Pages - Menu

Showing posts with label umrah. Show all posts
Showing posts with label umrah. Show all posts

Thursday, March 26, 2015

Profile Andika Surachman Pemilik First Travel ... Milyarder Muda Lewat Bisnis Umrah

Di tengah sulitnya mendapatkan kuota haji, umrah menjadi jalan terakhir ke Tanah Suci Mekah. Besarnya kue bisnis peminat umrah itu dimanfaatkan betul oleh pasangan muda Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan lewat bendera PT First Anugerah Karya Wisata. First Travel, demikian orang biasa menyebut perusahaan itu, menjadi agen travel dengan rekor pemberangkatan jemaah terbanyak di Indonesia.

"Tahun ini kami memberangkatkan 35 ribu anggota jemaah," ujar Andika, Presiden Direktur PT First Anugerah Karya Wisata,, Kamis, 26 Maret 2015. Angka itu tercatat sebagai jumlah keberangkatan terbanyak dalam semusim oleh Museum Rekor Indonesia.

Andika meraih prestasi itu dalam usia muda, 29 tahun. Padahal enam tahun lalu dia bersama istrinya masih mengontrak rumah petak di Depok. Awal perjalanan miliarder muda ini sangat terjal. Sejak ayah Anniesa--yang selama ini menafkahi mereka--meninggal pada 2008, mereka memulai bisnis dengan berjualan pulsa ponsel, burger, seprei, hingga jasa cetak foto. Namun semuanya merugi. "Kegagalan itu pelajaran paling berarti dalam hidup saya," ujar Anniesa.

Pada 2009, Andika, yang berpendidikan terakhir sekolah menengah atas, menjajal bisnis travel. Modalnya Rp 50 juta hasil gadai rumah mertuanya. Mereka menawarkan jasa dari rumah ke rumah dan telepon lewat Yellow Pages. Besarnya pengeluaran tidak sebanding dengan pemasukan. Enam bulan setelah membuka usaha itu, mereka bangkrut dan rumah mertua disita bank. "Itu merupakan masa sulit, jatuh dan jatuh," katanya.

Hidup dengan lilitan utang, keduanya mengontrak rumah petak dengan sisa modal Rp 10 juta. Peruntungan mereka berbalik setelah sembilan karyawan Bank Indonesia minta diantar ke Vietnam untuk berwisata. "Saya ambil saja meskipun belum pernah ke sana. Yang penting kami hidup," kata Andika.

Bank Indonesia kembali membuka pintu rezeki mereka. Pada 2011, Andika memberangkatkan 127 karyawan BI pergi umrah. "Kami PD saja presentasi soal umrah, padahal belum pernah," ujar Andika. Pada tahun yang sama, mereka juga memfasilitasi umrah bagi 50 karyawan Pertamina. "Alhamdulillah, sukses."

Sejak itu, First Travel makin dikenal. Pada 2012, 800 orang berangkat ke Mekah. Tahun berikutnya, 3.800 orang. Dan tahun lalu, jadi 15 ribu orang. Puncaknya, sebanyak 35 ribu orang memesan tiket keberangkatan umrah tahun ini dengan tiga paket yang dihargai mulai sekitar Rp 15 juta hingga yang termahal US$ 3.000 per orang.

Pendapatan First Travel mencapai US$ 20 juta pada tahun lalu. Dengan lonjakan angka keberangkatan, pendapatan mereka diperkirakan antara US$ 50 dan US$ 60 juta. Andika mengatakan kunci usaha mereka adalah menjaga kepercayaan dan pelayanan.

Di tengah kemewahan yang mereka miliki, miliarder muda ini tidak lupa berbagi. Dia dan istrinya membentuk First Foundation untuk menyalurkan dana sosial. Anniesa didapuk sebagai pemimpin proyek itu. "Untuk sementara, kami berfokus pada perbaikan sarana ibadah dan beasiswa untuk anak tidak mampu," ujarnya.

Monday, June 23, 2014

Bulan Puasa Carrefour Gelar Promo Umrah

Head of External Communications & Corporate Social Responsibility Carrefour, Hendrik Adrianto, mengatakan perusahaan retailnya baru saja meluncurkan promo terbaru jelang Ramadan dan Lebaran. Promo tersebut adalah 20 paket umrah gratis bagi konsumen yang beruntung.

"Setiap belanja dengan nominal Rp 250 ribu, konsumen akan mendapatkan kupon yang akan diundi untuk mendapatkan paket umrah tersebut," kata Hendrik, Senin, 23 Juni 2014. Setiap kelipatan Rp 250 ribu akan mendapatkan satu kupon, namun setiap kali berbelanja pembeli maksimal mendapat dua kupon.

Promo berlaku selama 4 Juni 2014 hingga 10 Agustus 2014. Adapun tanggal keberangkatan adalah pada periode Februari 2015. "Promo ini digelar untuk memeriahkan bulan suci Ramadan yang akan segera tiba bagi umat muslim di seluruh dunia," kata Hendrik.

Selain promo umrah tersebut, Carrefour juga mengadakan program mudik gratis dengan menggunakan Alphard. Sebanyak 46 Toyota Alphard siap diberangkatkan untuk mengangkut ribuan pemudik.

Friday, April 18, 2014

Ongkos Naik Haji Turun 3,5 Juta Rupiah

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Anggito Abimanyumengatakan biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun ini diperkirakan turun. “Rata-rata penurunan untuk setiap embarkasi ditetapkan sebesar US$ 308 (sekitar Rp 3,5 juta),” ujar Anggito ketika dihubungi, Jumat, 18 April 2014.

Anggito menjelaskan, penurunan ongkos naik haji ini merupakan hasil diskusi antara Kementerian Agama dan Dewan Perwakilan Rakyat beberapa bulan lalu. “Tapi ketentuan itu belum bisa dilaksanakan lantaran masih harus menunggu Keputusan Presiden,” kata Anggito.

Jika keputusan itu sudah ditetapkan presiden, setiap calon haji yang tahun lalu menunda pemberangkatannya dan sudah melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) dapat meminta pengembalian selisih pembayaran. Dana itu akan dikembalikan dalam bentuk tunai di lokasi embarkasi masing-masing calon haji.

Selama ini, setoran BPIH ditetapkan berdasarkan embarkasi. Tahun lalu, jumlah biaya yang harus ditanggung setiap calon haji berada pada kisaran US$ 3.500 atau sekitar Rp 39,9 juta.

Sunday, April 13, 2014

Maskapai Arab Saudi Flynas Buka Rute Surabaya Medinah Untuk Bidik Pasar Umroh

Maskapai penerbangan asal Arab Saudi berbiaya rendah dengan nilai tambah (low cost carrier plus), Flynas, mulai 13 April 2014 resmi melayani rute penerbangan langsung dari Surabaya ke Madinah dua kali dalam seminggu.

"Ini sebuah langkah awal untuk program rute penerbangan global Flynas di Indonesia. Penerbangan Surabaya ke Madinah beroperasi setiap hari Minggu dan Selasa, sedangkan Jeddah-Surabaya beroperasi setiap Sabtu dan Senin," kata CEO Flynas Dato Abdul Nasser bin Abu Kassim dalam keterangan persnya di Jakarta, Minggu.

Maskapai terbesar kedua di Arab Saudi ini akan menggunakan pesawat Boeing 747-400 dengan 475 penumpang, yang terdiri atas 460 penumpang kelas ekonomi dan 15 penumpang kelas bisnis.

"Penerbangan Flynas Surabaya-Madinah sesuai permintaan pasar umroh Jawa Timur yang sangat besar. Penduduk Jawa Timur sekitar 40 juta orang, sehingga permintaan umroh akan sangat besar," ujarnya.

Nasser menjelaskan, Indonesia merupakan negara terbesar untuk perjalanan Haji dan Umroh di manana pada tahun 2013 tercatat sebanyak 750.000 jamaah Indonesia menunaikan ibadah Haji dan Umroh ke Tanah Suci Mekah.

"Arab Saudi dan Indonesia memiliki budaya Islam, hubungan perdagangan yang kuat terutama di bidang energi dan sumber daya manusia, ditandai dengan banyaknya orang Indonesia yang tinggal dan bekerja di Arab Saudi," ujarnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia pada tahun 2012 sebanyak 86.645 wisatawan Arab mengunjungi Indonesia, tumbuh 4 persen dibanding tahun 2011.

Nasser menambahkan, kota Surabaya adalah bagian dari program rute penerbangan global Flynas, yang akan memberikan jaringan rute penerbangan internasional berkualitas tinggi ke penjuru Eropa, Asia, dan Afrika, namun tetap dengan biaya yang terjangkau.

Semua penerbangan internasional Flynas akan beroperasi dari pusatnya di Jeddah, Kerajaan Arab Saudi.

Selain Surabaya, Flynas juga segera meluncurkan penerbangan baru rute London Gatwick dan Manchester di Inggris, Paris di Prancis, Kuala Lumpur di Malaysia, Karachi di Pakistan, dan Casablanca di Maroko.

Friday, March 28, 2014

Daftar Harga Pokok Biaya Naik Haji Dan Umrah

Himpunan Pengusaha Umrah dan Haji Indonesia Baluki Ahmad menyatakan harga wajar untuk berumrah paling murah US$ 1.850 per orang. Bila ada biro perjalanan umrah menawarkan biaya lebih murah, lebih baik teliti lagi sebelum tertipu.

Seperti dilansir, Baluki merinci detail harga biaya perjalanan selama berumrah. Komponen biayanya antara lain:
  1. Pesawat pergi-pulang: untuk kelas ekonomi sebesar Rp 11-17 juta
  2. Penginapan: Hotel bintang tiga di Madinah Rp 600-800 ribu per malam. Di Mekah harganya berkisar Rp 700 ribu-1,5 juta per kamar. Satu kamar, menurutnya bisa diisi hingga 34 orang.
  3. Biaya visa: sekitar Rp 747 ribu-1,1 juta
  4. Biaya fiskal: sekitar Rp 750 ribu bila memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak. Rp 3,1 juta bila belum memiliknya
  5. Manasik haji: sekitar Rp 2 juta per orang
  6. Biaya administrasi biro perjalan: sekitar Rp 500 ribu-1 juta
  7. Biaya sekali makan di dua kota tujuan: Rp 35-50 ribu.
  8. Biaya transportasi lokal, pemandu di Arab Saudi, dan bus penjemputan selama di Arab: bervariasi, tergantung biro perjalanan yang digunakan.

Untuk menilai kualifikasi biro perjalanan, calon jemaah bisa mendeteksinya dari sejumlah indikator. Antara lain sebagai berikut.

  • Metode pembiayaan MLM
    Jika biro perjalanan memakai metode pembiayaan multilevel marketing, lebih baik dihindari. Belakangan marak penipuan bermodus penawaran berumrah amat murah, sekitar Rp 3,5 juta, namun akhirnya duitnya malah diembat pelaku.
  • Penundaan waktu keberangkatan
    Indikator lain adalah penundaan waktu keberangkatan. Bila keberangkatan dijanjikan lebih dari satu-dua bulan, lebih baik tinggalkan saja.
  • Izin
    Biro Perjalanan umrah pun harus memiliki izin sebagai penyelenggara umrah. Calon jemaah bisa mengecek di situs www.haji.kemenag.go.id atau hubungi call center 500-425.
  • Hak dan kewajiban
    Terakhir, minta biro perjalanan untuk menyediakan rincian hak dan kewajiban jemaah selama berumrah. Bila tak mau mencantumkan, waspadai kemungkinan penelantaran.

Saturday, March 1, 2014

Indonesia Jadi Tuan Rumah World Islamic Tourism Mart 2014

Pada Oktober 2014 nanti, World Islamic Tourism Mart (WITM) 2014 akan diselenggarakan di Jakarta. WITM merupakan pasar pariwisata syariah yang selama dua tahun sebelumnya diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia.

“Indonesia memiliki populasi penduduk muslim yang terbesar, oleh karena itu kami memilih Jakarta sebagai tempat yang ketiga,” ujar Dato’ Mohd Khalid Harun, chairman WITM di Jakarta Convention Center (JCC) pada Jumat (28/2/2014).

WITM menjadi kesempatan bagi negara-negara yang tertarik dengan pariwisata syariah seperti Indonesia untuk mempromosikan diri sebagai destinasi yang tepat untuk wisata syariah. “Ini merupakan tempat untuk menginformasikan kepada masyarakat mengenai destinasi Islam yang memiliki cukup makanan halal, tempat shalat, dan penginapan,” tambahnya.

Menurut Dato’ juga, ke depannya WITM tidak hanya akan memperkenalkan destinasi dari negara-negara dengan penduduk mayoritas muslim saja. Sebagai contoh, Jepang yang kini juga menawarkan paket wisata syariah. “Bersangkutan dengan pameran ini, kami akan menggiatkan promosi pariwisata yang tidak diragukan kehalalannya yang diadakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk destinasi yang berada di negara dengan mayoritas penduduk non muslim, seperti Jepang. Bayangkan, makanan otentik Jepang namun tetap halal. Ini menarik,” tutup Dato.


Pasar wisatawan Muslim, yang dikenal dengan sebutan wisata syariah, ternyata memiliki potensi luar biasa. Data Pusat Riset Pew, Amerika Serikat, tahun 2011, menyebutkan, pengeluaran wisata global warga Muslim mencapai 126 miliar dollar AS atau hampir dua kali lipat pengeluaran turis China yang hanya 65 miliar dollar AS. Sayangnya, sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar dunia, Indonesia belum serius menggarap pasar tersebut.

”Ini (wisata Muslim) merupakan pasar yang sangat besar dan potensinya sangat riil,” ujar Sapta Nirwandar, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, dalam Seminar Bersama Indonesia-Malaysia Membahas Turis Islam (Joint Seminar on Islamic Tourism) pertama yang dilaksanakan di Kuala Lumpur, Malaysia

Pada kesempatan sama, Menteri Pariwisata Malaysia Mohamed Nazri mengatakan, pengeluaran turis Muslim pada tahun 2018 diperkirakan 181 miliar dollar AS. Angka itu di luar pengeluaran untuk kegiatan ibadah umrah dan haji.

Malaysia tampak lebih serius menggarap pasar itu. Faktanya, negara tetangga itu sudah menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan Muslim dunia. Menurut, Nazri, sampai September 2013, pihaknya sudah menerima kunjungan 4,3 juta wisatawan Muslim atau 23,12 persen total kedatangan.

Tahun 2014, Malaysia menargetkan kedatangan 6 juta wisatawan Muslim. Data Kementerian Pariwisata Indonesia, wisatawan Muslim yang masuk ke Tanah Air tahun 2013 mencapai 18 persen dari total 8,8 juta wisatawan atau berkisar 1,6 juta orang.

Indonesia, menurut Syamsul Lussa, Penasihat Senior Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, sebenarnya memiliki peluang sangat besar menambah wisatawan Muslim. Selain memiliki 88 persen penduduk Islam, Indonesia memiliki 600.000 masjid yang di antaranya memiliki kisah-kisah menarik dan unik. Indonesia juga memiliki keindahan alam luar biasa serta adat istiadat dan etnik yang dapat dijual.

Sunday, February 9, 2014

Garuda Indonesia Gandeng Bank Muamalat Garap Pasar Haji dan Umroh

Perusahaan maskapai penerbangan nasional PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. menggandeng PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, bekerja sama dalam bidangcorporate sales dan transaksi pembelian tiket.

"Sasaran utama untuk memperkuat penggarapan pasar ke Timur Tengah, khususnya haji dan umrah," kata Pelaksana Harian Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda Indonesia, M. Arif Wibowo, seusai penandatanganan Memorandum of Understanding Garuda Indonesia dan Bank Muamalat dalam bidang corporate sales dan transaksi pembelian tiket di Jakarta, Senin, 21 November 2011.

Nantinya nasabah tabungan haji dan umrah Bank Muamalat akan mendapatkan layanan penerbangan prioritas dari Garuda. Garuda mendapat keuntungan potensi penumpang, sementara Muamalat diuntungkan kepastian jatah kursi untuk nasabah. Saat ini ada 100 ribu penumpang Garuda yang bertujuan untuk umrah etiap tahunnya. Enam ribu di antaranya adalah penumpang ONH plus.

Sementara itu tabungan haji dan umrah Bank Muamalat sudah mencapai Rp 700 miliar. Tidak disebut secara terperinci berapa jumlah nasabah yang menabung untuk haji dan umrah. Bank Muamalat menargetkan tabungan haji dan umrah naik menjadi Rp 1 triliun dengan kerja sama ini.

Bank Muamalat dipilih karena punya merek yang kuat di masyarakat. Apalagi Bank Muamalat juga banyak menggarap pasar kelas premium. "Jadi kami bisa memperkuat pasar premium," kata Arif. Dengan kerja sama ini Garuda Indonesia berkomitmen memberikan harga kompetitif dan prioritas ketersediaan kursi serta layanan untuk nasabah Bank Muamalat.

Pemegang rekening Bank Muamalat juga bisa membeli tiket secara online melalui situs Garuda Indonesia, dengan transaksi pembayaran melalui e-channel Bank Muamalat. Selain itu, juga akan ada corporate treatment untuk karyawan Bank Muamalat yang jumlahnya mencapai 4 ribu orang.

Monday, September 24, 2012

Meraih Untung Besar Dari Bisnis Agen Umroh dan Haji

Melaksanakan ibadah haji atau umrah menjadi impian hampir seluruh umat muslim. Tingginya minat umat muslim untuk beribadah ke Tanah Suci ini mendatangkan berkah bagi perusahaan biro penyelenggara perjalanan umrahdan haji plus.

Lantaran peluang pasarnya besar, PT Armineareka selaku biro penyelenggara perjalanan umrah dan haji terdorong untuk merekrut agen sebanyak-banyaknya. 

Saat ini, perusahaan yang sudah berdiri selama 22 tahun ini telah memiliki 18.000 agen yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Diantaranya Jabodetabek, Bandung, Karawang, Tegal, Pemalang, Semarang, Yogyakarta, Medan, dan Palu. 

Dian Maulana Istiardi, perwakilan PT Armineareka wilayah Jakarta Timur menjelaskan, ada empat jenis paket keagenan yang ditawarkan. Pertama, paket biasa dengan biaya Rp 3,5 juta. Selain mendapat feedari setiap jamaah yang berhasil dia jaring, si agen juga berkesempatan mendapat voucher paket uang muka umroh senilai 350 dollar AS.

Jadi, agen bisa ikut umroh dengan melunasi nilai paket umrah. Adapun, harga satu paket umrah sekitar 1.800 dollar AS per orang.

Kedua, paket senilai Rp 19,5 juta. Dalam paket ini, agen sudah bisa menjadi perwakilan dan berhak membuka kantor. Pusat akan membantu manajemen dan memberikan peralatan untuk membuka kantor. Dalam paket ini mitra juga mendapatkan 13 voucher uang muka untuk berangkat umrah 

Ketiga, paket senilai Rp 29,85 juta. Mitra bisa menjadi perwakilan dan membuka kantor. Bedanya, voucher uang muka umrah yang didapat sebanyak 22 voucher. Paket keempat senilai Rp 40,25 juta. Di paket ini, mitra akan mendapatkan 40 voucher uang muka umrah .

Setiap agen akan mendapat keuntungan sebesar Rp 1,5 juta dari setiap jemaah umrah atau haji yang berhasil dia dapatkan. Selain itu, ada pula reward atau poin yang diberikan jika agen bisa mendapatkan jemaah sesuai atau melebihi target. "Reward yang diberikan mulai dari Rp 5 juta untuk menjaring 40 jemaah, dan Rp 227 juta untuk lebih dari 1.500 jemaah," ujar Maulana. 

Saturday, February 18, 2012

Minat Warha Kalimantan Selatan Untuk Umroh mencapai 3000 Orang Perbulan

 Jumlah warga Kalimantan Selatan (Kalsel) yang menunaikan ibadah umrah terus meningkat setiap tahunnya, bahkan selama 2011 tercatat 3.000 orang per bulan.

"Banyaknya jumlah warga setempat menunaikan ibadah umrah tersebut diharapkan menjadi salah satu indikasi semakin membaiknya tingkat kesejahteraan rakyat Kalsel," demikian dikatakan Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Ariffin mengatakan, di Banjarmasin, Jumat.

Sayangnya, tingginya minat warga Kalsel untuk pergi umrah tersebut belum didukung dengan pembangunan infrastruktur yang memadai, antara lain belum dijadikannya Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin sebagai Bandara Internasional, kata Rudy Ariffin lagi.

"Karena Bandara Syamsudin Noor belum menjadi Bandara Internasional, akhirnya catatan imigrasinya masuk Jakarta, tentu ini sangat menyulitkan berbagai pihak," katanya.

Ia berharap, seluruh pihak, baik itu pemerintah daerah, DPRD dan lembaga-lembaga terkait di Kalsel mendorong untuk segera terealisasinya Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin menjadi Bandara Internasional.

Menurut Rudy, masalah pembangunan infrastruktur di Kalimantan selama ini belum mendapatkan perhatian yang serius dari pemerintah pusat, sehingga pembangunannya masih jauh tertinggal dengan di daerah lain, baik itu Jawa, Sumatra dan lainnya.

Pertumbuhan ekonomi di Kalsel, kata dia, melaju cukup pesat sayangnya kondisi tersebut belum diimbangi dengan laju pembangunan infrastruktur yang memadai.

Hal tersebut bisa dilihat dari pertumbuhan kendaraan roda dua maupun roda empat di Kalsel selama 2005-2010 yang mencapai 110 persen, pertumbuhannya tidak sebanding dengan pembangunan jalan.

Kondisi tersebut membuat kota Banjarmasin khususnya, dan Kalsel umumnya kini sering terjadi kemacetan.

"Beruntung kini angkutan tambang batu bara tidak lagi melintas di jalan raya tetapi sudah melewati jalan khusus yang wajib dibangun perusahaan sendiri," katanya.

General Manager (GM) PT angkasa Pura I, Gerrit N Mailenzun, mengatakan, rencana pembangunan apron untuk pengembangan Bandara Syamsudin Noor menjadi Bandara Internasional kini baru tahap pendataan lahan seluas 102 hektar.

Pendataan yang kini telah mencapai 90 persen lebih tersebut, akan dilanjutkan dengan proses negosiasi dan ganti rugi yang diharapkan bisa dituntaskan pada 2012 ini juga.

Selain proses pendataan lahan, tambah Gerrit, saat ini proses pengajuan Amdal juga telah sampai pada Kementerian Lingkungan Hidup, begitu juga dengan proses surat menyurat lainnya.

Dengan demikian, pada 2013 proses pembangunan dan pengembangan bandara bisa diselesaikan maksimal pada 2017 sebagaimana yang telah ditetapkan dalam rencana jangka panjang pembangunan dan pengembangan Bandara Syamsudin Noor.