Wednesday, April 8, 2015

Lippo Group Buka Toko Online Terbesar Di Indonesia

Lippo Group bekerjasama dengan Matahari Department Store meluncurkan e-commerce MatahariMall.com. Menurut Direktur Lippo Group, John Riady, proyek ini sudah direncanakan sejak 9 bulan lalu. MatahariMall.com diklaim akan menjadi e-commerce terbesar di Indonesia. "Akan diluncurkan pada Maret 2015," kata dia di Jakarta Pusat pada Rabu, 25 Februari 2014.

Toko online ini menyediakan berbagai variasi barang seperti fashion, kecantikan, elektronik, perabot rumah, makanan, dan buku. Pasokan barang sendiri didatangkan dari mitra-mitra yang selama ini telah bekerjasama memasukkan stok ke ritel Lippo lainya seperti Matahari dan Hypermart.

Selain menjadi satu-satunya eCommerce besar milik grup asli dalam negeri, menurut John, keistimewaan MatahariMall.com juga ada pada layanan O2O (online to offline) yang tak dimiliki online store lainnya. "Sistem ini memungkinkan pelanggan untuk membayar, mengambil, dan mengembalikan produk di 131 cabang Matahari Department Store seluruh Indonesia," kata dia.

Untuk proyek ini, Lippo telah mengalokasikan dana investasi US$ 500 juta untuk 2-3 tahun ke depan. Ia menargetkan dalam setahun hingga 2 tahun ke depan, omset MatahariMall.com sudah mencapai US$ 1 miliar. Ia optimistis target tersebut mampu tercapai, sebab pasar bisnis online di Indonesia tengah berkembang pesat.

CEO Matahari Department Store, Michael Remsen, mengatakan dalam 5 tahun ke depan akan ada perkembangan 10 kali lipat hingga 5 tahun ke depan. Nilai bisnis perdagangan ritel online pun akan mencapai US$100 miliar. MatahariMall.com diharapkan akan membawa divisi ritel Lippo Group mencapai US$ 25 miliar dalam 5 tahun ke depan, dengan 20 persen nilai kontribusi.

"Kami harap MatahariMall.com dapat menjadi Alibaba versi Indonesia," kata John. Alibaba merupakan situs retail milik Tiongkok, dengan nilai penjualan melebihi Amazon.com milik Amerika. Manajemen PT Link Net Tbk (LINK) membantah saham perseroan akan diakuisisi perusahaan milik taipan Hary Tanoesoedibjo melalui MNC Group.

Dicky Setiadi Moechtar, Sekretaris Perusahaan Link Net, mengatakan hingga saat ini perseroan tidak memiliki informasi terkait dengan rencana akuisisi MNC Group atas saham Link Net. "Perseroan juga tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai kelangsungan hidup perseroan serta dapat mempengaruhi harga saham perseroan," ujarnya dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Rabu, 8 April 2015.

Berdasarkan informasi yang beredar di media masa, melalui PT Global Mediacom Tbk (BMTR), MNC bakal mengakuisisi anak usaha Group Lippo, Link Net, milik taipan Mochtar Riady. Nilai akuisisi itu bahkan diperkirakan mencapai US$ 500 juta.

No comments:

Post a Comment