Friday, October 10, 2014

Alasan Strategis Twitter Buka Kantor Di Indonesia

Dick Costolo, Chief Executive Officer Inc (CEO), mengungkapkan alasan utama Twitter akhirnya membuka kantor di Indonesia. Menurut pria yang menjadi "nakhoda" Twitter sejak Oktober 2010 itu, Indonesia merupakan pasar terpenting bagi media sosial tersebut.

"Populasi digital di Indonesia sangat tinggi. Itu extraordinary," kata Dick kepada KONTAN di kantor pusat Twitter, San Francisco, Amerika Serikat, Rabu siang (8/10/2014) atau Kamis (9/10/2014) dini hari waktu Indonesia.

Ia memaparkan, masyarakat Indonesia aktif dalam menggunakan Twitter dengan berbagai platform komunikasi. Hal inilah yang mengundang ketertarikan Twitter untuk membuka kantornya di Jakarta dalam beberapa bulan ke depan.

Terlebih lagi, ke depan, Twitter memang ingin mengembangkan aplikasi yang memungkinkan pengguna ponsel biasa (feature phone) mengakses media sosial itu melalui pesan pendek (SMS). Dengan begitu, semua masyarakat Indonesia di berbagai pelosok daerah bisa menggunakan dan mengakses Twitter.

Di sisi lain, menurut Dick, spektrum pengguna Twitter di Indonesia sangat luas dan beragam, mulai dari artis, musisi, politisi, para profesional, dan anak sekolah. "Ini bisa menjadi kesempatan bagi Joko Widodo untuk berkomunikasi dengan masyarakat luas meski telah menjadi presiden nantinya," imbuh Dick.

Adapun keputusan Twitter membuka kantor di Jakarta ialah karena trafik kicauan Twitter di ibu kota negara ini sangat tinggi. Dengan membuka kantor di Jakarta, Twitter akan memberikan berbagai layanan kepada para penggunanya di Tanah Air, yaitu sebagai media komunikasi dan business development. "Kami membawa platform bisnis terdepan Twitter ke Indonesia sehingga terkoneksi ke dunia," ujar Dick.

Meski begitu, Dick belum bisa menyebutkan waktu persis kehadiran Twitter di Indonesia, khususnya di Jakarta. "Saya berharap bisa segera datang ke Indonesia," katanya. encana Twitter membuka kantor cabangnya di Indonesia semakin pasti. Seperti dikutip dari Mumbrella Asia, Twitter telah merekrut Rick Mulia menjadi Country Manager dan menangani bisnis Twitter di Indonesia.

Rick dikabarkan akan mulai “mengabdi” di Twitter Indonesia pada November 2014. Sejak April 2014, Rick Mulia bekerja di perusahaan travel onlineWego dengan menjabat sebagai Chief Advertising and Sales Officer. Sebelum di Wego, pria lulusan Deakin University ini juga memegang posisi penting di Microsoft, MSN South East Asia, dan Yahoo! Singapura.

Ia bergabung dengan Yahoo! pada tahun 1998 dan berkantor di Singapura. Ia bekerja di sana selama delapan tahun. Pada 2007, ia pindah ke Microsoft. Di perusahaan milik Bill Gates tersebut, Mulia membantu membangun kembali bisnis MSN di seluruh Asia Tenggara, seperti membentuk kemitraan antara Microsoft dan perusahaan media di Singapura dan juga Telkom Indonesia.

Seperti diketahui bahwa Presiden Twitter, Adam Bain, sebelumnya mengatakan akan membuka kantor cabang di Indonesia. Pasalnya, Indonesia merupakan pengguna Twitter terbesar kedua di dunia.

No comments:

Post a Comment