Sunday, May 31, 2015

Sriwijaya Air Siapkan 81.954 Kursi Tambahan Extra Flight Untuk Antisipasi Lonjakan Penumpang Saat Idul Fitri

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang dan setelah Hari Raya Idul Fitri 1436 H, Sriwijaya Air Group menyediakan kursi tambahan sebanyak 81.954 kursi, mulai dari 10-25 Juli 2015.

“Ini salah satu bentuk persiapan Sriwijaya Air Group (Sriwijaya Air dan Nam Air) dalam menghadapi permintaan pelanggan menjelang dan setelah Idul Fitri,” ujar Agus Soedjono, Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air.

Menurut Agus, penyediaan extra flight tahun ini meningkat sangat tajam sehubungan dengan persiapan penyediaan pesawat yang semakin bagus dan lebih banyak jumlahnya. Ditambah lagi, permintaan pasar juga sangat signifikan. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, extra flight tahun ini empat kali lebih banyak dari jumlah yang kami disediakan.

“Hal ini karena adanya tren bahwa masa Lebaran pun dapat digunakan sebagai masa liburan,” kata Agus dalam siaran pers. “Jadi masa liburan di saat Lebaran itu bisa dimanfaatkan oleh pelanggan yang tidak merayakan Lebaran, tetapi untuk liburan dan jalan-jalan.”

Secara rinci, Agus menambahkan, jumlah extra flight tersebut dibagi menjadi dua: Sriwijaya Air dan Nam Air. Untuk Sriwijaya Air, layanan extra flight tersedia di 16 rute penerbangan dengan kapasitas penambahannya 74.034 kursi.

Rute tambahan di luar penerbangan regular adalah Jakarta-Medan PP, Jakarta-Padang PP, Padang-Medan PP, Makassar-Banjarmasin PP, Jakarta-Solo PP, Jakarta-Surabaya PP, Jakarta-Semarang PP, Jakarta-Jogjakarta PP, Jakarta-Malang PP, Jakarta-Pangkalpinang PP, Jambi-Batam PP, Jakarta-Denpasar PP, Jakarta-Pontianak PP, Makassar-Surabaya PP, serta Surabaya-Balikpapan PP.

Sedangkan NAM Air menyiapkan layanan extra flight untuk empat rute penerbangan, yaitu Jakarta-Solo PP, Jakarta-Pangkalpinang PP, Jogjakarta-Pontianak PP, serta Surabaya-Denpasar PP.

Jumlah penambahannya adalah 7.920 kursi di luar regular flight. Adapun pesawat yang akan digunakan untuk layanan tambahan Lebaran nanti adalah Boeing 737-800 NG, Boeing 737-400, Boeing 737-300, dan Boeing 737-500.

Dengan banyaknya persediaan kursi tambahan dan informasi yang disampaikan jauh hari, maka diharapkan pelanggan dapat melakukan pembukuan secepat mungkin. “Agar hajatan pulang kampung di saat Lebaran nanti dapat berjalan lancar dan tidak terganggu karena tidak mendapatkan tiket yang diinginkan,” ujar Agus.

Saat ini Sriwijaya Air mengoperasikan 38 pesawat yang terdiri atas 737-800 NG, 737-400, 737-300, dan 737-500. Hingga 2014, Sriwijaya Air memiliki 39 kota tujuan domestik dan tiga rute penerbangan regional, yaitu Penang, Terengganu, Ipoh (Malaysia), Dili (Timor Leste), dan Hangzhou, Chengdu, Nanking, dan Ningbo (Cina).

Pada 11 Desember 2014, Sriwijaya Air berhasil meraih delapan penghargaan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dalam ajang Penganugerahan Pelayanan Prima Sektor Transportasi 2014.

Sementara itu, NAM Air resmi berdiri dan diperkenalkan kepada publik pada 26 September 2013. NAM Air telah menerima Sertifikat Operator Penerbangan atau Air Operator Certificate (AOC) 121-058 tertanggal 29 November 2013 dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Inaugural Flight atau penerbangan perdana NAM Air telah dilakukan pada 11 Desember 2013 dengan rute Jakarta-Pangkalpinang PP. Kini NAM Air mengoperasikan 10 pesawat berjenis Boeing 737-500 dengan kapasitas 120 kursi.

No comments:

Post a Comment