Wednesday, April 27, 2016

Adhi Karya Bagi Deviden Tunai Rp. 93 Milyar Dari Laba Bersih Rp 463 Milyar

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membagikan besaran dividen tunai sebesar 20,14% atau sekitar Rp 93,386 miliar. Besaran dividen tersebut diambil dari perolehan laba bersih perseroan tahun buku 2015 sebesar Rp 463,685 miliar. Dividen tersebut setara dengan Rp 26,226 per lembar saham.

Pembagian dividen itu telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Gedung Adhi Karya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (8/4/2016). Sementara sisa dari laba bersih perseroan tahun buku 2015 sebesar 71,86% atau Rp 370 miliar akan digunakan sebagai laba ditahan.

Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) kali ini juga mengagendakan perubahan direksi, yaitu Kiswodarmawan yang menjabat sebagai Direktur Utama digantikan oleh Budi Harto karena masa jabatannya sudah habis. "Direksi Direktur Utama kami Kiswodarmawan digantikan oleh Budi Harto," terang Komisaris Utama Perseroan Fadjroel Rachman.

Sedikitnya ada 7 agenda dari total 9 agenda yang dibahas pada RUPST kali ini. Poin 7 dan 8 yang masing-masing membahas tentang penetapan saham Seri A Dwiwarna pemerintah Republik Indonesia dan perubahan anggaran dasar perseroan tidak ikut dibahas dalam RUPST tutup buku tahun 2015 kali ini.

"Dari 9 agenda, ada 2 yang tidak kita laksanakan," terang Fadjroel. Corporate Secretary Adhi Karya Ki Syahgolang Permata menambahkan, tidak dibahasnya 2 agenda tersebut karena kurangnya kuota forum untuk menyepakati poin 7 dan 8.

"Karena memang peraturan perundang-undangan menyebutkan bahwa perubahan anggaran dasar memerlukan forum kehadiran 2/3. Tadi 65% harusnya kan 67%," jelas Ki Syahgolang. Oleh karena itu, perseroan akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham yang kedua dalam waktu dekat ini.

"Secepatnya paling lambat 21 hari, paling cepat 10 hari dari RUPS," ujar Ki Syahgolang.

No comments:

Post a Comment