Tuesday, May 15, 2012

Pameran Kerajinan Indonesia Inacraft 2012 Ditargetkan Naik 15 Persen

 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Rabu pagi membuka pameran kerajinan Indonesia Inacraft 2012 ke-14 di Jakarta Convention Center.

Pameran tersebut akan dilangsungkan selama lima hari sejak 25 April 2012 hingga 29 April 2012 diselenggarakan oleh Asosiasi Eksportir dan Produsen Kerajinan Indonesia dan didukung oleh kementerian dan BUMN yang ada.

Mendampingi Presiden, Ibu Negara Ani Yudhoyono, dan sejumlah menteri antara lain Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Mendag Gita Irawan Wirjawan, Menperin MS Hidayat, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu dan Menteri Koperasi dan UKM Syarif Hasan.

Inacraft diikuti oleh 1.800 peserta perushaan kerajinan dari seluruh Indonesia menempati 1.237 stan. Jumlah ini meningkat dibanding dengan jumlah peserta tahun lalu mencapai 1.650 perusahaan.

Disamping peserta Indonesia, terdapat pula beberapa perusahaan dari Vietnam, Laos, Kamboja, Myanmar, Iran dan Jepang.

Seperti tahun lalu jumlah pengunjung pameran lima hari ini diperkirakan bisa mencapai 250.000 orang. Di samping itu melalui online, terdapat sekitar 500 buyer luar negeri telah menyatakan akan datang, mayoritas berasal dari Malaysia, Singapura, Amerika Serikat, Jepang dan India.

Diperkirakan jumlah buyer dari luar negeri yang akan mengunjungi pameran akan mencapai 1.000 orang lebih. Tahun lalu 823 buyer luar negeri datang dari 31 negara. Sementara itu transaksi dagang diharapkan akan meningkat 10 persen lebih lebih besar dari tahun lalu yang mencapai 8,2 juta dolar AS dan penjualan retail sebesar Rp95 miliar lebih.

Tema pameran tahun ini adalah "from small village to global market, kesenian yang ditampilkan dari Kalimantan Barat sebagai icon pameran. 


Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan transaksi yang akan dihasilkan dari stan Kemendag yang turut serta pada acara Indonesia International Handicraft Trade Fair(Inacraft) 2012 akan naik 15 persen dibanding tahun sebelumnya.

"Kami telah berpartisipasi dalam pameran ini sejak 2008, dan setiap tahun hasil transaksi meningkat signifikan," kata Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Gusmardi Bustami, di Jakarta, Rabu.

Gusmardi memaparkan, transaksi yang dihasilkan seluruh stan Kemendag pada tahun 2011 mencapai Rp1,4 miliar, atau meningkat dari Rp857,4 juta pada keikutsertaan tahun 2010.

Sedangkan untuk pameran Inacraft pada tahun 2012 ini, ujar dia, Kemendag menargetkan total transaksi akan naik hingga 10 - 15 persen dibanding transaksi tahun lalu.

Pada pameran INACRAFT yang ke-14 ini, Kemendag mengambil tema "Trade with Remarkable Indonesia", dengan produk-produk yang dipamerkan antara lain kerajinan tangan, tekstil dan produk tekstil, sepatu dan alas kaki, pakaian, dan produk kreatif (produk multi fungsi), yang 100 persen bahannya berasal dari sumber daya alam Indonesia.

Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag mengatakan, industri kerajinan termasuk dalam industri kreatif yang berpotensi untuk terus dikembangkan karena diminati oleh pasar dalam dan luar negeri, terbukti dengan terus naiknya nilai ekspor produk tersebut.

Berdasarkan data Kemendag, nilai ekspor produk kerajinan pada 2010 mencapai 614,3 juta dolar AS atau meningkat 8 persen dibandingkan tahun 2009 yang senilai 568,8 juta dolar AS.

Sementara nilai ekspor produk kerajinan pada tahun 2011 juga meningkat 7,37 persen dibandingkan tahun 2010, yaitu mencapai 659,5 juta dolar AS.

"Kami berharap pameran ini dapat mengenalkan produk kerajinan Indonesia lebih jauh baik kepada masyarakat Indonesia maupun konsumen asing, yang pada akhirnya akan mengarah pada peningkatan kesejahteraan para pelaku usaha terkait dengan sektor kerajinan ini," katanya.

Ia juga mengatakan, dalam mensukseskan pameran Inacraft kali ini, Kemendag melalui 19 Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) dan 25 Atase Perdagangannya juga melakukan penjaringan buyer di luar negeri untuk hadir dalam pameran ini.


Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ikut memromosikan produk kerajinan nasional dengan membeli dan mengajak orang-orang membeli produk kerajinan dalam negeri.

"Saya tidak hanya datang meresmikan saja, namun juga belanja produk kerajinan yang dipamerkan," kata Presiden saat membuka Pameran Produk Kerajinan Nasional Inacraft 2012 di Balai Sidang Jakarta, Rabu siang.

Presiden juga mengajak semua yang hadir dalam pembukaan pameran itu mendukung usaha kerajinan dalam negeri dengan membeli produk kerajinan nasional. 

"Bayangkan kalau setiap yang hadir di ruangan ini membeli produk kerajinan yang dipamerkan senilai 200 dolar AS saja," kata Presiden yang disambut tepuk tangan dan derai tawa tamu pembukaan pameran.

Presiden mengatakan bahwa dia juga berusaha memromosikan produk kerajinan nasional dengan menjadikannya sebagai pajangan di Istana Presiden dan membawanya sebagai suvenir saat melakukan kunjungan kenegaraan ke negeri lain



No comments:

Post a Comment