PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia bekerja sama dengan 16 perusahaan untuk mengelola Program Pensiun Dana Pensiun Lembaga Keuangan dan Program Pesangon Karyawan. "Jumlah peserta yang diikutsertakan mencapai 6.000 orang," kata Wakil Presiden Direktur & Head of Employee Benefits and Sharia Business, Nelly Husnayati, Kamis, 10 Mei 2012.
Ke-16 perusahaan tersebut adalah PT Asahimas Chemical, Job Pertamina Petrochina East Java, PT Herlina Indah, PT APL Indonesia, PT Huawei Services, PT AstraZeneca Indonesia, PT Virama Karya.
Kemudian PT Tunas Alfin Tbk, PT Agricon, PT Boehringer Ingelheim, PT Dunamis Intermaster, PT Capsugel Indonesia, PT Rieckermann Indonesia, PT Bromo Jaya Indonesia, PT Berkatmas Mulia Guna, dan PT Guna Teguh Abadi. Nelly mengatakan jumlah karyawan yang diikutsertakan berjumlah 6.000 orang.
Dari 16 perusahaan itu, kata Nelly, dana yang dikelola sebesar Rp 300 miliar. Untuk total DPLK sebelumnya, Manulife sudah bekerja sama dengan 523 perusahaan dengan jumlah karyawan 370 ribu jiwa.
"Bisnis employee benefits memiliki potensi pasar yang sangat besar seiring dengan berkembangnya bisnis dan pendapatan per kapita sehingga terjadi peningkatan permintaan produk ini," ujar Nelly. Dia menuturkan program kesejahteraan karyawan sangat diperlukan oleh perusahaan melalui DPLK.
Sedangkan program kesejahteraan karyawan secara keseluruhan, Manulife sudah melayani hampir 5.000 perusahaan di Indonesia. Jumlah total karyawan mencapai 740 ribu jiwa dengan dana Rp 6,3 triliun di tahun 2011. Program yang ditawarkan meliputi DPLK, Group Life and Health dan program pesangon karyawan.
No comments:
Post a Comment