Thursday, April 21, 2016

BRI Agro Bagikan Dividen Rp 15,2 Miliar

PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk alias BRI Agro membagikan 20 persen dari laba bersihnya tahun lalu sebagai dividen. Laba BRI Agro tercatat tembus Rp 80,49 miliar hingga akhir tahun lalu.

Dengan demikian, total dividen yang diterima pemegang saham sebesar Rp15,2 miliar atau rata-rata Rp1,36 per lembar saham. "Dividen akan dibagikan pada 20 Mei 2016 nanti," ujar Hirawan Nur Kustono, Sekretaris Perusahaan BRI Agro, Rabu (20/4).

Rencana pembagian dividen ini, sambung dia, sudah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Selain dividen, sebagian laba bersih tahun lalu juga akan dialokasikan untuk dana cadangan sebesar Rp2,4 miliar. Sedangkan sisanya akan dibukukan sebagai laba ditahan.

"Laba ditahan ini dapat digunakan untuk memperkuat permodalan perseroan," terang dia. Pada tahun ini, BRI Agro mengincar pertumbuhan kredit sebesar 15 persen. Target itu lebih tinggi jika dibandingkan rencana pertumbuhan kredit perbankan nasional yang berkisar 11 persen.

Menurut Nur, optimisme ini seiring dengan prospek permintaan komoditas, seperti minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) yang meningkat. Hingga kuartal pertama tahun ini, penyaluran kredit perseroan telah mencapai Rp6,04 triliun.  "Prospek industri CPO di Indonesia akan baik karena CPO juga masuk dalam bahan olahan makanan, dimana kita tahu permintaan makanan akan terus bergerak naik," terang Zuhri Anwar, Direktur Bisnis BRI Agro.

Anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ini fokus menyalurkan kredit ke sektor pertanian. Saat ini, sektor perkebunan dan peternakan mendominasi bisnis perseroan. Dari sisi rasio kredit bermasalah atau nonperforming loan (NPL), BRI Agro berupaya menjaga rasio kredit macet dibawah 3 persen sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sampai akhir tahun lalu, NPL perseroan tercatat di level 1,9 persen.

No comments:

Post a Comment