Wednesday, August 10, 2011

Harga Emas Akan Capai 2500 USD Pada Akhir Tahun

Bank investasi JPMorgan Selasa (9/8/2011) memperkirakan harga emas spot akan terus naik hingga mencapai 2.500 dollar AS pertroy ounce (31,1 gram) pada akhir tahun.
Volatilitas harga emas juga tinggi, seiring dengan penurunan peringkat kredit AS. "Sebelum penurunan peringkat, perkiraan kami harga emas akan mencapai 1.800 dollar AS per troy ounce pada akhir tahun ini. Tetapi dengan keadaan sekarang tampaknya pandangan ini sangat konservatif," ujar analis Colin Fenton dan Jonah Waxman.

Harga emas pagi ini di pasar Hongkong sudah mencapai 1.740 dollar AS. Selain JP Morgan, bank lain juga telah mengubah perkiraan harga emas. Perkiraan baru JP Morgan ini lebih tinggi 39 persen dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya yang sebesar 1.800 dollar AS.

Perkiraan baru ini sekitar 800 dollar AS lebih tinggi dibandingkan dengan harga emas sekarang. Sebelumnya, bank lain, Goldman Sachs meningkatkan juga perkiraan harga emasnya.

Goldman menyatakan, para ekonomnya telah memperkirakan kemungkinan AS resesi adalah satu berbanding tiga dan mungkin akan terjadi dalam enam bulan ke depan. Akan tetapi, harga yang diperkirakan Goldman jauh lebih rendah dibandingkan dengan perkiraan JP Morgan.

Golman memperkirakan harga emas spot akan mencapai 1.645 per troy ounce dalam tiga bulan dan 1.730 per troy ounce pada enam bulan ke depan.

Morgan Stanley, ANZ, UBS, MF Global dan Barclays Capital pekan lalu juga merevisi perkiraan harga emas dalam riset mereka. Sementara produsen emas seperti Barrick Gold (ABX), AngloGold Ashanti (AU) dan Randgold Resources (GOLD) juga memproyeksikan harga emas naik terus dalam beberapa hari ini.

No comments:

Post a Comment