- Turunnya kembali harga minyak mentah dan emas memicu kejatuhan saham pertambangan sehingga indeks sempat terpuruk hingga di bawah level 4.100. Melemahnya bursa regional karena kekhawatiran terhadap kerugian yang dialami JPMorgan akan membebani saham finansial dan membuat indeks langsung turun sejak pasar dibuka.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia di akhir sesi pertama hari ini turun 31,98 poin (0,77 persen) ke level 4.101,651. Bahkan IHSG sempat terpental hingga ke level 4.097.
Volume perdagangan mencapai 2,99 miliar saham, dengan nilai transaksi Rp 3,9 triliun serta frekuensi 56,2 ribu kali transaksi. Hanya 45 saham yang naik, 199 saham turun, serta 60 saham lainnya stagnan. Dan investor asing kembali mencatat penjualan bersih Rp 173 miliar.
Tekanan jual yang melanda di semua sektor, kecuali konsumer, membuat indeks kembali melanjutkan penurunannya. Saham sektor pertambangan yang turun 1,8 persen serta aneka industri dasar juga terkoreksi 1,4 persen memimpin kejatuhan indeks.
Kuatnya sentimen negatif dari faktor global setelah bank terbesar Amerika, JPMorgan Chase & Co, mengalami kerugian sekitar US$ 2 miliar membuat bursa regional kembali dilanda aksi jual para investor. Ditambah lagi hari ini merupakan akhir pekan.
“JPMorgan yang secara tidak terduga mengalami kerugian yang cukup besar ini memunculkan kekhawatiran terhadap sektor perbankan AS,” kata Edwin Sebayang, analis dari MNC Securities.
Turunnya angka klaim pengangguran Amerika dan terhentinya kejatuhan indeks seharusnya bisa mendorong perdagangan bursa Asia ini. Namun berita yang cukup mengejutkan dari JPMorgan ditambah turunnya harga minyak dan emas kembali memicu penurunan indeks saham lokal.
Saham-saham yang membebani indeks kali ini antara lain PT Timah (TINS) anjlok 5,2 persen menjadi 1.650; Kawasan Industri Jababeka (KIJA) turun 4,3 persen ke Rp 225; PT INCO (INCO) merosot 3,6 persen menjadi Rp 2.700. Harga Alam Sutera (ASRI) turun 3,5 persen ke Rp 550; Harum Energy (HRUM) susut 2,9 persen ke Rp 6.600; serta PT Bukit Asam (PTBA) juga tergelincir 2,6 persen menjadi 16.600 per saham.
Bursa Tokyo siang ini turun 0,34 persen, bursa Hong Kong 1,18 persen, bursa Shanghai 0,25 persen, bursa Singapura 0,71 persen, serta bursa Seoul juga turun 1,31 persen.
No comments:
Post a Comment