari satu hari, sehingga dirasa kurang mendongkrak perekonomian masyarakat.

"Dengan demikian, persoalan lama tinggal (long stay) mulai  dapat teratasi, karena dengan fasilitas yang baik akan membuat wisatawan lebih betah tinggal lebih lama," kata Joko Mursito.

Selain itu, lanjut Joko Mursito keberadaan Bandara Internasional Yogyakarta para turis  juga  dapat memanfaatkan potensi lokal sebagai destinasi wisata di Kulon Progo.

Pertumbuhan objek wisata berbasis kemandirian masyarakat berkembang pesat, sedikitnya ada 30 objek wisata, selain objek wisata yang dikelola oleh pemkab. Pertumbuhan objek wisata ini diharapkan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat dan mengurangi angka pengangguran di wilayah ini.

"Namun demikian, masih banyak destinasi wisata yang harus berbenah dengan bertambahnya volume dan intensitas kunjungan," katanya.

Ia mengatakan khusus di Pantai Glagah, ada penambahan aksen daya tarik karena saat ini sudah mulai banyak wisatawan yang datang ke Glagah untuk melihat pesawat "landing" maupun "take off".

Dinas Pariwisata koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulon Progo menyiapkan pelebaran dan perbaikan jalan dari Pasar Plono menuju Nglinggo dan tembus D'Loano.

"Tahun 2021, ada pembangunan Plaza Kuliner di Glagah dan penambahan sarana dan prasarana  pendukung protokol kesehatan," katanya.

Selain itu, Dinas Pariwisata juga menyiapkan sumber daya manusia bidang pariwisata supaya lebih profesional dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan yang berkunjung ke Kulon Progo.

Untuk itu, Dinas Pariwisata memberikan pelatihan untuk pengelola destinasi wisata dan usaha jasa pariwisata agar paham penerapan protokol kesehatan. Selanjutnya, membangun sinergi antara pemerintah, swasta dan masyarakat.

"Kami juga merangsang kreativitas pengelola agar ada penguatan dan ikon di masing-masing destinasi wisata. Sehingga ke depan menu kunjungan lebih variatif dan inovatif," katanya.

Bupati Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarya, Sutedjo memperkirakan pengoperasian Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) mampu mendongkrak pertumbuhan bisnis dan ekonomi di wilayah ini hingga di atas dua digit.

Sutedjo di Kulon Progo, Sabtu, mengatakan sebelum 2018 pertumbuhan ekonomi di Kulon Progo berkisar antara 4 persen hingga 5,2 persen, tapi dengan adanya Bandara Internasional Yogyakarta bisa tumbuh menjadi 11,3 persen pada 2018 atau di atas DIY yang pertumbuhannya sebesar 7 persen.

Selanjutnya, pada 2019 pertumbuhan ekonomi sebesar 10,83 persen, sedangkan pada masa pandemi COVID-19 ini tetap pada pertumbuhan ekonomi yang mengarah positif.

"Kabupaten Kulon Progo sebelumnya tercatat sebagai daerah angka kemiskinannya lebih tinggi dari lima kabupaten/kota di DIY. Namun sejak 2018, Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Kulon Progo yang berada di atas dua digit atau tertinggi di DIY," kata Sutedjo.

Ia menjelaskan pada awal pemerintah pusat menetapkan Kabupaten Kulon Progo sebagai lokasi pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta, banyak penolakan warga yang tidak merelakan lahannya untuk pembangunan bandara. Namun setelah dilihat dalam perkembangannya, banyak dampak positif yang didapat oleh masyarakat.

Meski begitu, Pemkab Kulon Progo memiliki pekerjaan berat dalam mendorong masyarakat untuk memanfaatkan peluang usaha atas pengoperasian  Bandara Internasional Yogyakarta. Masyarakat harus mampu menangkap peluang adanya bandara untuk berusaha sesuai kemampuan dan potensi lokal.

Ia berharap masyarakat jangan hanya menjadi penonton, namun dengan harus mampu menangkap peluang usaha.

"Kami selalu mengajak dan mengingatkan masyarakat Kulon Progo memanfaatkan Bandara Internasional Yogyakarta sebagai potensi untuk menangkap peluang di semua sektor sesuai kemampuan. Jangan jadi penonton," katanya.

Kabag Perekonomian Setda Kulon Progo Adnan Widodo memproyeksikan pertumbuhan ekonomi wilayah ini pada masa pandemi COVID-19 masih positif berkisar di atas 3 persen meski di DIY pada triwulan pertama minus 0,17 persen.

Ia mengatakan asumsi pertumbuhan ekonomi di atas 30 persen, yakni pada 2019 pertumbuhan ekonomi DIY sebesar 7,51 persen, sedangkan di Kulon Progo mencapai 10,84 persen, sedangkan pada triwulan pertama di DIY minus 0,17 persen atau turun 7,68 persen.

Ia mengatakan penurunan pertumbuhan ekonomi pada masa pandemi COVID-19 ini disebabkan berhentinya pembangunan infrastruktur dalam mega proyek di Kulon Progo, seperti perhotelan hingga pembangunan jalur kereta bandara, serta proyek infrastruktur daerah yang anggarannya terkena refocusing untuk penanganan COVID-19.

"Pada triwulan ketiga III 2020 proyek infrastruktur mulai berjalan kembali. Kami berharap mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Kulon Progo supaya tidak minus," katanya.

Adnan juga mengatakan pertumbuhan ekonomi Kulon Progo bisa diproyeksikan positif dengan meningkatkan daya beli masyarakat. Program bantuan sosial tunai (BST), bantuan pangan non tunai (BPNT), hingga bantuan sosial lainnya dapat mempertahankan daya beli masyarakat pada masa pandemi COVID-19.

"Kami optimistis berbagai program bantuan sosial dari pemerintah pusat hingga kabupaten dapat menstabilkan daya beli masyarakat, sehingga pertumbuhan ekonomi dapat positif, begitu juga laju inflasi dapat dikendalikan," katanya.

Namun, beroperasinya Bandara Internasional Yogyakarta belum sepenuhnya mampu memulihkan pertumbuhan pada sektor jasa transportasi.

"Meskipun jumlah penumpang  atau pengguna jasa penerbangan di Bandara Internasional Yogyakarta sudah terjadi lonjakan, namun belum mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi, karena jasa transportasi belum berkembang sesuai harapan," katanya.

Thursday, November 29, 2018

Pantai Di Anyer Kini Habis Dikuasai Oleh Swasta Dengan Sewa Hanya Rp. 500 Juta Per Tahun

Pantai Anyer, Serang dengan panjang sekitar 25 kilometer sampai perbatasan Carita, Pandeglang mayoritas dikuasi oleh perorangan dan swasta. Publik tidak diberikan akses pantai kecuali membayar.

Bahwa tidak ada akses pantai bagi publik ini sudah diakui oleh Pemkab Serang. Selain dikuasasi oleh korporasi perhotelan, pemilik lahan sepanjang pantai Anyer sampai Cinangka juga ada yang dimiliki perorang, termasuk para pemilik modal dari Jakarta.

Bahkan, pengelola perorangan seperti di Pantai, bercerita bahwa yang ia kelola adalah hasil sewa dari perorangan dan korporasi hotel. Pertahun, untuk sewa Pantai Sambolo 1 disewa Rp 500 juta dari Hotel Patra Jasa. Sambolo 2 disewa dari pemilik lahan asal Jakarta Rp 465 juta.

"Sistemnya sewa, kontrak pertahun kalau tidak salah hampir Rp 500 juta," kata Yepi pengelola Pantai Sambolo saat berbincang. Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Serang Tahyudin mengatakan, penguasaan Pantai Anyer terjadi sejak Banten masih bagian dari Provinsi Jawa Barat. Selain dikuasi hotel, ada salah satu perorangan pemilik pantai seperti seseorang bernama Haji Royani.

Pemkab, tuturnya mengetahui persoalan penguasan pantai oleh perorangan dan swasta ini. Meski ada keinginan untuk membuka pantai secara gratis untuk publik, tapi harga tanah di sana sudah kadung terlalu mahal. "Kita punya keinginan tapi kan mahal, karena sudah dikuasi pengusaha yang punya modal, mainnya tinggi," ujarnya. 

Sistem sewa pantai ini terjadi hampir di semua Anyer di luar pantai yang sudah dimiliki oleh perhotelan. Makanya, setiap wisatawan yang datang, akan dikenakan biaya tiket masuk dari Rp 75 ribu untuk mobil sampai Rp 800 ribu untuk bus. Pengelolaan perorangan seperti ini, menurut Yepi juga mendapatkan saingan dari pantai yang sudah dikuasai oleh perhotelan. Hotel juga menarik wisatawan yang hanya sekedar ingin menikmati pantai untuk satu-dua jam.

"Pantai kan ada di belakang hotel, itu dikuasai hotel, semuanya (penguasaan) oleh swasta dan perorangan, dari mulai Anyer swasta atau perorangan. Nggak kurang 90 hotel dikuasai perusahaan,"paparnya. Adanya tarif masuk pantai di Anyer ditengarai karena pantai jadi milik perorangan dan swasta. Sewa per tahunnya pun tak murah.

Pengelola Pantai Sambolo di Anyer, Yepi mengatakan bahwa harga sewa pantai yang dikelola perorangan bisa sampai ratusan juta. Dua pantai yang dia kelola saja, Sambolo 1 disewanya dari Hotel Patra Jasa sebesar Rp 500 juta. Dan Sambolo 2 disewa dari pemilik perorangan asal Jakarta sebesar Rp 465 juta setiap tahun.

"Sistemnya sewa, kontrak per tahun kalau tidak salah hampir Rp 500 juta," kata Yepi saat berbincang , Serang, Banten, Rabu (28/11/2018). Menurutnya, pantai di sepanjang Anyer tidak bisa seperti daerah lain yang bisa diakses publik. Kebanyakan, pengelola pantai di kawasan ini menyewa baik pada pemilik perorangan maupun perusahaan. "Pantai terbuka aja, untuk umum. Kita nggak ada penginapan, kita hanya sewa lesehan dan pondokan," ujarnya.

Karena sistem sewa itu kemudian pengelola memberi tarif masuk bagi wisatawan yang ingin menikmati pantai. Harganya pun relatif sama dari pantai-pantai yang dikelola perorangan. Untuk wisatawan yang menggunakan motor dikenai tarif Rp 20 ribu, mobil Rp 75 ribu, bus Rp 800 ribu.

"Ada saung yang kita sewakan Rp 80 ribu, itu tidak dibatasi waktunya," ujarnya. Kini traveler tidak bisa menikmati Pantai Anyer secara gratis. Apa alasannya? Meski memiliki garis pantai yang cukup panjang, hampir tak ada pantai yang bisa diakses publik secara gratis di kawasan Anyer, Kabupaten Serang. Pantai hanya bisa diakses melalui hotel atau yang sudah dikelola perorangan.

Jika memasuki kawasan Anyer sampai pantai Carita di Pandeglang, akses pantaidi daerah ini memang ditutupi oleh hotel. Sekalinya ada pantai yang terbuka, itu pun sudah dikelola oleh perorangan dengan tarif masuk Rp 25 ribu sampai Rp 800 ribu bagi kendaraan bus.

Izin pendirian bagunan hotel atau resort di pinggir pantai ini ditenggarai sudah berlangsung sejak belum berdirinya provinsi Banten. Belum ada Perda khusus juga agar ada pantai yang bisa diakses publik secara gratis. "Saya sendiri nggak jelas, nggak tahu. Jaman Jawa Barat, bukan jaman Banten," kata Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Serang Tahyudin .

Kondisi bangunan yang bersentuhan dengan pantai ini juga diakui berbeda dengan pantai daerah lain. Pihak pemilik juga memiliki izin bangunan yang langsung bersentuhan dengan pantai. Tapi, menurutnya bisa saja pemerintah membuka akses pantai gratis untuk publik. Misalkan melalui pemindahan hotel yang berdiri di pinggir pantai. Sayangnya, pemerintah harus menyediakan anggaran yang besar.

"Kalau pemerintah punya duit banyak, dibongkar semua dipindahkan. Tapi pakai duit siapa pengganti tanahnya, bangunannya. Mesti dipertimbangkan semua, itu punya orang, kita nggak menyiapkan apa-apa," katanya. Pantai sepanjang Anyer di Kabupaten Serang banyak dikelola oleh swasta dan perorangan. Tak ada lagi pantai gratis yang bisa dimasuki oleh masyarakat umum.

Pantai di Kecamatan Anyer sampai Cinangka, banyak berdiri hotel dan cottage-cottage yang dibangun dekat bibir pantai. Pantai ini kebanyakan milik swasta dan dipagari sepanjang akses masuk.

Sedangkan pantai yang dikelola perorangan, seperti di Pantai Florida, Anyer, atau Pantai Pasir Putih. Akses masuk ke pantai ini banyak yang diportal dan ditenggarai dikelola perorangan. Di pantai seperti ini, pengelola menyediakan gubuk-gubuk untuk wisatawan.

Warga setempat, Fauzi mengatakan pantai di Anyer memang dikelola perorangan dan swasta. Setiap wisatawan yang masuk ke pantai, dikenakan tarif bervariasi.  "Ada yang dikelola warga, kelompok masyarakat atau pemilik lahan yang bukan orang situ, ada yang dari Jakarta juga. Tapi rata-rata bukan warga setempat," kata Fauzi di Anyer, Serang, Banten. Di Pantai Florida dan Anyer misalkan, dikenakan tarif Rp 25 ribu untuk pengunjung yang membawa motor. Juga di Pantai Sambolo, wisatawan dari luar dikenakan tarif Rp 20 ribu sekali berkunjung.

Salah satu pengelola di pantai Anyer mengatakan, tarif sebesar itu digunakan untuk pengunjung baik di hari kerja maupun saat libur. Tarif ini digunakan untuk sekali datang dengan parkir kendaraan motor.  "Itu untuk semua pengunjung, mau sampai sore atau malam terserah," kata pengelola yang tak ingin disebut namanya. Sedangkan untuk pengendara mobil tarifnya Rp 75 ribu. Untuk kendaraan lebih besar seperti bus tarif masuk Rp 800 ribu.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Serang Tahyudin membenarkan bahwa tak ada pantai gratis untuk umum di Anyer. Kebanyakan pantai di sana, dikelola secara privat oleh perorangan dan swasta.  "Nggak ada yang milik publik, perusahaan semua. Nggak ada tanah pemerintahan, itu milik hotel dan perorangan," kata Tahyudin. Pemerintah Kabupaten Serang membenarkan bahwa tak ada pantai di sepanjang Anyer-Cinangka yang gratis dan bisa diakses publik. Mayoritas, pantai dikuasai swasta.

Akibatnya, akses ke pantai ditutupi pagar oleh pemilik hotel. Atau, jika pantai yang dikuasi perorangan, pengelola menutupnya menggunakan portal. Wisatawan yang akan menikmati bibir pantai pun dikenakan tarif untuk sekali datang.  "Nggak ada yang gratis. Nggak ada yang milik publik, perusahaan semua," kata Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Serang Tahyudin.

Bahkan, Tahyudin menuturkan, hotel yang berdiri persis di pinggir laut menguasai sebagian besar pantai di Anyer. Itulah kenapa wisatawan yang berkunjung harus keluar uang.  "Pantai kan ada di belakang hotel, itu dikuasai hotel, Semuanya (penguasaan) oleh swasta dan perorangan. Dari mulai Anyer swasta atau perorangan. Nggak kurang 90 hotel dikuasai perusahaan," ujarnya.

Setahu dirinya, Pemkab Serang memang tidak memiliki satu pun aset pantai yang bisa dibuka untuk umum. Pemerintah kesulitan jika harus menyediakan pantai gratis untuk publik.  "Kita sudah kadung hotel (dibangun) di pinggir pantai, jadi pantai tidak dinikmati oleh publik. Ini publik mau ke pantai mesti ke hotel, parkir ke hotel, Jadi nggak ada yang gratis," katanya

Friday, December 29, 2017

Millenial Habiskan Uang Buat Jalan Jalan dan Makan

Riset Inventures Indonesia melansir, masyarakat semakin senang membelanjakan uang mereka untuk jalan-jalan. Toh, akses masyarakat untuk mendapatkan fasilitas jalan-jalan lebih mudah dan murah.Managing Partner Inventures Indonesia Yuswohady mengatakan, kondisi ini disebabkan lantaran banyak pelaku usaha yang berlomba-lomba menawarkan jasa melancong dengan tarif yang lebih kompetitif.

Kondisi ini memungkinkan masyarakat untuk bisa merasakan jalan-jalan dengan konsep low cost tourism (biaya murah). Fenomena ini juga mementahkan anggapan bahwa jalan-jalan selalu dikaitkan sebagai aktivitas orang kaya semata.

“Saya lebih senang ini disebut sebagai 'Traveloka Effect', di mana hotel terbilang lebih murah, penerbangan bisa murah, dan semuanya dilakukan secara digital. Sudah gampang dan murah,” ujarnya. Secara lebih rinci, ia melanjutkan, fenomena low cost tourism ini dapat dilihat dari beberapa indikator. Yang pertama, tingat okupansi budget hotel semakin meningkat dari kisaran 10 hingga 20 persen di 2013 lalu hingga melampaui angka 40 persen di tahun ini.

Selain itu, sebagian besar pemesanan tiket kini dilakukan melalui aplikasi. Sebanyak 65,77 persen pelancong memesan tiket hotel melalui aplikasi, sedangkan 18,81 persen pelancong lain yang memesan langsung ke hotel dan 17,31 persen pelancong memesan melalui agen wisata.

Adapun, sebagian besar responden enggan menggunakan agen travel karena dianggap terlalu mahal. “Kalau memang dari sisi suplai sudah begitu mengakomodasi orang untuk melancong dengan mudah, maka ini bisa mendorong permintaan konsumen yang lebih tinggi lagi,” ucapnya.

Tentu saja, fenomena low cost tourism ini tidak bisa berjalan tanpa ada permintaan masyarakat yang juga tinggi. Ia menuturkan, tren permintaan akan barang dan jasa demi kepuasan diri (leisure economy) akan terus melonjak seiring kenaikan pendapatan per kapita masyarakat. Ketika pendapatan meningkat, maka masyarakat sudah memenuhi kebutuhan dasarnya (basic needs) dan mulai beralih ke kebutuhan sekunder, seperti leisure. Menurut dia, fenomena ini tak hanya terjadi di Indonesia, namun sebagian besar negara-negara yang masuk menjadi negara berpendapatan menengah (middle income countries) juga mengalami pergeseran kebutuhan yang serupa.

“Kebutuhan dasar mereka saat ini bukan lagi soal rumah yang muluk-muluk, menuntut harus punya kendaraan seperti apa, dan lainnya. Tapi mereka ini sebetulnya ingin punya experience, seperti makan di luar, nonton konser, sampai liburan. Dari sisi suplai sudah mendukung, permintaan juga tinggi, saya yakin tren ini akan terus berkesinambungan,” pungkasnya

Riset Inventures Indonesia melansir, ada 64 persen generasi millenials yang meluangkan waktu dan biaya untuk makan di restoran setidaknya satu kali dalam sebulan. Bahkan, 30 persen millenials di antaranya menyambangi restoran hingga lima dalam sebulan. Millenials merogoh kocek paling sedikit Rp50 ribu - Rp100 ribu untuk satu kali makan di restoran. Apalagi, aktivitasnya tak sekadar makan. Inventures menyebut 83 persen respondennya yang merupakan millenials bahkan pergi ke restoran untuk bersosialisasi.

Sementara, 48 persen responden mengaku sekadar menghabiskan waktu luang dan 24 persen responden lainnya hanya ingin berfoto mengambil gambar-gambar bagus. Managing Partner Inventures Yuswohady menuturkan, fenomena ini muncul sebagai imbas perubahan pola kebutuhan masyarakat dari kebutuhan dasar (basic needs) menjadi kebutuhan mengisi waktu senggang (leisure needs).

Saat ini, populasi masyarakat di kelas berpendapatan menengah kian menanjak dan sebagian besar kebutuhan dasarnya sudah terpenuhi. Sehingga, mereka memilih mengeluarkan pendapatannya untuk kebutuhan yang bersifat sekunder.

“Apalagi, untuk generasi millenials, basic needs mereka sudah terpenuhi. Paling mudah, rumah sudah ada. Jadi, generasi millenials sebenarnya sudah enak dari dulu. Kondisi ini sangat berbeda dengan Generasi X, di mana untuk sekolah saja susah, rumah masih di kampung. Saat ini, masyarakat urban, kebutuhannya meningkat dan bergerak ke arah experience(pengalaman),” ujarnya

Lebih lanjut Yuswohady mengatakan, tren leisure economy ini sebetulnya sudah tercermin dari data Badan Pusat Statistik (BPS). Di kuartal II 2015, pertumbuhan konsumsi leisure needs secara tahunan (year on year) ada di kisaran 4 persen. Namun, dua tahun berikutnya, pertumbuhannya melesat mendekati angka 6 persen. Jangan heran kalau kebiasaan masyarakat untuk makan di luar (dine out) semakin menjadi.

Meski demikian, kondisi ini disebut tidak hanya melanda Indonesia. Hampir sebagian besar negara-negara yang masuk golongan kelas menengah juga mengalami kondisi yang sama. “Dan, saya kira ini pun bukan tren sesaat, karena memang sejak 2010 lalu, di mana Indonesia sudah menembus Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita sebesar US$3 ribu. Itu trennya sudah mulai. Di seluruh dunia, dine out ini merupakan tren global,” paparnya.

Tak cuma untuk makan-makan, pengeluaran millenials juga habis untuk kegiatan leisurelainnya, seperti menonton konser dan penggunaan internet. Berdasarkan riset tersebut, 90 persen millenials setidaknya menonton konser satu-tiga kali dalam tiga tahun. Sementara, untuk penggunaan ponsel pintar, millenials menghabiskan waktu rata-rata 1,82 jam dalam satu hari.

Melihat kondisi ini, Yuswohady menyarankan, pelaku usaha untuk menangkap peluang tersebut. Pelaku usaha diminta mengubah produksi barang dan jasa dari yang bersifat kegunaan (utility) menjadi pengalaman dan interaksi antar manusia (connection).Ambil contoh, kedai kopi yang tadinya hanya menyediakan jenis minuman kopi, harus mulai bergerak menciptakan suasana menarik dan membuat konsumennya merasa istimewa.

“Saat ke kedai kopi, misalnya, orang ke sana kan tidak sekadar ngopi, tapi juga buat foto-foto dan dibagikan di media sosial. Di sini, mereka tergugah untuk mendapatkan pengakuan dari orang lain, bisa dilihat dari likes di instagram, misalnya. Nah, intinya, nilai barang dan jasa yang ditawarkan harus bisa bergerak dari utility value ke arah experience dan connection value,” pungkasnya

Monday, December 25, 2017

Erupsi Gunung Agung Timbulkan Kerugian Ekonomi Rp 11 Triliun

Peningkatan status awas Gunung Agung di Bali berdampak pada menurunnya aktivitas pariwisata di Pulau Dewata sehingga menimbulkan kerugian ekonomi mencapai Rp11 triliun.

Kepala Pusat dan Informasi Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan, kerugian ekonomi terbesar terjadi pada sektor pariwisata dan turunannya. "Kerugian Rp11 triliun itu sejak berstatus awas pada 22 September 2017. Kerugian ekonomi ini terbesar dari sektor pariwisata dan turunannya," katanya seperti dikutip dari Antara.

Berdasarkan pernyataan Menteri Pariwisata Arief Yahya, kerugian dari sektor pariwisata mencapai Rp9 triliun sejak peningkatan status awas pertama pada September hingga Desember 2017. Sedangkan, kerugian sebanyak Rp2 triliun pada periode yang sama disebabkan karena kredit macet yang dialami masyarakat Karang Asem karena tidak bisa bekerja dan harus berada di pengungsian.

Tak hanya itu, sejumlah maskapai asing terutama dari China menunda penerbangan hingga Januari 2018. "Ini alasan pimpinan daerah meminta Otoritas Jasa Keuangan membantu menyesuaikan kembali waktu pembayaran kredit masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Agung," ujar dia. Untuk mengatasi kondisi ini, menurut Sutopo, Presiden rencananya akan memimpin rapat terbatas bersama Wakil Presiden malam ini di Sanur, Bali.

Status Gunung Agung Sutopo mengatakan, status Gunung Agung masih sama yakni awas (level IV) untuk radius delapan hingga 10 kilometer dari puncak gunung. Selebihnya, Bali tetap aman untuk dikunjungi. Aktivitas gunung berapi yang memiliki ketinggian 3.142 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu diperkirakan tetap aktif selama Desember 2017 hingga 2018, sama seperti Gunung Sinabung di Sumatera Utara. Saat ini lava telah naik mengisi mangkok kawah, dengan material vulkanik mencapai 20 juta meter kubik (m3). Meski demikian, menurut dia, letusan kali ini tidak akan sebesar 1963.

Adapun, jumlah pengungsi hingga saat ini mencapai 72.114 orang yang tersebar di 240 titik pengungsian. Kadek Astuti (40) akhirnya memutuskan untuk membuka kembali tokonya yang terletak di sekitar Jalan Legian, Bali. Ia sempat menutup tokonya sekitar dua minggu, akibat sepinya pengunjung usai erupsi Gunung Agung dengan intensitas tinggi yang membuat Bandara Ngurah Rai sempat tutup. 

Sebelum benar-benar membuka toko, Kadek memulai ritualnya terlebih dahulu. Ia menciratkan air ke sejumlah toko, sambil memanjatkan doa, berharap tokonya kali ini mendapat penglaris. Momentum natal dan tahun baru menjadi harapannya untuk menjumput rezeki. "Saya baru buka toko, kemarin ditutup lama. Sepi juga pengunjungnya, dan kebetulan juga ada acara," ungkap Kadek saat berbincang.

Kadek mengaku menaruh harapan pada momenum Natal dan Tahun Baru yang biasanya membuat Bali berjubel pengunjung. Pasalnya, sejak erupsi Gunung Agung terjadi pada bulan lalu, Bali mendadak sepi pengunjung. Terlebih, setelah Bandara Ngurah Rai sempat ditutup dan adanya status tanggap darurat.  "Kemarin-kemarin sepi sekali, pembeli nyaris tidak ada. Ini kelihatannya sudah mulai ramai, mudah-mudahan ada rezekinya," ungkap dia.

Dalam satu hari, Kadek mengaku biasanya mendapatkan pendapatan kotor dari berjualan pernak-pernik sekitar Rp2 juta. Namun, kala Erupsi Gunung Agung melanda, pendapatannya tak menentu, bahkan pernah sama sekali tak ada pendapatan kendati tokonya buka.  Berbeda dengan Kadek yang sempat memilih menutup tokonya, Anis Mahdi (28), yang juga memiliki toko di Jalan Legian memutuskan terus membuka toko. Ia masih berharap ada pengunjung yang masih mampir ke tokonya, kendati Bali tak seramai biasanya.

"Tiap hari buka, ya siapa tahu ada yang mampir. Sepi sekali memang kemarin-kemarin, tapi sejak beberapa hari ini sudah mulai terlihat ramai," terang dia.  Anis mengaku sebelum erupsi Gunung Agung terjadi, pendapatan kotornya usaha aksesorisnya mencapai sekitar Rp3 juta. Namun, sejak erupsi, pendapatannya turun drastis. Dalam satu hari, Ia mengaku terkadang hanya memperoleh Rp100 ribu hingga Rp300 ribu.

"Tapi sudah beberapa hari terakhir ini, Bali mulai ramai karena sudah mau masuk musim liburan juga. Sekarang bisa dapat sekitar Rp1,5 juta," ungkap dia.  Momentum natal dan tahun baru, juga menjadi harapan Anis untuk meraup untung. Biasanya, menurut dia, pendapatan kala libur natal dan tahun baru, meningkat cukup signikan.

"Mudah-mudahan sih membaik, apalagi tanggap darurat juga sudah dicabut, wisatawan kembali banyak yang ke sini. Bisanya memang paling ramai itu setelah natal menuju tahun baru," harap dia.  Sementara itu, Made yang berprofesi sebagai supir rental mobil mengaku tak lagi mengantar penumpang setiap hari sejak Bali bersatus awas. Bali, menurut Made, mendadak sepi.

Namun, Made melihat Bali beberapa hari ini mulai ramai, seiring mulai masuknya musim libur Natal dan Tahun Baru. Jalan-jalan mulai macet, kendati belum separah tahun-tahun sebelumnya.  "Sudah mulai terlihat ramai, tapi biasanya memang lebih ramai setelah natal," ungkap dia.  Berdasarkan perkiraan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, kerugian yang dialami Bali sejak Gunung Agung berstatus awas pada 22 September 2017 mencapai Rp11 triliun.

Kerugian tersebut terutama berasal dari sektor pariwisata yang mencapai Rp9 triliun. Adapun sisanya, merupakan kerugian dalam bentuk kredit macet yang dialami masyarakat Karangasem. Kendati Gunung Agung masih berstatus awas, pemerintah memutuskan untuk mencabut status tanggap darurat bencana Gunung Agung pada Jumat (22/12). Pencabutan status tersebut, ditempuh pemerintah guna meningkatkan kembali pariwisata Bali yang lesu akibat erupsi Gunung Agung.

Presiden Joko Widodo bahkan secara langsung datang ke Bali dan menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri guna memastikan kondisi Bali. Kedatangan Jokowi, juga dilakukan guna memberikan pesan kepada dunia bahwa Bali aman sebagai tempat wisata kendati Gunung Agung masih mengalami erupsi.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menyebut, travel warning ke Bali dari sejumlah negara disebabkan oleh adanya status tanggap darurat. Ia pun optimis dengan dicabutnya status tanggap darurat bakal membuat sejumlah negara tersebut mencabut travel warning-nya. Dengan demikian, diharapkan luhut, wisatawan asing pun akan kembali berkunjung ke Bali. Pulihnya pariwisata pun menurut Luhut akan ikut memulihkan ekonomi Bali.

"Ekonomi Bali akan rebound sendiri dengan itu, saya tidak ambil pusing," terang Luhut. Status tanggap darurat tak lantas memberi kepastian terhadap status awas Gunung Agung. Hingga kini, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) belum dapat memastikan kapan status awas akan berakhir. Bahkan, usai pencabutan status tanggap darurat, Gunung Agung masih mengalami beberapa kali erupsi kecil

Pemerintah menyebut ekonomi Bali bakal segera bangkit tanpa perlu adanya insentif khusus dari pemerintah. Ekonomi Bali saat ini tengah mengalami penurunan akibat erupsi Gunung Agung yang belum berakhir. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menuturkan, ekonomi Bali akan bangkit dengan sendirinya tanpa perlu bantuan khusus dari pemerintah. Kendati demikian, pemerintah akan memastikan pariwisata Bali segera kembali hidup dengan memastikan kepada dunia, Bali aman sebagai tempat wisata.

"Ekonomi Bali akan rebound sendiri dengan itu, saya tidak ambil pusing," ujar Luhut di Karangasem, Bali, Jumat (23/12). Ekonomi Bali, menurut Luhut akan pulih sendiri seiring dengan pulihnya pariwisata di pulau ini. Untuk itu, menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan pencabutan status tanggap darurat.

Pencabutan status tanggap darurat, menurut dia, perlu dilakukan untuk memperbaiki citra Bali sebagai tempat pariwisata yang aman. Adanya status tanggap darurat, membuat sejumlah negara akhirnya mengeluarkan larangan perjalanan (travel warning) ke Bali bagi warga negaranya.

"Kalau status tanggap darurat diambil, maka advisory travel warning (larangan perjalanan) ke Bali yang dikeluarkan beberapa negara bakal dicabut. Kalau kita masih bilang tanggap darurat, berarti Bali bahaya," ungkap dia. Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku pemerintah pusat kini terus memantau kebutuhan penanganan bencana di Bali. Jika dibutuhkan, pemerintah pusat pun siap mengucurkan bantuan kepada pemerintah daerah.

"Kami akan terus melihat, apakah situasi dibutuhkan tambahan banguan atau tidak dari sisi pemerintah (pusat),seperti penanganan pengungsi. Kalau mereka harus terus bertahan beberapa saat, tentu ada implikasinya bagi pemerintah daerah," terang dia. Berdasarkan data simulasi dampak pergerakan aktivitas Gunung Agung terhadap perekonomian Bali yang dibuat Bank Indonesia belum lama ini, bali kehilangan 1,2 juta wisatawan sepanjang kuartal empat tahun ini. BI pun memperkirakan pendapatan yang hilang dapat mencapai Rp2,47 triliun.

Adapun ekonomi Bali diramal BI, juga bakal tumbuh di bawah 6 persen pada tahun ini, turun di banding tahun lalu sebesar 6,24 persen.

Thursday, February 16, 2017

Target Kunjungan Wisatawan 2016 Gagal Terpenuhi

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah turis asing yang berkunjung ke Indonesia mencapai 11,52 juta orang tahun lalu.  Kepala BPS Suhariyanto mencatat meski terjadi kenaikan 10,69 persen dari realisasi 2015 sebanyak 10,41 juta orang, namun jumlah tersebut tidak bisa menembus target yang ditetapkan pemerintah di angka 12 juta orang.

“Khusus untuk Desember 2016, tercatat jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia sebanyak 1,11 juta,” kata Suhariyanto di kantornya, Kamis (16/2). Menurut pria yang kerap disapa Ketjuk, turis asing yang paling banyak berlibur atau mengunjungi Indonesia untuk keperluan bisnis datang dari Singapura 16,95 persen, Malaysia 13,97 persen, China 11,07 persen, Australia 9,96 persen, dan India 4,18 persen.

“Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di 27 provinsi selama Desember 2016 tercatat sebesar 1,70 hari, terjadi penurunan 0,13 poin jika dibandingkan Desember 2015,” katanya. Awal tahun lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menugaskan Menteri Pariwisata Arief Yahya untuk bisa menjaring setidaknya 12 juta turis. Sehingga Indonesia bisa menikmati devisa sebesar Rp172 triliun

Sementara, jumlah perjalanan yang dilakukan wisatawan lokal ditargetkan mencapai 260 juta perjalan dengan uang yang dibelanjakan sebesar Rp 223,6 triliun

Thursday, June 23, 2016

Rp. 600 Milyar Per Tahun Berputar Di Labuan Bajo Di Sektor Pariwisata

Potensi pengembangan Labuan Bajo sebagai salah destinasi wisata nasional diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional. Menurut Tenaga Ahli Bidang Regional Planning Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Bambang Susantono, mengatakan potensi tersebut bisa dilihat dari perputaran uang di kawasan tersebut yang masuk dari sektor pariwisata.

"Kami sudah membuat akumulasi ternyata uang yang bergerak saat ini Rp 600 miliar per tahun. Pantesan lebih 15 hotel baik (hotel berbintang) sudah ada di sana, hotel dan resort," kata dia dalam diskusi di Kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, Jakarta, Kamis (23/6/2016).

Perputaran uang tersebut bersumber dari belanja yang dilakukan para wisatawan selama berlibur di Labuan Bajo. Dari data yang dimilikinya, seorang wisatawan bisa melakukan belanja antara Rp 1,5 juta-Rp 2,5 juta sehari dengan lama waktu menetap sekitar 3-5 hari. "Saat ini wisatawan mancanegara (wisman) Labuan Bajo mencapai 91 ribu per tahun. Tinggal dikalikan saja kalau mereka tinggal 3-5 hari. Seharinya belanja Rp 1,5 juta- Rp 2,5 juta. Itu besar sekali," tutur dia.

Dengan sejumlah pengembangan yang tengah dilakukan Pemerintah saat ini, diharapkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo bisa meningkat sehingga bisa memberikan kontribusi lebih besar pada perekonomian di kawasan tersebut. "Pemerintah akan mengembangkan kawasan tersebut dengan target 500 ribu wisman per tahun pada tahun 2019," pungkas dia.

Dengan pengembangan yang dilakukan, jumlah kunjungan wisman ke Labuan Bajo bisa meningkat hingga 500 ribu wisatawan pada 2019 nanti. Dengan meningkatnya jumlah wisman yang berkunjung, diharapkan perputaran uang di kawasan tersebut akan meningkat sehingga berimbas positif pada perekonomian setempat.

"Akumulasi kemungkinan pendapatannya bisa di atas Rp 20 triliun - Rp 60 triliun per tahun. Jadi Labuan Bajo itu bukan ecek-ecek," kata Bambang. Labuan Bajo menyimpan potensi wisata yang tergolong banyak. Wisatawan bisa memperoleh paket perjalan wisata beragam cukup dengan mengunjungi satu destinasi saja.

"Dari mulai wisata di komodo, orang-orang melihat komodo sehari, diving bisa 4 sampai 9 hari, kemudian menikmati pemandangan alam, kekayaan budayanya dan lainnya," jelas dia. Untuk mencapai target tersebut, Kemenko Maritim saat ini tengah mengkoordinasikan pembangunan infrastruktur yang dilakukan sejumlah kementerian berbeda.

Dari mulai pembangunan jalan dan Jembatan hingga saran prasarana lingkungan pariwisata oleh Kementerian PU dan Perumahan Rakyat. Belum lagi Kementerian Perhubungan dalam pengembangan infrastruktur pelabuhan, terminal dan bandara sebagai penunjang yang meningkatkan akses wisman ke lokasi tersebut.

"Juga kementerian pariwisata dalam melakukan promosi. Sehingga semua bisa maksimal," pungkas dia. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menyelesaikan renovasi dan pengembangan Bandara Komodo di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bandara yang semula bernama Bandara Mutiara II ini, kini memiliki kapasitas yang lebih besar dan fasilitas lebih modern.Terminal baru Bandara Komodo dibangun mulai tahun 2012 dan selesai di 2015, mengambil wujud menyerupai binatang khas Indonesia "Komodo" dengan luas 9.687 meter persegi sehingga bisa menampung penumpang hingga sebanyak 553 orang penumpang.

Fasilitas yang bisa dijumpai di terminal baru Bandara Komodo dari mulai fitur keamanan seperti x-ray, gerbang pendeteksi logam, fasilitas pengambilan bagasi yang lebih modern.Terminal baru ini juga dilengkapi dengan apron atau tempat parkir pesawat seluas 225 meter x 100 meter, Stop Way 60 meter x 30 meter, navigasi NDB, DVOR, PAPI, AFL.Berkaca tahun 2014 saja, terminal lama Bandara Komodo hanya bisa menampung penumpang sekitar 220 orang saja. Kini kapasitasnya bisa menampung 553 orang penumpang.

Pengembangan masih akan dilanjutkan berupa perpanjangan landasan pacu menjadi 2.500 meter. Harapannya agar bisa didarati dengan pesawat yang berukuran lebih besar, sekelas Boeing 737-800 NG.

Saat ini, landasan pacu Bandara Komodo hanya sepanjang 2.150 meter dengan pesawat terbesar yang bisa mendarat adalah jenis ATR 72-600 yakni pesawat penumpang baling-baling bermesin turboprop dengan kapasitas penumpang maksimal 78 orang. Saat ini, maskapai yang beroperasi di Bandara Komodo adalah Wings Air dan Garuda Indonesia dengan ATR 72. Selain itu, mulai hari ini Sriwijaya Air juga melayani rute Denpasar-Labuan Bajo dengan pesawat Boeing 737 classic.

MNC Bangun Theme Park Sekelas Disneyland Di Lido Senilai Rp. 6,5 Triliun

MNC Group melalui MNC Land berencana membangun theme park dengan kualitas teknologi dan standar pembangunan internasional di Lido, Bogor, Jawa Barat. Corporate Secretary MNC Group Syafril Nasution mengatakan, saat ini perseroan telah menerima letter of interest dari Chinese Export and Credit Insurance Corporation terkait pengembangan theme park ini sebesar US$ 500 juta atau sekitar Rp 6,5 triliun (kurs Rp 13.000).

"Kita sudah tanda tangan perjanjian dengan China US$ 500 juta untuk pembangunan Lido, ini baru untuktheme park. Belum termasuk hotel dan lain-lain. Lahan sudah 100%. Kalau untuk theme park kita baru perjanjian dengan investornya, itu hari Jumat lalu. Groundbreaking kita sekarang dalam proses, secepatnya lah," katanya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (23/06/16).

Pinjaman ini nantinya akan dijamin oleh Chinese Export and Credit Insurance Corporation dengan tenor pinjaman kurang lebih 15 tahun. Sementara, untuk pembangunan theme park ini, rencananya akan diselesaikan pada pertengahan 2018 mendatang. "Groundbreaking theme park akan segera kita lakukan. Karena kita baru janjian dengan investor sebagaipartner kita untuk pembiayaan hari Jumat lalu. Ini proses yang sedang dipersiapkan. Kita targetkan selambat-lambatnya untuk theme park mid 2018 ini sudah selesai," kata Syafril.

Informasi saja, MNC Group bersama Trump Hotel Collection mengelola resor di kawasan Lido, Bogor, Jawa Barat. Di tempat tersebut juga akan dibangun taman hiburan sekelas Disneyland dan Universal Studio. Proyek di Lido, Bogor, Jawa Barat itu akan spektakuler, karena akan menghadirkan lapangan golf Trump yang pertama di Asia dan terintegrasi dengan fasilitas hiburan, rekreasi, kesehatan, hotel dan tempat tinggal.

Area seluas 3.000 hektar (ha) itu akan menjadi resor yang terintegrasi, dengan kemudahan akses tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan. Selain resor dan lapangan golf, di dalam kawasan seluas 3.000 ha itu akan juga dibangun Theme Park, alias taman bermain pertama di Indonesia berstandar internasional, yang pengerjaannya akan melibatkan perusahaan dari Los Angeles, Amerika Serikat.

Trump Hotel Collection bekerjasama dengan MNC Group untuk mengelola resor di kawasan Lido, Bogor, Jawa Barat. Di tempat tersebut juga akan dibangun taman hiburan sekelas Disneyland dan Universal Studio. "Kami menyambut gembira kesepakatan ini, sekaligus menunjukkan komitmen kami untuk terus memberikan layanan terbaik di kawasan penting di seluruh dunia," kata Donald Trump Jr, dalam siaran pers, Jumat (11/9/2015).

Trump mengatakan, proyek di Lido, Bogor, Jawa Barat itu akan spektakuler, karena akan menghadirkan lapangan golf Trump yang pertama di Asia dan terintegrasi dengan fasilitas hiburan, rekreasi, kesehatan, hotel dan tempat tinggal. "Keterlibatan Trump Collection sejak awal, akan memastikan resor ini dibangun dengan standar terbaik yang selama ini menjadi ciri khas Trump Hotel Collection," ujar Trump.

"MNC Group akan mereposisi dan menjadikan Lido Lakes menjadi kawasan Kebanggaan Indonesia," kata CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo. Hary menambahkan, area seluas 3.000 hektar (ha) itu akan menjadi resor yang terintegrasi, dengan kemudahan akses tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan.

"Kami akan menghadirkan kawasan wisata baru yang menjanjikan fasilitas dan layanan terbaik untuk keluarga Indonesia." Selain resor dan lapangan golf, di dalam kawasan seluas 3.000 ha itu akan juga dibangun Theme Park, alias taman bermain pertama di Indonesia berstandar internasional, yang pengerjaannya akan melibatkan perusahaan dari Los Angeles, Amerika Serikat.

Kerjasama Trump dan MNC Group di Lido, Jawa Barat ini merupakan kerjasama kedua setelah sebelumnya Trump dan MNC Group sepakat membangun resor terpadu berkelas dunia di Tanah Lot, Bali. Pada 2012 lalu, Hary Tanoe sudah memberi bocoran akan menggarap taman bermain kelas dunia di Lido.Nilai proyeknya waktu itu diperkirakan Rp 6 triliun. Rencana Hary Tanoesoedibjo membangun taman hiburan (theme park) sekelas Disneyland segera terealisir. Pengusaha yang membawahi Grup MNC mulai membangun Theme Park di Lido, Sukabumi, Jawa Barat tahun 2013.
"Gini ya, saya akan bangun theme park di Lido dan akan menjadi kebanggaan Indonesia," kata Hary di sela-sela acara Rakuten Expo Jakarta & Cool Japan Indonesia 2012, di Hotel Gran Hyatt, Jakarta Senin (12/11/2012).

Pembangunan taman bermain skala besar ini akan menempati lahan sekitar 1.000 hektar. Namun ia tidak merinci lebih detail konsep taman bermainnya tersebut. Taman bermain ini diyakini Hary Tanoe akan mengalahkan Universal Studio atau Disney Land yang ada di luar negeri. "Bukan seperti sekarang. Orang-orang, keluarga pergi liburan ke Disneyland, Universal. Kita jadikan destination. Bangun mulai tahun depan. Berapanya investasi, itu nanti," tambahnya.

Niat Grup MNC, melalui PT MNC Land Tbk (dulu bernama PT Global Land Development Tbk) memang sudah terdengar lama. Sebelumnya lokasi pilihan pendirian theme park adalah Bali, kawasan wisata yang sudah dikenal masyarakat dunia. Total investasi pendirian theme park ini mencapai Rp 6 triliun. Selain membangun taman hiburan, perseroan berencana membangun kawasan terintegrasi mulai dari hotel, resort.

Kawasan Lido memang menjadi incaran sejumlah pengembang dalam mendirikan pusat hiburan. Sebelumnya, PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) juga ingin membangun theme park di wilayah yang sama.  Kabar berhembus, ELTY telah melakukan pembicaraan dengan sejumlah investor strategis, salah satunya Disneyland dalam membangun taman hiburan di selatan Jakarta tersebut.

ELTY juga dikabarkan mengajak Disneyland untuk membangun Theme Park serupa di Jonggol. Tahap awal, melalui anak usahanya, PT Bukit Jonggol Asri anak usaha grup Baki ini tengah membangun Jungleland Adventure Theme Park.  Theme Park seluas 40 hektar ini terdiri dari 8 zona thematik yang akan menyediakan lebih dari 43 permainan modern (rides) diperuntukan bagi anak-anak, remaja, dewasa dan keluarga. Pembangunan tahap pertama Jungleland direncanakan selesai pada Desember 2012 dengan empat zona yaitu Carnival, Explora, Mysteria, dan Tropicalia serta Downtown. Jungleland Adventure Theme Park ada di sekitar Sentul dan Jonggol

Memang tidak banyak taman bermain baru di Indonesia. Yang paling terkenal tentu Taman Impian Jaya Ancol yang berada di Jakarta Utara. Di dalamnya terdapat Taman Pantai, Dufan, Ocean Dream Samudra, Atlantis, Pasar Seni, Sea World dan banyak wahana lainnya.

Monday, June 13, 2016

Anggaran Pariwisata Sudah Puluhan Tahun Dikeluarkan Tapi Hanya Bali yang Berhasil

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli mengungkapkan keheranannya tentang pengembangan destinasi pariwisata di Indonesia. Dari banyak lokasi wisata yang eksotik dan berpotensi namun hanya Bali saja yang berkembang dan dikenal di seluruh penjuru dunia.

Padahal, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata memperoleh alokasi anggaran pengembangan wisata daerah selama berpuluh tahun. Hal ini disampaikan Rizal saat acara Rapat Kerja di Gedung Banggar DPR, Senayan, Jakarta, Senin (13/6/2016).

"Esensinya selama puluhan tahun ada budget untuk pariwisata, tapi kok aneh tidak ada wilayah wisata yang betul-betul berkembang selain pulau Bali. Setelah kami kaji, ternyata masalahnya budget itu dibagi ke dalam 80 lokasi utama dan 200 lokasi sekunder. Jadi yang kecil dibagi lagi ke banyak lokasi, sehingga tidak adaimpact yang berarti sama sekali," tambahnya.

Hal ini mendorong pemerintah menentukan fokusnya pada pengembangan 10 destinasi wisata saja. Menurutnya, strategi ini akan cukup berhasil mendorong turis yang masuk, yang selama ini hanya banyak datang ke Bali saja.

"Jangan lagi bagi uang kecil di berbagai lokasi tapi fokus di 10 lokasi utama di luar Bali. Dengan demikian, ada cukup uang untuk infrastruktur jalan, pelabuhan, bandar udara, telekomunikasi dsb. Dan kalau 10 daerah itu berhasil, maka dia akan mendatangkan potensi ekonomi di daerah-daerah sekitarnya," imbuhnya.

Apabila 10 lokasi wisata yang telah dipilih untuk menjadi prioritas pengembangan tersebut berhasil, maka potensi ekonomi di daerah-daerah sekitarnya akan ikut berkembang. "Misalnya kalau Danau Toba berhasil, maka dia juga akan membawa daerah seperti Sibolga dan sekitarnya naik. Jadi kita ubah strateginya supaya fokus, agar supaya cukup dana untuk mengangkat mempercepat perkembangan wilayah wisata ini," pungkasnya.

Sebagai informasi, Kemenko Maritim dan Sumber Daya sendiri telah dipotong anggarannya untuk APBN-P 2016 sebesar 17,2% dari yang sebelumnya mengajukan anggaran sebesar Rp 414,1 triliun. Namun Menko Rizal Ramli mengatakan bahwa anggaran ini akan cukup sampai akhir tahun.

"Saya kira memang kondisi secara umum, pemerintah memutuskan untuk mengurangi pengeluaran dari masing-masing departemen termasuk kantor Menko juga harus mengurangi anggaran. Tapi tentu kami akan jaga agar tujuan tujuan utama tidak bergeser dan target-target utama tetap tercapai," tandasnya.

Sunday, June 12, 2016

Penerbangan Domestik Ngurah Rai Turun 1,36 Persen

Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, memberangkatkan 3.258 penerbangan ke berbagai kota tujuan di Indonesia selama April 2016. Angka ini menurun 1,36 persen dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 3.303 kali penerbangan. "Kondisi itu sejalan dengan jumlah penumpang yang mencapai 349.122 orang, merosot 10,09 persen dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 288.382 orang," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Adi Nugroho di Denpasar, Minggu (12/6).

Namun untuk jumlah bagasi dan barang yang diangkut mengalami kenaikan sebesar 2,91 persen dari 3.814 ton pada Maret 2016 menjadi 3.925 ton pada April 2016. Penerbangan dalam negeri dari Bali paling banyak tujuan Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, yakni tercatat 1.093 penerbangan dengan mengangkut 160.579 penumpang, menyusul tujuan Surabaya 467 kali penerbangan dengan 62.374 penumpang, Lombok Praya 242 penerbangan (18.521 penumpang) dan Yogyakarta 236 penerbangan (23.277 penumpang).

Selain itu Ngurah Rai juga melayani tujuan Makassar 187 penerbangan (18.698 penumpang), Bandung 180 penerbangan (23.639 penumpang), Labuan Bajo (158 penerbangan (6.458 penumoang), Kupang 63 penerbangan (4.272 penumpang), Halim Perdanakusuma Jakarta 62 penerbangan (6.301 penumpang) dan Bima 60 penerbangan (2.210 penumpang).

Sedangkan 510 penerbangan lainnya ke berbagai daerah tujuan di Indonesia dengan mengangkut 25.251 penumpang. Bandara Ngurah Rai Bali akhir April 2016 menerima dua penghargaan bergengsi, yakni “The most improved airport 2015" dan bandara dengan pelayanan terbaik ketiga di dunia.

Nilai pelayanan yang diperoleh bandara itu pada 2012 mencapai 2,95 dan 2015 nilai yang diperoleh meningkat mencapai 60,7. Selain memperoleh penghargaan sebagai bandara yang mengalami kemajuan pesat dalam memberikan pelayanan kepada penumpang, Ngurah Rai juga memperoleh penghargaan sebagai bandara terbaik ketiga di kawasan Asia Pasifik untuk kategori bandara dengan penumpang 15-25 juta penumpang per tahun

Monday, May 23, 2016

Daftar 136 Penerbangan Tambahan Citilink Selama Liburan Lebaran 2016

PT Citilink Indonesia mengajukan 136 penerbangan tambahan dan mengalokasikan 34 ribu kursi tambahan guna mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang saat libur Lebaran 2016. Untuk itu, perusahaan maskapai nasional itu mengerahkan dua pesawat Boeing 737-500 dari lima pesawat cadangan yang dimilikinya.

Presiden Direktur Citilink Indonesia, Albert Burhan menjelaskan, tambahan penerbangan diajukan ke kemenetrian Perhubungan terutama untuk rute-rute padat, seperti dari Jakarta ke Yogyakarta, Medan, Padang, dan Denpasar (pulang-pergi). “Penerbangan tambahan ini mulai berlaku pada puncak arus mudik Lebaran, yaitu dari tanggal 2 - 14 Juli 2016,” jelas Albert di Jakarta, Minggu (22/5).

Dengan rencana pengajuan penerbangan tambahan tersebut, kata Albert, maka Citilink akan terbang 245 kali dalam sehari atau naik sekitar 5 persen dibandingkan hari biasa yang sebanyak 234 penerbangan. Dia merinci, untuk rute Jakarta – Padang yang biasanya terbang empat kali sehari akan bertambah dua penerbangan ekstra menjadi enam kali penerbangan. Sementara untuk rute Jakarta – Denpasar, dari enam kali penerbangan sehari menjadi delapan kali penerbangan.

Untuk rute Jakarta-Medan, lanjutnya, yang biasanya terbang enam kali sehari akan bertambah satu kali penerbangan menjadi tujuh penerbangan sehari. Terakhir, untuk rute Jakarta-Yogyakarta meningkat menjadi tujuh penerbangan dari biasanya lima kali penerbangan sehari.

“Citilink memperkirakan lonjakan arus mudik dan arus balik pada Lebaran kali ini, justru dapat terjadi jauh hari sebelum puncak arus mudik, mengingat kondisi angkutan udara pada musim lebaran saat ini,” tutur Albert. Dia menerangkan, saat ini total armada Citilink berjumlah 42 pesawat yang terdiri dari 37 pesawat Airbus A320 dan lima pesawat Boeing 737-500. Kementerian Perhubungan mencatat total penumpang [esawat selama libur lebaran 2015 sebanyak 17,45 juta penumpang, turun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya 17,73 juta penumpang.

Pemerintah menetapkan masa angkutan lebaran 2016 dimulai sejak 18 Juni-24 Juli mendatang. Periode terlama masa angkutan lebaran ditetapkan pemerintah untuk moda angkutan laut, sementara untuk moda angkutan darat, udara, dan kereta api dimulai 24 Juni-17 Juli 2016.

“Penetapan masa angkutan lebaran untuk moda laut lebih panjang, karena moda ini membutuhkan waktu perjalanan yang lebih lama. Semua pihak yang terkait diminta untuk dapat mempersiapkan secara lebih baik keterlibatannya dalam angkutan lebaran,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan (Kemenhub) J.A. Barata di Jakarta, Senin (11/4).

Selain itu, Barata juga memastikan tahun ini instansinya masih tetap menyediakan layanan angkutan sepeda motor gratis dengan moda kereta api dan darat. “Kapasitas angkutan sepeda motor gratis yang disediakan moda kereta api dapat mencapai 15 ribu unit sepeda motor atau hampir tiga kali lipat kapasitas angkut tahun lalu,” jelasnya. Namun untuk layanan angkutan sepeda motor gratis menggunakan truk (untuk mengangkut sepeda motornya) dan bus (untuk mengangkut penumpangnya), masih belum dipastikan karena pemerintah masih melakukan perhitungan.

Sunday, May 8, 2016

Arab Saudi Targetkan Laba dari Umroh Senilai Rp 702 Triliun pada 2020

Pendapatan Arab Saudi yang dihasilkan dari musim umrah diharapkan meningkat hingga mencapai lebih dari 200 miliar riyal, atau sekitar Rp702 triliun pada 2020. Menurut mantan anggota Komite Nasional Haji dan Umrah dari Kamar Dagang dan Industri Mekkah, Saad Bin Jameel Al-Qurashi, sekitar lima juta orang akan melakukan umrah setiap tahunnya.

"Para peziarah akan tiba di Arab Saudi selama sembilan bulan yang merupakan waktu musim umrah yang dimulai pada hari pertama bulan Safar (bulan kedua dalam kalender Islam) sampai akhir Syawal (bulan ke-10)," katanya, dikutip dari Saudi Gazette pada Kamis (28/4).

Tahun ini, musim umrah mulai pada 13 November 2015 dan akan berlanjut sampai akhir Juli 2016. Qurashi mencatat bahwa semua proyek infrastruktur dasar di Makkah dan Madinah telah selesai atau hampir selesai. "Antara lain, proyek ini meliputi Haramain Express Train, Bandara King Abdulaziz International yang baru di Jeddah, perluasan bandara Taif dan sejumlah bangunan menara di Dua Kota Suci," katanya.

Dia menyatakan kereta cepat Haramain dapat membawa sekitar 9.000 jamaah per jam. Qurashi menyatakan perluasan jasa haji dan umrah yang tercantum dalam program "Visi Saudi 2030" akan memberikan kesempatan kerja kepada lebih dari 30 ribu pria dan wanita Arab di berbagai sektor, termasuk akomodasi dan transportasi.

Selain itu, lanjut Qurashi, saat ini terdapat sekitar 50 perusahaan umrah, tapi Kementerian Haji akan mengizinkan hanya sekitar 100 perusahaan baru setelah musim haji tahun ini untuk memenuhi peningkatan layanan. Qurashi menyerukan pembentukan perusahaan pemasaran untuk mempromosikan layanan yang disediakan oleh perusahaan haji dan umrah.

"Perusahaan-perusahaan pemasaran harus mempromosikan program hiburan dan wisata, serta kunjungan ke situs bersejarah di Makkah dan Madinah," katanya

Thursday, December 17, 2015

Panorama Group Buka 8 Hotel Sekaligus di Bali, Belitung, dan Palembang

Panorama Hospitality Management (PHM) berencana membuka tiga hotel lagi pada tahun 2016 mendatang. Tiga hotel tersebut akan dibuka di tiga daerah berbeda. "Saat ini yang sudah pasti buka tahun depan itu di Bali, Belitung, dan Palembang," kata Direktur Sales dan Marketing PHM, Diah S. Rahayu saat diwawancarai di acara "Corporate & Media Gathering PHM" di The 1O1 Hotel Bogor, Sabtu (28/11/2015) lalu.

Tiga hotel yang akan dibuka PHM yakni The Haven Suites di Bali, The 1O1 di Palembang, dan The 1O1 di Belitung. The Haven Suites akan memiliki fasilitas 80 kamar tipe suites, restoran, akses internet gratis, kolam renang, gym, spa, dan lainnya. Sementara The 1O1 Palembang akan memiliki 152 kamar, ballroom, meeting rooms, kolam renang, dan restoran. Sedangkan The 1O1 Belitung, akan memiliki 181 kamar, 21 vila, wedding chapel, kolam renang, sky gym and spa, floating waterpark, restaurant and bar.

Diah melanjutkan, saat ini PHM telah mengelola hotel yang tersebar di berbagai daerah seperti di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan lainnya. Jumlah totalnya ada delapan hotel. "PHM Hospitality memiliki tujuan untuk mengejar dan mempercepat dalam meningkatkan jumlah hotel di sekitar 25 hotel pada tahun 2020 dan 50 hotel pada tahun 2025," ujar Diah.

Di tengah menjamurnya bisnis hotel, pihaknya optimis untuk tetap bersaing. "Kita tidak takut bersaing. Bersaing itu tantangan. Setiap hotel punya market. Yang kita tekankan adalah pelayanan. Kita akanupgrade pelayanan dan kebutuhan dia (tamu) apa," ujar Diah.

Selain itu, PHM Hospitality juga melihat trend yang berkembang. Sebab, lanjut dia, jika tidak mengikuti tren maka hotel akan tertinggal. "Kita juga melihat tren, kalau tidak mengikuti tren, kita akan ketinggalan," kata dia. PHM Hospitality, anak perusahaan Panorama Group yang bergerak dalam manajemen hospitality, kini mengembangkan budget hotel dengan nama The BnB. Hotel pertama PHM yang berkonsep urban budget ini akan beroperasi bulan Desember 2012, dibangun di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Corporate Public Relations Manager PHM Hositality, Yulia Maria dalam siaran persnya, Sabtu (11/8/2012) menyebutkan, hotel ini memiliki 171 kamar yang nyaman, dilengkapi dengan kasur berkualitas tinggi, kamar mandi di dalam, saluran TV dan koneksi internet wifi.  Selain itu, The BnB memiliki lima ruang pertemuan, satu coffee shop(Kaffein), pojok internet, pelayanan proses check in secara mandiri, tempat parkir, serta layanan antar jemput dari hotel menuju pusat perbelanjaan terdekat, Mall of Indonesia, Mall Kelapa Gading, dan ITC Cempaka Mas.

"Hotel The BnB merupakan terobosan baru berkonsep urban budget.Jaringan hotel The BnB akan dibangun di lokasi-lokasi yang strategis, dengan desain interior yang segar, kontemporer, dan nyaman sebagai pilihan tempat tinggal untuk perjalanan pendek dan beranggaran terbatas, baik untuk keperluan bisnis maupun liburan," jelas Managing Director PHM Hospitality, Kristian Kuntadi.

Menurut Kristian, Hotel The BnB Kelapa Gading merupakan kolaborasi dengan mitra PHM, PT Agung Podomoro Land. "Kelapa Gading menjadi lokasi pertama Hotel The BnB karena lokasi ini bagus untuk bisnis dan liburan di utara Jakarta. Suatu perpaduan lokasi yang strategis, desain ekonomis dan bergaya modern. Kami yakin dapat membawa The BnB Kelapa Gading terobosan baru hotel urban budget," paparnya.

PHM Hospitality, anak perusahaan Panorama Group, adalah manajemen perhotelan yang sukses mengelola dua brand hotel yaitu The Haven untuk hotel dan resor bintang 4 deluxe, dan The 1O1 untuk hotel bintang 3 premium. Kawasan Kelapa Gading di Jakarta Utara dinilai sebagai kawasan strategis untuk berbisnis. Bangunan hotel pun semakin menjamur di sana. Minggu (7/7/2013), PHM Hospitality mengumumkan secara resmi beroperasinya hotel pertama THE BnB di Kelapa Gading.

THE BnB Jakarta Kelapa Gading merupakan hotel pertama dari brand ini. THE BnB ingin menunjukkan keunggulan konsepnya sebagai terobosan baru hotel “urban budget” yang dirasakan sangat tepat berada di lokasi perkotaan yang merupakan pusat bisnis.

Director of Marketing & Communications PHM Hospitality, Hera Nitihardja, dalam jumpa pers, Senin (8/7/2013), menyebutkan beberapa keunggulan membuat THE BnB Jakarta Kelapa Gading layak sebagai tempat akomodasi pilihan khususnya di Kelapa Gading dan sekitarnya sebagai perwujudan moto “Sleep Well" dan "Pay Less".

Menurut Hera, sebagai hotel bintang 2, THE BnB Jakarta Kelapa Gading menyasar kalangan “simple urban explorer” yaitu mereka yang memiliki intensitas tinggi dalam urusan perjalanan, baik untuk keperluan bisnis atau berlibur. "Mereka memiliki rasa ingin tahu yang tinggi akan destinasi namun memiliki waktu terbatas. Selain itu, sepak terjang mereka selalu updatedan terkoneksi dengan dunia luar melalui perangkat teknologi," katanya.

THE BnB Jakarta Kelapa Gading memiliki 171 kamar dengan 2 tipe kamar yaitu Urban Room seluas 19 meter persegi hingga 22 meter persegi berjumlah 138 kamar dan Urban Deluxe Room dengan luas 26 meter persegi hingga 29 meter persegi berjumlah 33 kamar. Selain itu, hotel ini juga memiliki 5 ruang pertemuan berkapasitas 16 orang hingga 124 orang.

Apa itu "sleep well" dan "pay less"? Untuk "sleep well", Hera menjelaskan, THE BnB Jakarta Kelapa Gading menyediakan kamar tidur yang fungsional, suasana modern minimalis dan kelengkapan tempat tidur berkualitas prima. "Setiap kamar dilengkapi kamar mandi dengan shower dan toilet terpisah, sandal kamar, sikat gigi, Safe Deposit Box, LCD TV dengan saluran internasional, Free-WiFi, international power outlets, meja kerja," katanya.

Kalau "pay less", lanjut Hera, karena fasilitas dan pelayanan yang diberikan dapat diperoleh dengan harga yang kompetitif, apakah untuk keperluan bisnis maupun berlibur. "Meski bintang 2 plus tapi kami bukan hotel murahan," katanya. Dari sisi lokasi, menurut Hera, Kelapa Gading sangat strategis. "Kami memandang Kelapa Gading sebagai daerah yang pas untuk para 'simple urban explorer'. Pasalnya dekat dengan pusat bisnis, tempat belanja dan makanan, serta pusat hiburan. Akses ke Bandara Soekarno-Hatta juga mudah," paparnya.

Selama masa promosi, THE BnB Jakarta Kelapa Gading mengenakan tarif sebesar Rp 499.000 untuk Urban Room dan Rp 649.000 untuk Urban Deluxe Room. Kota Bogor kembali kedatangan hotel baru. Setelah hadir di Bali, Yogyakarta, dan Bandung, PHM Hospitality kembali membuka jaringan Hotel THE 101 di kota yang berjuluk Kota Hujan. Hotel THE 101 terbaru ini terletak 60 kilometer dari selatan Jakarta tepatnya di Jalan Suryakancana, no 179-181. Berada di pusat Kota Bogor, hotel ini juga terletak dekat Stasiun Bogor, Kebun Raya Bogor, dan pusat jajanan Suryakancana.

"Hotel ini menawarkan konsep urban bermakna premium. Pengunjung dapat merasakan ketenangan, rileksasi dengan suasana Bogor," kata Kristian Kuntadi, Managing PHM Hospitality saat jumpa pers di Bogor, Sabtu (18/4/2015). Hotel 101 Bogor Suryakancana memiliki 156 kamar yang terbagi dalam tiga tipe kamar dengan pilihan pemandangan kota dan pegunungan yaitu Deluxe, Deluxe Balcony, dan Suite. Pengunjung dapat menikmati fasilitas hotel yang tersedia adalah 1 ballroom berkapasitas hingga 300 orang, 4 ruang pertemuan dengan kapasitas hingga 100 orang, restoran, spa, kolam renang, dan gym.

Selain fasilitas-fasitas tersebut, juga terdapat Shuttle Car yang dapat mengantarkan para tamu menuju Sukasari, Padjajaran, Taman Kencana, dan kembali ke hotel. "Tamu diantarkan pukul 10 pagi dan dijemput kembali pukul 5 sore," kata Willy Suderes, General Manager The 101 Suryakancana Bogor.

Dengan interior bergaya Art Deco yang memadukan unsur Chic & Trendy dengan unsur budaya Tionghoa, Jawa Barat, hotel yang berada di sisi kiri Jalan Suryakancana ini mencoba menawarkan pengalaman tinggal dengan gaya hidup Eco Green. Pengunjung dapat mengunjungi obyek wisata yang terletak di dekat hotel seperti Kebun Raya Bogor, Museum Zoologi, dan "China Town". Dalam rangka pembukaan hotel, tarif kamar mulai dari Rp 496.000 yang berlaku selama dari bulan April 2015.