Tuesday, May 26, 2015

Daftar 2,6 Juta Tambahan Seat Rute Garuda Untuk Layani Mudik Lebaran

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyiapkan sebanyak 1,61 juta kursi pada masa liburan arus mudik dan arus balik Lebaran 2015 yaitu mulai tanggal 9 Juli hingga 27 Juli 2015. Jumlah tersebut meningkat 8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 1,49 juta kursi. VP Corporate Communications Garuda Indonesia Pujobroto mengatakan, untuk beberapa rute di dalam dan luar negeri yang mengalami permintaan peningkatan signifikan, Garuda Indonesia menambah kapasitas sebanyak 16.044 kursi yaitu pada rute-rute dari Jakarta menuju Denpasar, Padang, Surabaya, Jogjakarta, Singapura, Hongkong, Sydney dan Perth.

Penambahan kapasitas pada rute-rute tersebut di atas dilaksanakan melalui dua acara yaitu melalui pengoperasian pesawat yang lebih besar (bigger aircraft), serta melalui pelaksanaan extra flight. Dari total 16.044 kursi tambahan tersebut, Garuda Indonesia menyiapkan 10.620 kursi tambahan dari pengoperasian bigger aircraft serta 5.424 tambahan kursi melalui extra flight.

“Pengoperasian bigger aircraft tersebut dilaksanakan pada rute penerbangan dari Jakarta ke Denpasar (22 frekuensi), Padang (4 frekuensi), Surabaya (10 Frekuensi), Singapura (44 Frekuensi) dan Hongkong (10 Frekuensi), dari sebelumnya menggunakan pesawat B-737-800,” jelasnya dalam keterangan resmi, Selasa (26/5). Penerbangan 32 extra flight terbagi dalam 24 penerbangan ekstra di rute-rute domestik yaitu delapan extra flight pada rute Jakarta – Jogjakarta dan 16 extra flight pada rute Jakarta - Denpasar, serta delapan penerbangan ekstra di rute-rute internasional yaitu empat extra flightpada rute Jakarta – Sydney dan empat extra flight pada rute Jakarta – Perth. Penerbangan extra flight menggunakan B-737-800 dengan kapasitas 162 kursi.

Sehubungan dengan pelaksanaan angkutan lebaran tersebut, maka untuk kenyamanan dan keamanan para penumpang, Garuda Indonesia menghimbau penumpang untuk merencanakan perjalanan sedini mungkin. “Para penumpang juga dihimbau untuk menggunakan fasililitas 'City Check-in' di kantor-kantor penjualan Garuda Indonesia atau fasilitas 'Web Check-in' dan 'Phone Check-in' untuk menghindari antrian panjang di konter check-in bandara,” kata Pujobroto.

Maskapai pelat merah, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. akan menambah kapasitas kursi penerbangan sekitar 10 hingga 15 persen selama periode menjelang dan setelah Lebaran tahun ini. Hal itu dilakukan lantaran perseroan memprediksi terdapat peningkatan jumlah penumpang yang lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Kapasitas kursi pasti akan ditambah. Sudah kita proyeksikan Lebaran tahun ini akan lebih baik dari tahun lalu karena liburannya akan termasuk juga liburan sekolah di Lebaran (tahun ini),” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo usai menghadiri paparan publik di kantornya, Jumat (16/5). Rute-rute mudik yang diperkirakan padat dari H-10 hingga H 10 lebaran, lanjut Arif, adalah rute-rute ke arah ke arah kota-kota besar di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi, seperti Jogja, Solo, Semarang, Surabaya, Medan dan Makasar. Selain itu, pihaknya juga mengantisipasi kepadatan di rute-rute non-mudik seperti rute ke arah Singapura dan Denpasar (Bali) karena bersamaan dengan masa liburan sekolah.

Arif mengungkapkan penambahan kapasitas kursi tersebut juga seiring dengan datangnya beberapa unit pesawat baru, terutama jenis badan sempit . “(Pesawat) Boeing 737 (737-800 NG) sudah mulai datang dua untuk kuartal ini dan bulan depan sudah mulai masuk pesawat Boeing 777 yang ke tujuh,” kata Arif.

Kendati demikian apabila ada rute mudik yang membutuhkan ketersedian pesawat berbadan lebar, pihaknya menyatakan sudah siap untuk menyiapkan. “Tapi nanti kita lihat di jam tertentu kalau memang seperti rute-rute arus mudik itu perlu yang wide body maka akan kita siapkan. Kita juga cukup siap juga untuk menambah itu,” ujarnya.

Terkait dengan harga tiket, Arif tidak menampik akan terjadi kenaikan. Namun demikian, kenaikan harga tersebut tidak akan melampaui koridor batas atas dari harga tiket pesawat. Menurut Arif, ketentuan kenaikan harga menjelang hari raya atau tuslah tidak berlaku di angkutan udara. “Kenaikan harga tiket sampai batas ataslah maksimal,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda Handayani telah mengungkapkan akan mengoptimalkan ketersediaan kursi yang ada pada pesawat-pesawat milik Garuda Group selama musim liburan sekolah dan lebaran. “Kita memiliki lebih dari 2,6 juta seat available yang bisa dioptimalkan untuk destinasi destinasi selama liburan dan lebaran,” tutur Handayani kepada CNN Indonesia beberapa waktu lalu.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan telah menyetujui 30 penerbangan tambahan (extra flight) selama periode mudik lebaran tahun ini, 10 Juli – 25 Juli. Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi lonjakan penumpang pesawat udara pada periode tersebut. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Suprasetyo mengungkapkan,pada periode tersebut, jumlah penumpang pesawat udara dalam negeri diperkirakan mencapai 4,2 juta penumpang atau meningkat sekitar 2,8 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2014. Sementara itu, kapasitas kursi penerbangan yang tersedia mencapai 4,9 juta kursi.

“Sampai saat ini ada 30 extra flight (yang telah disetujui), mungkin akan tambah karena Garuda (maskapai Garuda Indonesia) belum mengajukan, Lion (maskapai Lion Air) juga belum,“ tutur Suprasetyo saat ditemui di kantornya, Selasa (26/5). Ketigapuluh penerbangan tambahan tersebut diajukan oleh tiga maskapai domestik antara lain Sriwijaya Air (15 extra flight), Citilink (13 extra flight), Nam Air (2 extra flight).

Saat ini, maskapai penerbangan dapat mengajukan tambahan penerbangan secara on-line dengan mengakses website aol.dephub.go.id. Persetujuan terbang (flight approval) atas penerbangan tambahan yang diajukan maksimal harus dimiliki tiga hari sebelum waktu keberangkatan penerbangan. “Saya minta kepada airline yang lain, yang akan melakukan extra flight, jauh-jauh hari sudah minta flight approval-nya,” ujar Suprasetyo. Flight approval untuk penerbangan tambahan yang diajukan maskapai, lanjut Suprasetyo, akan terus diberikan selama slot penerbangan tersedia.

Adapun rute penerbangan yang telah mendapatkan persetujuan tambahan penerbangan yaitu:
  • Jakarta – Solo : 2 penerbangan/hari
  • Jakarta – Semarang : 2 penerbangan/hari
  • Jakarta – Jogja: 3 penerbangan/hari
  • Jakarta – Malang: 2 penerbangan/hari
  • Jakarta – Pangkal Pinang: 1 penerbangan/hari
  • Jakarta – Medan Kualanamu : 1 penerbangan/hari
  • Jakarta – Padang: 3 penerbangan/hari
  • Jakarta – Surabaya: 1 penerbangan/hari
  • Jakarta – Pontianak: 2 penerbangan/hari
  • Jakarta – Denpasar: 3 penerbangan/hari
  • Jakarta – Batam: 1 penerbangan/hari
  • Jakarta – Pekanbaru: 1 penerbangan/hari
  • Batam – Jam: 1 penerbangan/hari
  • Banjarmasin – Surabaya: 1 penerbangan/hari
  • Balikpapan – Surabaya : 3 penerbangan/hari
  • Denpasar – Surabaya: 1 penerbangan/hari
  • Padang – Medan: 1 penerbangan/hari
  • Makasar – Surabaya: 1 penerbangan/hari

No comments:

Post a Comment