Tuesday, August 18, 2015

Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Dilevel 7,5 Persen

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang digelar Selasa (18/8) memutuskan tetap mempertahankan suku bunga acuan BI Rate pada level 7,5 persen. Selain itu, BI juga diketahui mempertahankan suku bunga fasilitas kredit (lending facility) di angka 8 persen dengan suku bunga deposito 5,5 persen.

Gubernur BI, Agus Martowardojo mengatakan keputusan untuk mempertahankan BI Rate danLending Facility dilatarbelakangi dari terkendalinya inflasi di Juli meskipun pada bulan tersebut harga barang-barang sempat melonjak akibat perayaan Idul Fitri. Tercatat, inflasi Juli berada di level 0,93 persen atau lebih tinggi 0,39 persen ketimbang capaian inflasi Juni yang hanya mencapai 0,54 persen.

"Berdasarkan perkembangan inflasi sampai bulan Juli, BI memandang bahwa target inflasi 4 plus minus 1 persen pada 2015 dapat berjalan dengan koordinasi kebijakan pengendalian inflasi di tingkat pusat dan daerah," ujar Agus di Jakarta, Selasa (18/8).

Menyoal besaran inflasi di level 0,93 persen, Agus bilang merupakan fenomena eskalasi bulanan yang sesuai dengan ekspektasi BI sebelumnya. Berangkat dari hal itu, BI pun mengklaim berhasil menjaga inflasi volatile food dengan besaran 2,13 persen secara month-to-month (mtm), atau 8,97 persen pada perbandingan year-on-year (yoy).

"Selain itu kami melihat inflasi inti yang juga tercatat cukup rendah dibanding pola historisnya, yaitu sebesar 0,34 persen month-to-month yang didukung oleh ekspektasi inflasi yang terkendali dan kegiatan ekonomi domestik yang melambat," tambah Agus. Lebih lanjut, ia mengatakan fokus kebijakan BI secara jangka pendek adalah menjaga kestabilan nilai tukar rupiah dan juga menjaga stabilitas makroekonomi demi mendorong pertumbuhan ekonomi di angka 5 hingga 5,4 persen hingga akhir tahun 2015.

Perlu diketahui bahwa angka BI Rate ini masih sama seperti hasil RDG BI sejak bulan Februari dimana BI menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin dari 7,75 persen ke 7,5 persen. Selain itu, BI juga menurunkan suku bunga deposito facility juga sebesar 25 basis poin dari angka 5,75 persen ke angka 5,5 persen.

Keputusan BI tersebut diambil setelah adanya deflasi sebesar 0,24 persen pada bulan Januari 2015. BI belum mengubah keputusan tersebut kendati inflasi secara year-to-date (ytd) sudah mencapai 1,9 persen.

No comments:

Post a Comment