Pages - Menu

Wednesday, March 20, 2024

Homeco Victoria Makmur Langsungkan IPO

 Homeco Victoria Makmur Tbk. (LIVE), sebuah perusahaan perdagangan besar yang mengkhususkan diri dalam alat rumah tangga hingga mainan, merilis sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Perusahaan Homeco Living (LIVE) menyediakan perlengkapan dapur, peralatan masak, tas, alat tulis, dan tisu basah berkualitas tinggi. Sebagai perusahaan holding, perseroan juga mengelola satu entitas anak – PT Trisinar Indopratama (TSI), yang merupakan perusahaan bergerak di bidang industri barang dari plastik untuk pengemasan, mainan anak-anak, barang plastik lainnya, perlengkapan dan peralatan rumah tangga (tidak termasuk furnitur) berbahan dasar plastik dengan merek Technoplast.

TSI sendiri telah memiliki pengalaman bisnis selama 24 tahun dalam menghasilkan produk berkualitas tinggi.

Melalui Penaaran Saham Perdana (IPO), LIVE menawarkan hingga 808.350.000 saham, setara dengan maksimum 17,6% dari modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh dengan nilai nominal Rp 25 per saham.

Menurut prospektusnya, perusahaan yang dimiliki oleh Sjamsoe Fadjar dan Ellies Kiswoto ini menetapkan kisaran harga IPO sebesar Rp 148 per saham, dengan tujuan mengumpulkan maksimum Rp 119.635.800.000 dalam dana segar.

“Sepanjang tahun 2022, Homeco mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 86,53% dengan pencapaian laba bersih sebesar 458%. Manajemen merasa pencapaian ini merupakan momen yang tepat bagi perusahaan melakukan penawaran umum (IPO). Kedepannya manajemen akan senantiasa untuk menjaga pertumbuhan perusahaan untuk meningkatkan value bagi pemegang saham.” Ucap Sjamsoe Fadjar, Komisaris Utama, PT Homeco Victoria Makmur Tbk. (LIVE).

“Antisipasi tingginya minat pasar terhadap Homeco menciptakan kesempatan emas bagi para investor untuk meraih potensi keuntungan. Manfaatkan peluang ini pada tanggal 12 Februari 2024, dan dapatkan potensi pengembalian investasi yang menguntungkan.” Lanjutnya.

Selain itu, perusahaan berencana untuk mengalokasikan Opsi Saham Karyawan, menawarkan hingga 8.350.000 saham biasa, yang mewakili 1,0330% dari IPO, kepada karyawannya melalui program Penyediaan Saham Karyawan (ESA). Untuk memfasilitasi tindakan korporasi ini, PT Binaartha Sekuritas dan PT Samuel Sekuritas Indonesia telah ditunjuk sebagai penjamin emisi efek.

Peroleh dana dari IPO setelah dikurangi biaya penerbitan, ditujukan utamanya untuk membiayai ekspansi perusahaan yang akan digunakan untuk pembelian persediaan barang dagang dan membiayai operasional perusahaan. Selain itu, dana dari IPO juga digunakan untuk melunasi sebagian utang perusahaan yang telah jatuh tempo.

Rencananya seluruh dana IPO yang diperoleh perusahaan dari hasil penjualan saham yang ditawarkan melalui penawaran umum perdana saham ini, akan dialokasikan sebagai berikut :

  • Sekitar Rp25.000.000.000,00 (dua puluh lima miliar Rupiah) akan digunakan untuk pelunasansebagian utang Perseroan kepada PT Bank Central Asia Tbk (“BCA”) sebesarRp25.000.000.000,00 (dua puluh lima miliar Rupiah) yang akan jatuh tempo.
  • Sekitar Rp25.000.000.000,00 (dua puluh lima miliar rupiah) akan digunakan untuk pelunasansebagian utang usaha Perseroan kepada Entitas Anak PT Trisinar Indopratama (”TSI”) selaku Entitas Anak Perseroan.

Dan sisanya akan digunakan untuk pengembangan usaha dalam bentuk modal kerja yang tidak terbatas pada pembelian persediaan (merupakan produk yang Hak Atas Kekayaan Intelektual (“HAKI”) terdaftar atas nama Perseroan), persediaan bahan penunjang (berupa bahan yang akan digunakan untuk pengemasan produk Perseroan), persediaan barang dagang (merupakan produk barang dari pihak ketiga yang langsung dibeli oleh Perseroan untuk dijual kembali), pengiriman barang dagang dan biaya pemasaran serta biaya operasional lainnya (biaya-biaya yang termasuk dalam biaya umum dan administratif termasuk namun tidak terbatas kepada beban gaji pegawai, biaya pengangkutan persediaan, dan lainnya).

Setelah IPO, kepemilikan Homeco Global Investasi akan terdilusi menjadi 78,69% dan porsi publik dengan kepemilikan dibawah 5% adalah sebesar 21,30%. Homeco Living (LIVE) Sukses Payungi Puluhan Brand Skala Nasional – Internasional!

Lebih dari sekedar “toko retail” Homeco Living (LIVE) adalah destinasi gaya hidup bagi parakonsumen yang mencari kualitas dan gaya dalam produk-produk rumah tangga. Dikenal sebagai pionir dalam industri ini, Homeco Living telah berhasil menghadirkan puluhan merek terkemuka dalam skala nasional maupun internasional. Dengan beragam produk yang mencakup furnitur, peralatan rumah tangga, dekorasi, serta berbagai aksesoris, Homeco Living menjadi tempat yang menyediakan solusi lengkap untuk memenuhi kebutuhan dan selera konsumen modern.

Keberhasilan Homeco Living dalam menjangkau puluhan merek skala nasional dan internasional menandai dedikasi mereka terhadap standar kualitas yang tinggi dan inovasi dalam desain.

Dengan menggabungkan elemen -elemen fungsionalitas, keindahan, dan keberlanjutan, produk -produk yang ditawarkan oleh Homeco Living tidak hanya memenuhi kebutuhan praktis, tetapi juga menginspirasi gaya hidup yang elegan dan berkelanjutan bagi pelanggan mereka.

Dukungan terhadap berbagai merek yang memiliki reputasi baik dalam industri ini menegaskan komitmen Homeco Living untuk memberikan pengalaman belanja yang tak tertandingi bagi pelanggan mereka. Dengan fokus pada kepuasan pelanggan dan kualitas produk yang konsisten, Homeco Living telah menjadi destinasi pilihan bagi mereka yang menginginkan gaya hidup yang unik, berkelas, dan berkelanjutan dalam menghias dan mengisi rumah mereka.

Jadwal IPO Homeco Living (LIVE) adalah rangkaian acara yang memperkenalkan penawaran saham perdana dari perusahaan Homeco secara langsung. Dalam acara ini, para investor dan pemangku kepentingan dapat mengikuti proses IPO secara real-time, termasuk informasi tentang harga penawaran saham, jumlah saham yang ditawarkan, dan detail penting lainnya terkait dengan IPO.

Acara ini akan mencakup presentasi dari manajemen perusahaan Homeco Living (LIVE), di mana mereka menjelaskan visi, strategi bisnis, kinerja keuangan, dan rencana pertumbuhan perusahaan kepada para calon investor. Selain itu, analis keuangan dan pakar pasar sering memberikan pandangan mereka tentang prospek perusahaan dan potensi investasi yang terkait dengan IPO Homeco Living (LIVE).

Jadwal IPO Homeco Living (LIVE) akan menjadi momen yang sangat dinantikan oleh komunitas investasi, oleh sebab itu catat tanggalnya dan jangan lewatkan kesempatan ini!

Agenda Periode :

  • Masa Penawaran awal (Bookbuilidng): 19-24 Januari 2024Tanggal efektif 31 Januari 2024
  • Masa Penawaran Umum Perdana Saham 2-6 Februari 2024Tanggal penjatahan 6 Februari 2024
  • Tanggal distribusi secara elektronik 7 Februari 2024Tanggal pencatatan di Bursa Efek Indonesia 12 Februari 2024

“Menurut saya prospek Homeco Living (LIVE) sangat bagus mengingat PE (Price to Earning)yang tidak terlalu tinggi di 9,8x yaitu 30% lebih murah dibandingkan perusahaan sejenis dengan ROE (Return on Equity) yang lebih tinggi 20%, dibanding perusahaan sejenis lainnya: 17,6%dengan B/S kas bersih perusahaan sejenis 0,94x-2,62x. Maka, dengan asumsi PE (Price to Earning) 16x, nilai wajar adalah Rp260/saham,mengimplikasikan kenaikan 76% dari harga IPO,” ucap Rudy Salim, Pengusaha dan Investor Nasional Indonesia.

Tentang Homeco Living (LIVE)

PT Homeco Victoria Makmur Tbk, dikenal juga dengan nama Homeco Living, didirikan padatahun 2012, adalah pemimpin pasar di Indonesia yang menjual berbagai kategori produk.

Kegiatan usaha utama kami adalah perdagangan besar peralatan dan perlengkapan rumah tangga, perdagangan besar alat tulis dan gambar, perdagangan besar alat permainan dan mainan anak-anak, dan perdagangan besar tekstil. Kami menyediakan perlengkapan dapur, peralatan masak, tas, alat tulis, dan tisu basah berkualitas tinggi.

Sebagai perusahaan holding, kami juga mengelola satu entitas anak – PT Trisinar Indopratama (“TSI”), yang merupakan perusahaan bergerak di bidang industri barang dari plastik untuk pengemasan, mainan anak-anak, barang plastik lainnya, perlengkapan dan peralatan rumah tangga (tidak termasuk furniture) berbahan dasar plastik dengan merk ”Technoplast”.

PT GoTo Gojek Tokopedia Catat Rugi Bersih 90 Triliun Rupiah

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk mencatat rugi bersih Rp90,5 triliun sepanjang tahun lalu.  Sementara rugi operasional tembus Rp10,3 triliun. Rugi operasional itu turun 66 persen (yoy) selama 2023 dibanding 2022 yang Rp30,3 triliun.

"Efisiensi operasional mendorong tercapainya perbaikan rugi operasional untuk tahun buku 2023 sebesar 66 persen atau senilai minus Rp10,3 triliun, dari minus Rp30,3 triliun pada tahun sebelumnya (2022)," jelas GoTo dalam keterbukaan informasi, Selasa (19/3).

"Sedangkan rugi operasional untuk kuartal IV 2023 adalah senilai minus Rp1,5 triliun, membaik hingga 80 persen dari periode yang sama di 2022," lanjut mereka.

Direktur Utama GoTo Patrick Walujo lantas menyoroti Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) yang disesuaikan positif Rp77 miliar pada kuartal IV 2023. Padahal, pada periode sama 2022 masih tercatat minus Rp3,1 triliun.

Ia mengatakan capaian ini ditopang dengan adanya kemitraan antara Tokopedia dan TikTok. Patrick menyebut perseroan akan fokus memperkuat fondasi tersebut demi mencapai pertumbuhan yang lebih cepat dan profitabel ke depan.

"Perseroan berkomitmen untuk melanjutkan strategi yang telah berjalan dengan implementasi yang lebih kuat, seiring langkah menjajaki peluang bisnis inovatif baru, serta menghentikan berbagai inisiatif yang tidak dapat diperluas skalanya," tuturnya.

Per 31 Desember 2023, posisi keuangan GoTo dalam bentuk kas, setara kas, dan deposito jangka pendek berada di level Rp27,4 triliun. Mereka mengklaim ini merupakan catatan yang solid.

Pendiri PT Tokopedia Leontinus Alpha Edison resmi menjadi co-captain 7 Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) untuk Pilpres 2024.

Nama Leontinus diumumkan langsung oleh Anies Baswedan di Jalan Diponegoro Nomor 10, Menteng, Jakarta Pusat. Ia dan 11 co-captain lainnya akan membantu kerja Ketua Timnas AMIN Marsekal Madya TNI (Purn) Muhammad Syaugi Alaydrus.

Ada juga nama pengusaha ternama Thomas Trikasih Lembong. Menteri Perdagangan 2015-2016 sekaligus Juru Bicara Anies itu didapuk sebagai co-captain 2. Selain kapten dan co-captain, Timnas AMIN diisi sekretaris jenderal, bendahara, dan tim hukum nasional.

Anies menyebut tim suksesnya sengaja dibentuk seperti tim sepakbola. Ia berharap timnya bisa mengisi peran satu sama lain untuk memenangkan Anies- Cak Imin di Pilpres 2024 mendatang. "Ini sebagaimana sebuah tim sepakbola. Ada line up, tapi ketika sudah bertanding siapa saja bisa tendang bola itu. Ini adalah line up yang harapannya memperluas gerakan," jelasnya dalam konferensi pers, Selasa (14/11).

Monday, March 11, 2024

The Body Shop Akhirnya Menyerah dan Bangkrut

The Body Shop telah mengajukan kebangkrutan di Amerika Serikat dan Kanada. Cabang di Jerman, Denmark, Irlandia dan Belgia lebih dulu bangkrut. Perusahaan berjuang di tengah kekurangan uang tunai setelah induk usaha di Inggris bangkrut bulan lalu. Selain itu, sedang berjuang untuk membayar pemasok di Australia. 

The Body Group menyetop perdagangan di 50 gerai di Amerika. Pada Sabtu (9/3), perusahaan mengajukan kebangkrutan Bab 7 yakni aset dijual untuk melunasi utang, sehingga membahayakan sekitar 400 pekerja termasuk mereka yang berada di pusat distribusi yang masih menyimpan saham jutaan dolar. Di Kanada, 33 dari 105 toko The Body Shop tutup. Lebih dari 200 orang kehilangan pekerjaan. 

The Body Shop mengajukan kebangkrutan di negara ini pada 1 Maret. Pengajuan kebangkrutan di Kanada mengungkapkan bahwa The Body Shop berutang US$ 3,3 juta kepada tuan tanah, logistik, penyedia layanan, agen pemasaran, perusahaan asuransi, utilitas, dan penyedia layanan pengangkutan. 

 The Body Shop Pacu Penjualan Online Cabang The Body Shop di Inggris bangkrut pada Februari. Ini terjadi beberapa bulan setelah grup ekuitas swasta Jerman, Aurelius, membeli perusahaan. Toko-toko di luar Jerman tutup, setelah dijual oleh Aurelius ke Alma24. Masa depan operasional The Body Shop di Spanyol, Swedia, Prancis dan Austria tidak jelas di tengah perselisihan mengenai kepemilikan. 

Sumber mengatakan, The Body Shop dapat menutupi pengeluaran sehari-hari dari arus kas. Akan tetapi, perusahaan memerlukan dana tambahan untuk menutupi utang kepada pemasok seperti perusahaan logistik, gudang, dan agen pemasaran yang masif digaet saat Natal. 

Sumber mengatakan, uang yang diperoleh oleh bisnis-bisnis utama di luar negeri selama periode puncak perdagangan pada November dan Desember dibayarkan ke rekening global, yang berbasis di Inggris. Praktik ini disebut ‘mengumpulkan uang tunai’, Namun dana di rekening tersebut sekarang tidak tersedia untuk menutupi utang kepada pemasok, karena akses terputus ketika induk usaha di Inggris menunjuk firma akuntansi FRP Advisory sebagai administrator.

Dengan begitu, bisnis di Amerika Utara dan Australasia kini dianggap sebagai kreditor Inggris. Maka mereka harus menunggu berbulan-bulan untuk pembayaran melalui FRP. “Pengumpulan uang tunai dihentikan setelah The Body Shop International memasuki administrasi dengan dana yang tersisa di masing-masing entitas anak,” kata juru bicara FRP dikutip dari The Guardian, Senin (11/3).

Di Australia, The Body Shop mengoperasikan hampir 100 toko dan mengelola lebih dari 20 toko lainnya di Selandia Baru. Sejak bisnis di Inggris runtuh, FRP mengumumkan penutupan lebih dari 80 dari 198 toko di Inggris. Lebih dari 300 karyawan di kantor pusat mengalami Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK. Aurelius adalah kreditur utama bisnis di Inggris dan mengendalikan hak merek. Mereka berada di posisi terdepan untuk merebut kembali The Body Shop dari para administrator. 

The Body Shop Target Kenaikan Usaha 12% Gerai Retail Terpukul, The Body Shop Pacu Penjualan Online Pihak lain yang mungkin berkepentingan untuk mengambil alih The Body Shop yakni Next dan pemilik HMV Doug Putman. 

Perusahaan mengatakan tidak lagi memiliki akses ke platform e-commerce atau kemampuan untuk mengirim produk ke mitra grosir, termasuk Amazon maupun menerima stok baru karena kesulitan membayar pemasok. Masalah muncul ketika Aurelius sejauh ini membayar kurang dari £100 juta dari harga utama £207 juta untuk The Body Shop. Sejauh ini hanya sebagian dari harga pembelian awal £117 juta yang disepakati dan diserahkan kepada mantan pemilik grup tersebut, Natura. 

Sisanya akan jatuh tempo dalam lima tahun mendatang. Tambahan £90 juta hanya akan dibayarkan jika kriteria kinerja tertentu terpenuhi selama periode tersebut, sehingga mungkin tidak akan pernah dibayarkan. Administrator diketahui sedang menyelidiki klaim bahwa lebih dari £10 juta diambil dari cabang The Body Shop di Inggris pada Desember oleh Natura. 

Uang ini diduga terkait dengan utang bekas anak usaha, yang menurut sumber telah diatur dalam perjanjian penjualan antara Natura dan Aurelius.

Perusahaan kosmetik ternama, The Body Shop, menghentikan seluruh kegiatan operasi di Amerika Serikat (AS) dan akan menutup puluhan toko lainnya yang berada di Kanada. Kebijakan ini diambil setelah perusahaan tersebut mengajukan kebangkrutan.

Lantas, apa yang menyebabkan The Body Shop bangkrut? Melansir CNN, Selasa (12/3/2024), perusahaan kosmetik yang berbasis di Inggris itu menyatakan anak perusahaannya di AS sudah mengajukan kebangkrutan dan tidak lagi beroperasi sejak 1 Maret.

Pemicu lantaran kondisi inflasi yang tinggi dalam beberapa tahun terakhir.

"Inflasi yang tinggi dalam beberapa tahun terakhir telah merugikan retail tradisional, terutama retail seperti The Body Shop yang sebagian besar beroperasi di luar mal dan ditujukan untuk kelas menengah," tulis laporan CNN, dikutip Selasa (12/3).

Sementara di wilayah Kanada 33 dari 105 toko akan ditutup. The Body Shop juga mengatakan pihaknya akan menghentikan seluruh aktivitas penjualan online melalui e-commerce, namun semua toko di negara itu yang tidak ditutup akan tetap buka untuk saat ini.

Di luar itu, sebelum menutup seluruh tokonya di AS dan puluhan toko lain di Kanada, The Body Shop juga telah menutup hampir setengah dari 198 tokonya di Inggris.

Penutupan toko di Inggris ini dilakukan sebagai upaya restrukturisasi perusahaan. Di mana saat itu brand kosmetik tersebut sempat mempekerjakan sekitar 2.200 orang di Britania Raya, termasuk 750 staf di kantor pusatnya.

Sejarah berdirinya The Body Shop

Sebagai informasi, The Body Shop didirikan pada 1976 di Inggris oleh aktivis hak asasi manusia dan aktivis lingkungan hidup Anita Roddick. Ini adalah salah satu perusahaan pertama yang melarang pengujian pada hewan untuk banyak produknya.

Pada tahun 2019, perusahaan ini mendapatkan sertifikasi sebagai "B Corp," sebuah sebutan yang diberikan kepada perusahaan yang memenuhi standar transparansi dan kesadaran lingkungan tertentu.

Pada 2023 perusahaan ini telah berhasil memiliki lebih dari 2.500 lokasi ritel di lebih dari 80 negara. Brand ini juga tercatat telah tersedia untuk dibeli secara online di lebih dari 60 pasar.

Sejak awal berdirinya, The Body Shop juga telah beberapa kali berpindah tangan. Brand ini sempat dibeli oleh raksasa kosmetik L'Oréal pada 2006 dengan harga lebih dari satu miliar dolar sebelum dijual ke perusahaan Brasil, Natura, pada tahun 2017 dengan harga yang sama.




Tuesday, February 13, 2024

Tarif Pajak UMKM 0.5 Persen Berakhir Tahun 2025. Tarif Progressif 35 Persen Akan Berlaku

 Fasilitas Pajak Penghasilan (PPh) Final bagi Wajib Pajak Orang Pribadi UMKM sebesar 0,5% akan berakhir pada tahun 2024 dan akan mulai diberlakukan tarif normal mulai Tahun Pajak 2025. 

Hal tersebut sesuai dengan ketentuan yang tercantum Peraturan Pemerintah (PP) No. 23/2018 tentang Pajak Penghasilan Atas Penghasilan dari Usaha Yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu. 

Di mana jangka waktu tertentu pengenaan PPh final 0,5%, paling lama tujuh tahun masa pajak bagi Wajib Pajak (WP) orang pribadi (OP) UMKM terdaftar. Artinya, bagi WP yang terdaftar sejak 2018, akan mulai menggunakan tarif normal pada 2025. 

Sementara bagi WP badan berbentuk koperasi, persekutuan komanditer, atau firma, mendapatkan tarif 0,5% paling lama empat tahun. Untuk WP badan berbentuk perseroan terbatas, paling lama tiga tahun masa pajak. 

Direktur Jenderal Pajak (DJP) Suryo Utomo menyampaikan pihaknya akan gencar melakukan sosialisasi pengunaan skema normal bagi WP OP UMKM. 

“WP OP UMKM yang di tahun ketujuh harus naik kelas menjadi WP yang tidak lagi menggunakan PPh final..Jadi kami akan tetap menjalankan sosialisasi dan edukasi,” jelasnya dalam konferensi pers APBN Kita

Menurut beleid tersebut, untuk Tahun Pajak 2025 dan seterusnya dapat menggunakan Norma Penghitungan (jika memenuhi syarat dan omset belum melebihi Rp4,8 miliar) atau menggunakan tarif normal dan menyelenggarakan pembukuan jika omzet di atas Rp4,8 miliar.

Suryo menyampaikan terdapat dua ketentuan dalam melakukan norma penghitungan. Ketentuan umum memperhitungkan dengan catatan penghasilan dan biaya yang dapat dikurangkan sebelum menghitung besarnya penghasilan kena pajak, normal seperti halnya berhitung untung dan rugi berapa dijual dan berapa biaya atas barang yang dijualnya. 

“Dapat juga menggunakan norma perhitungan bagi WP OP, norma perhitungan itu presentase tertentu dikalikan omzet untuk menentukan berapa penghasilan kena pajak dari WP yang bersangkutan sebelum dikalikan tarif normalnya,” jelas Suryo. 

Sebagai catatan penting, untuk menggunakan norma tersebut harus menyampaikan pemberitahuan paling tidak saat menyampaikan SPT di Maret 2025.

Tahun-tahun selanjutnya, WP OP dapat menggunakan tarif normal dan menyelenggarakan pembukuan jika omzet di atas Rp4,8 miliar. Untuk diketahui, tarif normal pajak bagi WP OP dalam negeri memiliki rentang 5% hingga 35%. 

Berdasarkan pasal 17 UU HPP, WP OP dengan penghasilan Rp0 hingga Rp60 juta dikenakan tarif pajak 5%, sedangkan penghasilan di atas Rp60 juta hingga Rp250 juta dikenakan tarif pajak 15%.

Sementara itu, WP dengan penghasilan di atas Rp250 juta hingga Rp500 juta dikenakan pajak 25%, penghasilan di atas RP500 juta hingga Rp5 miliar dikenakan tarif pajak 30%. Adapun penghasilan di atas Rp5 miliar akan dikenakan tarif pajak 35%.

Sementara itu, WP badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap dikenakan tarif pajak sebesar 22% yang mulai berlaku pada tahun 2022.

Wednesday, January 31, 2024

Tabungan Orang Kaya Raya Diatas 5 Milyar Menurun Tajam Tahun 2023

 Dunia usaha diduga sedang tak baik-baik saja lantaran tabungan orang kaya di atas Rp5 miliar di bank umum melandai pada 2023 lalu. Kekhawatiran ini diungkap oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Mereka membandingkan data tahun lalu dengan 2022 yang hasilnya cukup jomplang.

Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan tabungan di atas Rp5 miliar itu tumbuh melambat di level 3,51 persen pada 2023. Beda dengan tahun sebelumnya ketika pertumbuhan tabungan orang kaya menyentuh 14 persen-15 persen.

"Dugaan kami ini sebagian besar adalah korporasi. Jadi kelihatannya, kita juga takut apakah ini pertanda mereka (pengusaha) enggak punya duit," ucap Purbaya dalam konferensi pers di Kantor LPS, Jakarta Selatan, Selasa (30/1).

"Kalau kita lihat tren pemakaian uang korporasi, sepertinya sekarang mereka beralih memakai uang sendiri untuk ekspansi usahanya dibandingkan dengan pinjam di bank," imbuhnya. Purbaya menduga pengusaha kini lebih senang 'membakar' uangnya sendiri ketimbang harus berhadapan dengan bunga pinjaman bank yang cukup besar, baik di dalam maupun luar negeri.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal sepakat dengan tilikan LPS soal korporasi di balik penurunan tabungan orang kaya tersebut. Namun, Faisal tak mau gegabah menilai fenomena tersebut sebagai alarm bahaya bagi perekonomian Indonesia.

"Saya tidak ingin buru-buru menyatakan bahwa ada alarm bahaya dalam jangka pendek atau panjang... Apakah indikasinya (dampak penurunan tabungan orang kaya) sampai bahaya? Itu belum, terlalu dini untuk mengatakan begitu," kata Faisal.

Faisal punya rasionalisasi di balik pelemahan tabungan di atas Rp5 miliar tersebut. Menurutnya, biang kerok ini semua adalah kegiatan ekspor dan impor. Ia menilai ada keterkaitan aktivitas jual beli dengan negara lain tersebut terhadap kondisi dana pihak ketiga. Dengan kata lain, kondisi perekonomian global yang mempengaruhi ekspor impor Indonesia juga berpengaruh ke tabungan orang kaya di tanah air.

"Biasanya, ketika ekspor kita meningkat luar biasa, misal karena booming harga komoditas, pertumbuhan dana pihak ketiga di atas Rp5 miliar ini juga naik. Sebaliknya, jika ketika harga komoditas sedang turun atau ekspor kita sedang menurun, ini biasanya juga diikuti pelemahan pertumbuhan dari dana pihak ketiga di atas Rp5 miliar," tuturnya.

Faisal mengatakan saat ini harga komoditas memang tengah dalam tren pelemahan dibandingkan 2022 lalu. Kondisi ini sejalan dengan dana pihak ketiga yang disimpan di sejumlah bank umum.

Meski efeknya belum akan berbahaya pada perekonomian Indonesia, Faisal menyebut fenomena ini perlu dipelototi negara. Terlebih, para orang kaya tersebut menjadi kelompok yang berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia alias produk domestik bruto (PDB).

Apa yang harus dilakukan negara?

Tak jauh beda, Chief Economist PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Banjaran Surya Indrastomo mengatakan penurunan nilai suatu tabungan tidak bisa dipukul rata sebagai sentimen negatif. Ia pun sangsi dengan kecemasan LPS.

"Saya belum melihat ada tren perusahaan mengalami kesulitan keuangan di periode ini. Sempat ada sedikit tekanan, tetapi di periode tengah tahun lalu (2023), terutama usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)," klaim Banjaran.

Ia menyebut realokasi aset lumrah dilakukan. Tujuannya, mengoptimalisasi portofolio yang dimiliki perusahaan, baik untuk keperluan usaha atau investasi di sektor keuangan. Banjaran melihat sikap wait and see yang muncul sejak tahun lalu juga sudah mulai bergeser. Ia melihat mobilitas kegiatan usaha kini sudah semakin meningkat.

Akan tetapi, Banjaran berpesan agar pemerintah tetap menjaga stimulus kepada dunia usaha. Ini penting meski menurutnya tabungan di atas Rp5 miliar yang terjun bebas belum menjadi alarm bahaya.

"Di 2024, harapan besar belanja pemerintah masih kuat didorong dengan stimulus kepada usaha-usaha yang bisa menjadi driver perekonomian, baik padat karya, kebutuhan dasar, serta mobilitas," jelasnya.

"Yang perlu dijaga (oleh pemerintah) lebih kepada imported inflation, terutama dari sektor pangan dan olahan yang bisa meningkatkan biaya produksi maupun melemahkan daya beli," tandas Banjaran.


Ustaz Solmed Kaya Raya Karena Bisnis Rokok

 Ustaz Solmed menjadi sorotan setelah memamerkan rumah mewah senilai Rp80 miliar di Bogor, Jawa Barat. Ia bisa memiliki rumah mewah berkat usaha yang dijalani, salah satunya bisnis rokok herbal.

Pria berusia 40 tahun ini menggeluti bisnis rokok herbal gara-gara ada tetangga yang meminta beras saat pandemi covid-19. Solmed bercerita seseorang itu datang sambil membawa rokok.

Melihat itu, ia heran kenapa seseorang lebih mampu membeli rokok dari pada beras untuk makan. Kala itu ia menyadari soal kebutuhan orang soal rokok, di mana orang tidak mampu membeli beras, tapi punya jatah untuk membeli rokok.

Kemudian, Solmed memanfaatkan peluang tersebut untuk terjun ke bisnis rokok dengan bantuan KH. Raden Abdul Malik selaku pemilik rokok herbal SIN Indonesia.

"Awal bisnis rokok kita juga di 2020 karena kita lihat orang datang minta beras tapi nggak bisa beli, rokok dia bisa. Ketemu lah saya dengan KH. Raden Abdul Malik pemilik brand rokok SIN ini," kata Solmed dalam YouTube MAIA ALELDUL TV, dikutip dari Insert Live, Jumat (26/1).

"Beliau kasih amanah pegang (SIN Indonesia), kita pasarkan banyak rokok. Alhamdulillah, jalanin tuh rokok. Sekarang gue dikasih 'mainan' baru lagi, SIN Kepo. Akhirnya punya uang," imbuhnya.

Lalu, apa sebenarnya rokok SIN yang bisa membuat Ustaz Solmed menjelma menjadi orang kaya?

Berdasarkan penelusuran, SIN adalah rokok herbal yang diproduksi oleh PT Tridaya Sinergi Indonesia (TSI). Rokok ini adalah hasil racikan dari KH. Raden Abdul Malik.

Mengutip laman resmi perusahaan, TSI adalah Perusahaan Direct Selling & Network Marketing yang telah mengantongi izin resmi dari pemerintah dalam SIUPL : 197/SIPT/SIUPL/12/2020 dengan berbasis pada produk berkualitas dan support system yang dapat diikuti oleh seluruh mitranya.

Kendati, perusahaan yang berkantor pusat di Tasikmalaya, Jawa Barat itu tak merinci siapa saja jajaran direksi maupun sang pemilik.

Perusahaan memiliki misi membuka peluang usaha sebesar-besarnya dan sebanyak-banyaknya melalui kemitraan Tridaya Sinergi dengan sistem penjualan langsung dan pemasaran berjenjang.

TSI juga memiliki misi untuk mengelola usaha inti dan pelayanan kemitraan dengan amanah dan profesional. Tak hanya itu, perusahaan juga membina Mitra Tridaya Sinergi dalam pemahaman atas Produk dan Strategi Pemasaran melalui pelatihan yang terstandardisasi.

Perusahaan itu pun memproduksi 17 varian rokok herbal SIN. Produk rokok itu mencakup SIN Platinum TSI, SIN Kujang Mas TSI, SIN Sinergi Mind, SIN Provost 19, SIN Platinum Filter, SIN Sinergi Mind Menthol, dan SIN Trust.

Lalu, SIN Sapu Jagat, SIN Trust Menthol, SIN Kujang Mas Filter, SIN Krakatau, SIN New Normal ORG, dan SIN New Normal Mind. 

Kemudian, SIN New Normal Menthol, SIN Precision White, SIN Precision, dan SIN Sinergi Encode.

Rokok tersebut dijual mulai dari Rp17.500 hingga Rp57.600 per bungkus, tergantung varian. Selain rokok, TSI juga menjual dua produk kopi, yakni Mega Remeng Kopi dan Mega Remeng Kopi Original.



Wednesday, January 3, 2024

Pemilik Shoppe Yang Berharta 80 Triliun Rupiah

 Platform belanja online Shopee sangat populer di berbagai negara, termasuk Indonesia. Namun, tak banyak yang tahu siapa sosok pemilik raksasa e-commerce tersebut. Faktanya, Shopee menguasai pasar Asia Tenggara. Tak heran jika Shopee meraup keuntungan cukup besar.

Marketplace tersebut secara konsisten menjadi situs e-commerce yang paling banyak dikunjungi di lima dari enam negara Asia Tenggara yaitu Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Vietnam. Total kunjungannya mencapai 235,9 juta pengunjung di awal 2024.

Kesuksesan Shopee tak terlepas dari pemilik sekaligus pendirinya bernama Forrest Li. Namanya tentu tidak asing bagi pebisnis digital dunia.

Berkembangnya Shopee di Asia Tenggara menjadikan Forrest Li sebagai orang paling kaya nomor 2 di Singapura. Ia juga sempat menduduki orang terkaya di negara tersebut

Dilansir dari berbagai sumber, Forrest Xiaodong Li lahir di Tianjin, China pada 1977/1978. Kedua orang tuanya bekerja sebagai pegawai di perusahaan milik negara.

Ia lahir dan dibesarkan di kota pelabuhan China, Tianjin, oleh orang tua yang menghabiskan seluruh karir mereka di perusahaan milik negara.

Li mengenyam pendidikan di jurusan teknik Shanghai Jiao Tong University. Ia kemudian bekerja sebagai perekrut Motorola dan Corning di Shanghai selama empat tahun.

Langkah pertamanya untuk membuat perubahan dalam hidupnya adalah diterima di Stanford, di mana ia bertemu calon istrinya, Ma Liqian.

Pada 2005, Li menghadiri wisuda Ma di mana Steve Jobs menyampaikan pidatonya yang terkenal, "Anda harus menemukan apa yang Anda suka." Kalimat Jobs lantas menginspirasi Li untuk mengejar hasratnya dalam game online.

Setelah pindah ke Singapura, ia meluncurkan perusahaan game bernama GG Game di negeri itu. Namun startup itu gagal.

Pantang menyerah, Li kemudian meluncurkan Garena, platform game online, pada 2009 bersama dua temannya, David Chen dan Gang Ye - ketiganya sekarang adalah warga negara Singapura yang dinaturalisasi yang berasal dari China daratan.

Garena kemudian menjadi cikal bakal dari Sea Group. Perusahaan Li terus berkembang hingga pada 2014 dia meluncurkan AirPay yang kemudian berkembang menjadi layanan keuangan digital SeaMoney.

Setahun setelah itu, tepatnya 2015, Li meluncurkan platform belanja online atau e-commerce Shopee bersama Chen dan Ye. Aplikasi ini lantas menjadi salah satu dari marketplace yang paling banyak diunduh di Asia Tenggara.

Pada 2017 sebelum IPO, Li mengganti nama perusahaannya menjadi Sea. Nama itu mengacu pada Asia Tenggara (Southeast Asia) sebagai pasar utama perusahaannya.

Sea mengumpulkan US$884 juta atau setara dengan Rp13,61 triliun (asumsi kurs Rp15.491 per dolar AS) dalam penawaran yang menghargai perusahaan lebih dari US$4 miliar ketika sahamnya terdaftar di Bursa Efek New York.

Laporan Forbes real time net worth, kekayaan Li saat ini mencapai US$5,2 miliar atau Rp80,08 triliun.

Kekayaan ini menurun jika dibandingkan pada 2021 yang mencapai US$12,4 miliar. Ini merupakan imbas dari anjloknya harga saham SEA di bursa Amerika serikat, yang membuat kapitalisasi pasar perusahaan sebesar US$1 triliun hilang telah berdampak pada kekayaannya.