Wednesday, July 11, 2012

Indonesia Tingkatkan Promosi Wisata Ke Iran

 Dubes Indonesia untuk Iran Dian Wirengjurit mengatakan, pemerintah RI akan meningkatkan promosi pariwisata Indonesia di Iran, yang telah melahirkan masyarakat kelas menengah yang kuat. 

"Promosi kita selama ini kurang oleh karena itu harus ditingkatkan. Akan ada dana ekstra untuk memprioritaskan promosi di kawasan Timur Tengah termasuk Iran," ujar Dubes kepada wartawan ANTARA dan Republika di Teheran, Selasa.

Di Iran telah muncul kelas menengah yang cukup makmur dengan pendaptan perkapita 13.000 dolar AS.

"Mereka ingin keluar, jalan-jalan, dan selama ini membelanjakan sekitar 2.000 dolar AS hingga 2.500 dolar AS pertahun," katanya.

Indonesia yang mempunyai objek wisata eksotik berpeluang untuk menarik wisatawan Iran lebih banyak lagi dari saat ini yang hanya 18.000 orang, kata Dubes.

Sekitar 180.000 wisatawan Iran ke Malaysia dan 140.000 ke Thailand, tambahnya.

"Kami lebih kaya tapi mereka tidak tahu, karena itu perlu promosi pariwisata dan perdagangan," ujar dubes yang baru bertugas di Iran selama lima bulan terakhir itu.

Neraca perdagangan Indonesia dan Iran pada tahun 2011 tercatat 1,83 miliar dolar, atau naik 43 persen dari 1,3 miliar dolar pada tahun 2010, dan 800--900 juta dolar AS pada 2009. 

Dubes juga menginginkan pertukaran kunjungan pengusaha Indonesia dan Iran agar mereka dapat melihat potensi masing-masing negara.

"Kami juga garap kerjasama people-to-people," ujarnya. Indonesia ingin meningkat pertukaran mahasiswa dan pengajar, tambahnya. 

Dubes mengaku telah meyakinkan pemerintah Iran untuk memberi beasiswa lebih banyak bagi pendidikan ilmu pengetahun mengingat Iran maju di bidang Iptek.

Selama ini, pemerintah Iran telah banyak memberi beasiswa bagi pelajar Indonesia untuk belajar agama. Di kota Qom, Iran, terdapat sekitar 500 warga Indonesia, yang terdiri dari 350 pelajar dan 150 anggota keluarga yang menyertai penerima beasiswa yang biaya hidup dan pendidikan mereka ditanggung Pemerintah Iran. 

No comments:

Post a Comment