Tuesday, December 30, 2014

BPJS Siapkan Dana 200 Milyar Untuk Sediakan Perumahan Bagi Karyawan

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menyiapkan Rp 200 miliar untuk program pinjaman uang muka perumahan bagi pekerja. Program ini merupakan upaya BPJS dalam menyediakan hunian bagi pekerja.

Selain memberikan pinjaman uang muka, BPJS mulai tahun depan berencana membangun hunian bagi pekerja di kantung-kantung industri seperti di Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Sumatera.

“Kita sudah menyiapkan uang muka perumahannya saja, itu Rp 200 miliar. sedangkan untuk pembangunannya itu diambil dari program kami. Tidak disebutkan berapa tapi memang ada alokasi yang bisa dipakai untuk pembangunan perumahan tersebut,” kata Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Elvyn G Masassya di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Rabu (26/11/2014) seusai bertemu dengan Wapres Jusuf Kalla.

Menurut Elvyn, Wapres meminta BPJS untuk beroperasi penuh dalam menyediakan perumahan dan transportasi para pekerja. Program bantuan uang muka ini akan diberikan kepada pekerja yang sudah terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan dengan penghasilan maksimal Rp 4,5 juta. “Di atas itu tidak boleh, yang boleh yang pendapatannya di bawah itu,” ujar Elvyn.

Saat ini, menurut dia, ada 16,2 juta pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagarkerjaan. Plafon pinjaman uang muka yang diperbolehkan bisa mencapai Rp 50 juta.

Mengenai program pembangunan hunian untuk pekerja, BPJS Ketenagakerjaan akan mendirikan rumah susun sederhana sewa (rusunawa), rumah susun sederhana milik (rusunami), dan membangun rumah tapak (landed house) dengan menggandeng pihak ketiga. Program pembangunan rumah ini juga akan disesuaikan dengan program-program lainnya yang sudah dirancang BPJS untuk para pekerja.

“Karena sejak lama, cukup banyak perumahan-perumahan yang kami bangun bekerjasama dengan developer. Tentu 2015, sinkronisasi akan lebih baik setelah Wapres akan memanggil semua kementerian terkait,” sambung dia.

Lahan untuk pembangunan hunian para pekerja ini sudah tersedia sebagian. BPJS punya lahan di Batam, Pelembang, Karawang, Serang, dan wilayah Jawa Timur. Sementara sebagian lainnya, kata Elvyn, masih perlu dicari. Diharapkan, penyediaan hunian untuk para pekerja ini bisa meningkatkan produktivitas pekerja.

No comments:

Post a Comment