PT Bank CIMB Niaga melalui unit Mikro Laju hingga akhir Maret 2012 menyalurkan kredit Rp1,45 triliun atau meningkat sekitar 320 persen dibanding Rp453 miliar pada periode yang sama tahun 2011.
"Kami berharap Mikro Laju dapat membantu meningkatkan pengembangan usaha mikro, serta menggerakkan roda perekonomian khususnya bagi masyarakat kecil," kata Direktur Perbankan Komersial dan Syariah CIMB Niaga, Handoyo Subali dalam siaran pers di Jakarta, Kamis.
Ia menyebutkan, besarnya permintaan pembiayaan seiring pangsa pasar yang masih terbuka lebar di sektor ini, serta ekspansi jaringan gerai Mikro Laju yang dilakukan, menjadi sejumlah faktor pendorong pertumbuhan penyaluran kredit mikro.
Mikro Laju merupakan unit bisnis CIMB Niaga yang fokus mendukung pengembangan usaha mikro di Indonesia melalui penyediaan layanan simpanan dan pinjaman.
Menurut Handoyo, CIMB Niaga akan terus mengembangkan Mikro Laju dengan memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat. Usaha mikro merupakan salah satu segmen bisnis dengan potensi pertumbuhan tinggi yang menjadi fokus CIMB Niaga.
Unit Mikro Laju telah hadir di Pulau Jawa, Sumatera, Bali, Kalimantan, hingga Sulawesi, dengan jumlah sebanyak 246 gerai per 31 Maret 2012. Tahun 2012, CIMB Niaga berharap jumlah tersebut akan terus berkembang menjadi 350 unit.
Handoyo menjelaskan, selain menambah jumlah unit Mikro Laju, CIMB Niaga membenahi produk atau layanannya.
Saat ini, Mikro Laju menyediakan fasilitas simpanan dan pinjaman. Simpanan terdiri dari Tabungan Usaha, Tabunganku dan Tabungan Pendidikan. Sementara pinjaman terdiri dari kredit mikro madya, yaitu pinjaman dengan plafon hingga Rp50 juta, dan kredit mikro utama yaitu pinjaman dengan plafon hingga Rp500 juta.
No comments:
Post a Comment