Pages - Menu

Showing posts with label main saham. Show all posts
Showing posts with label main saham. Show all posts

Wednesday, May 14, 2025

Alfamidi dan Lawson Ramai Ramai Jual Saham Ke Alfamart

 PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) atau Alfamart resmi membeli saham PT Lancar Wiguna Sejahtera (Lawson)  dari PT Midi Utama Indonesia (Alfamidi).

AMRT mengakuisisi 1,4 miliar lembar saham PT Lancar Wiguna Sejahtera dengan nilai transaksi Rp200,45 miliar dari PT Midi Utama Indonesia Tbk atau Alfamidi.

Transaksi jual-beli itu disampaikan melalui laman resmi Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (14/5).

"Perseroan melakukan penandatanganan akta jual beli pembelian 1.484.855.160 lembar saham dalam PT Lancar Wiguna Sejahtera dari PT Midi Utama Indonesia dengan harga pelaksanaan sebesar Rp135 per lembar saham atau setara dengan nilai transaksi sebesar Rp200.455 juta," kata Corporate Secretary AMRT, Tomi Widian.

Ia menjelaskan transaksi ini bukan merupakan transaksi benturan kepentingan sehingga tidak memerlukan persetujuan terlebih dahulu melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

"Transaksi ini bukan merupakan transaksi benturan kepentingan sehingga tidak memerlukan persetujuan terlebih dahulu dari Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan sebagaimana diatur dalam POJK 42/2020, serta tidak termasuk transaksi material sebagaimana diatur dalam POJK 17/2020," imbuhnya.

Sebelumnya, Alfamidi mengatakan penjualan saham Lawson ke Alfamart diputuskan dengan mempertimbangkan penerapan strategi bisnis yang lebih efektif dan efisien. Penjualan saham ini diharapkan dapat membuat perseroan fokus pada portofolio bisnis di bidang perdagangan eceran.

"Dana yang diperoleh dari transaksi, dapat mendukung pendanaan operasional dan belanja modal perseroan dalam rangka pengembangan kegiatan usaha perseroan. Setelah transaksi menjadi efektif, perseroan mengharapkan dapat memperbaiki dan meningkatkan kinerja keuangan pada masa yang akan datang, baik dari sisi laporan laba rugi maupun laporan arus kas, sehingga diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham perseroan di masa yang akan datang," kata Alfamidi dalam keterangan resmi, Selasa (8/4).

Adapun dalam menjalankan kegiatan usahanya di bidang perdagangan eceran, per 31 Desember 2024 perseroan telah mengoperasikan 2.368 gerai minimarket dengan merek Alfamidi, 62 gerai supermarket dengan merek Alfamidi super, dan 5 gerai buah dengan merek Midi fresh.

Sedangkan Lawson sebagai entitas anak, mengoperasikan 374 gerai convenience store dengan merek Lawson yang penjualannya sebagian besar merupakan produk makanan siap saji

Pemilik saham Lawson sebelumnya adalah PT Midi Utama Indonesia Tbk alias Alfamidi (70 persen), PT Amanda Cipta Persada (20,34 persen), PT Cakrawala Mulia Prima (4,83 persen), dan PT Perkasa Internusa Mandiri (4,83 persen).

Namun, kini Alfamidi menjual seluruh sahamnya di Lawson ke Alfamart.

Friday, April 25, 2025

BEI Larang Short Selling Saham Untuk Cegah Kerugian Lebih Besar

 PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menunda implementasi short selling. Keputusan tersebut diambil dari sebagai tindak lanjut Surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 27 Maret 2025 tentang Kebijakan Penundaan Implementasi Pembiayaan Transaksi Short Selling.

"Bursa melakukan penundaan implementasi Pembiayaan Transaksi Short Selling dan Transaksi Short Selling oleh Perusahaan Efek sampai dengan tanggal 26 September 2025," tulis manajemen BEI dikutip dari Keterbukaan Informasi

Dengan demikian, BEI mencabut seluruh efek yang dapat ditransaksikan secara short selling dari daftar sebagaimana tercantum dalam butir 1.f. pengumuman PT Bursa Efek Indonesia No. Peng-00055/BEI.POP/04-2025 tanggal 25 Maret 2025.

BEI juga tidak akan menerbitkan daftar efek short selling sebagaimana diatur dalam ketentuan III sampai dengan tanggal 26 September 2025. Adapun penundaan penerapan short selling berlaku sejak 25 April 2025.

Diketahui sebelumnya, penundaan short selling merupakan hasil dari pertemuan BEI, OJK, dan para pelaku pasar modal pada Senin (3/3/2025) lalu. Pertemuan itu dilakukan menyusul anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi rentang 21-27 Februari 2025.

Pertemuan tersebut menghasilkan penundaan penerapan short selling dan pelaksanaan buyback atau pembelian kembali saham yang dilakukan emiten tanpa melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasar saham di tengah ketidakpastian global.

"Kami ingin juga menyampaikan pesan bahwa kami hadir, mengamati dan juga berperan aktif dalam menjaga pasar modal Indonesia tetap stabil, transparan, dan juga berintegritas khususnya bagi investor lokal, retail, maupun institusional," kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon (PMDK) OJK Inarno Djajadi dalam konferensi persnya di Main Hall BEI, Jakarta

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar pertemuan bersama emiten pasar modal. Pertemuan tersebut membahas anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Perwakilan emiten yang hadir antara lain Direktur Utama Adaro Energy Indonesia Boy Thohir, CEO Bakrie & Brothers (BNBR) Anindya Bakrie, Presiden Direktur di PT Indika Energy Tbk Arsjad Rasjid, hingga Chairman dan Chief Executive Officer di Sinar Mas Agribusiness & Food Indonesia Franky Widjaja, dan Direktur Utama Barito Pacific Agus Pangestu.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon (PMDK) OJK Inarno Djajadi mengatakan, pertemuan bersama para pelaku pasar ini menghasilkan tiga opsi.

Pertama, kata Inarno, membuka opsi ditundanya penerapan short selling. Diketahui, short selling adalah strategi perdagangan saham dengan menjual saham yang belum dimiliki.

Dalam hal ini, investor yang melakukan short selling meminjam saham dari pihak lain, lalu menjualnya di pasar dengan harga tinggi. Kemudian, investor membeli kembali saham tersebut dengan harga yang lebih rendah.

"OJK akan mengambil kebijakan awal untuk, pertama adalah menunda implementasi kegiatan short sell," kata Inarno dalam konferensi persnya di Main Hall BEI, Jakarta.

Selain itu, Inarno juga tengah menyiapkan opsi kebijakan lain bagi pelaku pasar modal. Ia mengatakan, pihaknya tengah mengkaji buyback atau pembelian kembali saham tanpa menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

"Jika diperlukan, yaitu mengkaji buyback saham tanpa RUPS dengan tetap memperhatikan dan mempertimbangkan situasi dan kondisi yang terjadi nantinya," jelasnya.

Inarno mengatakan, OJK dan BEI akan fokus pada tiga hal dalam menetapkan opsi kebijakan tersebut, yakni stabilitas pasar, peningkatan likuiditas, dan juga perlindungan investor.

"Kami ingin juga menyampaikan pesan bahwa kami hadir, mengamati dan juga berperan aktif dalam menjaga pasar modal Indonesia tetap stabil, transparan, dan juga berintegritas khususnya bagi investor lokal, retail, maupun institutional," tutupnya.

Monday, April 21, 2025

Saham Bank BRI Jadi Terus Penggerak Penurunan IHSG

 Harga saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BRI masih melanjutkan tren penurunan. Saham berkode BBRI itu hari ini berada di level Rp 3.590/lembar saham, turun 50 poin atau 1,37%.

Ekonom Senior & Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Ryan Kiryanto mengatakan penyebab penurunan harga saham BBRI antara lain karena adanya aksi jual besar-besaran oleh investor asing. Kondisi ini dinilai biasa terjadi di pasar.

"Mungkin hari ini investor melepas saham BBRI makanya harganya turun, untuk membeli saham lain yang mungkin sedang murah sehingga layak dibeli, ini kan market mechanism namanya," kata Ryan 

Meski begitu, Ryan memandang tren penurunan harga saham BBRI hanya bersifat sementara. Hal ini melihat secara fundamental kinerja keuangan yang masih bagus.

"Jadi ini penurunannya masih dalam koridor yang normal. Menurut pengamatan saya, itu baru semacam koreksi sesaat. Saya berani mengatakan sebetulnya secara fundamental BRI beserta bank-bank Himbara yang lain itu di backup dengan kinerja keuangan yang solid, yang bagus," bebernya.

Menurut Tim Analis Bareksa, ekonomi Indonesia sedang tertekan akibat peralihan pemerintahan dan keputusan Morgan Stanley yang menurunkan peringkat saham Indonesia dalam indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) dari equal-weight (EW) menjadi underweight (UW).

Hal itu mendorong keluarnya dana asing dari pasar saham, termasuk dari saham BBRI yang memiliki market cap besar. Kondisi ini juga seiring dengan terjadinya pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Dalam sebulan terakhir, saham BBRI mengalami penurunan harga signifikan. Pada 10 Februari 2025, saham BBRI ditutup di level Rp 3.970 per lembar, turun 1,49% atau 60 poin dari hari sebelumnya. Penurunan itu sejalan dengan tren depresiasi saham BBRI dalam tiga bulan terakhir yang mencapai 10,76%.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BRI sedang mengalami tren penurunan saham yang berkode BBRI. Hari ini harga saham BRI berada di level Rp 3.590/lembar saham, turun 50 poin atau 1,37%.

Ekonom Senior & Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Ryan Kiryanto menilai tren penurunan saham BBRI hanya bersifat sementara. Hal ini melihat secara fundamental kinerja keuangan yang masih bagus.

"Menurut pengamatan saya, itu baru semacam koreksi sesaat. Saya berani mengatakan sebetulnya secara fundamental BRI beserta bank-bank Himbara yang lain itu di backup dengan kinerja keuangan yang solid, yang bagus," kata Ryan 

Ryan menilai koreksi saham BBRI ini masih bersifat normal. Ia optimis harga saham BBRI akan kembali naik seiring kinerja BRI yang terus positif secara kuartalan.

"Kalau pada jangka pendek mengalami penurunan nilai, itu normal, itu hanya koreksi sesaat yang nanti dari waktu ke waktu kalau kinerja BRI dan bank-bank lain secara kuartalan terus menunjukkan kinerja yang bagus, saya yakin valuasi sahamnya akan naik lagi," ucapnya.

"Jadi itu penurunan yang sesaat, apalagi kita tahu secara konsisten BRI terus menunjukkan kinerja keuangan yang bagus, solid dan istilahnya on target," tambahnya.

Dalam sebulan terakhir, saham BBRI mengalami penurunan harga signifikan. Pada 10 Februari 2025, saham BBRI ditutup di level Rp 3.970 per lembar, turun 1,49% atau 60 poin dari hari sebelumnya. Penurunan itu sejalan dengan tren depresiasi saham BBRI dalam tiga bulan terakhir yang mencapai 10,76%.

Beberapa faktor yang mempengaruhi penurunan harga saham BBRI antara lain aksi jual besar-besaran oleh investor asing dan melambatnya pertumbuhan kredit di sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung bisnis BRI. Kondisi ini juga seiring dengan terjadinya pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Wednesday, March 26, 2025

BTN Bagi Deviden Senilai 751 Milyar Tahun 2025

 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk membagikan dividen 2024 sebesar Rp751,83 miliar atau Rp 53,57 per saham kepada pemegang saham.

Berdasarkan paparan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan di BNI Tower pada Rabu (26/3), dividen yang dibagikan berasal dari 25 persen laba bersih.

Sebelumnya, BTN mencatat laba bersih tercatat sebesar Rp3 triliun sepanjang 2024. Realisasi ini turun 14,1 persen secara tahunan dari sebelumnya sebesar Rp3,5 triliun di 2023.

Sedangkan, pendapatan bunga BTN sepanjang 2024 tumbuh 4,5 persen menjadi Rp29,55 triliun. Namun, beban bunga melonjak 21,9 persen menjadi Rp17,84 triliun sehingga bunga bersih juga turun 14,1 persen menjadi Rp11,73 triliun.

Sementara itu, pendapatan non-bunga berhasil melonjak 17,6 persen menjadi Rp4,61 triliun. Lalu, beban operasional juga melonjak 12,1 persen menjadi Rp10,44 triliun.

Dari sisi perolehan dana masyarakat, pada 2024 BTN membukukan pertumbuhan DPK sebesar 9,1 persen menjadi Rp381,67 triliun dibandingkan 2023 yang sebesar Rp349,93 triliun.

Pertumbuhan DPK ini didukung oleh peningkatan dana murah berupa tabungan dan giro (current account saving account/CASA) yang kontribusinya mencapai 54,1 persen terhadap total DPK, naik jika dibandingkan 2023 sebesar 53,7 persen.

Pertumbuhan CASA BTN pada akhir 2024 tercatat mencapai 9,8 persen dibandingkan 2023. BTN juga berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp3 triliun hingga akhir 2024.

Tuesday, March 25, 2025

CEO Danantara Klaim IHSG Naik Karena Pasar Respon Positif Terhadap Dirinya

 CEO Badan Pengelola Investasi Danantara (Danantara Indonesia) Rosan Roeslani mengklaim Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat setelah pengumuman terkait pengurusan Danantara.

Menurutnya, sebelum pengumuman tersebut, pasar modal Indonesia sempat mengalami penurunan. Namun, setelah diumumkan, respons investor justru sangat positif.

"Kalau kita lihat memang, kemarin sebelum (pengurusan) Danantara diumumkan, market kita sedang turun, tapi sejak diumumkan, Alhamdulillah, responsnya sangat positif. Hari ini pun naik positif," ujar Rosan dalam seminar Dampak Perang Tarif terhadap Peluang Ekspor Indonesia di Menara Kadin, Jakarta Selatan.

Ia menambahkan saham perbankan mengalami kenaikan rata-rata hingga 5 persen, yang menurutnya merupakan momentum sangat baik bagi pasar.

Rosan mengatakan kondisi ini mendorong pasar untuk kembali rebound, meskipun dalam aktivitas perdagangan di pasar modal, investor dapat keluar dan masuk kapan saja.

Selain dari sisi pasar modal, Rosan juga melihat bahwa respons terhadap investasi langsung asing (foreign direct investment/FDI) masih tetap kuat. Ia optimistis dengan strategi yang dijalankan saat ini, target investasi dapat tercapai.

"So far, we are in the good hands. Responsnya masih sangat baik," ujarnya.

Sebelumnya, IHSG sempat anjlok hingga 4,45 persen ke titik 5.967 pada perdagangan Senin (24/3), level terendah sejak pertengahan 2020, sebelum akhirnya rebound dan memangkas sebagian besar kerugiannya.

IHSG kemudian ditutup di level 6.235 pada Selasa (25/3) sore. Indeks saham menguat 74,40 poin atau naik 1,21 persen dari perdagangan sebelumnya.



Sunday, March 23, 2025

IHSG Kembali Jatuh ... Tren Pelemahan Ekonomi Berlanjut

 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali anjlok ke level terendah sejak pembukaan perdagangan pada Senin (24/3). Pada pembukaan perdagangan, IHSG diketahui melemah ke level 6.242.

Berdasarkan data perdagangan RTI Business pukul 10.22 WIB, Senin (24/3/2025) IHSG terus melemah. Bahkan, IHSG terpantau melemah 278.501 atau anjlok 4,45% ke level 5.979. Seiring dengan pelemahan IHSG, tercatat sebanyak 563 saham melemah, 65 saham menguat, dan 148 saham stagnan.

Kejadian ini pun tentu menghebohkan netizen di media sosial, khususnya di X yang sampai menjadi trending topik. Dipantau detiKINET, cuitan-cuitan soal IHSG, kebanyakan reaksi netizen Indonesia mencurahkan keluh kesah melihat warna merah yang mendominasi.

"Breaking: IHSG pagi ini sudah lebih rendah dibanding beberapa hari lalu ketika jeblok 5% dalam sehari. Kira2 sekarang pejabat bakal komentar apa lagi??" kata netizen.

"*memasuki waktu indonesia bagian ihsg kepala 5*," ujar netizen lain.

"Kalau IHSG turun, brrti saham anjlok. Knp saham bs anjlok? Ya krn investor cabut dr Indo. Kalau investor ga ada, perputaran ekonomi jdi lambat. Apa akibatnya? Perusahaan bs lay-off byk karyawan, penjualan di level umkm sepi, byk yg jd pengangguran, kriminalitas meningkat," jerit netizen.

"Saya tidak yakin pemerintah punya kapasitas mempertahankan ekonomi, ihsg per hari ini aja anjlok lagi dan rupiah udha 16.550 wkwkwk," sindir yang lain.

"Hari senin bangun tidur cek ihsg rasanya pingin tidur sminggu lagi," keluh warganet.

"Tolong ini investor-investornya dijemput biar ihsg naik lagi," pinta netizen lain.

"Ekonomi negara lu diremehin investor tuh pak, pada kabur semua gimana mau pangan aman negara aman?!? orang negara lu masih butuh ekspor impor," kritik warganet.

Sekretaris PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kautsar Primadi Nurahmat mengatakan, IHSG melemah 3,95% dengan net sell atau jual bersih investor asing pada penutupan perdagangan Jumat (21/3) sebesar Rp 2,35 triliun dan sepanjang tahun 2025, tercatat sebesar Rp 33,18 triliun.

"Perubahan terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 3,95% menjadi berada pada level 6.258," kata Kautsar dalam keterangan tertulisnya

Tuesday, March 18, 2025

Goldman Sachs Pangkas Rating Saham Indonesia Jadi Awal IHSG Jatuh

 Pasar saham Indonesia kebakaran hingga IHSG terjungkal hampir 7 persen pada Selasa (18/3). Bahkan, perdagangan saham sempat dihentikan untuk mencegah penurunan lebih tajam.

Salah satu pemicu IHSG terpuruk adalah penurunan rating saham Indonesia oleh Goldman Sachs dari overweight menjadi market weight pada pekan lalu.

Bank Investasi dan pengelola aset global ini juga menurunkan peringkat dan rekomendasi atas aset keuangan di Indonesia.

Tak hanya menurunkan rating pasar saham Indonesia, Goldman juga menurunkan rekomendasi atas surat utang yang diterbitkan BUMN dengan tenor 10 sampai 20 tahun menjadi netral.

Penurunan peringkat ini dilakukan imbas kinerja APBN yang hingga Februari 2025 mengalami defisit Rp 31,2 triliun atau 0,13 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Apalagi, dalam laporannya per Maret 2025 nya, Goldman menaikkan proyeksi defisit anggaran Indonesia dari semula 2,5 persen kini menjadi 2,9 persen dari PDB.

"Pemangkasan rating saham Indonesia oleh Goldman Sachs yang mengkhawatirkan pelebaran defisit anggaran turut berkontribusi terhadap pelemahan IHSG," ujar Head of Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi.

Tak hanya itu, investor asing juga terus menarik dana mereka dari pasar modal Indonesia. Data hingga 17 Maret 2025 menunjukkan arus modal keluar (capital outflow) mencapai Rp26,9 triliun.

"Jika IHSG terus melemah hingga minus 5% atau lebih, kemungkinan regulator akan melakukan trading halt untuk menstabilkan pasar," kata Oktavianus.

IHSG mendadak anjlok pada Selasa (18/3) siang. Tercatat, per pukul 11.49 WIB, indeks terperosok 420,97 poin atau minus 6,58 persen ke level 6.046.

Hal ini menjadikannya indeks dengan pelemahan terdalam dibandingkan indeks lainnya di kawasan Asia. Bahkan, IHSG sempat merosot lebih dari 3,4 persen sebelum sedikit mereda.

Kondisi ini sangat kontras dengan pergerakan indeks saham lainnya di Asia yang justru mengalami penguatan signifikan.

Indeks Nikkei 225 di Jepang, misalnya, melesat 1,44 persen, sementara indeks saham di Malaysia (KLSE) dan Singapura (STI) juga mencatatkan kenaikan masing-masing sebesar 1,04 persen dan 1 persen.

Kondisi ini memicu penghentian sementara perdagangan (trading halt) di bursa saham untuk meredam volatilitas pasar.

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi menyoroti faktor eksternal yang turut menekan IHSG. Menurutnya, kebijakan perdagangan Amerika Serikat pasca-kemenangan Donald Trump dalam pemilu presiden memicu kekhawatiran pasar.

"Trump kembali mengangkat isu perang dagang, terutama dengan negara-negara mitra dagang utama seperti Tiongkok, Uni Eropa, Kanada, dan Meksiko. Ini bisa berdampak negatif terhadap ekonomi global dan pasar keuangan," ujarnya.

Ibrahim juga menyoroti arus modal asing yang terus keluar dari pasar modal Indonesia dalam beberapa pekan terakhir.

"Investor mulai menarik dananya karena ketidakpastian ekonomi domestik, terutama terkait defisit anggaran yang baru saja diumumkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani," jelasnya.

Jika defisit ini tidak ditangani dengan baik, ia memperkirakan pelebarannya akan berlanjut hingga akhir tahun.

Selain itu, fluktuasi nilai tukar rupiah juga menjadi perhatian. Ibrahim mengungkapkan dengan eskalasi perang dagang dan ketidakpastian global, nilai tukar rupiah bisa melemah hingga Rp16.900 per dolar AS sebelum akhir tahun.

"Kondisi ini pasti akan mempengaruhi IHSG," tambahnya.

Di sisi lain, gejolak konflik di Timur Tengah turut menambah tekanan di pasar keuangan global.

"Serangan Israel ke Jalur Gaza yang menewaskan lebih dari 120 orang telah memicu eskalasi perang terbuka dengan Hamas. Konflik ini menyebabkan dolar AS kembali menguat, sementara pasar menjadi lebih berhati-hati terhadap aset berisiko," pungkasnya.

Dengan berbagai sentimen negatif ini, IHSG masih berpotensi mengalami tekanan dalam beberapa waktu ke depan.


Perbandingan Parah Anjloknya IHSG Maret 2025 Dengan Krismon 98 dan Pandemi COVID

 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan hebat, anjlok hingga lebih dari 6 persen pada perdagangan Selasa (18/3).

Kejatuhan ini mengingatkan pada beberapa momen terburuk dalam sejarah pasar modal Indonesia, termasuk krisis keuangan Asia 1998 dan pandemi covid-19 pada 2020.

Hari ini, IHSG sempat anjlok 6,02 persen ke level 6.058, memicu penghentian sementara perdagangan (trading halt) oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 11:19 WIB.

Langkah ini diambil sebagai upaya stabilisasi pasar setelah aksi jual besar-besaran yang dilakukan oleh investor, terutama investor asing.

Setelah perdagangan dibuka kembali pada pukul 11:49 WIB, IHSG sempat menyentuh level 6.011 sebelum akhirnya mengakhiri sesi I perdagangan di posisi 6.076.

Berikut perbandingan longsornya IHSG pada era 1998, pandemi covid-19 dan siang ini:

IHSG 1998

Pada 8 Januari 1998, IHSG mencatat penurunan harian terdalam sepanjang sejarah, jatuh hingga hampir 12 persen dalam sehari ke level 347.

Kejatuhan ini terjadi di tengah krisis keuangan Asia 1997-1998 yang melumpuhkan ekonomi Indonesia.

Mata uang rupiah saat itu anjlok tajam terhadap dolar AS, sektor perbankan kolaps, dan banyak perusahaan besar bangkrut akibat tingginya utang dalam valuta asing.

Pandemi Covid-19

Di era modern, salah satu kejatuhan IHSG yang paling signifikan terjadi pada Maret 2020 ketika pandemi covid-19 diumumkan di Indonesia.

Pengamat pasar modal Hendra Wardana mencatat pada 9 Maret 2020, IHSG terjun bebas 6,58 persen ke level 5.136,81, yang menjadi awal dari tujuh kali trading halt dalam beberapa pekan berikutnya.

"Sejak Maret 2020, perdagangan saham di bursa Indonesia mengalami penghentian sementara sebanyak tujuh kali. Penurunan pertama lebih dari 5 persen terjadi pada 9 Maret 2020, hanya sepekan setelah pengumuman kasus pertama covid-19 di Indonesia," kata Hendra

Pada 24 Maret 2020, IHSG mencapai titik terendah di level 3.937, turun 37 persen dari awal tahun. Hal ini memaksa otoritas bursa untuk mengubah aturan batas bawah penurunan harga saham, dari sebelumnya 25 persen-35 persen menjadi 10 persen, lalu diturunkan lagi ke 7 persen.

IHSG 2025

Pengamat Pasar Modal dan Uang Ibrahim Assuaibi membandingkan kejatuhan IHSG hari ini dengan peristiwa di 2019, saat perang dagang AS-China menyebabkan IHSG turun hingga 10 persen ke level 6.056.

"Saat itu, BEI melihat jika penurunan di atas 2 persen sudah berbahaya, di atas 5 persen harus dianalisis, sementara di atas 7,5 persen sudah dianggap sebagai krisis yang memerlukan tindakan cepat," ujarnya.

Sementara itu, Head of Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi menyoroti faktor pemicu kejatuhan IHSG hari ini, yang lebih didorong oleh sentimen ekonomi domestik dan aksi jual besar-besaran investor asing.

"Kami melihat dampaknya merupakan akumulasi dari beberapa sentimen negatif, terutama defisit APBN yang meningkat tajam. Per Februari 2025, defisit mencapai 0,13 persen dari PDB atau Rp31,2 triliun, dibandingkan tahun lalu yang masih surplus Rp26,04 triliun. Penerimaan pajak juga turun drastis, dari Rp400,36 triliun pada Februari 2024 menjadi hanya Rp187,8 triliun di bulan yang sama tahun ini," jelas Oktavianus.

Menurutnya, kekhawatiran terhadap kondisi fiskal ini mendorong arus modal keluar (capital outflow) secara besar-besaran. Hingga 17 Maret 2025, investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp26,9 triliun.

"Sentimen ini terus mendorong aksi jual di IHSG dan akhirnya 'meledak' hari ini, diperparah oleh aksi ambil untung di saham teknologi yang sebelumnya mengalami kenaikan tajam. Tekanan juga terjadi pada saham-saham perbankan besar yang semakin menekan IHSG," lanjutnya.

Oktavianus juga mencatat panic selling dari investor ritel turut memperburuk situasi, sehingga BEI terpaksa melakukan trading halt untuk meredam volatilitas.

Sejak awal dibuka hingga penutupan sesi I hari ini, IHSG bergerak di rentang 6.011-6.483.


IHSG Anjlok 6,58 Persen ... Perdagangan Dihentikan

 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada Selasa (18/3) siang. Tercatat, per pukul 11.49 WIB, indeks terperosok 420,97 poin atau minus 6,58 persen ke level 6.046.

Hal ini menjadikannya indeks dengan pelemahan terdalam dibandingkan indeks lainnya di kawasan Asia.

Bahkan, IHSG sempat merosot lebih dari 3,4 persen sebelum sedikit mereda.

Kondisi ini sangat kontras dengan pergerakan indeks saham lainnya di Asia yang justru mengalami penguatan signifikan.

Indeks Nikkei 225 di Jepang, misalnya, melesat 1,44 persen, sementara indeks saham di Malaysia (KLSE) dan Singapura (STI) juga mencatatkan kenaikan masing-masing sebesar 1,04 persen dan 1 persen.

Kondisi ini memicu penghentian sementara perdagangan (trading halt) di bursa saham untuk meredam volatilitas pasar.

Lantas apa yang menyebabkan longsornya IHSG hari ini?

Menurut Head of Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi, kejatuhan IHSG yang signifikan ini tergolong anomali jika dibandingkan dengan bursa regional lainnya.

"Jika melihat bursa Asia seperti Nikkei yang naik 1,4 persen, Shanghai yang hanya menguat 0,09 persen, STI 1 persen, dan FKLCI 1 persen, maka koreksi IHSG mengindikasikan kekhawatiran investor terhadap ekonomi Indonesia dan pasar keuangan," jelasnya.

Oktavianus menambahkan beberapa faktor turut memperparah tekanan di pasar saham domestik, seperti meningkatnya credit default swap (CDS) Indonesia ke 76 basis poin per 27 Februari 2025, depresiasi rupiah sebesar 0,6 persen sejak Januari, serta melebar spread Surat Berharga Negara (SBN) dengan US Treasury 10 tahun hingga 255 basis poin.

"Selain itu, pemangkasan rating saham Indonesia oleh Morgan Stanley dan Goldman Sachs yang mengkhawatirkan pelebaran defisit anggaran turut berkontribusi terhadap pelemahan IHSG," tambahnya.

Tak hanya itu, investor asing juga terus menarik dana mereka dari pasar modal Indonesia. Data hingga 17 Maret 2025 menunjukkan arus modal keluar (capital outflow) mencapai Rp26,9 triliun.

"Jika IHSG terus melemah hingga minus 5 persen atau lebih, kemungkinan regulator akan melakukan trading halt untuk menstabilkan pasar," kata Oktavianus.

Sementara itu, Pengamat Pasar Modal dan Uang Ibrahim Assuaibi menyoroti faktor eksternal yang turut menekan IHSG.

Menurutnya, kebijakan perdagangan Amerika Serikat pasca-kemenangan Donald Trump dalam pemilu presiden memicu kekhawatiran pasar.

"Trump kembali mengangkat isu perang dagang, terutama dengan negara-negara mitra dagang utama seperti Tiongkok, Uni Eropa, Kanada, dan Meksiko. Ini bisa berdampak negatif terhadap ekonomi global dan pasar keuangan," ujarnya.

Ibrahim juga menyoroti arus modal asing yang terus keluar dari pasar modal Indonesia dalam beberapa pekan terakhir.

"Investor mulai menarik dananya karena ketidakpastian ekonomi domestik, terutama terkait defisit anggaran yang baru saja diumumkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani," jelasnya.

Jika defisit ini tidak ditangani dengan baik, ia memperkirakan pelebarannya akan berlanjut hingga akhir tahun.

Selain itu, fluktuasi nilai tukar rupiah juga menjadi perhatian. Ibrahim mengungkapkan dengan eskalasi perang dagang dan ketidakpastian global, nilai tukar rupiah bisa melemah hingga Rp16.900 per dolar AS sebelum akhir tahun.

"Kondisi ini pasti akan mempengaruhi IHSG," tambahnya.

Di sisi lain, gejolak konflik di Timur Tengah turut menambah tekanan di pasar keuangan global.

"Serangan Israel ke Jalur Gaza yang menewaskan lebih dari 120 orang telah memicu eskalasi perang terbuka dengan Hamas. Konflik ini menyebabkan dolar AS kembali menguat, sementara pasar menjadi lebih berhati-hati terhadap aset berisiko," pungkasnya.

Dengan berbagai sentimen negatif ini, IHSG masih berpotensi mengalami tekanan dalam beberapa waktu ke depan.


Tuesday, January 21, 2025

Berkat PSN ... WIKA Berhasil Bukukan Penjualan 20,66 Triliun Di Bulan Desember 2024

 PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) berhasil membukukan kontrak baru Rp20,66 triliun hingga Desember 2024. Mayoritas kontrak baru tersebut berasal dari segmen infrastruktur dan gedung yang mencapai 42 persen.

Lalu, sektor industri penunjang konstruksi berkontribusi 32 persen, EPCC (engineering, procurement, construction, and commissioning) sebesar 20 persen, dan properti sebesar 6 persen.

Dikutip dari keterangan pers, Selasa (21/1), hingga akhir 2024, WIKA tengah mengerjakan 75 proyek konstruksi di seluruh Indonesia. Sebanyak 42 proyek di antaranya merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) dan 8 proyek di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.

Adapun beberapa proyek strategis nasional baru yang diraih WIKA di Desember 2024 antara lain proyek pembangunan Bendungan Tiga Dihaji Paket VI senilai Rp544 miliar dan pekerjaan lanjutan Bendungan Jragung senilai Rp187 miliar.

Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito (BW) menjelaskan seluruh proyek tersebut memiliki skema pembayaran bulanan dengan uang muka, sehingga memungkinkan perusahaan untuk beroperasi secara mandiri serta fokus pada pengelolaan kas yang lebih efisien.

Menurutnya, perolehan proyek-proyek strategis nasional baru tersebut juga turut meningkatkan optimisme dan peran strategis WIKA dalam mendukung Asta Cita pemerintah dan kontribusi WIKA untuk kualitas kehidupan masyarakat yang lebih baik.

"WIKA memiliki dua peran penting dalam mewujudkan kualitas kehidupan masyarakat Indonesia yang lebih baik. Sebagai agent of development pemerintah, WIKA melalui pembangunan proyek strategis nasional akan membawa Indonesia mencapai swasembada ekonomi, pangan dan energi," kata Budi Waskito.

"Sebagai Value Creation Company, WIKA melalui proyek EPCC hilirisasi dan industrialisasi akan menciptakan nilai tambah bagi produk dalam negeri," tambahnya.

Pembangunan Bendungan Tiga Dihaji Paket VI

Proyek pembangunan Bendungan Tiga Dihaji Paket VI merupakan bagian integral dari proyek besar untuk mengelola sumber daya air, mengurangi risiko banjir, serta mendukung pasokan air baku dan irigasi Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan.

Bendungan ini dirancang untuk mengendalikan banjir di daerah aliran sungai (DAS) Selabung dan DAS Komering, menyediakan air baku untuk 13 kecamatan, serta mengatur debit Sungai Komering untuk irigasi pertanian.

Selain itu, bendungan ini juga dilengkapi dengan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang menghasilkan 2x20 MW untuk memenuhi kebutuhan listrik lokal, dan mengurangi ketergantungan pada sumber listrik dari luar daerah. WIKA berkomitmen untuk menerapkan prinsip ESG (environment, social, governance) dalam setiap tahap pengerjaan proyek ini.

Langkah-langkah ramah lingkungan yang dilakukan antara lain penggunaan motor listrik, penerangan solar cell, penghijauan area yang terdampak, serta pengelolaan limbah dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Melalui upaya ini, WIKA mendukung pembangunan berkelanjutan melalui infrastruktur hijau.

"Kami percaya bahwa proyek Bendungan Tiga Dihaji tidak hanya akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, tetapi juga menjadi contoh nyata dalam menerapkan solusi infrastruktur yang berkelanjutan dan berbasis teknologi ramah lingkungan. Ini sejalan dengan upaya WIKA dalam mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan," kata Budi Waskito.

Tuesday, January 14, 2025

Pasar Unilever Indonesia Anjlok 4 Persen Akibat Boikot atau Turun 38,5 Persen Sejak Pandemi

 Pangsa pasar perusahaan multinasional, Unilever, di Indonesia makin anjlok imbas aksi boikot. Porsinya yang hilang digantikan oleh produk lokal yang makin beragam.

Mengutip Reuters, Selasa (14/1), per Oktober 2024, Unilever mengungkapkan pangsa pasarnya di Indonesia anjlok menjadi 34,9 persen pada kuartal ketiga dari 38,5 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Padahal, penjualan di Indonesia cukup besar. Sepanjang 2023, Unilever bahkan meraup penghasilan US$2,39 miliar atau setara Rp38,71 triliun (asumsi kurs Rp16.200 per dolar AS), berkontribusi 3,8 persen terhadap penjualan grup.

Meski memiliki merk-merek besar seperti deodoran Axe, es krim Cornetto, dan bumbu penyedap Royco, Unilever tetap tidak mampu mempertahankan kejayaannya. Terlebih, produk lokal yang mengisi kekosongannya dijual lebih murah.

Menurut firma riset Kantar, merek Royco, Lifebuoy, dan Sunlight milik Unilever termasuk dalam 10 merek konsumen teratas di Indonesia pada 2020. Selama pandemi covid-19, laporan laba menunjukkan Unilever menaikkan harga secara tajam untuk mengimbangi kenaikan biaya.

Pada 2023, hanya Royco yang bertahan di 10 besar dengan produsen deterjen lokal SoKlin, Wings Group, dan produsen biskuit Roma, Mayora Indah.

Unilever juga menghadapi persaingan dari perusahaan kecantikan halal lokal, Wardah milik Paragon, Aice, yang membuat es krim, dan pemain internasional baru seperti Skintific dari China.

Unilever juga menghadapi tantangan di platform penjualan online, sebotol sabun cair ukuran 400 mili liter yang dibuat oleh merek Nuvo milik Wings Group dijual dengan harga sekitar 20 persen lebih murah daripada sabun cair Lifebuoy milik Unilever dengan ukuran yang sama.

Kemudian, sebotol deterjen cair SoKlin milik Wings ukuran 700 ml dijual dengan harga sekitar 7 persen lebih murah daripada deterjen Rinso milik Unilever.

Pada Oktober lalu, Presiden Direktur Unilever Indonesia Benjie Yap menyatakan perusahaan tengah berupaya mengubah strategi penjualan, termasuk mereview harga saat ini.

"Dapat dilihat bahwa kami tengah menghadapi situasi yang penuh tantangan, tetapi kami memahami dengan jelas langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasinya sambil terus beradaptasi dengan lanskap pasar yang berkembang pesat," ujarnya.

Menurutnya, penurunan penjualan merata di semua jenis produk mereka. Diakui, serangan Israel ke Gaza sehingga memicu aksi boikot salah satu penyebabnya.

"Penurunan pangsa pasar terjadi di hampir semua kategori karena beberapa hal, salah satunya adalah sentimen konsumen yang negatif," ujar Yap.


Wednesday, January 8, 2025

Bukalapak Cash Out ... Tutup Marketplace dengan Uang Kas Senilai Rp 19 Triliun

 Bukalapak masih memiliki kas sebesar Rp19 triliun setelah mengumumkan menutup layanan marketplacenya yang selama ini menjadi wadah bagi berbagai penjualan produk.

Head of Media & Communications Bukalapak Dimas Bayu mengatakan dengan kondisi ini kondisi keuangan perusahaan masih kuat.

"Menurut laporan keuangan Q324 (kuartal III tahun 2024), Bukalapak mencatatkan kas, setara kas, dan investasi yang likuid sebesar Rp19 triliun," ujar Dimas dalam keterangan resmi Bukalapak Kamis (9/1).

Dimas menekankan sisa dana yang masih dimiliki perusahaan akan digunakan untuk menjalankan usaha yang fokus pada penjualan nonfisik.

"Dana ini akan digunakan untuk mendukung pertumbuhan perseroan dan entitas anak perusahaan, sehingga dapat memberikan manfaat yang optimal bagi para pemangku kepentingan, terutama pemegang saham," jelasnya.

Penutupan marketplace Bukalapak efektif berlaku mulai hari. Pantauan di website resmi kode emiten BUKA ini, menu yang tersedia hanya pembelian pulsa, paket data, token listrik, dan lapak gaming serta investasi emas.

"Meskipun terjadi perubahan dalam fokus produk, kami ingin meyakinkan bahwa platform Marketplace Bukalapak, baik aplikasi maupun situs web serta Mitra Bukalapak akan tetap beroperasi dan dapat diakses oleh para pengguna dan konsumen untuk layanan lainnya yang telah ada sebelumnya," tegas Dimas.

Harga saham Bukalapak anjlok nyaris 5 persen pada perdagangan siang ini, Rabu (8/1) usai mengumumkan tutup bisnis marketplace.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, saham emiten berkode BUKA ini jatuh 4,92 persen ke level Rp116 per lembar pada pukul 15.00 WIB.

Saham BUKA ditutup di harga Rp122 per lembar pada perdagangan kemarin. Hari ini harga sahamnya bergejolak jatuh dan sempat berada di titik terendah Rp113 per lembar.

Perusahaan ini melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 6 Agustus 2021, dengan harga IPO Rp850 per saham.

Bukalapak resmi menutup layanan marketplace mulai hari ini, Selasa (7/1). Pengumuman itu disampaikan dalam blog resminya.

Perusahaan menyetop penjualan produk fisik seperti handphone, produk fesyen, peralatan rumah tangga, makanan dan lainnya. Namun, pembeli masih bisa berbelanja hingga 9 Februari 2025.

Bukalapak menyatakan penutupan marketplace ini merupakan upaya transformasi untuk fokus pada produk virtual seperti token listrik, pulsa, iuran BPJS Kesehatan hingga pajak.

"Kami ingin menginformasikan bahwa Bukalapak akan menjalani transformasi dalam upaya untuk meningkatkan fokus pada Produk Virtual. Sebagai bagian dari langkah strategis ini, kami akan menghentikan operasional penjualan Produk Fisik di Marketplace Bukalapak," tulis Bukalapak.

Bukalapak menyadari penutupan marketplace ini akan berdampak pada usaha para pedagang. Karena itu, perusahaan berkomitmen untuk membuat proses transisi ini berjalan sebaik mungkin.

Pedagang di Bukalapak masih dapat mengunggah produk baru hingga Kamis, 9 Februari 2025 pukul 23.59 WIB untuk produk fisik di Bukalapak. Namun per 1 Februari 2025, Bukalapak akan menonaktifkan fitur untuk menambahkan produk baru dalam etalase.

"Mulai 1 Februari 2025, fitur untuk menambahkan produk baru akan dinonaktifkan. Pelapak tidak dapat menambah produk baru setelah periode ini," bunyi pengumuman itu.

Semua pesanan yang belum diproses hingga 2 Maret pukul 23:59 WIB akan dibatalkan secara otomatis oleh sistem. Dana dari pesanan yang dibatalkan akan dikembalikan kepada pembeli melalui BukaDompet.

Terkait uang penjual, Bukalapak akan melakukan pengembalian dana otomatis.

"Semua pesanan yang belum diproses hingga 2 Maret 2025 pukul 23:59 WIB akan dibatalkan secara otomatis oleh sistem. Dana dari pesanan yang dibatalkan akan dikembalikan kepada pembeli melalui BukaDompet," pungkas Bukalapak.


Setelah layanan arketplace ditutup, pembeli ke depannya hanya dapat melakukan transaksi produk virtual.

Produk virtual yang dijual Bukalapak nantinya:

- Pulsa Prabayar

- Paket Data

- Token Listrik

- Listrik Pascabayar

- Prakerja

- Bukasend

- Angsuran Kredit

- BPJS Kesehatan

- Air PDAM

- Telkom

- Pulsa Pascabayar

- TV Kabel & Internet


Wednesday, December 11, 2024

Pertama Kali Terjadi Dominasi Chip Intel Ditumbangkan

  Dahulu, Intel adalah produsen chip komputer terbesar di dunia dan teknologinya terdapat di hampir setiap PC. Misi mantan CEO legendaris Intel, Andy Grove, adalah agar Intel melakukan lebih dari sekadar memasok komponen, tapi juga mendorong masa depan komputasi di mana PC digunakan untuk segala hal.

Intel mungkin telah memprediksi evolusi PC, tetapi gagal dalam komputasi mobile dan ledakan AI. Kini, perusahaan ikonik AS itu sedang kepayahan, harga sahamnya anjlok dan harus banyak melakukan PHK.

Saham Intel mencapai titik tertinggi sepanjang masa lebih dari 24 tahun lalu, di 31 Agustus 2000. Beberapa tahun terakhir, saham tersebut anjlok 68% dari rekornya. Bulan Agustus, Intel mengatakan akan memberhentikan 15% stafnya sebagai upaya memangkas biaya USD 10 miliar.

CEO Pat Gelsinger dinilai gagal memperbaiki keadaan sehingga dipaksa mundur. Sekarang, investor dan pengamat mempertanyakan apakah Intel dapat kembali ke posisi terdepan. "Peluang mereka kembali ke masa kejayaan, pada titik waktu ini, tampak sangat suram," kata Angelo Zino, analis teknologi di CFRA Research.

Gangguan dominasi Intel pertama kali terlihat sekitar tahun 2010. iPhone pertama diluncurkan tiga tahun sebelumnya, dan Apple memilih perancang chip Inggris yang kurang dikenal ARM, sebagai otaknya. Mendadak, smartphone menjadi hal besar. Karena ARM siap dengan teknologinya, ia cepat melampaui Intel sebagai pembuat chip seluler.

Tak hanya itu, Apple dan pembuat perangkat lainnya memberikan pukulan lain kepada Intel dengan mengganti prosesornya di beberapa PC dengan chip ARM yang lebih efisien. Pesaing lain seperti AMD, juga mencuri pangsa pasar dalam bisnis PC.

Saat Gelsinger mengambil alih tahun 2021, ia ditugaskan menghidupkan kembali kemampuan manufaktur canggih Intel dan mengembalikan perusahaan pada kecepatan inovasi. "Gelsinger melakukan pekerjaan hebat dalam hal itu," kata Zino.

Namun, saat ia fokus pada peningkatan manufaktur, pergeseran teknologi mendasar lainnya sedang berlangsung, yaitu AI. Nvidia, dulu pesaing kecil Intel yang membuat unit pemrosesan grafis (GPU), melesat karena chip-nya mendukung kebutuhan pemrosesan data besar kecerdasan buatan.

Nvidia sekarang menjadi perusahaan paling bernilai kedua di dunia, nilai pasarnya sebesar USD 3,4 triliun atau 33 kali lebih tinggi dari Intel sebesar USD 104 miliar.

Intel, sekali lagi, tak punya produk untuk bersaing dengan kompetitor seperti Nvidia dan AMD dalam AI. Chip akselerator AI bernama Gaudi yang dirilis Intel tahun ini tak mendapatkan daya tarik yang diharapkan perusahaan.

Pada saat yang sama, Gelsinger malah menggeber pabrik Intel untuk memproduksi prosesor bagi para pesaing seperti Apple, yang membuatnya bersaing lebih langsung dengan raksasa pembuat chip TSMC. Namun, hal itu pun dibayangi oleh penundaan. Menjadi tugas berat bagi CEO baru nanti untuk membuat Intel kembali bangkit.

Nvidia Raup Laba Bersih 303 Triliun Dalam 3 Bulan Di Tahun 2024

 Dominasi Nvidia di chip kecerdasan buatan (AI) tak main-main. Selain terus mengerek nilai sahamnya hingga menembus valuasi USD 3 triliun, cuan yang mereka raup pun jumlahnya tak main-main.

Dalam laporan keuangan terbarunya, mereka mencatatkan pemasukan sebesar USD 35,08 miliar dalam kuartal terakhir. Dari pemasukan itu, pemasukan bersihnya mencapai USD 19,04 miliar, atau sekitar Rp 303,6 triliun, naik dari USD 9,24 miliar pada kuartal yang sama setahun sebelumnya.

Namun sahamnya memang ditutup menurun 1%, kemungkinan karena mereka kesulitan memenuhi banyaknya pesanan chip AI yang masuk. Perusahaan asal Amerika Serikat itu mengaku butuh beberapa kuartal untuk memproduksi semua pesanan chip Blackwell terbarunya.

"Tantangan yang kami hadapi adalah seberapa cepat kami bisa memenuhi permintaan, menyiapkannya, dan memasukkannya ke pasar," kata Colette Kress, CFO Nvidia, dalam pertemuan dengan para analis, seperti dikutip .

Pencapaian ini adalah bukti terkini bahwa banyak perusahaan yang menggelontorkan miliaran dolar untuk teknologi AI generative. Dan, chip AI Nvidia yang ada di balik bermacam keperluan AI generative itu, dari mulai chatbot, menulis kode software, sampai menyelesaikan penelitian untuk obat baru.

Sosok kunci di balik kehebatan Nvidia ini adalah Jensen Huang, CEO sekaligus pendiri Nvidia yang baru-baru ini datang ke Jakarta. Huang menghabiskan bertahun-tahun untuk mengembangkan software dan server yang membuat chip GPU bisa dipakai untuk melatih sistem mengenali gambar, memprediksi kata, dan lain sebagainya.

"Industri komputer sudah berubah secara fundamental. Dari industri yang membuat software, kita sudah menjadi industri yang membuat kecerdasan buatan," kata Huang di Jepang beberapa waktu lalu.

Selain datang ke Indonesia, Huang beberapa minggu terakhir juga mendatangi India dan Jepang. Di negara-negara itu, ia mengajak pemerintahan dan perusahaan untuk berinvestasi dalam membangun data center.

Proyek Jalan Flyover Shangri-La Jakarta Pusat Telah Capai 90,14 Persen

  PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mencatatkan progres signifikan pada Proyek Flyover Bridge Connecting Shangri-La Hotel & Shangri-La Residences di Jakarta Pusat. Adapun pengerjaan proyek ini telah mencapai progres signifikan sebesar 90,14% hingga November 2024.

Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP Fandy Dewanto menyampaikan proyek ini merupakan bagian penting dari upaya pengembangan infrastruktur di kawasan Shangri-La.

WSBP dipercaya untuk membangun jembatan layang yang menjadi penghubung antara Shangri La Hotel dan Shangri-La Residences dengan panjang jalan 90 meter, kecepatan rencana 30 km/jam, serta lebar lajur 3 meter dengan konfigurasi dua lajur.

"Proyek yang dimulai pada Januari 2024 dengan target penyelesaian pada Januari 2025. Dengan progres yang sudah dikerjakan hingga saat ini WSBP optimis dapat menyelesaikan tepat waktu dan tentu dengan tetap menjaga kualitas pekerjaan konstruksi untuk pelanggan kami," ujar Fandy dalam keterangan tertulis.

Hingga saat ini, Fandy mengatakan berbagai pekerjaan utama telah diselesaikan, termasuk pemasangan Bored Pile sebanyak 47 titik, Pile Cap sebanyak 16 buah, Ground Beam sebanyak 7 buah, Kolom sebanyak 26 buah, Beam dengan total volume 208 m³, serta PT Beam (in situ girder) sebanyak 2 buah.

Dengan sistem operasi tertutup dan konstruksi perkerasan berupa composit pavement, proyek ini juga dilengkapi satu unit jembatan yang telah direncanakan secara matang.

Adapun mobilisasi produk yang dilakukan meliputi pengiriman beton menggunakan Truck Mixer, besi dengan Truck Trailer, solar menggunakan truk tangki, serta material alam dengan Dump Truck.

Fandy pun memastikan setiap tahap pengerjaan dilakukan dengan dukungan sumber daya manusia yang andal dan teknologi konstruksi terkini untuk menjaga kualitas dan efisiensi.

Pasalnya, lanjut Fandy, proyek ini tidak hanya memberikan manfaat langsung berupa konektivitas di kawasan Shangri-La, tetapi juga membuka peluang kontrak baru bagi WSBP di masa depan. Salah satu peluang yang diantisipasi adalah pekerjaan Boundary Wall pada sisi utara dan selatan Shangri-La Residences yang rencananya akan dilaksanakan pada tahun 2025.

"Keberhasilan proyek ini menjadi bukti nyata dari kemampuan WSBP dalam mengelola proyek konstruksi yang kompleks dan strategis dari pihak swasta. Proyek ini juga menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat portofolio bisnis WSBP sebagai One Stop Solution di industri beton," tambah Fandy.

Fandy menambah, WSBP terus berupaya menyelesaikan proyek ini tepat waktu dengan tetap menerapkan Tata Kelola Perusahaan yang Baik dan pengelolaan manajemen risiko yang terintegrasi.

WSBP pun berharap dapat terus dipercaya untuk mengerjakan proyek-proyek infrastruktur lainnya, baik dari sektor pemerintah maupun swasta, di dalam dan luar negeri.

Friday, November 22, 2024

Harita Nickel Raih Laba 20,38 Triliun Kuartal 3 2024 Dari Pemrosesan Biji Nikel

 PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel, perusahaan pertambangan dan pemrosesan nikel terintegrasi berkelanjutan, berhasil membukukan pendapatan RP20,38 triliun pada sembilan bulan pertama 2024 kemarin.

Dalam rilis hasil kinerjanya yang diumumkan di Jakarta ini, mereka menyatakan pendapatan itu meningkat 18 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Head of Investor Relations Harita Nickel Lukito Gozali menyebut pertumbuhan pendapatan ini ditopang peningkatan volume produksi di operasi penambangan dan pemrosesan.

Di sisi lain, ia mengatakan laba kotor perusahaan Rp6,66 triliun naik 9 persen secara tahunan. Sementara EBITDA meningkat 14 persen menjadi Rp8,88 triliun.

Blak-blakan Harita dalam Mendukung Hilirisasi Nikel Pemerintah

Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp4,84 triliun, tumbuh 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari sisi operasional, ia menambahkan volume produksi juga mencatatkan peningkatan. Produksi bijih nikel mencapai lebih dari 16,27 juta wet metric tonnes (wmt), meningkat 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2023.

Produksi FeNi dari smelter RKEF tercatat sebesar 95.813 ton, meningkat 39 persen secara tahunan. Sementara fasilitas HPAL menghasilkan 71.531 ton MHP Ni, meningkat 47 persen secara tahunan.

Fasilitas HPAL kedua, PT Obi Nickel Cobalt (ONC), memulai lini produksi pertama di bulan April 2024 dan keseluruhan tiga lini produksinya sudah berhasil mencapai kapasitas penuh di bulan Agustus.

Keberhasilan ini katanya, memberikan kontribusi yang cukup signifikan pada keseluruhan total produksi fasilitas HPAL dan kontribusi terhadap kenaikan penjualan bijih nikel ke divisi tambang.

Selain itu, fasilitas HPAL pertama mulai memproduksi dan mengekspor kobalt elektrolitik di bulan Agustus, menambah ragam produk perusahaan.

"Hasil ini mencerminkan upaya berkelanjutan kami untuk mengoptimalkan operasional dan menjaga profitabilitas di tengah fluktuasi harga nikel global. Perluasan kapasitas produksi kami mendukung kebutuhan pasar yang terus meningkat, khususnya di sektor baterai kendaraan listrik," katanya.

Ia menambahkan dengan pencapaian itu Harita Nickel ke depan akan terus berfokus pada peningkatan kapasitas produksi sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

Investasi perusahaan dalam fasilitas peleburan dan pemurnian selaras dengan komitmen untuk mendukung agenda hilirisasi pemerintah Indonesia. Harita Nickel juga berkomitmen terhadap praktik yang berkelanjutan serta terus mendorong kemajuan industri nikel di Indonesia.

Direktur Utama PT Trimegah Bangun Persada (Harita Nickel) Roy Arman Arfandy buka-bukaan soal langkah yang dilakukan perusahaannya dalam mendukung upaya hilirisasi tambang nikel yang dilakukan pemerintah.

Dalam Indonesia Green Energy Forum, Kamis (7/3), Roy mengatakan perusahaannya sangat mendukung program hilirisasi ini. Dukungan salah satunya diberikan dalam bentuk guyuran investasi pembangunan pabrik smelter di Pulau Obi, Halmahera Selatan.

"Kami sudah investasi Rp50 triliun untuk membangun smelter yang memproduksi feronikel, bahan baku stainless steel " ujar Roy dalam Indonesia Green Energy Leadership Forum bertema 'Hilirisasi Indonesia', Kamis (8/3) kemarin.

Ia mengatakan smelter yang dibangun Harita itu merupakan pionir atau perintis hilirisasi nikel. 

"Ini artinya kami sudah melangkah jauh dibandingkan yang lain," katanya. 

Ia menambahkan smelter itu sudah memberikan manfaat besar bagi perekonomian Indonesia. Smelter berhasil mengolah tak hanya nikel bermutu tinggi, tapi juga rendah yang dulu sering dibuang karena tak terpakai dalam proses produksi menjadi bahan baku baterai motor listrik.

"Jadi dengan itu, sekarang Indonesia sudah melangkah lebih maju karena sudah ada 3 produsen salah satunya Harita Nikel yang mampu memproses nikel lanjutan dari Mix Sulphide Precipitate (MSP) menjadi nikel sulfat, kobalt sulfat yang kemudian kita ekspor," katanya. 

Karena besarnya potensi itulah, ia mengatakan minat mancanegara untuk berbisnis dengan Indonesia cukup tinggi belakangan ini.

Ia mengatakan kini smelter Harita semakin berkembang. 

"Pada 2014 hanya kapasitas 4 jalur produksi yang menghasilkan 25 ribu metal per ton per tahun. Per 2023 Desember, kapasitas feronikel sudah meningkat jadi 120 ribu," katanya.




Monday, November 18, 2024

Adaro Energy Indonesia Bagi Deviden Senilai 41 Triliun

  Emiten tambang batu bara RI, Adaro Energy Indonesia (ADRO), akan membagikan dividen tambahan kepada para pemegang saham senilai US$ 2,6 miliar atau sekitar Rp 41,18 triliun dari tahun buku 2023.

Besaran dividen per saham diperkirakan akan setara dengan Rp1.359/lembar berdasarkan asumsi kurs rupiah per dolar AS di 15.898. Meski demikian, belum ditetapkan kurs yang akan digunakan sehingga belum ada pengumuman jumlah pasti pembayaran dividen tersebut.

Artinya para pemegang saham Adaro akan memperoleh cuan jumbo dari pembagian dividen tambahan ini, khususnya keluarga Garibaldi 'Boy' Thohir, Edwin Soeryadjaya, TP Rachmat, keluarga Arini Subianto hingga Sandiaga Uno lewat kongsi Saratoga.

Boy Thohir diketahui akan memperoleh dividen ADRO sejumlah Rp 2,65 triliun dari kepemilikan langsung di saham ADRO.

Kemudian ada Edwin Soeryadjaya yang secara langsung akan memperoleh Rp 1,42 triliun dari dividen jumbo Adaro terbaru dan TP Rachmat yang akan menggenggam cuan Rp 1,09 triliun. Kemudian ada Arini Subianto yang secara langsung akan memperoleh dividen Rp 107,07 miliar.

Kemudian Adaro Strategic Investment (ASI) yang dimiliki oleh kongsi dari keluarga Thohir, keluarga Subianto, keluarga TP Rachmat dan Grup Saratoga miliki Edwin dan Sandiaga Uno secara total berhak atas Rp 18,80 triliun dividen Adaro.

Secara rinci keluarga Boy Thohir memiliki porsi kepemilikan tidak langsung sebesar 18,73% di ASI lewat PT Trinugraha Thohir. Adapun pemegang saham PT Trinugraha Thohir adalah Boy Thohir (23,33%), Erick Thohir (23,33%), Hireka Vitaya (23,33%) dan Edna Thohir (29,99%).

Kemudian ada Grup Saratoga yang memiliki kepemilikan tidak langsung sebesar 26,20% di ASI. Pemegang saham terbesar Saratoga lewat kepemilikan langsung dan tidak langsung adalah Edwin (52,17%), Sandiaga Uno (21,51%), Joyce Soeryadjaya Kerr (16,36%) dan Publik (9,81%).

Selanjutnya ada PT Persada Capital Investama (PCI) milik keluarga Arini Subianto yang memiliki kepemilikan saham tidak langsung sebesar 25,07% di ASI. Pemegang saham terbesar PCI lewat kepemilikan langsung dan tidak langsung adalah Meity Subianto (51,25%), Arini Subianto (16,25%), Armelia Subianto (16,25%) dan Ardiani Subianto (16,25%).

Terakhir ada PT Triputra Investindo Arya (TIA) milik keluarga TP Rachmat yang memegang secara tidak langsung 30,01% saham ASI. Pemegang saham TIA adalah istri TP Rachmat, Like Rani Imanto (99,99%) dan Christian Ariano Rachmat (0,01%).

Apabila seluruh dividen yang diterima oleh Adaro Strategic Investment (ASI) dibagikan semua kepada pemegang saham berdasarkan porsi kepemilikan, maka Rp 18,80 triliun akan terbagi menjadi:

  • Keluarga Thohir Rp 3,52 triliun
  • Kongsi Saratoga Edwin dan Sandiaga Rp 4,93 triliun
  • Keluarga Subianto Rp 4,71 triliun
  • Keluarga TP Rachmat Rp 5,64 triliun

Sementara itu secara spesifik, apabila dividen dibagikan kepada pemegang saham sampai ke pemilik terakhir, maka sosok-sosok ini akan memperoleh dividen gabungan secara langsung dan tidak langsung dari Adaro senilai:

  1. Like Rani Imanto Rp 5,64 triliun
  2. Edwin Soeryadjaya Rp 3,99 triliun
  3. Boy Thohir Rp 3,47 triliun
  4. Meity Subianto Rp 2,41 triliun
  5. Edna Thohir Rp 1,06 triliun
  6. Sandiaga Uno Rp 1,06 triliun
  7. Arini Subianto Rp 872 miliar
  8. Erick Thohir dan Hireka Vitaya masing-masing Rp 821 miliar
  9. Joyce Soeryadjaya Kerr Rp 806 miliar
  10. Armelia, Ardiani Subianto masing-masing Rp 765 miliar

Sunday, November 10, 2024

Gara Gara Di Boikot ... KFC Indonesia PHK 2.274 Karyawan

 KFC rugi sebesar Rp555,08 miliar hingga terpaksa menutup 47 gerai dan memutus hubungan kerja (PHK) 2.274 karyawan. Manajemen ungkap dua biang kerok kerugian KFC.

Kerugian KFC itu tertuang dalam laporan keuangan Kuartal III 2024 PT Fast Food Indonesia. Emiten berkode FAST ini merupakan perusahaan yang menaungi jaringan restoran waralaba KFC Indonesia.

FAST menyebut ada dua penyebab kerugian besar perusahaan. Pertama, pemulihan usaha dari kondisi Covid-19 yang belum maksimal.

Pemicu kedua, situasi pasar makin memburuk akibat krisis Timur Tengah. Dalam situasi ini, KFC menjadi salah satu sasaran gelombang boikot masyarakat.

"Dua masalah ini telah berdampak negatif terhadap hasil grup untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2024," tulis manajemen dalam laporan keuangan.

Kerugian pada Kuartal III 2024 memang lebih buruk dibanding periode yang sama pada tahun lalu, dengan peningkatan rugi sebesar 266,59 persen (yoy). Pada Kuartal III 2023, FAST mencatat kerugian Rp152,41 miliar.

Kerugian besar tersebut membuat KFC terpaksa melakukan efisiensi usaha dengan menutup gerai dan melakukan PHK pada karyawannya.

Per 30 September, FAST mengoperasikan 715 gerai. Padahal per Desember 2023, masih ada 762 gerai KFC yang beroperasi. Artinya, 47 gerai yang tak lagi dioperasikan alias ditutup.

Masih berdasarkan laporan keuangan Kuartal III 2024, seluruh grup usaha FAST tercatat memiliki 13.715 karyawan per 30 September 2024.

Jumlahnya turun drastis dibandingkan data 31 Desember 2023, di mana jumlah karyawan sebanyak 15.989 orang. Artinya, ada pengurangan hingga 2.274 karyawan.

Sunday, October 20, 2024

IHSG Prediksi Melaju Usai Pelantikan dan Pengumaman Kabinet Presiden Prabowo

  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bersinar Senin go

Praktisi Pasar Modal sekaligus Founder WH-Project William Hartanto mengatakan penguatan IHSG ditopang respons positif pasar atas dilantiknya Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Saham-saham dengan adanya kepemilikan tokoh politik maupun yang memiliki hubungan dengan program-program pemerintahan baru, berpotensi menguat. Terjadi net buy asing sebesar Rp319 miliar dengan nilai transaksi sebesar Rp11,7 triliun, dapat disimpulkan bahwa pasar sudah memulai euforia," kata William.

Ia memperkirakan indeks saham akan bergerak dalam rentang support 7.700 dan resistance 7.800.

Untuk saham pilihan, William merekomendasikan NICL, ERAL, dan TAPG.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova melihat indeks dalam skenario bullish. Ia memperkirakan gerak IHSG hari ini ada di rentang 7.506-7.930.

"Berdasarkan indikator, MACD menandakan momentum bullish" tuturnya.

IHSG ditutup di level 7.760 pada Jumat (18/10), membuat indeks sepekan kemarin menguat. Indeks saham menanjak 25,02 poin atau plus 0,32 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp11,51 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 24,72 miliar saham.

Pada penutupan kali ini, 293 saham menguat, 281 terkoreksi, dan 225 lainnya stagnan. Terpantau enam dari sebelas indeks sektoral menguat, dipimpin sektor properti yang naik 1,36 persen.

Friday, September 13, 2024

Hary Tanoesoedibjo Beli MNC Senilai 309 Milyar

 PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) akan mengakuisisi PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) milik Raam Punjabi melalui pembelian 619,42 juta saham senilai Rp309,71 miliar.

Perusahaan milik Hary Tanoesoedibjo itu membeli 9,09 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh RAAM dalam skema penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement.

Jadwal pelaksanaan penambahan modal ditetapkan oleh manajemen RAAM pada 23 September 2024 mendatang. Saham RAAM akan dibeli MSIN pada harga pelaksanaan Rp500 per saham.

Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengatakan akuisisi RAAM oleh emitennya merupakan pencapaian penting dalam upaya memperluas operasi perusahaannya di sektor media dan hiburan Indonesia.

"Saya, dalam beberapa kesempatan memiliki pengalaman yang baik dalam berkolaborasi dengan Raam Punjabi, membangun kemitraan yang kuat selama bertahun-tahun," tulis Hary dalam keterangan resmi seperti dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Bersama-sama, perusahaan kami akan berusaha untuk lebih meningkatkan kepemimpinan kami tidak hanya di Indonesia tetapi juga di luar negeri," tulisnya lebih lanjut.

Menurutnya, Multivision Plus terkenal karena selalu menetapkan tren dan dapat mengantisipasi masa depan hiburan. Maka dari itu, MNC Group ingin terus mendorong pertumbuhan industri kreatif bersama perusahaan milik Raam Punjabi itu.

Pasca akuisisi, ada sejumlah kolaborasi atau sinergi strategi yang akan dilakukan kedua perusahaan. Pertama, MSIN dan RAAM berencana mendominasi pembuatan dan distribusi konten di seluruh platform media.

Kedua, dalam hal efisiensi biaya, Hary berencana untuk memanfaatkan Movieland sebagai fasilitas produksi utama yang akan mengurangi biaya produksi secara signifikan. Ketiga, dengan strategi shared expertise, kedua perusahaan akan meningkatkan kualitas penawaran mereka ke depannya.

Keempat, monetisasi yang beragam seperti MSIN menawarkan peluang monetisasi tambahan konten RAAM di sejumlah channel. Sebaliknya, bioskop milik RAAM di Indonesia akan memberikan MSIN lebih banyak peluang untuk memonetisasi film-filmnya melalui perilisan film.

Kelima, kolaborasi lebih lanjut dalam pemasaran, promosi, dan operasi yang akan menghasilkan manfaat bagi kedua perusahaan media dan hiburan tersebut.