Pages - Menu

Tuesday, April 28, 2015

4 Modus Pembobolan Dana Nasabah Bank Melalui Internet Banking

Mabes Polri merilis kerugian dari aktivitas kejahatan perbankan menyasar sistem pembayaran di Indonesia. Kerugian mencapai angka Rp 33 miliar selama periode 2012-2015. "Periode 2012-2015 akumulasi Rp 33 miliar, pelakunya 497 orang," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Mabes Polri (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Victor Simanjuntak saat acara seminar pencegahan kejahatan dunia maya di BI, Jakarta, Selasa (28/4/2015). Victor telah mengidentifikasi 4 modus kejahatan di sistem pembayaran melalui praktik-praktik cyber crime.

Modus pertama ialah skimming, metode ini dilakukan dengan jalan mencuri data nasabah. Para pelaku kejahatan umumnya memasang alat perekam untuk mendapatkan data nasabah pada mesin EDC dan ATM. "Skimming (pengambilan data) itu bahwa para pelaku itu memasukan router ke ATM atau EDC, lalu hasil koordinasi dengan ahli itu bisa pakai remote. Jadi nggak perlu buka router. Dia ambil pakai remote, dia olah, lalu disuntikan ke kartu atm," jelasnya. 

Modus kedua memasang malware, para pelaku memasukkan software atau kode yang sengaja diciptakan untuk tujuan jahat. "Diedarkan ke PC para nasabah, ini apakah bisa disebut malware (perangkat lunak jahat). Kalau malware yang diubah sistem bank, tapi apakah membelokan, saya masuk tapi nggak sempet masuk menghadapi sistem bank," ujarnya

Modus ketiga yang terungkap ialah pada belanja online. Para pelaku memanfaatkan memanfaatkan modus situs belanja online untuk penipuan.

Modus keempat adalah memanfaatkan email. "Email itu misalnya email mas saya tahu, saya cari password kemudian menghubungi rekanan tersebut. Kalau ada transaksi saya belokan. Bahwa rekening yang saya ini ada bermasalah untuk transaksi, kirim rekening ini," katanya. Victor menjelaskan modus kejahatan tertinggi masih tercatat pada skema skimming. "Yang berlanjut skimming sudah mulai tahun 2000 kita ketahui, sampai sekarang muncul lagi makin bagus polanya," tuturnya.

Kepolisian Indonesia merilis 4 modus kejahatan sistem pembayaran pada perbankan di Indonesia. Kejahatan tersebut umumnya menyasar nasabah perbankan yang memanfaatkan jaringan internet banking.  Agar terhindar dari kejahatan perbankan tersebut, Kepolisian meminta para nasabah perbankan tidak memakai software komputer palsu.

"Malware (perangkat lunak jahat) itu masuk ke komputer dia, apalagi pakai software bajakan. Tips pakai software asli," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Mabes Polri (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Victor saat acara seminar pencegahan kejahatan dunia maya di BI, Jakarta, Selasa (28/4/2015).

Saran kedua, nasabah perbankan diminta menanyakan informasi tentang produk dan jasa perbankan beserta cara perlindungan secara detail kepada pihak bank. "Minta informasi sebanyak-banyaknya pada petugas bank," jelasnya. Tips berikutnya ialah nasabah diminta untuk menghindari mengunduh atau men-download aplikasi pada gadget hingga komputer yang dinilai tidak perlu. "Kalau mau internet banking, jangan men-download aplikasi apapun yang tidak mengerti," sebutnya.

Di tempat yang sama, Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Eni Panggabean meminta nasabah menjaga perangkat yang digunakan dengan tidak membuka situs-situs yang tidak aman serta secara berkala melakukan pembaruan anti virus. Solusi lain untuk mencegah kejahatan yang menyasar sistem pembayaran dengan jalan mengedukasi para nasabah. "Antara lain edukasi dan sosialisasi terhadap pengguna serta mengikuti perkembangan terkini di industri sistem pembayaran," jelasnya.

Kepolisian mencatat total kerugian kejahatan sistem pembayaran mencapai Rp 33 miliar pada periode 2012-2015, Eni menerangkan tingkat kejahatan perbankan di Indonesia masih jauh lebih kecil dari pada negara Asia Tenggara lainnya.

Data BI, angka fraud atau kecurangan pada alat pembayaran menggunakan kartu untuk periode 2014 sampai Februari 2015 hanya sebesar 0,0008% dari total nominal transaksi. "Angkanya kecil hanya 0,0008%. Memang itu nggak banyak tapi ada dampak terhadap kepercayaan bisa berkurang," jelasnya. Bank Indonesia (BI) mulai mengkhawatirkan kasus-kasus kejahatan di sistem pembayaran online di Indonesia meskipun intensitasnya belum terlalu tinggi. Bank sentral sudah mengidentifikasi sedikitnya tiga modus kejahatan cyber yang menyerang sistem perbankan Indonesia.

"Munculnya berbagai kasus kejahatan dalam penggunaan internet banking di bidang sistem pembayaran menimbulkan kebutuhan koordinasi dan kerjasama yang semakin intensif antara Bank Indonesia selaku otoritas sistem pembayaran dengan otoritas terkait, seperti Kepolisian Republik Indonesia dan pelaku industri sistem pembayaran," kata Kepala Departemen Kebijakan dam Pengawasan Sistem Pembayaran BI Eni V Panggabean di Gedung BI, Selasa (28/4).

Evi memaparkan ketiga modus operandi kejahatan sistem pembayaran yang telah terbaca adalah skimming, phising, dan malware. Skimming adalah tindakan mencuci data nasabah dengan memasang alat perekam data yang umumnya dilakukan pada mesin EDC dan ATM. Pishing adalah tindakan ilegal untuk memperoleh informasi sensitif seperti user id dan password, detil kartu kredit, dan lain-lain. Sementara malware merupakan software atau kode yang diciptakan seseorang dengan tujuan jahat.

Untuk menekan aksi tersebut, Eni mengatakan BI akan terus menyempurnakan kebijakan guna mengurangi risiko kejahatan perbankan tersebut, selain meningkatkan koordinasi, edukasi, dan sosialisasi perkembangan teknologi pembayaran. Eni juga berharap Polri selaku pelindung masyarakat dapat memberikan efek jera kepada pelaku kejahatan perbankan.

"Di sisi lain, penyelenggara jasa layanan sistem pembayaran perlu meningkatkan sistem deteksi fraud, dengan mengaktifkan pemberitahuan transaksi melalui pesan singkat dan melakukan edukasi kepada nasabah," tuturnya.

Selain itu, lanjut Eni, BI juga menghimbau masyarakat selaku pengguna jasa meningkatkan kewaspadaan ketika bertransaksi menggunakan sistem pembayaran online, seperti internet banking, mobile banking, sms banking, maupun transaksi melaui ATM dan EDC. Nasabah juga diminta Eni tidak membuka situs-situs yang tidak aman, serta melakukan pengkinian (update) anti virus.

Sebagai informasi, BI mencatat rasiko kejahatan perbankan menggunakan alat pembayaran kartu sejak 2014 hingga Februari 2015 hanya sebesar 0,0008 persen dari total nominal transaksi. Sementara itu, berdasarkan data global, Indonesia masih menempati posisi terendah untuk tingkat kejahatan perbankan (fraud rate) dibandingkan negara di kawasan Asean lain sejak 2012 hingga kini.

Kasus pembobolan rekening nasabah bank ternyata melibatkan jaringan internasional kejahatan siber (cyber crime). Yang mesti diwaspadai, para pelaku menggunakan berbagai istilah pertanian dan perikanan dalam menjalankan aksinya.  Sekretaris Jenderal Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Riko Usthavia Frans mengatakan bahwa istilah yang digunakan para pelaku kejahatan itu sudah dikenal sejak beberapa tahun lalu. "Mereka itu menggunakan istilah industri perikanan dan pertanian. Misalnya ada istilah fishing ada juga istilah farming, ada juga watering hole," ujar Riko dalam seminar upaya pencegahan dan penanggulangan kejahatan dunia maya dalam sistem pembayaran, di Kantor Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (28/4/2015).

Dia menjelaskan satu per satu. Istilah fishing atau memancing adalah metode kejahatan siber dengan memanfaatkan email. Misalnya kata dia, si pelaku mengirimkan email secara acak kepada orang lain dan berharap email tersebut dibuka dan korbannya mengikuti instruksi yang ada di dalam email tersebut, bisanya berupa link website. Pada link tersebut sudah terdapat virus yang sengaja ditanamkan. Jadi saat korban membuka linkitu, virus tersebut bisa masuk ke komputer korban dan mampu mengambil data penting saat si korban ingin maju ke proses transaksi internet banking.

Lalu, istilah yang kedua yaitu farming atau bertani. Tak banyak yang ia jelaskan terkait metode yang satu ini. Namun intinya, metode ini langsung menyerang server komputer.  Sementara itu istilah ketiga yaitu watering hole atau lubang pengairan. Pada metode ini kata Riko, para pelaku kejahatan siber sengaja menanamkan virus di laman-laman populer. Tujuannya, saat si korban membuka laman itu, virus bisa masuk ke dalam komputernya.

Virus itu pun mampu mengontrol semua gerak gerik aktivitas komputer, termasuk saat mencoba membuka internet banking. "Watering hole jadi misal di-website pornografi, itu ditanammalware tadi. Sementara sinkronisasi token (yang ramai belakangan ini) itu masuk di metode yang ketiga ini.
Setelah pelaku mendapat user id dan password, lalu untuk ekplorasi dibutuhkan token," kata dia.

Oleh kerana itu, dia pun meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati saat membuka internet banking dan langsung melaporkan kepada bank apabila ada permintaan dalam komputer yang mencurigakan.

Dolar Kembali Tembus Rp. 13.000 Setelah IHSG Turun

Siang ini, dolar AS sempat lompat menembus Rp 13.000, tepatnya hingga Rp 13.018. Meskipun pada akhirnya, dolar mereda di Rp 12.962. Bank Indonesia (BI) punya penjelasan terhadap situasi ini. Direktur Kebijakan Ekonomi Moneter BI, Solihin M. Juhro mengatakan, kondisi arus modal di dunia sudah berubah. Dulu pasca krisis 2008, bank sentral AS yaitu The Fed memberikan stimulus likuiditas yang membuat banyak dolar lari dari AS ke negara berkembang, termasuk Indonesia.

"Sekarang AS bangkit, siklusnya seperti itu, jadi kondisi pasar keuangan ketidakpastian masih tinggi. Itu kenapa orang lebih memegang dolar, jadi global itu mempengaruhi, semua (mata uang) depresiasi (melemah)," kata Solihin di Gedung BI, Jakarta, Selasa (28/4/2015).

Namun, pihak AS juga tidak mau dolar terlalu kuat, karena ini bisa mengganggu daya saing ekspor komoditasnya.  Solihin mengatakan, persepsi akan naiknya suku bunga acuan The Fed juga membuat arus dolar kembali ke AS. Kondisi ini membuat adanya perubahan keseimbangan di pasar keuangan global. Rabu besok, The Fed direncanakan rapat yang dispekulasikan bakal mengumumkan kebijakan soal suku bunga.

"BI menjaga stabilitas nilai tukar di fundamentalnya. Tidak mungkin depresiasi terus dikelola karena akan ganggu sektor keuangan. Itu sentimen globalnya itu lebih kuat," jelas Solihin. -Siang ini nilai tukar rupiah kembali melemah. Dolar Amerika Serikat (AS) tiba-tiba menguat tajam menembus Rp 13.000. Dari data Reuters yang dikutip, Selasa (28/4/2015), dolar bergerak mencapai Rp 13.018 siang ini.

Sejak pagi, memang pergerakan dolar AS terus mengalami tren penguatan. Pagi ini dolar dibuka di kisaran Rp 12.900 dan terus menguat. Di bursa saham, investor asing tercatat terus melakukan aksi jual. Bursa saham pada penutupan sesi I siang ini masih melemah sebesar 1%. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus bergerak di zona negatif pada perdagangan sesi I hari ini. Nilai tukar rupiah siang ini juga melemah di Rp 12.953/US$.

Membuka perdagangan Senin (27/4/2015), IHSG turun 36,792 poin (0,68%) ke 5.398,563.  Sepanjang perdagangan dari pagi hingga siang, IHSG terus berada di jalur merah. Titik terendah IHSG adalah 5.288,578. Pada penutupan perdagangan Sesi I, Senin (27/4/2015), IHSG turun 146,799 poin (2,7%) ke 5.288,556. Sementara indeks LQ45 turun 28,637 poin (3,01%) ke 950,481.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 128.540 kali dengan volume 4,7 miliar lembar saham senilai Rp 5,1 triliun. Sebanyak 30 saham naik, 283 turun, dan 39 saham stagnan. Bursa-bursa regional bergerak mayoritas menguat. Hanya bursa Nikkei yang mengalami pelemahan di siang ini.

Kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
  • Indeks Nikkei 225 melemah 66,76 poin (0,33%) ke level 19.953,28.
  • Indeks Hang Seng naik 365.74 poin (1,3%) ke level 28.426,7295.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 82 poin (1,87%) ke level 4.475,69.
  • Indeks Straits Times naik 12,73 poin (0,36%) ke level 3.515,36.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 1.000 ke Rp 75.000, Selamat Sempurna (SMSM) naik Rp 225 ke Rp 4.785, Siloam (SILO) naik Rp 200 ke Rp 14.225, dan Enseval Putra Megatrading (EPTM) naik Rp 100 ke Rp 3.100.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 2.000 ke Rp 20.000, Mitra Keluarga (MIKA) turun Rp 1.475 ke Rp 23.875, Mayora (MYOR) turun Rp 1.300 ke Rp 24.600, dan Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.025 ke Rp 53.475

Kepastian soal naiknya suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed), akan sangat mempengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Head of Economic Research Mandiri Sekuritas Aldian Taloputra memprediksi dolar AS bisa menembus level Rp 13.300 di akhir tahun dampak dari The Fed ini.

"Tekanan ada di akhir tahun. Rupiah agak sedikit weak karena transaksi efek kita kecil. Kalau ada ketakutan the Fed ya rupiah bisa melemah di Rp 13.300 di akhir tahun," ujar dia saat paparan market outlook & report 2015, di Plaza Bapindo, Jakarta, Kamis (23/4/2015).

Aldian menjelaskan, dampak dari rencana The Fed tersebut tidak hanya berpengaruh terhadap rupiah, namun juga mata uang negara lainnya. "Kalau semua melemah, rupiah juga akan melemah," katanya. Lebih jauh Aldian menjelaskan, perkiraan nilai tukar rupiah tersebut dengan asumsi pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di level 5,3% di akhir tahun ini.

Angka inflasi diprediksi akan bergerak di level 4,5% di akhir tahun ini. Current Account Deficit (CAD) diperkirakan akan berada di level 2,74% di akhir tahun. Sementara BI rate akan berada di level 7,3%. "BI tidak akan menjaga level tapi menjaga stabilitas level. BI rate akan turun 25 bps lagi," tandasnya.

Monday, April 27, 2015

Event Organizer Pesta Bikini Anak SMA Mampu Raih Laba Rp. 64 Juta Dalam 5 Jam

Penyelenggara acara, Divine Production, mengkhususkan membuat pesta dengan iringan musik disk jockey (DJ). Sudah berdiri selama dua tahun, event organizer yang dikelola 22 orang ini sudah malang-melintang di dunia klub malam Jakarta.

Pemilik Divine, Immanuel Siregar, mengatakan setiap acara yang digelar khusus untuk mereka yang berusia 18 hingga 21 tahun ke atas. Divine hanya menyediakan konsep acara yang dimeriahkan DJ. Acara hampir selalu dimulai pukul 22.00 WIB. "Soal tempat, urusan pemilik dan sponsor," kata dia di Kemanggisan, Jakarta Barat, Senin, 27 April 2015.

Immanuel mengaku heran dengan reaksi masyarakat ihwal pesta bikini yang bertema “Splash After Class” sebagai perayaan bagi murid sekolah menengah atas di The Hotel Media and Towers di kawasan Jakarta Pusat pada Sabtu, 25 April 2015. Menurut dia, sebenarnya banyak pesta serupa. Pesta ini selalu diawali dengan kontrak antara Divine dengan pemilik tempat. Immanuel mengatakan pada pesta kolam renang di The Media Hotel and Towers, di antara kontrak perjanjian adalah bagi hasil.

Immanuel mengakui pesta bikini tersebut untuk siswa sekolah menengah atas yang merayakan kelulusan setelah Ujian Nasional. Divine bisa menghimpun Rp 64 juta hanya dalam lima jam. Pengeluaran, salah satunya membayar pajak 21 persen atau sekitar Rp 13,4 juta. Sisanya, Rp 50,5 juta, kata Immanuel, disetorkan ke pihak hotel.

Dari perjanjian bagi hasil, Divine mendapat presentase sekitar 20 persen dari keuntungan setelah dipotong pajak. "Bersih, kami mendapat Rp 10 jutaan," ucap Immanuel. Divine sudah tiga kali menggelar pesta di kolam renang di hotel itu.

Immanuel sadar kesalahan fatal yang dilakukan dalam acara itu, yakni promosi dengan mencatut berbagai sekolah. Sekolah-sekolah yang dicatut namanya, SMA 8 Bekasi, SMA 12 Jakarta, SMA 14, SMA 38, SMA 50, SMA 24, SMA 31, dan SMK Musik BSD. Beberapa sekolah lain tercatat sebagai pendukung, yaitu SMA 109, SMA 53, SMA 29, SMA 26, SMA 31, SMA 44, SMA Muhammadiyah Rawamangun, dan SMA Alkamal.

Immanuel mengaku terpaksa menanggung konsekuensi dan risiko. "Kami akan minta maaf ke setiap sekolah, Dinas Parawisata dan Kebudayaan, serta Dinas Pendidikan dan Komisi Perlindungan Indonesia." Pemilik Divine Production, Immanuel Siregar, mengatakan akan mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Selasa, 28 April 2015. Kedatangannya itu untuk menjelaskan ihwal acara menghebohkan, yaitu pesta bikini bertema “Splash After Class” sebagai perayaan bagi murid sekolah menengah atas yang lulus Ujian Nasional.

Menurut Immanuel, dia akan datang dengan ditemani kuasa hukumnya. "Kami akan datang sekitar pukul 08.30 WIB," kata dia di Kemanggisan, Jakarta Barat, Senin, 27 April 2015. "Kami akan menjelaskan bahwa pesta itu bukan pesta bikini, melainkan pool partybagi 18 tahun ke atas."

Pesta bikini itu rencananya akan diselenggarakan di The Media Hotel and Towers pada 25 April 2015 pukul 22.00 WIB. Namun acara itu batal karena mendapat kecaman masyarakat. Kecaman datang karena dalam undangan yang beredar di media sosial terpampang beberapa nama SMA.

Sekolah yang tertulis di undangan itu adalah SMA 8 Bekasi, SMA 12 Jakarta, SMA 14, SMA 38, SMA 50, SMA 24, SMA 31, dan SMK Musik BSD. Beberapa sekolah lain tercatat sebagai pendukung, yaitu SMA 109, SMA 53, SMA 29, SMA 26, SMA 31, SMA 44, SMA Muhammadiyah Rawamangun, dan SMA Alkamal.

Menurut Immanuel, pencatutan nama sekolah itu merupakan hal yang fatal bagi dia dan timnya. "Sekali lagi, kami sudah minta maaf dengan memberikan surat. Namun kami akan datang ke setiap sekolah di pekan ini." katanya. "Kami akan menanggung konsekuensinya." Sebelumnya, Ketua KPAI Asrorun Niam mengecam pesta bikini di kolam renang untuk siswa sekolah menengah atas bertema "Splash After Class". Pesta itu akan digelar pada 25 April 2015 di The Media Hotel & Towers di Jalan Gunung Sahari Raya Nomor 3, Jakarta Pusat.

Asrorun berujar pihak harus hotel bertanggung jawab. "Hotel mencari keuntungan dengan merusak generasi," kata dia . Menurut dia, sangat tidak masuk akal para siswa diajak melakukan pesta untuk merayakan kelulusan SMA seperti itu. Menurut Asroun, polisi bisa memeriksa penyelenggara, Divine Production, dan pihak hotel. "Mereka bisa dikenai Pasal 281 dan 282 KUHP," katanya. Pasal itu mengatur kejahatan dan kesusilaan. Hukumannya, pelaku bisa dijerat pidana penjara paling lama 2 tahun 8 bulan atau denda Rp 4.500.

Salah satu sekolah yang dicatut namanya sudah melaporkan Divine ke Kepolisian Daerah Metro Jaya. Kepala SMA Muhammadiyah Rawamangun, Jakarta Timur, Slamet Sutopo, melaporkan Debby Carolina, Manager Keuangan dan Talent Divine Production. "Tindakan pencatutan nama sekolah ini tergolong perkara pencemaran nama baik dan atau penghinaan melalui media elektronik," katanya.

Debby akan dijerat dengan Pasal 27 ayat 3 juncto Pasal 45 ayat 1, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Teknologi Elektronik dan atau Pasal 310 KUHP dan Pasal 311 KUHP. Kepala Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah Rawamangun, Jakarta Timur, Slamet Sutopo melaporkan pencatutan nama SMA Muhammadiyah dalam undangan pesta "Splash After Class" yang diselenggarakan sebuah Event Organizer bernama Divine Production.

"Saya datang untuk melaporkan kejadian pesta bikini yang mencatut nama SMA kami," kata Slamet, Senin 17 April 2015. Slamet melaporkan Debby Carolina, Manager Keuangan dan Talent Divine Production. Slamet mengatakan pencatutan nama SMA Muhammadiyah Rawamangun ini merupakan tindakan pencemaran nama baik sekolahnya. "Tidak mungkin sekolah kami mendukung kegiatan-kegiatan yang tidak islami begitu," kata Slamet. Menurut dia, tindakan pencatutan nama sekolah ini tergolong sebagai perkara pencemaran nama baik dan atau penghinaan melalui media elektronik.

Terlapor akan dijerat dengan pasal 27 ayat 3, Juncto Pasal 45 ayat 1, Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Teknologi Elektronik dan atau Pasal 310 KUHP dan Pasal 311 KUHP.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan DKI Jakarta merilis pernyataan akan mengajukan gugatan ke penyelenggaran acara "Splash After Class" karena mencatut puluhan nama sekolah di undangan pesta bikini dengan peserta murid SMA. Semua sekolah, yang namanya tercatut di undangan acara itu, telah bersepakat akan melaporkan panitia, yakni Divine Production, ke polisi karena mencatut nama institusi pendidikan tanpa izin.

Sementara itu, Pemilik Divine Production, Immanuel Siregar, mengatakan kesiapannya jika polisi menanggil dia dan tim untuk pesta bikini bagi siswa sekolah menengah atas. Menurut dia, tidak ada dasar untuk menuntut EO nya ke polisi. "Acara Splash After Class itu memang untuk murid SMA. Tapi 18 tahun ke atas," kata dia di Kemanggisan, Jakarta Barat, Kamis, 23 April 2015.

Manager Finance dan Talent Divine Production, Debby Carolina, meminta maaf ihwal pesta bikini bertema "Splash Afrer Class" yang menyasar siswa sekolah menengah atas di Jakarta. "Kami mengirim surat permintaan maaf ke setiap sekolah," kata dia, Kamis, 23 April 2015. Ia mengatakan surat pernyataan ini disebarkan oleh pihak sekolah kepada siswa kelas 1,2 dan 3 sejak Senin 27 April 2015. "Siswa dikasih waktu seminggu untuk serahkan pernyataan itu," kata Slamet.

Ia mengatakan dari surat penyataan tersebut akan dilakukan pembahasan melalui rapat pleno mengenai sanksi yang akan diberikan kepada siswa. Ia mengatakan keterlibatan siswa akan sangat mungkin mempengaruhi kelulusan siswa nantinya. Hari ini Slamet beserta dua stafnya mendatangi Polda Metro Jaya. Ia melaporan pencatutan nama SMA Muhammadiyah dalam undangan pesta "Splash After Class" yang diselenggarakan sebuah Event Organizer bernama Divine Production.

"Saya datang untuk melaporkan kejadian pesta bikini yang mencatut nama SMA kami," kata Slamet. Ia mengatakan dalam pelaporan tersebut ia melaporkan Debby Carolina, Manager Keuangan dan Talent Divine Production. Ia merasa pencatutan nama SMA Muhammadiyah Rawamangun ini merupakan tindakan pencemaran nama baik sekolahnya. "Tidak mungkin sekolah kami mendukung kegiatan-kegiatan yang tidak islami begitu," kata Slamet.

Sementara itu, Pemilik Divine Production, Immanuel Siregar, mengatakan kesiapannya jika polisi menanggil dia dan tim untuk pesta bikini bagi siswa sekolah menengah atas. Menurut dia, tidak ada dasar untuk menuntut EO nya ke polisi. "Acara Splash After Class itu memang untuk murid SMA. Tapi 18 tahun ke atas," kata dia di Kemanggisan, Jakarta Barat, Kamis, 23 April 2015.

Manager Finance dan Talent Divine Production, Debby Carolina, meminta maaf ihwal pesta bikini bertema "Splash Afrer Class" yang menyasar siswa sekolah menengah atas di Jakarta. "Kami mengirim surat permintaan maaf ke setiap sekolah," kata dia, Kamis, 23 April 2015.

Laba Bersih PT Newmont Nusa Tenggara Naik Jadi 82 Persen

Produksi hasil tambang berupa tembaga dan emas PT Newmont Nusa Tenggara pada kuartal I/2015 meningkat tajam. Mengutip laporan keuangan kuartal I/2015 Newmont Mining Corporation pada Senin, 27 April 2015, produksi tembaga naik hingga 127% dari 48 juta pon pada kuartal I/2014 menjadi 109 juta pon. Begitu pula dengan produksi emas yang meroket 568,75% dari 16.000 ounces menjadi 109 ribu ounces.

Melonjaknya produksi di Tambang Batu Hijau tersebut dinilai sebagai salah satu pendorong kinerja keuangan induk perusahaannya. Sebab, operasi dan pengapalan dari tambang tersebut sudah bisa berjalan 100% setelah pada 2014 terkena larangan ekspor.

"Dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun lalu memang naik karena pada kuartal I/2014 kan ekspor ban mulai diberlakukan," tutur Corporate Communication Newmont Nusa Tenggara Rubi Purnomo. Pendapatan Newmont Mining Corporation tercatat naik 11,1% dari US$ 1,8 miliar menjadi US$ 2 miliar. Laba bersih juga ikut naik 82% dari US$ 156 juta menjadi US$ 284 juta.

Newmont memiliki awal yang kuat untuk menhadapi tahun ini di tengah rendahnya harga logam, kata Presiden dan Chief Executive Officer (CEO) Newmont Gary Goldberg. PT Newmont Nusa Tenggara akhirnya bisa bernapas lega. Sebab, perusahaan tambang tembaga ini sudah mendapatkan surat rekomendasi izin ekspor konsentrat dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Menurut Direktur Jenderal Mineral dan Batubara R. Sukhyar, rekomendasi izin ekspor konsentrat ini diberikan setelah Newmont menyatakan komitmen pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) tembaga bersama PT Freeport Indonesia. "Pagi tadi sudah kami ajukan surat persetujuan ekspor (SPE) ke Kementerian Perdagangan setelah mengecek dokumennya, dan kami teken," kata Sukhyar seusai rapat koordinasi di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Rabu, 18 Maret 2015.

Menurut Sukhyar, pihaknya telah mengeluarkan rekomendasi izin ekspor konsentrat sebesar 477 ribu ton dalam waktu enam bulan. "Jadi mulai 18 Maret sampai 18 September 2015," ujarnya. Ihwal perkembangan komitmen pembangunan smelter oleh Newmont, Sukhyar menuturkan perusahaan asal Amerika Serikat ini tetap akan bekerja sama dengan Freeport. Artinya, Newmont tak akan membangun smelter sendiri.

Nantinya saat smelter Freeport di Gresik dengan kapasitas 2 juta ton sudah beroperasi pada 2017, Newmont akan memasok seluruh produksinya. Saat ini produksi Newmont berkisar 500-700 ribu ton konsentrat.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Diprediksi Rebound Setelah Panic Selling

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan berada dalam rentang support 5.217-5.220 dan resisten 5.251-5.284 pada perdagangan Selasa (28/4), dengan kecenderungan bergerak rebound setelah anjlok dalam karena panic selling. Reza Priyambada, Head of Research PT NH Korindo Securities Indonesia, mengatakan laju IHSG gagal mendekati area target resisten (5.450-5.470) dan juga jauh di bawah area target support(5.400-5.417).

“Aksi panic selling membawa IHSG terjerembab ke zona merah dan mengembalikan posisinya ke periode Januari 2015. Di sisi lain, pelemahan yang terjadi telah menutup lunas utang gap 5.342-5.372,” ujarnya dalam riset, Senin (27/4).

Dengan demikian, lanjutnya, jika kondisi ini dibarengi dengan membaiknya laju bursa saham global dan berkurangnya aksi jual maka posisi IHSG pun memberikan peluang yang bagus untukrebound. Namun demikian, Reza menilai investor sebaiknya tetap mencermati potensi pelemahan.

“Laju IHSG diluar perkiraan dimana mengalami penurunan signifikan. Maraknya aksi jual membuat IHSG terhempas jauh dari sehari sebelumnya. Padahal, kami masih berharap imbas positif dari bursa saham global dapat membuat laju IHSG dapat membaik,” jelasnya. Namun apa daya, lanjut Reza, volume jual yang lebih mendominasi membuat laju IHSG anjlok. Bahkan hingga akhir sesi penurunan makin tidak terbendung dan membuat IHSG makin longsor.

“Berbaliknya laju Rupiah ke zona hijau belum dapat mengimbangi aksi jual investor asing dan masih maraknya pemberitaan terkait ekspektasi kinerja para emiten kuartal I 2015 yang akan di bawah estimasi serta ekspektasi akan penurunan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2015,” ungkapnya.

Dari bursa global, menurut Reza, kembali meningkatnya ketegangan di Yaman membuat harga minyak mentah kembali naik dan cukup direspon positif pelaku pasar di bursa saham Asia.

Di sisi lain, munculnya kabar akan rencana pemerintah Tiongkok untuk mempercepat akselerasi pertumbuhan ekonominya yang dibarengi dengan rencana penggabungan atau merger antar BUMN untuk membuat lebih efisien turut menambah sentimen positif.

“Sementara, laju Nikkei kembali melemah seiring antisipasi jelang pertemuan Bank of Japan di minggu ini,” jelasnya. Sementara itu, mengawali awal pekan ini laju bursa saham Eropa mampu melanjutkan pergerakan positifnya. Adanya rilis penambahan investasi luar negeri di Jerman yang dibarengi dengan ekspektasi positif rilis data-data ekonomi dan kinerja para emiten mampu membuat laju bursa saham Eropa bergerak di teritori hijau.

“Laju bursa saham AS diharapkan masih dapat melanjutkan pergerakan positifnya meski jelang pertemuan The Fed,” kata Reza. Di sisi lain, pihaknya sedang menunggu rilis indeks market service PMI dan market composite PMI yang diharapkan belum akan mengalami peningkatan agar dapat memberikan alasan bagi penundaan kenaikan suku bunga.

Upah Murah UMR Ternyata Hal Yang Paling Akhir Ditanyakan Investor

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengapresiasi dilakukannya perumusan ulang perhitungan Upah Minimum Regional (UMR) yang sedang dibahas Kementerian Ketenagakerjaan serta berharap hasilnya rampung dalam waktu dekat.

"Bagi para investor, pada awalnya hal esensial yang mereka tanyakan adalah tentang insentif, seperti dukungan lebih besar untuk infrastruktur pembangkit listrik dan lain lain, tapi diujungnya mereka menayakan tentang ketenagakerjaan khususnya dari upah, keamanannya, dan terkait dengan demonstrasi buruh," ujarnya.

"Pada dasarnya, pembahasan (mengenai formula UMR yang baru) cukup bagus. Kami harapkan penghitungan baru terkait UMR bisa selesai satu atau dua bulan kemudian," ujar Franky di sela-sela acara Tropical Landscape Summit di Jakarta, Senin (27/4). Franky menambahkan, pembahasan mengenai formula UMR baru diharapkan bisa rampung tahun ini sebab investor asing kerap menanyakan tentang gejolak UMR yang terjadi di Indonesia dan sering memicu aksi mogok para pekerja.

Sebelumnya Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengatakan bahwa pergantian formula UMR ini bertujuan untuk menciptakan sistem pengupahan yang dapat diprediksi agar tak begitu terpengaruh dengan hal-hal eksternal secara langsung.  Selain itu ia juga berharap bahwa pengubahan formula UMR ini juga bisa membawa sinyal baik bagi investasi sehingga penciptaan lapangan kerja si sektor padat karya sebesar 2 juta lapangan kerja per tahun di sektor padat karya dapat tercapai.

"Mengubah formula UMR ini penting demi mengurangi pengangguran. Penting bagi kita karena kepastian mengenai UMR ini dapat membawa sinyalemen baik bagi investor," ujar Hanif. Di dalam penghitungan baru UMR, Hanif mengatakan bahwa tambahan unsur yang akan dimasukkan ke dalam penghitungan baru UMR adalah pertumbuhan ekonomi, produktivitas. Selain itu unsur kebutuhan hidup layak masih tetap diperhitungkan, meskipun bukan menjadi pertimbangan utama.

Dalam hubungannya dengan penciptaan tenaga kerja, data BKPM menyatakan bahwa telah tercipta tambahan 1.430.896 tenaga kerja dari realisasi investasi Rp 463,1 triliun pada 2014. Angka tersebut terdiri dari 1.015.733 dari hasil penanaman modal asing dan 415.163 lapangan kerja tercipta dari penanaman modal dalam negeri.

Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Suryo Bambang Sulisto mengatakan pengusaha tidak setuju dengan penetapan Upah Minimum Regional (UMR) yang dilakukan sepihak oleh pemerintah. Menurutnya, pengambilan keputusan UMR harus dilaksanakan antara pemerintah, organisasi buruh, serta pengusaha.

"Namun kadang pemerintah suka melupakan pengusaha. Makanya kita tidak setuju dengan langkah yang pemerintah ambil," ujar Bambang di Jakarta, Senin (24/11). Menurut Bambang, keputusan upah minimum yang dilakukan oleh pemerintah daerah malah justru memberikan disparitas antar wilayah yang semakin jauh. "Coba kita lihat saja, UMR Jakarta Rp 3,2 juta, sedangkan UMR Jawa Tengah hanya Rp 1,1 juta," ujarnya.

Dia menilai perbedaan UMR yang diterapkan pemerintah tersebut akan menimbulkan dua implikasi. Pertama, orang-orang yang berada di kawasan UMR rendah akan tertarik untuk datang ke wilayah dengan UMR yang nilainya lebih tinggi. Di samping itu, implikasi lainnya adalah investor mulai melirik wilayah yang memiliki nilai UMR lebih kecil.

“Menariknya, akan ada persaingan investasi antar wilayah. Ke depannya sih mungkin tidak ada lagi investasi di Jakarta karena investor akan beralih ke daerah yang cost-friendly,” katanya. Adanya ketimpangan ini akan mengakibatkan terbukanya peluang-peluang baru bagi daerah-daerah di luar pulau Jawa untuk berkembang. Namun menurutnya, tetap saja UMR tak hanya jadi faktor penentu untuk mencapai hal tersebut.

"Kita masih kekurangan energi dan kita mengalami kesulitan untuk pembiayaan, baik untuk pembangunan infrastruktur maupun lapangan usaha baru. Dengan dipotongnya subsidi BBM, kami memiliki harapan tinggi terhadap pemerintahan yang baru untuk segera mengalihkan dana subsidinya untuk pembiayaan-pembiayaan tersebut," ujarnya.

Rokok Illegal Kembali Marak Akibat Kenaikan Cukai Yang Fantastis

PT HM Sampoerna Tbk meminta pemerintah mengkaji kembali rencana menaikkan cukai rokok pada tahun ini. Kenaikan diyakini akan semakin memukul produksi industri rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT) saat ini disebutkan sedang menurun akibat perubahan selera konsumen dan peredaran rokok ilegal di Indonesia.

"Kalau cukai dinaikkan, perdagangan rokok ilegal ikut meningkat. Itu akan berdampak pada berkurangnya volume produksi rokok dan pemutusan hubungan kerja (PHK)," kata Presiden Direktur Sampoerna, Paul Janelle, saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) dan Paparan Publik Tahunan di Surabaya, Senin 27 April 2015.

Pemerintah berencana akan menaikkan tarif cukai untuk industri berbasis tembakau pada 2015 ini. Kenaikan untuk memenuhi kenaikan pendapatan dari cukai sebesar 27 persen dari Rp 116,28 triliun pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014 menjadi Rp 141,7 triliun.

Namun, peningkatan nilai cukai selama ini disebutkan diperburuk dengan meningkatnya pula peredaran rokok ilegal. Sampoerna mengutip hasil penelitian Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta dan Universitas Indonesia (UI) Jakarta yang menyebutkan bahwa sekitar 11 persen rokok ilegal beredar di masyarakat.  "Dari angka tersebut diprediksi kerugian negara mencapai Rp 5 hingga Rp 9 triliun," kata Direktur Urusan Eksternal Sampoerna Yos Adiguna Ginting.

Satu modus rokok ilegal yang beredar ialah menempelkan cukai SKT pada rokok SKM. Atau, menempelkan stempel cukai kemasan rokok berisi 12 batang pada kemasan rokok berisi 20 batang. “Selain merugikan negara, kecurangan seperti itu membahayakan produsen resmi yang membayar penuh cukai sesuai peruntukannya,” kata Yos.

Paul mengusulkan pemerintah memilih menyederhanakan struktur cukai di Indonesia yang disebutnya tergolong rumit. Pengawasan yang longgar juga dikeluhkan oleh Sampoerna yang mengklaim memimpin pasar rokok tanah air sebesar 35 persen. “Di dalam struktur cukai tersebut, sigaret kretek mesin (SKM) ditarik cukai lebih sedikit daripada SKT. Tetapi dari sisi ketenagakerjaan, SKT menyerap banyak pekerja.”

Di sisi lain, dia menambahkan, ada perusahaan SKT yang membayar cukai lebih rendah daripada yang dibayarkan Sampoerna. Ia pun menyatakan bahwa Sampoerna merupakan pembayar cukai nomor satu di Indonesia. Tahun 2014, perseroan membayar lebih dari Rp 52 triliun.

Berdasarkan data paparan Public Expose kinerja PT HM Sampoerna tahun 2014, penjualan rokok bersih (tidak termasuk cukai) perseroan tercatat Rp 11,93 triliun atau tumbuh 11,6 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu. Volume penjualan rokok perseroan mencapai 27,7 miliar batang atau tumbuh 8,6 persen dibandingkan kuartal I/2014 yang sekitar 25,5 miliar batang.

Penjualan terbesar ditopang oleh rokok sigaret kretek mesin (SKM) yang mencapai 18 miliar batang atau naik dari penjualan periode sebelumnya yang 15,5 miliar batang. Adapun, rokok sigaret putih mesin (SPM) tumbuh tipis dari 3,9 miliar batang menjadi 4 miliar batang.  Sementara itu, rokok sigaret kretek tangan (SKT) perseroan turun dari 6,1 miliar batang menjadi 5,7 miliar batang.