Pages - Menu

Showing posts with label penerbangan. Show all posts
Showing posts with label penerbangan. Show all posts

Wednesday, November 20, 2024

Spirit Airlines Bangkrut Akibat Tidak Bisa Bayar Hutang

 Maskapai Amerika Serikat (AS) Spirit Airlines mengajukan kebangkrutan karena mengalami kerugian dan utang yang menumpuk.

Spirit Airlines mengatakan bahwa mereka telah mengajukan perlindungan kebangkrutan dan akan mencoba untuk bangkit kembali karena berjuang untuk pulih dari kemerosotan akibat pandemi, persaingan yang lebih ketat dengan maskapai yang lebih besar, dan upaya yang gagal untuk menjual maskapai tersebut ke JetBlue.

Melansir, Spirit Airlines yang merupakan maskapai berbiaya rendah terbesar di AS, mengajukan petisi kebangkrutan Bab 11 setelah menyelesaikan persyaratan dengan pemegang obligasi.

Maskapai tersebut telah merugi lebih dari U$2,5 miliar atau Rp39,6 triliun (kurs 15.853 per dolar AS) sejak awal 2020 dan memiliki utang lebih dari US$1 miliar atau Rp15,8 triliun pada 2025 dan 2026.

Maskapai berharap mereka dapat terus beroperasi secara normal selama proses kebangkrutan. Spirit memberi tahu pelanggan pada hari Senin bahwa mereka dapat memesan penerbangan dan menggunakan poin frequent-flyer seperti biasa, dan mengatakan bahwa karyawan dan vendor akan terus menerima pembayaran.

Spirit Airlines sendiri telah menerima komitmen investasi ekuitas sebesar US$350 juta dari pemegang obligasi yang ada dan akan mengonversi US$795 juta dari utang mereka menjadi saham di perusahaan yang direstrukturisasi.

Pemegang obligasi juga akan memberikan pinjaman sebesar US$300 juta yang jika digabungkan dengan sisa uang tunai Spirit Airlines akan membantu maskapai melewati restrukturisasi.

CEO Spirit Airlines Ted Christie mengonfirmasi pada Agustus lalu bahwa pihaknya sedang berbicara dengan para penasihat pemegang obligasinya tentang jatuh tempo utang yang akan datang. Pada Senin kemarin, ia menyebut kesepakatan dengan para pemegang obligasi itu sebagai "suara kepercayaan yang kuat terhadap Spirit dan rencana jangka panjang kami."

Sementara itu, saham Spirit Airlines anjlok 25 persen pada Jumat llau setelah The Wall Street Journal melaporkan bahwa maskapai itu sedang mendiskusikan persyaratan pengajuan kebangkrutan.

Spirit, yang berkantor pusat di Dania Beach, Florida, melewatkan tenggat waktu untuk mengajukan hasil keuangan kuartal ketiganya tetapi mengumumkan bahwa margin operasinya akan menunjukkan kerugian yang lebih besar daripada yang dialami perusahaan pada kuartal yang sama tahun lalu.

Monday, November 18, 2024

Boeing Kembali PHK 2.500 Karyawan Karena Terlalu Banyak Hutang

  Produsen pesawat asal Amerika Serikat (AS) Boeing akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap lebih dari 2.500 pekerja di beberapa bagian AS, seperti Washington, Oregon, South Carolina, dan Missouri. PHK ini dilakukan karena utang yang melilit perusahaan tersebut.

Melansir dari Reuters utang itu membuat produsen pesawat itu memangkas karyawan sebanyak 17.000 orang atau sekitar 10% dari total karyawan di seluruh dunia.

Jika dirinci ada sekitar 2.200 karyawan di Washington yang terdampak dan 220 karyawan di South Carolina. Dua negara bagian tersebut merupakan tempat Boeing membuat pesawat komersial.

Boeing menolak memberikan tanggapan mengenai PHK saat ditanya lebih lanjut.

Perusahaan mulai memberi tahu para karyawan di AS yang terdampak PHK pada hari Rabu lalu. Boeing menyatakan para karyawan dapat tetap bekerja hingga 17 Januari. Hal ini sejalan dengan persyaratan federal bahwa pemberitahuan PHK dapat dilakukan 60 hari sebelum mengakhiri pekerjaan mereka.

Pemangkasan karyawan itu muncul saat Boeing berupaya memulai kembali produksi pesawat 737 MAX. Sebelumnya, ada aksi pemogokan selama berminggu-minggu yang diikuti lebih dari 33.000 karyawan di Pantai Barat AS untuk menghentikan produksi sebagian besar jet komersialnya.

Friday, November 15, 2024

Susunan Direksi Baru Garuda Usai Dipecat Erick Thohir

 Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir resmi merombak susunan pengurus PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

RUPSLB yang bertempat di Auditorium Gedung Manajemen Garuda itu dihadiri oleh pemegang 68.582.827.291 lembar saham atau 74,97 persen dari total keseluruhan pemegang saham Garuda Indonesia.

Adapun pada RUPSLB Wamildan Tsani Panjaitan resmi diangkat menjadi direktur utama Garuda Indonesia yang baru menggantikan Irfan Setiaputra yang menjabat sejak Januari 2020 silam. Maka itu, Irfan Setiaputra telah diberhentikan sebagai direktur utama secara hormat.

"Saya akan menjalankan amanah ini dengan melakukan financial dan operational review secara menyeluruh, mengakselerasi kinerja perusahaan, serta melakukan ekspansi jaringan dan peningkatan kualitas layanan. Semua ini akan memperkuat reputasi Garuda Indonesia sebagai national flag carrier yang makin sehat dan menjadi kebanggan Indonesia," ucap Wamildan melalui keterangan resmi.

Berikut daftar lengkap komisaris dan direksi Garuda Indonesia usai dirombak Erick Thohir:

  1. Susunan komisaris Garuda Indonesia
  2. Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Fadjar Prasetyo
  3. Komisaris: Chairal Tanjung
  4. Komisaris Independen: Timur Sukirno
  5. Komisaris: Glenny Kairupan

Susunan direksi Garuda Indonesia

  1. Direktur Utama: Wamildan Tsani Panjaitan
  2. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Prasetio
  3. Direktur Niaga: Ade R Susardi
  4. Direktur Operasi: Tumpal Manumpak Hutapea
  5. Direktur Teknik: Rahmat Hanafi
  6. Direktur Human Capital & Corporate Service: Enny Kristiani



Meski Pelayanan Masih Buruk ... Lion Air Akan Kenakan Biaya Bagasi Tambahan Untuk Raih Laba Maksimal

  Maskapai penerbangan Lion Group memberlakukan aturan baru terkait ketentuan bagasi bagi penumpang.

Mulai 1 Desember 2024, Lion Group bakal mengenakan tambahan biaya bagi bagasi berupa kardus, palet kayu, dan karung yang melebihi dimensi atau ukuran yang telah ditentukan.

Corporate Communications Strategic of Lion Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan Lion Group menyiapkan kebijakan baru mengenai ketentuan ukuran dan jenis bagasi yang dapat dibawa secara gratis (Free Baggage Allowance/FBA) untuk memastikan kenyamanan dan keamanan perjalanan bagi seluruh penumpang.

"Penumpang harus memperhatikan ukuran, bentuk, dan berat bagasi agar tetap sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, yaitu maksimal dimensi 35 x 35 x 30 cm. Jika melebihi dimensi ini, maka dikenakan biaya (tambahan)," ujar Danang, melansir Antara.

Ia menyebutkan beberapa kategori bagasi yang tidak termasuk dalam FBA, jika melebihi ukuran yakni bagasi berbentuk kardus, bagasi berbentuk styrofoam, bagasi berbentuk palet kayu, dan bagasi berbentuk karung (berat lebih dari 10 kg).

Dia menuturkan apabila bagasi penumpang masuk dalam salah satu kategori di atas dan melebihi ukuran atau berat ketentuan, maka mulai 1 Desember, Lion Group memberlakukan tarif bagasi tambahan atau Excess Baggage Ticket (EBT) saat melapor ke petugas check in.

"Dengan minimal pembayaran 5 kg atau dapat memilih opsi pengiriman barang melalui jasa kargo sebelum hari H jadwal keberangkatan penerbangan," jelasnya.

Ia menerangkan kebijakan itu dinilai penting, terutama untuk mendukung keselamatan bagai dan penumpang.

Dengan membatasi maksimal bagasi pada dimensi yang disebutkan, Dana mengatakan Lion Group dapat menjaga stabilitas barang di ruang bagasi pesawat.

Pasalnya, jenis bagasi seperti kardus, styrofoam, palet kayu, dan karung berpotensi lebih tinggi untuk rusak atau bocor selama penanganan, sehingga berpotensi risiko kerusakan pada barang bawaan lain atau kebersihan ruang bagasi.

Dengan aturan ini, Danang mengatakan ada beberapa manfaat yang didapat. Pertama, setiap barang diatur secara lebih aman dan rapi demi meminimalkan risiko kerusakan dan memastikan keselamatan semua barang penumpang.

Kedua, memaksimalkan kenyamanan penumpang. Pasalnya ukuran dan jenis bagasi yang seragam akan membantu memudahkan penumpang dan staf dalam proses pengecekan dan pengaturan bagasi.

Ketentuan ini juga menghindarkan penumpang dari ketidaknyamanan akibat penanganan bagasi yang lebih lama dan memastikan jadwal penerbangan tetap tepat waktu. Dengan ini, penumpang bisa menikmati perjalanan yang lancar tanpa kendala terkait bagasi.

Ketiga, keterbatasan kapasitas bagasi untuk kenyamanan bersama. Setiap pesawat memiliki kapasitas bagasi yang terbatas, dan ketentuan ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua penumpang mendapatkan hak yang sama dalam membawa barang mereka.

"Dengan pengaturan yang lebih baik pada dimensi dan jenis bagasi, kami dapat mengoptimalkan kapasitas ruang bagasi, sehingga tidak ada penumpang yang merasa dirugikan atau terbatas dalam membawa barang mereka," terangnya.

Keempat, menjaga standar kebersihan dan keamanan kabin. Jenis bagasi tertentu, seperti kardus dan styrofoam, berpotensi kotor atau rusak, yang bisa memengaruhi kebersihan dan kenyamanan pesawat.

"Dengan menerapkan kebijakan ini, Lion Group memastikan agar setiap penumpang dapat menikmati perjalanan yang bersih dan nyaman," ucap Danang.

Ia menambahkan alternatif pengiriman barang melalui Jasa Kargo Lion Parcel atau Agen Kargo Lainnya untuk bagasi jenis kardus, styrofoam, palet kayu, dan karung dinilai lebih praktis dan terjamin.

Pengiriman barang melalui kargo memungkinkan penumpang membawa barang dengan dimensi atau berat yang lebih besar tanpa batasan seperti pada bagasi biasa. Barang juga ditangani dengan prosedur khusus untuk keamanan dan perlindungan maksimal.

"Lalu ada kemudahan proses, karena penumpang dapat mengirim barang lebih awal tanpa perlu membawa dan mengatur barang berat atau besar selama proses check-in, sehingga perjalanan lebih ringan dan nyaman," terang Danang.

Selain itu, Danang menilai bahwa pengiriman yang fleksibel akan menawarkan fleksibilitas lebih, termasuk layanan pengantaran sampai tujuan tertentu, yang dapat memudahkan penerimaan barang sesuai kebutuhan.

Tiket Pesawat Akan Turun Harga Dalam 1-2 Minggu

 Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan menggeber upaya penurunan harga tiket pesawat. 

Ia menargetkan masalah penurunan harga tiket pesawat bisa diproses cepat dalam 1 sampai 2 minggu ke depan.

"Saya berharap ya bisa segera kita, kita punya target-target kemarin, dalam 1-2 minggu ke depan ini kita akan percepat proses. Karena begini ya, tidak juga hanya pemerintah, tapi kita harus berbicara secara ketat dengan para pelaku maskapai penerbangan. Airlines industry ini juga tentunya punya kepentingan mereka tentu menjaga performa keuangannya, tetapi juga kita harapkan ada kerjasama yang baik lah di antara semua pihak, agar bisa menurunkan harga tiket pesawat," ujar AHY di Gedung BRIN

AHY menyampaikan untuk mempercepat proses penurunan harga tersebut, internal pemerintah saat ini tengah mengkoordinasikan langkah-langkah strategis.

Koordinasi ini mencakup penyesuaian struktur pembiayaan bisnis maskapai, seperti; pajak, biaya bahan bakar pesawat atau avtur.

Dengan koordinasi, ia berharap penurunan bisa dilakukan sebelum Desember.

AHY mengatakan harga tiket lebih terjangkau bagi masyarakat bisa memberikan dampak besar ke ekonomi. Ini salah satunya bisa digunakan untuk mendukung sektor pariwisata domestik.

Terutama katanya, menjelang libur natal dan tahun baru.

"Kita harus hitung dengan baik karena semangatnya adalah bagaimana penerbangan, utamanya di high season, Natal dan tahun baru ini kan selalu akan mendatangkan banyak sekali wisatawan, bukan hanya dalam negeri, tapi juga mancanegara. Kita ingin menurunkan harga tiket yang diharapkan bisa semakin baik buat masyarakat, dan tentunya akan memutar perekonomian, terutama di sektor pariwisata," jelasnya.



Tuesday, October 8, 2024

Sering Terlambat dan Batalkan Penerbangan ... Qantas Didenda 1,05 Triliun

 Qantas didenda sebesar AUD 100 juta atau sekitar Rp 1,05 triliun. Gegaranya, maskapai penerbangan berbasis di Australia itu dituding kerap menyesatkan pelanggan dalam pemesanan penerbangan selama beberapa tahun.

Melansir 9news, Komisi Persaingan dan Konsumen Australia (ACCC) menggugat perusahaan itu di Pengadilan Federal atas tindakan tidak jujur terkait penjualan tiket pada penerbangan yang dibatalkan.

Maskapai penerbangan nasional itu dianggap telah menyesatkan dan menipu para pelanggan dengan tetap menjual tiket untuk penerbangan yang telah dibatalkan. Mereka juga terbukti sering menunda pemberitahuan bahwa penerbangan dibatalkan kepada para pelanggan yang telah memesan tiket.

Hakim Helen Rofe secara resmi memerintahkan Qantas untuk membayar denda sebesar AUD 100 juta setelah pengawas persaingan usaha dan maskapai penerbangan tersebut sepakat pada bulan Mei lalu untuk membayar denda itu.

"Ini merupakan denda yang cukup besar, yang merupakan sinyal kuat bagi semua bisnis, baik besar maupun kecil, bahwa mereka akan menghadapi konsekuensi yang serius jika menyesatkan konsumen," ujar ketua ACCC, Gina Cass-Gottlieb, dalam sebuah pernyataan setelah pengadilan.

Contoh kasus tersebut terjadi pada penerbangan yang telah dibatalkan antara 21 Mei 2021 dan 26 Agustus 2023. Serta penerbangan yang dijadwalkan antara 1 Mei 2022 dan 10 Mei 2024 yang berdampak pada 86.597 kursi pelanggan. Parahnya, kecurangan tersebut terjadi di lebih dari 70 ribu penerbangan.

Kasusnya terjadi pada tiket penerbangan yang sudah dibatalkan antara 21 Mei 2021 dan 26 Agustus 2023, untuk penerbangan yang dijadwalkan antara 1 Mei 2022 dan 10 Mei 2024. Hal itu berdampak pada 86.597 pelanggan di lebih dari 70 ribu penerbangan.

Kursi pun terus dijual selama sekitar 11 hari hingga 62 hari setelah Qantas memutuskan membatalkan penerbangan. Sementara menurut pengadilan, dibutuhkan sekitar 11-67 hari bagi pelanggan yang sudah memesan untuk diberi tahu terkait pembatalan penerbangan mereka.

Menurut pengacara ACCC, Christopher Caleo, para manajer senior maskapai pun mengetahui berbagai aspek dari masalah itu. Termasuk bahwa penerbangan yang dibatalkan tidak dihapus dari halaman pemesanan atau bahwa para pelanggan masih dapat memesan penerbangan yang dibatalkan tersebut.

Namun, tidak ada satu pun manajer yang menyadari masalah ini secara keseluruhan.

"Qantas menyadari adanya kekurangan pada sistem mereka. Terlepas dari kesadaran mereka, masalah ini berlangsung dalam jangka waktu yang lama dan berdampak pada banyak konsumen," kata Caleo.

Adapun rincian denda tersebut adalah Qantas didenda sebesar AUD 70 juta karena menjual penerbangan yang dibatalkan. Dan denda sebesar AUD 30 juta diberikan karena kegagalan memberitahu pelanggan terkait penerbangan yang dibatalkan tersebut.

"Kita semua tahu ketidaknyamanan akibat pembatalan penerbangan. Ketika hal ini terjadi, konsumen perlu mengetahui tentang pembatalan sesegera mungkin, sehingga mereka dapat mencari pengaturan alternatif yang sesuai untuk mereka," kata Cass-Gottlieb.

"Hingga sekitar 880.000 konsumen terpengaruh oleh tindakan Qantas. Orang-orang telah membuat rencana, dan mungkin telah menghabiskan uang untuk pembelian terkait lainnya, dengan mengandalkan fakta bahwa penerbangan akan berangkat seperti yang diiklankan. Dan penundaan dalam memberi tahu mereka tentang pembatalan tersebut mungkin membuat mereka lebih stres dan mahal untuk membuat pengaturan alternatif," ujar dia.

Wednesday, September 11, 2024

harga TIket Pesawat Mahal Karena Harga Avtur Indonesia Paling Tinggi Sedunia

CEO AirAsia Tony Fernandes buka-bukaan soal biang kerok yang membuat harga tiket pesawat di Indonesia mahal. Ia mengatakan setidaknya ada tiga biang kerok utama. Pertama, harga avtur yang mahal.

Berdasarkan website PT Pertamina (Persero), harga avtur periode 1-30 September 2024 di Bandara Soekarno Hatta (CGK) tercatat sebesar Rp13.211,31 per liter.

"Bahan bakar di Indonesia lebih tinggi dibanding negara manapun atau tertinggi di dunia," ujarnya dalam bincang media di Hotel Fairmont

Belum lagi maskapai juga harus menghadapi fluktuasi nilai tukar rupiah. Apabila rupiah melemah, maka daya saing Indonesia juga ikut turun.

"Jadi banyak orang menyalahkan maskapai untuk tarif tiket. Kenyataannya kita harus membayar bahan bakar, kita harus menghadapi nilai tukar," pungkasnya.

Penyebab kedua adalah Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang berlipat baik untuk maskapai, turis, hingga pembelian suku cadang. Padahal maskapai, sambung Tony, telah berbicara dengan Kementerian Keuangan selama beberapa tahun untuk menghapus pajak impor suku cadang.

Ketiga, adanya kebijakan tarif batas atas dan bawah harga tiket pesawat. Menurutnya, kebijakan tersebut bukannya membuat harga tiket pesawat murah, tapi malah jadi mahal karena maskapai cenderung menggunakan tarif paling tinggi.

"Pembatasan justru membuat harga tiket menjadi lebih mahal. Jadi sebaiknya menghapus batas atas tarif," pungkasnya.

Mahalnya harga tiket pesawat Indonesia pernah disinggung Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. Menurutnya, harga tiket pesawat Indonesia menjadi termahal kedua di dunia, hanya kalah dari Brasil. Bahkan, di negara Asean harga tiket pesawat dalam negeri paling mahal.

"Dibandingkan dengan negara-negara ASEAN dan negara berpenduduk tinggi, harga tiket penerbangan Indonesia jadi yang termahal kedua setelah Brasil," ujar dia dalam unggahan di Instagram resmi.

Karenanya, Luhut menilai pemerintah harus mencari cara untuk menurunkan harga tiket pesawat dengan cara mengevaluasi komponen pembentuk harga.

Komponen pembentuk harga yang akan dievaluasi paling awal adalah Cost Per Block Hour (CBH) karena porsinya paling besar dalam membentuk tarif. Ia menilai perlu diidentifikasi kembali rincian pembentuknya.

"Kita juga merumuskan strategi untuk mengurangi nilai CBH tersebut, berdasarkan jenis pesawat dan layanan penerbangan," kata Luhut.

Selain itu, pemerintah juga berencana untuk mengakselerasi kebijakan pembebasan bea masuk dan pembukaan Lartas barang impor tertentu. Sebab, untuk kebutuhan penerbangan porsi perawatannya mencapai 16 persen.

Luhut juga akan mengevaluasi mekanisme pengenaan tarif berdasarkan sektor rute yang berimplikasi pada pengenaan dua kali tarif PPN, Iuran Wajib Jasa Raharja (IWJR), dan Passenger Service Charge (PSC), bagi penumpang yang melakukan transfer/ganti pesawat.

"Mekanisme perhitungan tarif perlu disesuaikan berdasarkan biaya operasional maskapai per jam terbang, yang akan berdampak signifikan mengurangi beban biaya pada tiket penerbangan," imbuhnya.

Evaluasi juga dilakukan pada kontribusi pendapatan kargo terhadap pemasukan perusahaan. Hal ini diharapkan bisa menjadi pertimbangan dalam menentukan harga Tarif Batas Atas.

Di samping itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengungkap pemerintah telah membentuk satuan tugas (satgas) penurunan harga tiket pesawat sebagai upaya menciptakan harga tiket yang lebih efisien di Indonesia.

Satgas tersebut terdiri dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, dan kementerian/lembaga (K/L) terkait lainnya. 

Monday, August 26, 2024

Daftar Konglomerat Pemilik Jet Pribadi Gulfstream Seharga 1 Triliun Rupiah

 Jet pribadi atau private jet merupakan salah satu moda transportasi paling mewah yang biasanya digunakan oleh segelintir orang saja. Sebab biaya yang dibutuhkan untuk satu kali menyewa layanan ini sangatlah mahal, bahkan bisa sampai miliaran rupiah.

Misalkan saja menurut catatan yang melansir dari situs resmi penyedia layanan sewa jet pribadi Paramount Business Jet, harga sewa rata-rata untuk pesawat jet pribadi Gulfstream G650 mencapai US$ 11.000-17.000 atau setara dengan Rp 171,6-265,2 juta per jam (kurs Rp 15.600/dolar AS).

Kemudian saat mencoba fitur booking penerbangan jet pribadi dalam situs ini, menggunakan contoh perjalanan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Los Angeles, harga sewa jet pribadi ini dikenakan tarif sekitar US$ 190.540-216.670 atau Rp Rp 2,97-3,38 miliar.

Tidak hanya mahal untuk disewa, ternyata untuk memiliki jet pribadi Gulfstream G650 dibutuhkan biaya yang sangat besar. Berdasarkan laporan Forbes, harga jet pribadi yang satu ini mencapai US$ 70 juta atau setara dengan Rp 1,09 triliun per unit.

Meski dijual dengan harga sangat mahal, masih ada konglomerat dan selebriti terkaya di dunia yang bisa memiliki jet pribadi Gulfstream G650 tersebut. Misalkan saja orang terkaya di dunia Elon Musk, bos Amazon Jeff Bezos hingga selebriti ternama Oprah Winfrey.

Melansir laporan Forbes pada 2022 lalu, berikut daftar konglomerat dan selebriti super tajir yang punya jet pribadi Gulfstream G650:

1. Jeff Bezos (Founder dan Ketua Eksekutif Amazon)

2. Larry Ellison (Co-founder dan Ketua Eksekutif Oracle)

3. Bill Gates (Co-founder dan pemilik saham terbesar Microsoft)

4. David Geffen (Pembuat Film)

5. Laurene Powell Jobs (Co-founder Apple dan istri Steve Jobs)

6. Ralph Lauren (Fashion designer dan pemilik brand Ralph Lauren)

7. Elon Musk (Founder dan CEO Tesla Motors)

8. Steven Spielberg (Pembuat Film)

9. Nancy Walton Laurie (Pewaris Walmart)

10. Robert Kraft (CEO Kraft Group)

11. Ronald Perelman (Bankir dan Investor MacAndrews & Forbes Group)

12. James Simons (Investor dan Founder Renaissance)

13. Oprah Winfrey (Penyani, aktris, TV Produser)

Di luar itu, ada juga sederet konglomerat dan selebriti lain yang memiliki jet pribadi mesti bukan dari pabrikan Gulfstream. Misalkan saja penyanyi ternama Taylor Swift dan Kenny Chesney pemilik jet pribadi Dassault Falcon seharga US$ 60 Juta atau Rp 936 miliar.

Kemudian ada juga pemilik jet pribadi Bombardier seharga US$ 50 Juta (Rp 780 miliar) seperti selebriti ternama Mark Wahlberg, Tom Cruise, Kylie Jenner serta konglomerat seperti Marc Cuban, Barry Diller, John Henry, dan Shahid Khan.

Tuesday, May 30, 2023

Demi Cuan Senilai Rp 57 Triliun ... Garuda Rela PHK 25 Persen Karyawannya

 PT Garuda Indonesia Tbk (GIIA) memutuskan hubungan kerja (PHK) hingga menerapkan pensiun dini karyawan demi menghemat biaya perusahaan. Langkah pemangkasan ini merupakan restrukturisasi perusahaan dari upaya right sizing. Dalam kurun empat tahun, ada penurunan rasio komposisi pegawai dengan rata-rata 17 persen.

Dari paparan kinerja perseroan, jumlah pegawai pada 2019 mencapai 7.878 orang, lalu menyusut 25 persen menjadi 5.946 pada 2020. Selanjutnya turun lagi 12 persen menjadi 5.203 orang pada 2021, kemudian kembali berkurang 14 persen menjadi 4.459 pada 2022.

"Garuda menurunkan jumlah karyawan," kata Direktur Utama Garuda Irfan Setiaputra. Dalam penyesuaian tersebut, perusahaan mengklaim telah mengedepankan opsi sukarela dan pensiun dipercepat. Selain itu, ada juga opsi penyelesaian kontrak, kompensasi dan implementasi agar tetap kondusif baik internal maupun eksternal.

Dari data Garuda, pada 2022 jumlah pegawai yang pensiun dipercepat tercatat 752 orang. Kemudian pegawai yang penyelesaian kontrak dipercepat sebanyak 78 orang. Dengan begitu, total karyawan yang dirumahkan mencapai 830 orang pada 2022.

PT Garuda Indonesia Tbk (GIIA) membukukan laba bersih sebesar US$3,81 miliar atau setara Rp57 triliun (asumsi kurs Rp14.982 per dolar AS) pada 2022.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan capaian ini merupakan yang paling baik. "Laba bersih US$3,83 miliar ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah," kata Irfan. Menurutnya, Garuda terus melakukan penguatan fundamental kinerja usaha sepanjang 2022 dan menghasilkan total biaya tetap (fixed cost) yang turun menjadi 73,79 persen dibanding biaya tetap tahun sebelumnya.

Kemudian, lease cost to revenue tercatat 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yakni sebesar 27 persen. Adapun rata-rata pendapatan (average revenue) tiap pesawat tercatat 26.100, sedangkan fixed cost to revenue sebesar 30,62 persen. Secara total, aset BUMN penerbangan ini tercatat US$4,14 miliar. Lalu utang perusahaan (liabilitas) mencapai US$4,8 miliar dan total ekuitas minus US$653 juta.

Untuk tahun ini, Irfan mengungkapkan perusahaan menargetkan kinerja yang semakin solid. Mulai dari kenaikan ebitda, pendapatan usaha, peningkatan pendapatan melalui penguatan dan restorasi armada. Pihaknya juga akan memperkuat tata kelola perusahaan.

Menurutnya, kinerja 2022 juga dipengaruhi penambahan jumlah pesawat serviceable PKPU dengan adanya program reaktivasi pesawat dari 31 pesawat pada Juni 2022 menjadi 44 pesawat serviceable. "Jumlah pesawat grounded menurun. Reaktivasi sisa 24 pesawat grounded dilanjutkan tahun 2023," ungkapnya.

Saturday, March 25, 2023

Profil Pemilik Super Jet Air Yang Ternyata Putra Pemilik Lion Air

 Media sosial dihebohkan keluhan dari para penumpang maskapai Super Air Jet yang mengalami kepanasan saat terbang. Sistem pendingin ruangan atau AC dalam kabin pesawat mati selama penerbangan dari Bali menuju Jakarta akibat masalah teknis.

Viral di media sosial, memang siapa sih pemilik dari maskapai ini?

Berdasarkan catatan, Super Air Jet disebut dimiliki oleh Farian dan Davin Kirana. Mereka berdua merupakan putra dari Kusnan dan Rusdi Kirana yang membesut Lion Air sejak 1999. Farian dan Davin memiliki Super Air Jet melalui PT Kabin Kita Top, sebuah perusahaan patungan yang dimiliki keduanya. Mereka masing-masing memegang 50% saham di perusahaan tersebut.

Kabin Kita memiliki 99,8% kepemilikan Super Air Jet. Sementara sisa kepemilikan lainnya dipegang Rudy Lumingkewas yang merupakan Presiden Direktur Lion Air Group, dan Achmad Hasan Direktur Perdagangan Lion Air Group.

Sebagai informasi, video viral penumpang kepanasan selama penerbangan Super Air Jet ini terjadi pada Selasa (21/3/2023). Dikatakan bahwa saat itu pesawat dengan nomor penerbangan IU-737 rute Bali-Jakarta mengalami gangguan tekanan udara saat terbang.

Pesawat yang membawa 179 penumpang dan enam kru itu, lepas landas dari Bandara Internasional Ngurah Rai Bali pada pukul 17.55 Wita. Direktur Utama (Chief Executive Officer) Air Jet Ari Azhari menjelaskan terdapat indikasi sistem pengatur tekanan udara di kabin tidak berfungsi seharusnya (kurang maksimal) saat berada di ketinggian 30 ribu kaki.

"Gangguan ini menyebabkan suhu udara di kabin menjadi lebih tinggi dari semestinya," jelas Ari dalam keterangan tertulis yang diterima. Meski begitu, permasalahan tersebut bisa teratasi dengan baik dan pesawat berhasil mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pukul 18.40 WIB. Seluruh tamu turun dari pesawat dan mengikuti proses kedatangan seperti biasanya.

Media sosial belakangan ini dihebohkan keluhan dari para penumpang maskapai Super Air Jet yang mengalami kepanasan saat terbang. Kabarnya sistem pendingin ruangan atau AC dalam kabin pesawat mati selama penerbangan yang dilakukan dari Bali menuju Jakarta.

Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyatakan akan menindaklanjuti kejadian ini dengan serius. Dirjen Perhubungan Udara Maria Kristi Endah Murni menyatakan pihaknya akan memberikan memberikan teguran serius kepada maskapai Super Air Jet atas terjadinya permasalahan yang terjadi saat terbang.

Selain itu, Ditjen Perhubungan Udara juga bakal melakukan inspeksi lebih lanjut untuk memastikan bahwa pesawat tersebut aman untuk digunakan kembali.

Kristi membenarkan kejadian yang terjadi pada pesawat dengan kode penerbangan IU-737 itu karena adanya gangguan teknis. "Saya mendapatkan informasi bahwa pesawat tersebut mengalami gangguan pada sistem pengatur tekanan udara di cabin sehingga membuat suhu udara di kabin pesawat tinggi dan membuat penumpang menjadi tidak nyaman karena kepanasan," kata Kristi dalam keterangannya, Jumat (24/3/2023).

Di sisi lain, Super Air Jet diminta untuk melakukan investigasi internal atas terjadinya permasalahan tidak berfungsinya sistem pendingin kabin pesawat dan melakukan tindakan perbaikan yang diperlukan agar permasalahan ini tidak terulang kembali.

Selain itu, Super Air Jet diminta melakukan pembinaan kepada personil penerbangan jika ditemukan melaksanakan tugas di luar Standar Operational Prosedur (SOP) yang berlaku. Kristi juga mengimbau agar seluruh maskapai terus meningkatkan pelayanan serta mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan. Apalagi sebentar lagi akan menghadapi periode angkutan udara lebaran dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi.

"Pada periode persiapan angkutan udara lebaran tahun ini, kami akan melakukan ramp inspection/inspeksi terhadap pesawat yang akan beroperasi melayani mudik lebaran. Saya mengingatkan kembali para operator di bidang penerbangan untuk mematuhi prinsip 3S+1C dalam penerbangan yaitu Safety, Security, Services dan Compliance (kepatuhan pada aturan yang berlaku)," tegas Kristi.




Tuesday, June 1, 2021

Ratusan Karyawan Garuda Ajukan Pensiun Dini Ditengah Utang Rp 70 Triliun

 Direktur Utama Irfan Setiaputra PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mengatakan sudah lebih dari 100 karyawan mengajukan pensiun dini.  "Sudah ada yang mengajukan. Sudah lebih dari 100 (karyawan)," ungkap Irfan dalam wawancara khusus, Senin (31/5). Irfan menjelaskan pihaknya menawarkan program pensiun dini hingga 19 Juni 2021. Ia memastikan keuangan perusahaan masih cukup untuk membayar seluruh kompensasi yang wajib dibayarkan.

"Efektif kok, dana ada," kata Irfan.

Namun, ia tak menyebut pasti proyeksi dana yang dibutuhkan untuk membayar kompensasi kepada seluruh karyawan yang mengajukan pensiun dini tahun ini. Irfan juga tak menjelaskan rinci dari jabatan apa saja yang banyak mengajukan pensiun dini. Untuk skemanya, seluruh karyawan bisa mengajukan pensiun dini ke perusahaan. Namun, karyawan itu harus menunggu sampai keluar surat keputusan (sk) pensiun dini.

"Nanti efektifnya tergantung manajemen dan dana yang tersedia," imbuh Irfan.

Selama surat keputusan belum keluar, karyawan yang sudah mengajukan pensiun dini tetap menjadi staf di Garuda Indonesia. Dengan demikian, mereka yang mengajukan tetap memiliki hak dan kewajiban sebagai karyawan selama belum ada surat keputusan. "Bukan berarti mengajukan langsung bisa menikmati dan menunggu, setiap hari menagihkan," jelas Irfan.

Sebelumnya, dalam rekaman diskusi internal yang tersebar ke publik, Irfan menyatakan seluruh hak pegawai yang sukarela mengambil program tersebut akan dipenuhi sesuai dengan ketentuan perundangan-undangan yang berlaku. Karyawan juga mendapatkan hak sesuai dengan perjanjian kerja yang disepakati antara karyawan dan perusahaan.

Irfan memaparkan kompensasi tersebut berdasarkan Pasal 64 Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara perseroan dengan karyawan. Kompensasi yang diterima bagi pekerja yang mengajukan pensiun dini meliputi dua kali pesangon, satu kali uang penghargaan masa kerja, uang pengganti hak, dan tiket konsesi bagi mereka yang masih kerja aktif di atas 16 tahun.

"Mereka yang akan mengambil dan bersedia ikut dalam program ini akan memperoleh hak sesuai Pasal 64 PKB kami mengenai PHK sebelum mencapai usia pensiun normal," kata Irfan.

Selain kompensasi yang diatur dalam PKB, ia menuturkan Garuda Indonesia juga akan menambahkan dua kali penghasilan bulanan, kompensasi atas sisa cuti yang belum diambil, kompensasi atas casual sickness 2020, tunjangan tengah tahun 2020 dan 2021 bagi yang eligible, serta bantuan istirahat tahunan 2020 dan 2021 bagi yang eligible dan belum dibayarkan.

Menurut Irfan, langkah ini diambil karena keuangan perusahaan semakin terpuruk di masa pandemi covid-19. Utang perusahaan diproyeksi tembus Rp70 triliun dan bertambah Rp1 triliun setiap bulannya.

Kenaikan utang ini karena pendapatan perusahaan tidak bisa menutup pengeluaran. Irfan memproyeksikan pendapatan Mei 2021 hanya sekitar US$56 juta. Sementara, pengeluaran sewa pesawat saja sudah mencapai US$56 juta. Lalu, maintenance US$20 juta, avtur US$20 juta, pegawai US$20 juta.

Menanggapi rekaman tersebut, manajemen Garuda Indonesia menyatakan bahwa rekaman itu merupakan diskusi internal perusahaan. Seluruh informasi dalam rekaman tersebut hanya untuk kebutuhan internal dan bukan untuk disebarluaskan.

Garuda Indonesia menderita kerugian hingga US$1,07 miliar pada kuartal III 2020. Angkanya berbanding terbalik dibandingkan dengan posisi kuartal III 2019 yang membukukan laba bersih sebesar US$122,42 juta. Pendapatan perusahaan jeblok dari US$3,54 miliar menjadi US$1,13 miliar. Rinciannya, pendapatan dari penerbangan tidak berjadwal sebesar US$46,92 juta dan penerbangan berjadwal US$917,28 juta.

Monday, May 3, 2021

Super Air Jet Perusahaan Penerbangan Baru PT Kabin Kita Top Ternyata Belum Memiliki Izin

 Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengatakan Super Air Jet secara hukum dimiliki oleh PT Kabin Kita Top. Saat ini, perusahaan sedang mengurus izin untuk beroperasi sebagai maskapai pendatang baru untuk layanan angkutan penumpang. "Sedang proses untuk air operation certificate atau izin untuk komersial. Secara hukum, pemilik Super Air Jet adalah PT Kabin Kita Top," terang Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati 

Adita enggan berkomentar lebih lanjut terkait dengan pendatang baru di industri penerbangan dalam negeri, Super Air Jet. Ia tak menjelaskan detail perusahaan anyar ini terafiliasi dengan salah satu grup maskapai yang sudah eksis sekarang atau tidak. Adita juga tak menjawab pertanyaan redaksi mengenai berapa lama waktu yang dibutuhkan dalam proses perizinan dan rute mana saja yang nantinya akan ditawarkan oleh Super Air Jet. "Semua masih proses," katanya.

Senada, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto mengatakan Super Air Jet kini sedang dalam proses perizinan. Ia mengaku tak bisa memprediksi kapan perusahaan itu dinyatakan layak terbang.

"Tergantung berapa lama, perusahaan harus buktikan dulu, pesawatnya bagaimana, kru bagaimana. Kalau bisa melengkapi bukti, perusahaan harus berikan bukti, punya ini, punya itu," ujar Novie. Selain itu, Novie menyatakan penentuan rute penerbangan juga belum dilakukan. Perusahaan sekarang fokus dengan proses perizinan terlebih dahulu.

"(Rute) ini juga belum, belum semua diizinkan, perizinan yang menilai inspektur, harus cek ke inspektur," jelasnya. Sebelumnya, Direktur Utama Super Air Jet Ari Azhari mengakui saat ini maskapainya tengah dalam fase bersiap untuk lepas landas dengan mengikuti tahapan dan prosedur yang dibutuhkan berdasarkan ketentuan perundang-undangan.

"Super Air Jet didirikan atas dasar optimisme bahwa peluang pasar khususnya penerbangan dalam negeri masih ada dan terbuka luas, ada permintaan yang sangat kuat dari masyarakat untuk perjalanan udara saat ini, terutama para milenial," ujarnya dalam keterangan resmi. Super Air Jet didesain dan dipersiapkan agar memungkinkan banyak orang (penumpang) bisa bepergian menggunakan pesawat udara untuk tujuan wisata, pendidikan hingga pebisnis muda.

Pada tahap awal, Super Air Jet akan mengoperasikan armada generasi terbaru, yaitu Airbus 320-200 yang berkapasitas 180 kursi kelas ekonomi. "Fokus utama Super Air Jet menawarkan konsep antar kota secara point to point di pasar berbiaya rendah dengan penerbangan langsung domestik dan nantinya dapat merambah ke rute-rute internasional," pungkas Ari.

Super Air Jet akan meramaikan bisnis penerbangan di Indonesia. Maskapai swasta tersebut yang diklaim sepenuhnya berasal dari penyertaan modal di dalam negeri. Maskapai ini akan masuk dalam kategori layanan angkutan penumpang dengan harga terjangkau (low cost carrier/LCC), serta berjadwal harian yang menyasar segmen milenial.

Direktur Utama Super Air Jet Ari Azhari mengakui saat ini maskapainya tengah dalam fase bersiap untuk lepas landas dengan mengikuti tahapan dan prosedur yang dibutuhkan berdasarkan ketentuan perundang-undangan. Rencananya, maskapai tersebut bakal memulai penerbangan perdana dalam waktu dekat.

"Super Air Jet didirikan atas dasar optimisme bahwa peluang pasar khususnya penerbangan dalam negeri masih ada dan terbuka luas, ada permintaan yang sangat kuat dari masyarakat untuk perjalanan udara saat ini, terutama para milenial," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (3/5).

Ari melanjutkan Super Air Jet didesain dan dipersiapkan agar memungkinkan banyak orang (penumpang) bisa bepergian menggunakan pesawat udara untuk tujuan wisata, pendidikan hingga pebisnis muda. Pada tahap awal, Super Air Jet akan mengoperasikan armada generasi terbaru, yaitu Airbus 320-200 yang berkapasitas 180 kursi kelas ekonomi.

"Fokus utama Super Air Jet menawarkan konsep antar kota secara point to point di pasar berbiaya rendah dengan penerbangan langsung domestik dan nantinya dapat merambah ke rute-rute internasional," jelasnya. Super Air Jet, lanjut Ari, juga melihat peluang bahwa loyalitas generasi lebih muda hanya akan didapatkan melalui pengalaman (experience).

Pertama, kecenderungan dan pertimbangan dari perkembangan teknologi yang pesat. Dengan demikian, anak-anak muda lebih mementingkan pengalaman langsung. Kedua, keinginan generasi muda untuk mengunjungi langsung ke kota-kota yang menawarkan pengalaman tersendiri. Ketiga, ketertarikan generasi muda untuk menggali berbagai atraksi atau mengeksplor keindahan suatu tempat, khususnya objek wisata dan sangat berkesan pada hal unik.

Keempat, anak-anak muda mayoritas telah memiliki penghasilan sendiri dan dapat mengelola keuangannya, sehingga mampu menyisihkan banyak bujet (anggaran) untuk perjalanan. "Terakhir, setiap pilihan untuk terbang pasti sudah dipertimbangkan. Oleh karena itu, Super Air Jet akan menjadi rekomendasi bagi wisatawan dan pebisnis generasi muda," pungkasnya.

Super Air Jet, maskapai baru yang digadang-gadang akan mewarnai industri penerbangan Indonesia, belum mengantongi izin laik terbang. Saat ini, izin tersebut masih diproses oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto membenarkan bila maskapai tengah mengurus izin terbang. Namun, ia belum bisa memperkirakan kapan sekiranya izin tersebut bisa diterbitkan.

"Tergantung berapa lama, perusahaan harus buktikan dulu, pesawatnya bagaimana, kru bagaimana. Kalau bisa melengkapi bukti, perusahaan harus berikan bukti, punya ini, punya itu," ujar Novie. Selain itu, Novie juga mengungkapkan penentuan rute penerbangan belum dilakukan. "(Rute) ini juga belum, belum semua diizinkan, perizinan yang menilai inspektur, harus cek ke inspektur," katanya.

Senada, Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati juga mengatakan izin tengah diproses. Kendati begitu, ia belum bisa membagi informasi lebih lanjut mengenai afiliasi grup di maskapai anyar ini.

"Semua masih proses. Secara hukum, pemilik Super Air Jet adalah PT Kabin Kita Top," ucap Adita.

Sebelumnya, Direktur Utama Super Air Jet Ari Azhari juga belum bisa membagi soal kapan dan ke mana maskapai akan mengudara. Ia hanya menyebut akan memiliki rute domestik, baru setelah itu disusul rute internasional. Nantinya, Super Air Jet akan menjadi maskapai kelas harga rendah alias Low Cost Carrier (LCC). Perusahaan terbentuk dengan modal asli dari dalam negeri.

"Super Air Jet didirikan atas dasar optimisme bahwa peluang pasar khususnya penerbangan dalam negeri masih ada dan terbuka luas, ada permintaan yang sangat kuat dari masyarakat untuk perjalanan udara saat ini, terutama para milenial," tutur Ari.

Saat beroperasi nanti, maskapai bakal menggunakan pesawat Airbus 320-200 dengan kapasitas 180 penumpang. Awalnya, rute yang disasar merupakan domestik, tapi jika berkembang akan merambah rute internasional. Sementara segmen pasar yang dibidik adalah milenial.

Saturday, August 29, 2020

Bandara Internasional Yogyakarta Mampu Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Hingga Dua Digit

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta mengungkapkan bahwa keberadaan Bandara Internasional Yogyakarta mampu membangkitkan industri hotel dan restoran di wilayah itu.

"Bandara Internasional Yogyakarta menjadi salah satu pemicu tumbuhnya bisnis perhotelan dan restoran di wilayah Kulon Progo, seiring dengan makin beragamnya fasilitas dan layanan yang dapat menjadi pilihan masyarakat," kata Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo Joko Mursito di Kulon Progo, Sabtu.

Ia mengatakan, salah satu persoalan sektor pariwisata di Kulon Progo adalah lama tinggal wisatawan yang masih minim atau idak lebih dari satu hari, sehingga dirasa kurang mendongkrak perekonomian masyarakat.

"Dengan demikian, persoalan lama tinggal (long stay) mulai  dapat teratasi, karena dengan fasilitas yang baik akan membuat wisatawan lebih betah tinggal lebih lama," kata Joko Mursito.

Selain itu, lanjut Joko Mursito keberadaan Bandara Internasional Yogyakarta para turis  juga  dapat memanfaatkan potensi lokal sebagai destinasi wisata di Kulon Progo.

Pertumbuhan objek wisata berbasis kemandirian masyarakat berkembang pesat, sedikitnya ada 30 objek wisata, selain objek wisata yang dikelola oleh pemkab. Pertumbuhan objek wisata ini diharapkan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat dan mengurangi angka pengangguran di wilayah ini.

"Namun demikian, masih banyak destinasi wisata yang harus berbenah dengan bertambahnya volume dan intensitas kunjungan," katanya.

Ia mengatakan khusus di Pantai Glagah, ada penambahan aksen daya tarik karena saat ini sudah mulai banyak wisatawan yang datang ke Glagah untuk melihat pesawat "landing" maupun "take off".

Dinas Pariwisata koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulon Progo menyiapkan pelebaran dan perbaikan jalan dari Pasar Plono menuju Nglinggo dan tembus D'Loano.

"Tahun 2021, ada pembangunan Plaza Kuliner di Glagah dan penambahan sarana dan prasarana  pendukung protokol kesehatan," katanya.

Selain itu, Dinas Pariwisata juga menyiapkan sumber daya manusia bidang pariwisata supaya lebih profesional dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan yang berkunjung ke Kulon Progo.

Untuk itu, Dinas Pariwisata memberikan pelatihan untuk pengelola destinasi wisata dan usaha jasa pariwisata agar paham penerapan protokol kesehatan. Selanjutnya, membangun sinergi antara pemerintah, swasta dan masyarakat.

"Kami juga merangsang kreativitas pengelola agar ada penguatan dan ikon di masing-masing destinasi wisata. Sehingga ke depan menu kunjungan lebih variatif dan inovatif," katanya.

Bupati Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarya, Sutedjo memperkirakan pengoperasian Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) mampu mendongkrak pertumbuhan bisnis dan ekonomi di wilayah ini hingga di atas dua digit.

Sutedjo di Kulon Progo, Sabtu, mengatakan sebelum 2018 pertumbuhan ekonomi di Kulon Progo berkisar antara 4 persen hingga 5,2 persen, tapi dengan adanya Bandara Internasional Yogyakarta bisa tumbuh menjadi 11,3 persen pada 2018 atau di atas DIY yang pertumbuhannya sebesar 7 persen.

Selanjutnya, pada 2019 pertumbuhan ekonomi sebesar 10,83 persen, sedangkan pada masa pandemi COVID-19 ini tetap pada pertumbuhan ekonomi yang mengarah positif.

"Kabupaten Kulon Progo sebelumnya tercatat sebagai daerah angka kemiskinannya lebih tinggi dari lima kabupaten/kota di DIY. Namun sejak 2018, Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Kulon Progo yang berada di atas dua digit atau tertinggi di DIY," kata Sutedjo.

Ia menjelaskan pada awal pemerintah pusat menetapkan Kabupaten Kulon Progo sebagai lokasi pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta, banyak penolakan warga yang tidak merelakan lahannya untuk pembangunan bandara. Namun setelah dilihat dalam perkembangannya, banyak dampak positif yang didapat oleh masyarakat.

Meski begitu, Pemkab Kulon Progo memiliki pekerjaan berat dalam mendorong masyarakat untuk memanfaatkan peluang usaha atas pengoperasian  Bandara Internasional Yogyakarta. Masyarakat harus mampu menangkap peluang adanya bandara untuk berusaha sesuai kemampuan dan potensi lokal.

Ia berharap masyarakat jangan hanya menjadi penonton, namun dengan harus mampu menangkap peluang usaha.

"Kami selalu mengajak dan mengingatkan masyarakat Kulon Progo memanfaatkan Bandara Internasional Yogyakarta sebagai potensi untuk menangkap peluang di semua sektor sesuai kemampuan. Jangan jadi penonton," katanya.

Kabag Perekonomian Setda Kulon Progo Adnan Widodo memproyeksikan pertumbuhan ekonomi wilayah ini pada masa pandemi COVID-19 masih positif berkisar di atas 3 persen meski di DIY pada triwulan pertama minus 0,17 persen.

Ia mengatakan asumsi pertumbuhan ekonomi di atas 30 persen, yakni pada 2019 pertumbuhan ekonomi DIY sebesar 7,51 persen, sedangkan di Kulon Progo mencapai 10,84 persen, sedangkan pada triwulan pertama di DIY minus 0,17 persen atau turun 7,68 persen.

Ia mengatakan penurunan pertumbuhan ekonomi pada masa pandemi COVID-19 ini disebabkan berhentinya pembangunan infrastruktur dalam mega proyek di Kulon Progo, seperti perhotelan hingga pembangunan jalur kereta bandara, serta proyek infrastruktur daerah yang anggarannya terkena refocusing untuk penanganan COVID-19.

"Pada triwulan ketiga III 2020 proyek infrastruktur mulai berjalan kembali. Kami berharap mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Kulon Progo supaya tidak minus," katanya.

Adnan juga mengatakan pertumbuhan ekonomi Kulon Progo bisa diproyeksikan positif dengan meningkatkan daya beli masyarakat. Program bantuan sosial tunai (BST), bantuan pangan non tunai (BPNT), hingga bantuan sosial lainnya dapat mempertahankan daya beli masyarakat pada masa pandemi COVID-19.

"Kami optimistis berbagai program bantuan sosial dari pemerintah pusat hingga kabupaten dapat menstabilkan daya beli masyarakat, sehingga pertumbuhan ekonomi dapat positif, begitu juga laju inflasi dapat dikendalikan," katanya.

Namun, beroperasinya Bandara Internasional Yogyakarta belum sepenuhnya mampu memulihkan pertumbuhan pada sektor jasa transportasi.

"Meskipun jumlah penumpang  atau pengguna jasa penerbangan di Bandara Internasional Yogyakarta sudah terjadi lonjakan, namun belum mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi, karena jasa transportasi belum berkembang sesuai harapan," katanya.

Saturday, September 10, 2016

Tulungagung dan Banyumas Miliki Bandara Udara Baru

Kementerian Perhubungan menyetujui pembangunan dua bandara di bagian selatan Pulau Jawa. Bandara pertama di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Bandara kedua di Banyumas, Jawa Tengah. Pada Jumat (8/9/2016) ini, pihak Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub akan bertolak ke Banyumas untuk meninjau lokasi.

"Selanjutnya minggu berikutnya ke Tulungagung untuk meninjau langsung ke lokasi," kata Direktur Bandara Kementerian Perhubungan, Yudhi Sari Sitompul, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (7/9/2016). Menurut Yudhi Sari, peninjauan langsung ke lokasi yang dimaksud untuk mencari alternatif mana yang memenuhi syarat untuk dijadikan bandara.

"Jadi kami akan mencari alternatif dulu lokasinya. Di Tulungagung, meskipun sudah ada kesepakatan dukungan dari delapan bupati di sekitarnya, belum tentu juga direalisasikan karena harus melihat dari semua aspek," kata dia. Peninjauan lokasi dilakukan bersama dengan PT Angkasa Pura I (Persero), sebagai perusahaan milik negara yang mengelola bandara di wilayah itu.

"Pembangunan bandara pada dua wilayah tersebut merupakan arahan langsung Presiden Joko Widodo, sejalan dengan tinginya kebutuhan akan bandara di Pulau Jawa," ujar dia. Pembangunan bandara terutama di selatan Pulau Jawa ini dinilai perlu mengingat ruang udara lintas selatan akan dibuka untuk penerbangan komersial. Selama ini penerbangan lintas selatan hanya bisa digunakan untuk penerbangan militer.

Meski begitu tambah Yudhi Sari, segala sesuatunya harus dilakukan berdasarkan kajian yang disampaikan dalam masterplanyang disepakati para Bupati. "Ada aturan untuk menetapkan lokasi pembangunan bandara, setidaknya ada delapan aturan yang harus dipenuhi, banyak sekali," ujarnya.

Untuk itu, pemerintah akan menyiapkan Peraturan Presiden untuk membuka ruang udara di bagian selatan untuk penerbangan sipil, dari yang selama ini dipakau untuk keperluan khusus. Sebelumnya diberitakan, Kabupaten Tulungagung dinilai sebagai wilayah yang cocok untuk bandar udara di kawasan selatan Pulau Jawa.

Inisiasi pendirian bandara disampaikan delapan kepala daerah yaitu Bupati Madiun Muhtarom, Bupati Magetan Sumantri, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni, Bupati Pacitan Indartato, Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, Bupati Blitar Rijanto, dan Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak.

Meski mendapat lampu hijau dari pemerintah pusat, hingga kini delapan kepala daerah tersebut belum bermufakat soal lokasi pendirian bandara. Mereka justru menyerahkan pilihan tersebut pada survei dan kajian Kementerian Perhubungan untuk menentukan daerah mana yang dipilih.

Monday, May 23, 2016

Daftar 136 Penerbangan Tambahan Citilink Selama Liburan Lebaran 2016

PT Citilink Indonesia mengajukan 136 penerbangan tambahan dan mengalokasikan 34 ribu kursi tambahan guna mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang saat libur Lebaran 2016. Untuk itu, perusahaan maskapai nasional itu mengerahkan dua pesawat Boeing 737-500 dari lima pesawat cadangan yang dimilikinya.

Presiden Direktur Citilink Indonesia, Albert Burhan menjelaskan, tambahan penerbangan diajukan ke kemenetrian Perhubungan terutama untuk rute-rute padat, seperti dari Jakarta ke Yogyakarta, Medan, Padang, dan Denpasar (pulang-pergi). “Penerbangan tambahan ini mulai berlaku pada puncak arus mudik Lebaran, yaitu dari tanggal 2 - 14 Juli 2016,” jelas Albert di Jakarta, Minggu (22/5).

Dengan rencana pengajuan penerbangan tambahan tersebut, kata Albert, maka Citilink akan terbang 245 kali dalam sehari atau naik sekitar 5 persen dibandingkan hari biasa yang sebanyak 234 penerbangan. Dia merinci, untuk rute Jakarta – Padang yang biasanya terbang empat kali sehari akan bertambah dua penerbangan ekstra menjadi enam kali penerbangan. Sementara untuk rute Jakarta – Denpasar, dari enam kali penerbangan sehari menjadi delapan kali penerbangan.

Untuk rute Jakarta-Medan, lanjutnya, yang biasanya terbang enam kali sehari akan bertambah satu kali penerbangan menjadi tujuh penerbangan sehari. Terakhir, untuk rute Jakarta-Yogyakarta meningkat menjadi tujuh penerbangan dari biasanya lima kali penerbangan sehari.

“Citilink memperkirakan lonjakan arus mudik dan arus balik pada Lebaran kali ini, justru dapat terjadi jauh hari sebelum puncak arus mudik, mengingat kondisi angkutan udara pada musim lebaran saat ini,” tutur Albert. Dia menerangkan, saat ini total armada Citilink berjumlah 42 pesawat yang terdiri dari 37 pesawat Airbus A320 dan lima pesawat Boeing 737-500. Kementerian Perhubungan mencatat total penumpang [esawat selama libur lebaran 2015 sebanyak 17,45 juta penumpang, turun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya 17,73 juta penumpang.

Pemerintah menetapkan masa angkutan lebaran 2016 dimulai sejak 18 Juni-24 Juli mendatang. Periode terlama masa angkutan lebaran ditetapkan pemerintah untuk moda angkutan laut, sementara untuk moda angkutan darat, udara, dan kereta api dimulai 24 Juni-17 Juli 2016.

“Penetapan masa angkutan lebaran untuk moda laut lebih panjang, karena moda ini membutuhkan waktu perjalanan yang lebih lama. Semua pihak yang terkait diminta untuk dapat mempersiapkan secara lebih baik keterlibatannya dalam angkutan lebaran,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan (Kemenhub) J.A. Barata di Jakarta, Senin (11/4).

Selain itu, Barata juga memastikan tahun ini instansinya masih tetap menyediakan layanan angkutan sepeda motor gratis dengan moda kereta api dan darat. “Kapasitas angkutan sepeda motor gratis yang disediakan moda kereta api dapat mencapai 15 ribu unit sepeda motor atau hampir tiga kali lipat kapasitas angkut tahun lalu,” jelasnya. Namun untuk layanan angkutan sepeda motor gratis menggunakan truk (untuk mengangkut sepeda motornya) dan bus (untuk mengangkut penumpangnya), masih belum dipastikan karena pemerintah masih melakukan perhitungan.

Friday, December 25, 2015

Ambil Laba Terlalu Tinggi Harga Avtur Indonesia Jadi Termahal Di ASEAN

Maskapai penerbangan di Indonesia mengeluhkan tingginya harga avtur saat ini yang mencapai selisih lebih tinggi 15-20% dibanding negara-negara di ASEAN. Sementara, kebutuhan avtur setiap tahunnya untuk memenuhi operasional maskapai penerbangan di Indonesia cukup tinggi mencapai 5 juta kiloliter (KL) atau 5 miliar liter.

Dalam website resmi Pertamina, harga avtur yang berlaku untuk penerbangan internasional adalah US$ 46,60 sen/liter dan domestik Rp 7.114,35/liter atau setara US$ 51,4 sen/liter‎. Ketua Umum maskapai penerbangan Indonesia yang tergabung dalam Indonesia National Air Carriers Association (INACA) Arif Wibowo mengatakan, tingginya harga avtur saat ini tentu menjadi beban maskapai penerbangan. Biaya operasional menjadi lebih tinggi sehingga maskapai sulit untuk bergerak lebih 'leluasa' mencari keuntungan.

"Harga fuel kita di atas negara-negara di ASEAN. Kebutuhan avtur kita 5 juta kiloliter per tahun atau 5 miliar liter per tahun. Itu seluruh airlines, untuk Garuda Indonesia saja 1,7 miliar liter per tahun," ungkapnya. Arif menjelaskan, usulan penurunan harga avtur oleh Kementerian Perhububungan dinilai sangat bagus untuk mendukung keberlangsungan bisnis penerbangan di Indonesia. Dengan selisih yang lebih kecil, maskapai bisa tetap melangsungkan bisnis usahanya.

"Kalau perbedaan 5% saja, itu cukup signifikan. Lumayan loh. Maskapai bisa survive," katanya. Untuk itu, Arif menambahkan, pihaknya berharap perintah Kemenhub tersebut segera direalisasikan. Jika ada perdebatan, hal tersebut bisa langsung dibicarakan dengan Kementerian Keuangan, Kemeterian ESDM, dan Kementerian BUMN.

"Misalkan Pertamina bilang banyak biaya logistik, operasional yang harus ditanggung. Coba saja dilihat, nanti dihitung-hitung, perlu dilihat detil, kita sampaikan ke Kemenku, ESDM, BUMN," imbuh Arif. Harga avtur di Indonesia saat ini cukup tinggi. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebutkan, selisihnya hingga 20% dari harga avtur di negara-negara ASEAN. Hal ini dikeluhkan maskapai penerbangan di Indonesia.

Hal tersebut membuat maskapai penerbangan harus menanggung beban tinggi atas biaya operasionalnya. Komponen avtur menyumbang 50% dari total cost maskapai penerbangan. Dalam website resmi Pertamina, harga avtur yang berlaku untuk penerbangan internasional adalah US$ 46,60 sen/liter dan domestik Rp 7.114,35/liter atau setara US$ 51,4 sen/liter‎. Ketua Umum maskapai penerbangan Indonesia yang tergabung dalam Indonesia National Air Carriers Association (INACA) Arif Wibowo menyebutkan, harga avtur di Indonesia saat ini memang mahal, selisihnya hingga mencapai 12-15% dari negara-negara tetangga. Hal ini tentu menekan biaya operasional.

"Selama ini airlines menanggung biaya avtur yang terlalu tinggi, menanggung ketidakefisienan. kalau harga avtur lebih murah, maskapai bisa survive," katanya. Arif menyebutkan, usulan penurunan harga avtur akan sangat membantu keberlangsungan maskapai penerbangan di Indonesia.

"Bagus sekali (kalau bisa turun). Sekarang kan rata-rata harga avtur kita di atas negara-negara di ASEAN. Kalau misalnya tidak bisa sama, ya paling tidak perbedaannya 5% saja, itu cukup signifikan, lumayan loh," katanya. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta kepada PT Pertamina (Persero) untuk menurunkan harga avtur. Pasalnya, harga avtur di Indonesia dinilai cukup mahal 15-20% dibandingkan negara-negara lain di ASEAN.

Jika harga avtur jadi diturunkan, akankah harga tiket pesawat menjadi lebih murah? "Tidak secara langsung dikonversi ke harga tiket. Tapi setidaknya maskapai bisa survive. Selama ini kan kita menanggung beban cukup tinggi karena harga avtur mahal," jelas Ketua Umum maskapai penerbangan Indonesia yang tergabung dalam Indonesia National Air Carriers Association (INACA) Arif Wibowo .

Dia menjelaskan, Indonesia tercatat sebagai negara dengan harga avtur paling mahal di ASEAN. Tingginya harga avtur ini membebani biaya operasional maskapai penerbangan. Usulan Kemenhub soal penurunan harga avtur dinilai cukup baik. "Bagus sekali. Selama ini rata-rata fuel kita di atas negara-negara ASEAN. Kita harus melakukan efisiensi," terang dia.

Selain itu, Arif mengungkapkan, usulan Kemenhub untuk memperbolehkan swasta menjual avtur juga dinilai cukup baik. "Ya itu juga baik. Kita juga kan dari dulu mengusulkan tidak hanya single provider, tapi dibuka ke yang lain," katanya. Harga avtur di Indonesia tercatat paling mahal di ASEAN. Selisihnya bisa lebih tinggi 15-20%. Dalam website resmi Pertamina, harga avtur yang berlaku untuk penerbangan internasional adalah US$ 46,60 sen/liter dan domestik Rp 7.114,35/liter atau setara US$ 51,4 sen/liter‎.

Ketua Umum maskapai penerbangan Indonesia yang tergabung dalam Indonesia National Air Carriers Association (INACA) Arif Wibowo mengungkapkan, mahalnya harga avtur di Indonesia ini membuat maskapai asing yang hendak transit atau menuju Indonesia lebih memilih 'isi ulang' di Singapura yang harga avturnya lebih murah. "Avtur kita lebih mahal 12-15% dari negara-negara ASEAN. Biasanya maskapai asing yang mau ke sini, mereka transit dulu ke Singapura, isi avtur di sana, lebih memilih ke sana," ujarnya.

Arif mengatakan, Pertamina (persero) selaku pemasok avtur ke berbagai maskapai penerbangan, perlu melakukan penyesuaian harga agar bisa meringankan beban operasional maskapai penerbangan di Indonesia. Dia berharap, usulan penurunan harga avtur oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ini bisa segera direalisasikan. "Kita sudah menanggung lama ketidakefisienan ini. Kalau harga avtur bisa lebih murah, maskapai bisasurvive," terang dia.

Arif menambahkan, saat ini kebutuhan avtur untuk seluruh maskapai di Indonesia mencapai 5 juta kiloliter (KL) atau 5 miliar liter per tahun. Jika harga avtur bisa dipangkas selisihnya hanya 5% dari saat ini yang mencapai sekitar 15%, ini tentu akan bisa menekan biaya operasional maskapai penerbangan. "Kalau tidak bisa sama dengan negara-negara tetangga, ya paling tidak perbedaan cukup 5% saja, itu cukup signifikan menekan budget," tandasnya.

Sewa Taksi Dari INACA Jakarta Bandung Bisa Ditempuh Dalam 30 Menit

Di tengah libur panjang Natal dan Tahun Baru seperti ini, layanan jasa angkutan udara dengan helikopter antarkota atau heli city bisa menjadi alternatif. Penumpang atau masyarakat bisa terhindar dari jebakan kemacetan berjam-jam di jalan raya. Layanan yang juga familiar disebut 'Taksi' Udara ini, bisa menjadi solusi untuk menuju lokasi liburan jarak pendek, seperti Jakarta-Bandung. Dengan membayar sewa 1 unit Taksi Udara Rp 24 juta, Jakarta-Bandung bisa ditempuh hanya 30 menit. Padahal, waktu tempuh Jakarta-Bandung pada libur Natal saat ini bisa di atas 10 jam.

"Biaya sewa heli city hanya Rp 24 juta ke Bandung. Kalau waktu tempuhnya Jakarta-Bandung cuma 30 menit," Kata Ketua Indonesia Air Carrier Association (INACA) Bidang Penerbangan Tidak Berjadwal, Denon Prawiraatmadja. Sekali terbang, Taksi Udara yang memakai helikopter jenis Bell bisa membawa 4 sampai 6 penumpang. Ia mengaku, layanan Taksi Udara yang terbang antarkota di dekat Jakarta memang belum populer. Hal ini tak lepas karena harga sewa yang tak murah.

"Rute favorit saat ini memang masih ke Singapura dan Bali. Biaya carter heli berbeda tergantung tipe dan maskapai. Biaya sewanya berkisar Rp 40-70 juta per jam dengan nilai tukar Rupiah saat ini," jelasnya. Libur panjang Natal dan Tahun Baru kerap dimanfaatkan masyarakat untuk melancong baik ke dalam negeri maupun ke luar negeri. Tak jarang tiket pesawat reguler laris manis meskipun harga naik signifikan di saat peak seasion seperti ini.

Berkah libur panjang di akhir tahun 2015, ternyata tidak berlaku di transportasi udara tidak berjadwal seperti sewa pesawat (private jet) hingga helikopter. Meski sudah memasuki puncak musim liburan akhir tahun, permintaan pesawat hingga heli carter pada musim libur akhir tahun ini sepi peminat bahkan turun signifikan dibanding musim libur akhir tahun lalu. Diproyeksi, permintaan turun hampir 50% dibandingkan tahun lalu.

"Permintaan jet carter masih ada, namun tidak seramai tahun-tahun sebelumnya. Holiday season tahun-tahun sebelumnya bisa lebih dari 120 jam per pesawat, holiday seasion tahun ini prediksi saya, setengahnya belum tentu dapat," Kata Ketua Indonesia Air Carrier Association (INACA) Bidang Penerbangan Tidak Berjadwal, Denon Prawiraatmadja.

Denon menyebut pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat (AS) menyumbang lesunya permintaan karena harga sewa pesawat memakai kurs dolar. "Faktor penyebab pastinya saya belum tahu jelas, tapi kurang lebih ada kontribusi nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS yang melemah signifikan. Saya rasa beberapa sektor bisnis yang kurang bergairah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya mungkin juga menurunkan budget liburan akhir tahun ini," jelasnya.

Perusahaan maskapai tidak berjadwal miliknya, yaitu PT Whitesky Aviation yang menawarkan jasa 'taksi udara' atau penyewaan helikopter juga terkena imbas sepinya peminat. Lanjut Denon, masyarakat belum menyadari kehadiran jasa transportasi heli carter tersebut. Padahal di tengah kepadatan jalur darat saat libur panjang saat ini, heli bisa menjadi solusi menerobos kemacetan.

"Sampai sejauh ini permintaan heli carter masih minim sekali, mungkin kesadaran masyarakat belum banyak, saya rasa tahun-tahun depan bisa lebih banyak," Tambahnya. Denon menjelaskan, dengan helikopter sewaan, rute Jakarta-Bandung yang biasa ditempuh melalui jalur darat selama 2-4 jam, bisa ditempuh hanya dalam 45 menit sedangkan Jakarta-Cikampek hanya 15 menit.

Monday, December 21, 2015

AirAsia Raih Gelar Maskapai Terbaik di Dunia 3 Kali Berturut Turut

AirAsia, maskapai berbiaya murah atau Low Cost Carrier (LCC) meraih penghargaan di ajang World Travel Awards yang diadakan di Maroko, sebagai Maskapai Penerbangan Berbiaya Hemat Terbaik di Dunia. Penghargaan ini merupakan yang ketiga kali berturut-turut yang diraih Air Asia.

Selain itu, AirAsia juga meraih penghargaan sebagai, Website Maskapai Berbiaya Hemat Terbaik dan Aplikasi Maskapai Berbiaya Hemat Terbaik. "World Travel Awards adalah jaminan atas kualitas dengan lebih dari 650.000 suara yang diberikan oleh profesional di bidang perjalanan wisata dan konsumen pariwisata kelas atas," kata Aireen Omar, Chief Executive Officer (CEO) AirAsia Berhad, Grup AirAsia, dalam keterangannya, Senin (14/12/2015).

CEO AirAsia Group, Tony Fernandes menambahkan, 2015 adalah tahun yang penuh tantangan, tapi pihaknya sangat bangga dengan tim yang tetap bersatu dan bekerja keras untuk hadir dengan lebih kuat dan lebih baik lagi, belajar dari semua pengalaman yang didapatkan.  "Ini adalah bukti nyata atas segala upaya kami untuk memperkuat layanan, serta jaringan di samping beberapa peningkatan tambahan untuk website dan aplikasi mobile kami. Kami berkomitmen lebih dari sebelumnya untuk terus memperbaiki kualitas layanan customer care kami dan berharap agar dapat melampaui harapan para pelanggan kami di tahun 2016," ungkapnya.

AirAsia sebelumnya juga telah mengukir sejarah dengan mengalahkan maskapai-maskapai full service dan memenangkan penghargaan Awak Kabin Terbaik di Asia pada ajang bergengsi, World Travel Awards (Asia & Australasia) Gala 2015. AirAsia yang saat ini beroperasi di Malaysia, Thailand, Indonesia, Filipina, India dan Jepang, sudah menerbangkan lebih dari 300 juta penumpang dalam kurun waktu kurang dari 14 tahun, melalui jaringan rutenya yang menjangkau lebih dari 11 destinasi di 22 negara.

Indonesia AirAsia X mulai hari ini membuka rute penerbangan Jakarta-Jeddah. Rute ini dikhususkan untuk melayani program umroh. Adapun penerbangan perdana umroh Indonesia AirAsia X dengan kode penerbangan XT 970, bertolak dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Tangerang, hari ini (14/12/2015) pada pukul 01.00 WIB dan mendarat di Terminal Haji Bandara Internasional King Abdul Aziz (JED) Jeddah, pada pukul 07.30 waktu setempat, dengan menempuh waktu perjalanan 10 jam 30 menit.

CEO Indonesia AirAsia X, Dendy Kurniawan mengatakan, penerbangan Jakarta-Jeddah ini dapat dilayani setelah Indonesia AirAsia X mampu memenuhi seluruh persyaratan dari otoritas penerbangan sipil Arab Saudi, atau General Authority of Civil Aviation (GACA), termasuk diantaranya terkait dengan audit keselamatan dan keamanan.

"Kami juga berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Kementerian Perhubungan, sehingga Indonesia AirAsia X dapat memberikan pilihan penerbangan hemat berkualitas bagi masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah umroh," kata Dendy, dalam keterangannya, Senin (14/12/2015).

Dendy mengungkapkan, pesawat yang digunakan untuk rute ini adalah Airbus tipe A330-300, yang memiliki konfigurasi 12 kursi premium flatbed dan 365 kursi ekonomi, ditambah dengan layananin-flight meal, comfort kit dan bagasi gratis, menawarkan kenyamanan lebih bagi Jemaah umroh selama penerbangan dari Jakarta ke Jeddah maupun sebaliknya.

"Kami berharap Indonesia AirAsia X mampu selalu mendukung Jemaah dalam menjalankan ibadahnya," tambahnya. Rute Jakarta-Jeddah ini dioperasikan dua kali dalam seminggu yakni setiap Senin pukul 01.00 dini hari, dan Rabu pukul 05.00 pagi, sementara penerbangan kembali Jeddah-Jakarta akan diterbangkan setiap Senin pukul 09.30 pagi dan Rabu pukul 13.00 waktu setempat.

Selalu Tepat Waktu dan Tidak Delay ... Garuda Raih Penghargaan Internasional

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) hari ini menerima sertifikasi internasional pengelolaan keterlambatan penerbangan atau familiar disebut delay management. Sertifikat ini merupakan ISO 9001:2015.  Direktur Utama Garuda Indonesia, Arif Wibowo menjelaskan sertifikasi delay management ini sebagai wujud komitmen perseroan dalam meningkatkan kinerja dan menerapkan layanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa.

"Perolehan Sertfikat ISO 9001:2015 itu tentu akan mendukung program peningkatan pelayanan yang kami lakukan secara berkelanjutan khususnya dalam penyediaan layanan yang sesuai dengan tuntutan customersyang terus meningkat," kata Arif saat menerima sertifikat ISO 9001:2015 di Garuda City Centre, Cengkareng, Selasa (15/12/2015).

Lanjut Arif, Garuda Indonesia tidak serta merta bisa memperoleh sertifikat internasional dalam penanganan keterlambatan penerbangan. Lembaga independen, British Standard Institute Indonesia sebagai Badan Sertifikasi Indonesia, melakukan audit terhadap terhadap berbagai dokumen hingga audit lapanga. Proses audit berlangsung selama 3 bulan yakni dimulai dari Agustus 2015.

"Garuda Indonesia sebagai maskapai penerbangan domestik pertama yang dapat sertifikasi," tambahnya. Arif menegaskan sertifikasi ini sangat penting bagi maskapai Garuda Indonesia di tengah persaingan sangat ketat di industri aviasi. "Sejalan keberadaan sebagai full service airlines. Kami sadari perolehan sertifikat harus diperoleh waktu ke waktu," ujarnya.

Meski mengikuti arahan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tentang pembuatan skema delay management namun Garuda Indonesia mencatat tingkat ketepatan waktu penerbangan (On Time Performance) hari ini 94,5% dengan isian penumpang (load factor) 83%.

Daftar Sanksi Bagi Maskapai Penerbangan Yang Hobi Delay

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara telah mengeluarkan regulasi tentang penanganan keterlambatan penerbangan (delay management) pada maskapai berjadwal di Indonesia. Regulasi ini berbentuk Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 89 Tahun 2015.

Direktur Angkutan Udara, Ditjen Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, Muzaffar Ismail mengatakan, pihaknya secara rutin tiap 3 bulan melakukan evaluasi tentang delay management. Bila maskapai dinilai memiliki skor di bawah 60%, maskapai akan menerima teguran tertulis. "Ada poin terakhir di bawah 60%, kita tegur," kata Muzaffar saat acara penyerahan Sertifikasi Internasional Delay Management Garuda Indonesia di Garuda City Centre, Cengkareng, Selasa (15/12/2015).

Bila maskapai masih mengulangi atau tak mampu melakukan perbaikan layanan khususnya penanganandelay selama 3 bulan berturut-turut pasca memperoleh teguran tertulis, maka maskapai tersebut akan menerima hukuman pembekuan rute baru. "3 berikutnya nggak ada perbaikan lagi, rute yang dimiliki dikurangi. Terakhir ialah sampai pencabutan izin usaha," tegasnya.

Muzaffar memberi apresiasi terhadap Garuda Indonesia yang memperoleh skor di atas 60% untuk manajemen delay. Data hari ini saja, Garuda Indonesia mencatat kecepatan waktu penerbangan (On Time Performance) 94,5%. "Triwulan September-November semua evaluasi sudah keluar. Garuda di atas 60%," jelasnya.

Untuk mengawasi kinerja dan penanganan delay oleh maskapai, Kemenhub menempatkan inspektorat pada bandara-bandara utama. Regulator juga mengawasi keluhan yang masuk ke dalam contact centre milik Kemenhub. Bila ada kejadian delay parah yang memicu kegaduhan, Kemenhub akan memanggil maskapai bersangkutan. "Inspektur angkutan udara kita tempatkan. Dia melakukan pemantauan, pengawasan, dan pemberian feed back," ujarnya.