Monday, March 2, 2015

BPS: Deflasi Bulan Februari 2015 Sebesar 0,36 persen

Kenaikan harga beras sepekan belakangan tak begitu berdampak pada angka inflasi dibandingkan dengan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM).

Badan Pusat Statistik hari ini melaporkan sepanjang Februari 2015 terjadi deflasi atau penurunan rata-rata harga barang dan jasa sebesar 0,36 persen. Untuk inflasi tahunan, yakni dari Januari 2014-2015, sebesar 6,29.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Sasmito Hadi Wibowo mengatakan deflasi bulan Februari masih dipengaruhi oleh turunnya harga BBM. "Meskipun harga beras naik, harga bahan pokok yang lain turun," kata dia di kantor BPS, Senin, 2 Maret 2015.

Deflasi terjadi di 70 kota dengan angka tertinggi terjadi di Bukittinggi sebesar 2,35 persen dan terendah di Jayapura sebesar 0,04 persen. Sedangkan 12 kota lain mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Tual 3,20 persen karena kenaikan harga ikan yang drastis.

Menurut BPS, deflasi terjadi karena penurunan harga pada kelompok pengeluaran transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,53 persen. Sedangkan kelompok pengeluaran lain yang naik adalah kelompok bahan makanan yang turun 1,47 persen.

No comments:

Post a Comment